Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

3rd Warning!!!!!!!!! : TINGGALKAN ANS dan NPM

seorang rekan, auliahazza mencatatkan komentar, bahwa sebelum ke SUMBAR, 8dk harusnya bertanya ke dirinya, hal ini berkaitan dengan kelakuan ANS, yang selalu mengecewakan penumpang, dalam hal ini, dapat kita tafsirkan bahwa Auliah mengalami kekecewaan, jauh sebelum 8dk…

Menarik, tentu belajar dari pengalaman bukanlah hal yang mudah, begitu pula bagi 8dk…Pengalaman penuh kekecewaan menggunakan ANS saat perjalanan DKI – SUMBAR, tentu mengharuskan 8dk menggunakan PO Bus lain…pilihan, berdasarkan rekomendasi sanak dan saudara di Padang Panjang – Bukit Tinggi, Lorena adalah pilihan yang utama…Sayangnya, beberapa kali ke kantor Lorena di Bukit Tinggi, selalu bangku sudah penuh, tragisnya jadwal 8dk juga belum tentu…(kacian deh aye…)

Nah, akhirnya, ketika waktu pulkam tiba…Sumbar – Jakarta, 8dk hanya dapat mencoba melihat kondisi bus apa adanya di Terminal Padang Panjang…alhasil pilihan (terpaksa) dijatuhkan ke NPM (Naikilah Perusahaan Minang)… Penuh harapan – tentunya – akan lebih baik daripada NPM…

Sialnya…ternyata jauh panggang dari api…berikut beberapa keluhan :

a. Pemenuhan bis hingga sesak…terutama memadatkan penumpang tambahan pada kursi cadangan di tengah…pada awalnya, 8dk merasa akan lebih baik dibanding ANS, sebab, dari bangku yang ada, masih terdapat 4 kursi kosong, sehingga apabila ada mencatut penumpang cadangan, cukup (dan masih dapat 8dk pahami) apabila sesuai dengan ukuran kapasitas penumpang awal saja)… Tapi…ternyata…harapan itu hilang…di Solok…3 bangku cadangan di tengah sudah penuh, di tambah 6 bangku cadangan yang ada di bagian depan…gila kan!!!!!!!!!!  

b. Saat berhenti yang mana suka…tidak ada jaminan bahwa mobil akan berhenti dalam waktu yang terukur, kadang setengah jam, kadang bisa lebih dari setengah jam…..

c. yang paling memuakkan; di Merak, di laksanakan OPERASI PEKAT (25/10/08)..alhasil sebuah NPM, pengemudinya terjaring…nah….NPM yang kita tumpangi ikut membantu berbicara dengan polisi…walhasil berlarut-larut …sebagian penumpang sudah berteriak “Kasih AJA uang si POLISI’; tentu ini masuk akal, mengingat Operasi POLISI identik dengan penambahan kantong, gelembung lemak di bagian tubuh kebanyakan anggota polisi dibandingkan dengan penegakkan hukum …ya kan….

Alkisah…dua bis NPM itu keluar dari Merak…Nah..ketika berhenti untuk makan malam di RESTORAN RAJAWALI…di jalan lintas Merak – Cilegon…terjadi peristiwa yang mengerikan…Sang Sopir…berhenti tidak hanya sekadar untuk makan…melainkan bercengkerama (?) dengan sesama pengemudi NPM hingga memakan waktu lebih dari 1 1/2 jam…konyolnya lagi…ruangan pengemudi berbeda dengan ruang penumpang..hingga harus ada effort tambahan untuk mengingatkan sang sopir…yaitu dengan membuka jendela dari luar…dan berteriak agar jangan sampai membuat penumpang kecewa…sejatinya paling tidak pada mobil yang kami tumpangi *NPM BA 3554 J..ada 5 orang anak kecil…maka dapat kita simpulkan…si sopir kurang asem…Menyadari kesalahan sang sopir berusaha untuk berdalih bahwa ia pun terkena tilang…padahal hal itu sama sekali tidak kami liihat… :

d Yang paling tragis…..para penumpang tambahan yang merokok, diendorse oleh si supir yang juga perokok; untuk merokok di dalam mobil saat AC mobil hidup, baik pada situasi mobil berjalan maupun saat mobil berhenti di tempat makan…

Saya kaget…sebagai individu yang kebetulan juga memiliki kegiatan di bidang jasa… ternyata mendapatkan  bahwa NPM sama dan sebangun dengan ANS…TIDAK MEMILIKI NIATAN UNTUK MENYELENGGARAKAN SERVIS YANG BAIK SECARA PARIPURNA KEPADA PELANGGANNYA…BAYANGKAN…ketika ada 10 orang bangku tambahan…nilai masing-masing Rp.150.000…maka DUA SOPIR dan Satu KERNET…mengantongi uang minimal Rp.1, 5 juta…atau Rp 500 ribu masing-masing…DeNGAN mengorbankan KENYAMANAN penumpang…Nah…

NAH…BAGI ANDA YANG AKAN BERKUNJUNG KE SUMATRA BARAT…DENGAN JALAN DARAT………JANGAN PERNAH MENGGUNAKAN BUS ANS DAN NPM…SUPER EXECUTIVE maupun EXECUTIVE mereka SAMA Dengan METRO MINI atau KOPAJA di JAKARTA…bAyangKAN..IKHLAS anda BAYAr MAhal UNTUk peLAYAnan KELAs KAmPUnG????? Mari KITA LIHAT…mereka akan memperbaiki layanan atau KITA BIARKAN merEKA sekARAT…Mari…INGAT..anDA sekALIAN sudaH BERsuSAH paYAH untuk MENCari UANg guna MEMBAyar ONGKos…SUper Executive maupun ExecutiVE… Jadi KIta CANANGKAN…tingGALKAN..NPM dan ANS…..Minta MINIMAL MEreka MEMPERBAIKI DIRI..atau untuk NPM ganti AJA nAMA ANDA…jangAN bawa-BaWa MINANG….

 

57 Komentar»

  auliahazza wrote @

hehehehehe …….. seharusnya tiket Lorena itu dibeli PP :)

sebelum pergi ke mana-mana tanya-tanya dulu ke orang lain …. hehehehehe

Dulu waktu masih kecil, bis auliah kayak di pemukiman kumuh, banyak handuk berkibar-kibar di jendela termasuk handuk saya ……. wakakkakak. Dulu ga dapat AC.

  belajardarikecil wrote @

tq ibu…masukannya..insya4JJI akan saya gunakan..masalannya adalah kepergian saya kemarin dadakan..hiks…8dk

  aat wrote @

hahhaha..
saya juga pernah naik ANS dan juga di ekcewakan…

akhirnya saya malas pulang..

tapi lebaran 2008 kmrn saya ikut pulang basamo bersama mahasiswa minang di semarang (IKAMMI-Semarang).., walau saya naik dari merak nd ongkos sama dgn semarang, saya sangat puas dengan pelyanan bus pariwisata (safari dharma raya), ongkos pun ternyata malah lebih murah dripada naik bis dari jkt..

klo bis padang mau survive mereka harus memperbaiki pelayanan…

sebuah bis pariwisata yg saya naiki mau ngantar penumpang , solok-padang-padang panjang-batusangkar-payakumbuh-bukittinggi, dan kembali ke jakarta dalam keadaan kosong..

begitu juga waktu mau balik ke jawa, mereka jemput kami dgn kosong ke padang…

sekilas mereka terlihat rugi tapi pelayanannya gk dikurangi….

malahan saya sngt beruntung bisa ikut pulang basamo dengan ongkos lebih murah nd service memuaskan apalagi bisa ketemu ma kwn2 nd adik2 di semarang..

  rika wrote @

jangan anda langsung mengklaim seperti itu. belum tentu bis yang anda dengar dari yang lain itu bagus baik dari bodi, kebersihan dan servisnya sewaktu anda naiki juga bagus loh. sebenarnya hal ini tergantung pada pribadi sopir dan kernetnya. selama ini saya slalu menggunakan kedua bis ini tuk pulang kampung baik di hari raya maupun hari-hari biasa ternyata nyaman-nyaman saja. hal ini tidak hanya terjadi pada bis saja loh, bahkan pesawat juga pernah saya alami mirip seperti apa yang anda alami. oke.

  fresha,, wrote @

wah,, jadi nanti saya pulang mau naik bis apa donk??

kan klo lorena mahall,, itu mah cuma buat orang yg berduit,,,,,

  fadly wrote @

orang itu melihat dari sisi luarnya saja.
dya tdk mengetahui susahnya sang sopir dan tekanan yg dihadapinya……….

  jack wrote @

betul tuh kalau dah banyak yang komplain siap2 aja di tinggalkan…dah banyak tuh contohnya karyawan armada bus yang baik bekerja dengan komitmen bukan sekedar cari duit …mereka(perusahaan bus ) sama kayak rumah sakit bila rumah sakit menyembuhkan orang supaya sehat nah…armada bus mengantarkan penumpang dengan nyaman dan selamat

  Rudy wrote @

ANS dan NPM adalah PO dari urang awak, jadi bagi kalian yang mempunyai darah Minang punya kewajiban secara tidak langsung untuk membangun perusahaan ini. Jangan hanya melihat dari satu sisi saja. masih jasa kedua Bus ini buat Mahasiswa dan pedagang-pedagang yang ada di luar pulau sumatera. Apalagi di waktu-waktu tertentu (Lebaran, Libur Kuliah, dan Awal Kuliah dimulai).
Menurut saya terlalu naif kalau kita meinggalkan kedua PO BUS ini.

  putrarantau wrote @

ini hanya spam dr sebuah competitor….
jangan asal nge judge gt dnk…

  Boy Casawa wrote @

Bukannya tidak mau mendukung perusahaan awak sendiri tapi service tetap service. Jangan mentang2 sesama urang awak service boleh diabaikan? ya ngga bisa dong..Zaman udah canggih persaingan semakin ketat.Seleksi alam juga berlaku, siapa yang terbaik akan tetap dipilih orang dan siapa yang terbelakang akan di tinggalkan orang.

  home for you wrote @

@boy: yup, anda benar,, :)

  firman wrote @

saya asli dri jkt n saya suka dgn bus npm ini,
saya dah cba thn lalu wkt prjalan kkota padang n servis ny spti ny dah lbih baik, cukup memuaskan utk saya, tdk mnaikan pnumpang djalan..
n plg ny saya naik ans yg playann ny jauh brbeda dri npm, sgt mngecewakan utk bus sekelas super executive..

  ARIF wrote @

ass. saya adalah orang Bukitting asli penggunan NPM…menurut saya hingga saat ini BUs NPM adalh yang terbaik hingga saat ini , di dalam bus NPM kita benar2 diperlakukan sebagai orang minang, kalau memang ada kekecewaan itu wajar ……tak ada gading yang tak retak….NPM merupakan armana urang minang………. hidup urang awak

  ARIF wrote @

BUS NPM MERUPAKAN LEGENDA URANG MINANG……… SAYA CURIGA ARTIKEL INI HANYA UNTUK MEMOJOKAN BUS NPM KARENA SAMPAI SEKARANG ORANG MINANG MASIH SANGAT SETIA SAMA BUS NPM …….. BANYAK PERANTAU YANG SUDANG MENIKMATI PELAYANAN BUS NPM YANG MANURUT SAYA SANGAT MENGERTI KEINGINAN ORANG MINANG, SISI POSITIF DARI BUS NPM :
1. BUS NPM SELALU BERHENTI DI RUMAH MAKAN YANG BERSIH DAN NYAMAN… DAN MEMBERI KELONGGARAN WAKTU BAGI PENUMPANGNYA UNTUK MELAKSANAKAN SHOLAT.
2. SOPIR BUS NPM CUKUP PAHAM KEINGINA PENUMPANG SEHINGGA JARANG BUS NPM YANG UGAL-UGALAN
3. WALAUPUN ADA YANG MENAIKAN PENUMPANG ITU SANGAT WAJAR, KARENA PARA UDA SOPIR JUGA PUNYA KELUARGA YANG HARUS MEREKA PENUHI KEBUTUHANNYA.
3. DALAM PERJALAN SELALU ADA LAGU MINANG SEHINGGA MENAMBAH KERINDUAN TERHADAP KAMPUNG HALAMAN.
SAYA YAKIN URANG MINANG ADALAH URANG YANG MEMILIKI EMPATI SANGAT TINGGI DAN SANGAT JARANG MENGECEWAKAN ORANG LAIN….WASS

  ucokkocu wrote @

kalau g’ ada yg mau naikin penumpang di jalan trus siapa lg yang akan ngantarin penumpang yang tinggalnya jauh dari loket/ terminal bus. setau saya mobil kelas ekonomi dan jumbo memang diizinkan untuk menaikan penumpang di jalan. kalau ente g’ mau bus yg g’ naikin penumpang d jalan coba aja yang SE (kelas super eksekutif)… ingaaat… ongkosnya lebih mahal lho dari ekonomi…..

  Urang_Lintau wrote @

Saya naik NPM ini mulai thn 90-an waktu kuliah d Bandung, ada kadang2 pelayanan yg kurang memuaskan, sering juga yg memuaskan. Tapi kekecewaan bisa terobati dg pemandangan Lintas Sumatra dan keinginan utk berkumpul sanak saudara. Tergantung pribadi masing2, tapi ada juga baiknya mengingatkan saudara2 supaya selektif memilih bus.

  mashudi wrote @

saya pernah juga mengalami seperti yang anda rasakan naik ANS tahun 1998 dari Surabaya ke Padang. Surabaya – Jakarta pelayanannya mantap, Jakarta – Padang pelayanannya busuk. Sejak itu saya beralih ke Lorena ato Kramat Jati, mantaf, puas dan selamat sampai tujuan.

  belajar elektronika wrote @

terima kasih infonya, jadi mikir-mikir sekarang…

  jeffry wrote @

saya setuju bgt dengan ulasan anda.memang bgtu kenyataannya.dan skrg saya sudah kapok naik npm..
Pengalaman saya jg prnh.
Wktu dr solok tujuan Bandung,,sma persiis dgn ulasan anda,,dan lbh parah saya naik super executiv.dalam perjalanan penumpang penuh sesak..sesampai di Merak ac mobil mati.byngkan sbrpa pengapnya di dlm bis dngn penumpang yg sgtu byk..saat saya protes mlh sang sopir memaki kami..dngn alasan ac rusak,,hmm penderitaan saya blom ckp smpai di situ,,sesmpai di terrminal rawamangun kami terlantarkan,padahal kami sudah membayar tiket jurusan Bdg,saat ditnya saya jg mndpt jwbn yg tidak mengenakan,.

  riokhana@yahoo.com wrote @

Jangan salahkan para pengemudi ANS…sebab trayek PADANG-JAKARTA pengemudi harus menutupi kekurangan uang jalan sebanyak RP.1000.000… dan setibanya di JAKARTA para sopir harus mununggu antrian trip selama 10-15 hari… sementara dlam waktu 15 hari tersebut biaya hidup sopir tidak pernah di perhatikan oleh perusahaan ANS…. bagai mana nasib kami jika tidak mengisi bangku tengah..????
itulah sbab kami mengisi bangku tengah yang hanya untuk biaya makan delama di jakarta maupun di bandung… MAAFKAN KAMI PARA PENGEMUDI BUS ANS….
sekedar pelanggan ketahui..
uang jalan kami hanya di beri sebanyak..
PADANG-JAKARTA=3200000 sementara sampai tujuan membutuhkan biaya sebanyak 4000000 lebih…..
PADANG-MEDAN=1000000 sementara sampai tujuan membutuhkan biaya sebanyak 1800000… PADANG-PEKAN BARU= 800000 sementara sampai tujuan membutuhkan biaya sebanyak 1300000….semua hanya di bebankan kepada sopir… beginilah nasip para sopir ANS… sebelum berangkat sudah menanggung beban dan resiko…. kemanapun keberangkatan kami perusahaan tidak pernah mencukupi biaya pengoperasian armada…

  riokhana@yahoo.com wrote @

perlu di ketahui….
bahwa pimpinan PO.ANS yg bernama bpk.ALFINO di jl.pemuda jakarta timur yang selalu merugikan perusahaan sebanyak rp.1000000 per harinya.dengan cara mengolah pembelian spare part … yg murah di bilang mahal…. bgitu cara beliau membohongi direktur utama PO.ANS…. tidak sedikit sopir ANS yg di pecat secara tidak hormat oleh bpk.direktur karena ulah ALFINO yg selalu merugikan orang lain di atas kepentingan diri sendiri…. jika mobil bongkar mesin di padang… laporan sopir hanya mesin makan oli 4 liter per trip…. setelah di bongkar mesinnya blok mesin tersebut dikirim ke jakarta atas perintah beliau…. dan setibanya di jakarta blok mesin tersebut di kirim ke ciputat…. meskipun blok tersebut tetap bisa di gunakan tapi ALFINO bilang blok tersebut retak… lalu di jual ke perusahaan lain… agar kedok tidak ketahuan sang sopir langsung di pecat via telepon dari jakarta tujuan padang.kemudian setiap bis yg berangkat dari jakarta tujuan padang atas perintah ALFINO tidak pernah memperhatikan waktu dan kenyamanan penumpang…. contoh jadwal keberangkatan jam 10:00 bisa menjadi jam 14:00…. dan bis di isi dengan barang2 hotel di bagasi maupun di dalam bis… bercampur baur dengan penumpang… mohon kepada instansi pemerintah terkait tolong di tindak lanjuti sebab orang ini tidak pernah memperhatikan mempedulikan hak orang lain.

  urang awak wrote @

JUJUR SAYA SEBAGAI ORANG MINANG SEDIH JIKA ADA YANG MEMOJOKAN BUS ASLI MINANG (NPM DAN ANS) SAYA JUGA CURIGA ARTIKEL DIATAS MEMPUNYAI KEPENTINGAN TERTENTU……….. BUS NPM/ANS TELAH MEBERIKAN PELAYAN TERBAIK YANG TIDAK DIMILIKI BIS LAIN.. CONTOHNYA MEREKA SELALU BERHENTI DI WAKTU SHOLAT ………. INI JARANG DIMILIKI OLEH ARMADA LAIN DAN BANYAK LAGI……… SAYA PERNAH NGOBROL DENGAN PENGEMUDI LORENA BAHWA LORENA SENDIRI BANYAK BELAJAR DARI BUS ANS DAN NPM BAGAIMANA CARA MELAYANI ORANG MINANG………… SAYA SERING MENGUNAKAN BUS NPM UNTUK PULKAM DAN PELAYANANNYA MENURUT SAYA CUKUP BAIK……….. SEPERTNYA YANG MENULIS ARTIKEL DIATAS BUKAN ORANG MINANG….
ATAU ORANG MINANG YANG KURANG MEMILIKI BUDAYA MINANG……….. MARI BASAMO AWAK MAMBANGUN NAGARI AWAK……. ………………………………. TOLONG JANGAN TERLALU MEMOJOKAN SEHINGGA KITA LUPA AKAN NEGERI SENDIRI ……….. NPM DAN ANS ADALAH LEGENDA BAGI ORANG MINANG…………. TARIMO KASIH UDA/UNI ………. WASSALAM

  sii inggih wrote @

4 tahun saya p/p jakarta-bungo(jambi) setiap tahunnya,mau naik yg AC atau EKONOMI aman2 saja naik NPM atau PO yang lainnya..jadi kalau masalah pelayanan dimobilnya tergantung dari supirnya itu sendiri,pernah juga dapat bis NPM yang penumpangnya penuh,sampai2 mau jalan keluar bis saat berhenti makan atau buang air kecil sampai susah lewatnya.tapi secara keseluruhan semuanya sudah bagus kok,jadi buat yang tidak suka/kurang puas atas pelayanan bus NPM dan ANS jangan segitunya kalau anda2 tidak suka.kalau mau yang lapang,nyaman tidak desak2kan,ya naik mobil sendiri saja.

  dewi melia wrote @

Saya sangat tidak setuju dengan artikel diatas’ karena baru saja tanggal 22 Juni 2012 saya pulang kampung sekalian berlibur dengan menggunakan NPM’ dan sungguh saya tidak ada merasa kecewa dengan pelayanan yg diberikan oleh NPM.Para awak bus sangat sopan’ tidak hanya kepada penumpang juga sangat sopan dalam berkendara di jalan raya’ sehingga saya merasa sangat nyaman dan aman. Jadi saya pikir artikel ini hanya ingin mendiskreditkan bus orang minang yang selama ini sangat setian kepada NPM.

  Winny Agustin wrote @

Ah …..kata sapa naik NPM gak nyaman…?? Saya rasa Naik NPM kayak naik Bus pribadi, kapan saya mau turun utk ke kamar mandi, supir selalu bersedia mencari tempat untuk berhenti. Supir juga ramah ramah dan sopan.

  fera wrote @

Metro mini loe blang ans & npm, lain kali klu emg mau d service full, bemo aja loe naikin. Biar supir nya perhatian bnget ama loe, kan sewa nya loe ndiri. Ok coy?

  Adri wrote @

Hampir semua bus yang berangkat dari Sumbar memang kelakukannya begitu. Tapi saya adalah penumpang yang hampir selalu memanfaatkan ‘kebaikan sopir’ tersebut dengan naik tanpa tiket. Lorena tidak berani menaikkan penumpang di cadangan karena memang sanksi dari managemen mereka sangat keras. Bus-bus lain seperti Gumarang Jaya, Lampung Jaya, Bintang Kedjora, Permata Bunda, ANS, NPM, ALS, Transport dan LBJ biasanya memang suka menambah penumpang di luar Bangku yang tersedia, untuk tambahan uang makan awak bus dengan berbagai alasan. Terus terang harus di akui jika naik tanpa tiket harga ongkosnya jauh lebih murah hanya 60 sd 70% aslinya. Kalau mau lebih baik mereka harusnya memang meniru peraturan Lorena dan Kramat Djati yang ketat, karena toh peraturan longgar itu tidak menguntungkan perusahaan, baca: ongkos tidak disetor ke perusahaan. Minimal seperti PO Yoanda Prima yang tidak menyediakan bangku cadangan, sehingga kalau ada ‘penumpang siluman’ paling hanya tiga orang saja yang duduk dekat pengemudi atau memakai bangku yang biasa digunakan kernet.

  ady mainur wrote @

pengalaman saya naik ANS tahun lalu dr Bkt Tinggi ke Jkt emang mengecewakan.supirnya arogan..tidak menghargai penumpang.Toilet kotor penumpang di maki2.tolong jajaran direksi PO ini mengaudit supir+keneknya langsung atau melalui survey dr beberapa penumpang.Lorena bagus pelayananya walaupun ongkos nya lbh mahal dr PO2 yg lain.Harapan saya semoga Bus Sumbar tetap jaya dan maju dlm pelayananya.

  toko perlengkapan bayi wrote @

Nice share… Thx

  dewi wrote @

saya sangat menyukai kedua bis ini tapi ini sedikit share. saya hampirtermasuk sering naik mobil ini karena saya merantau kebandung. pernah balik dari kampung lebaran 2012 naik dari bkt tujuan bdg dari daerah dharmasraya ac mati sampai jkt coba bayangkan. trus malam lampu besar nya mati. busyet deh apa ini pelayanan terbaik n tidak ada solusi seharusnya ada donk kebijakan dari po nya.trus sesampai dijkt kami dioper dan menunggu dulu bus yg belakangan tapi ternyata bukan bus ans tapi npm. setelah naik pun kami sesama penumpang tujuan bdg sekitar 5 org malah dimintai lagi ongkos yg seharusnya dibayar oleh po ans yg mengoper. dan ini pengalaman saya yg kesekian kali. dulu juga pernah karena sendiri saya naik dijalan dengan tujuan bdg. eh sesampai dijkt malah seenak nya diturunin karena gak punya tiket sementara saya naik dijln tujuan bdg. entah lah dan sekarang pun sangat saya sayangkan dengan pelayanan kedua bus kecintaan org minang ini dan saya sarankan untuk meningkatkan pelayanan. karena sekarang bus bus jawa yg merajalelah didaerah sumatara ondeh mandeh sekali lagi saya mohon maaf dan saya berharap untuk kemajuan bus bus kita. terima kasih

  jelly wrote @

BENAR2 MENGECEWAKAN. AWAL TAHUN 03 JAN 2012 KAYAKNYA SEBAGAI URANG AWAK YANG BIASA TINGGAL DIJAWA MERASAKAN PELAYANAN BUS ANTAR KOTA PULAU JAWA, MALU MUKA KALAU TIBA2 ‘MO UNJUK’ AMA ORANG LAIN TUH ‘BUS KEKAMPUNG KAMI
DALAM TIKET PEMBERANGKATAN JAM 09 , KAMI BELA-BELAIN DARI DEPOK BERANGKAT JAM 06 PAGI BIAR NANTI DI RAWAMANGUN GA TELAT. KOK JAUH2 AMAT KOK GA DIDEPOK AJA DAN JAWABANNYA ADALAH BIS AC DIDEPOK GA ADA. SARAN YANG JUAL TIKET MENDING KE RAWAMANGUN BIAR TENANG TP APA DAYA TIBA DI RAWAMANGUN JAM 08.30 ITUPUN DGN MENEMPUH KEMACETAN DITENGAH RIBUAN ORANG YANG DGN KESIG\BUKANNYA UNTUK SALING MENDAHULUI. LANSUNG NYARI LOKETNYA npm “NTAR PAK” STENGAH JAM LG BISNYA LG DI KEBUN JERUK, NUNGGU LG JAM 10AN NANYA LAGI ” SABA PAK” SABANTA LAI. YA UDAH DRPADA BREDEBAT KUSIR MENDING NUNGGU AJA WALAUPUN GA TAU KAPAN TU BIS DATANG, DAN DATANGNYA BIS TERNYATA NUNNGGU YG DR PADAG MASUK DULU KERAWAMANGUN DENGAN PENUMPANG YG DIOPER YAITU NUNGGU JGBIS DIBELAAKNGNYA YANG TUJUAN BANDUNG. ALAMAK DIDEPSN MATA KITA PENUMPANG DIPINDAHIN KIRA2 KALO ENTE NGANTERIN SODARA TRUS SODARA ANDA NYAMPE TUJUAN DIOPER JG KIRA2 ENTE KOMENTARNYA APA YA???????????//
GA MAO PANJANG KTA POKONYA KECEWA

  khairul.sukri wrote @

benar2 tu…….kmrn kita naik bus NPM…wah di turun kan di pinggir jalan alias tidak diantar ke pool bus,kecewa banget.mendingan naik bus ALS walau pun umur bus nya rada2 tua.

  parfum wrote @

wah itu yang sampe ngerokok gak tau diri banget yg kaya gitu.

  richard wrote @

Saya setuju tinggalkan saja tu ANS dan NPM. Sudah kita dirugikan tdk ada kompensasi dari mereka.

  qalequ wrote @

aah saya lebaran kemaren pake npm nyaman tuh mobil baru lagi euro 3 ngak ada masalah…

  qalequ wrote @

malah bulan juni ini juga mau pulkam lagi nih rencananya mau naik npm lagi..lagi nyari info harga tiket tolong dong kasih info

  arif wrote @

Artikel ini saya kira merupakan usaha untuk memojokan PO urang Awak (NPM & NPM). Hal ini cukup wajar dikarenakan sangat sulitnya mengalahkan kedua armada ini. Saya hanya berharap agar bersainglah secara sehat. Hal ini juga membuktikan bahwa begitu tangguhnya ke 2 armada minang ini (NPM & ANS) Biarlah masyarakat yang menilai. .. Wass

  Buy Gold Bars wrote @

Hello! Do you know if they make any plugins to assist with SEO?
I’m trying to get my blog to rank for some targeted keywords but I’m not seeing very good results.
If you know of any please share. Thank you!

  lontong.stroong wrote @

Mustinya dikasih bukti foto biar otentik
Biar kalo emang beneran jelek, ketahuan jeleknya. Kalo kek gini kan udah seperti menjelek-jelekkan

  Http://Youtube.Com/Watch?V=Imynmadnlhi wrote @

Hello, i think that i saw you visited my site so i came to
“return the favor”.I’m trying to find things to
improve my site!I suppose its ok to use a few of your
ideas!!

  Paleo Diet Recipes wrote @

Woah! I’m really loving the template/theme of this website.
It’s simple, yet effective. A lot of times it’s difficult to get that “perfect balance” between user friendliness and visual appearance.

I must say you have done a awesome job with this. In addition, the blog
loads extremely quick for me on Opera. Superb Blog!

  Maximo wrote @

I have read so many content on the topic of the blogger lovers however this article is actually a pleasant post,
keep it up.

  sunol real estate wrote @

Hi there would you mind letting me know which
web host you’re working with? I’ve loaded your blog in 3
different internet browsers and I must say this blog loads a lot
quicker then most. Can you recommend a good hosting provider at a fair price?
Cheers, I appreciate it!

  mashudi jaimin wrote @

Saya pernah mengalaminya ANS SE Jkt-Pdg Juni 1998 sangat mengecewakan, sejak saat itu saya selalu naik Lorena.

  Sewa Mobil Jakarta Selatan wrote @

hmm pernah denger juga bus ini nih

  Lelo wrote @

Selama saya naik NPM dan ANS, belum pernah kecewa, malahan awal bulan nanti mau naik NPM lagi…. :)

  irawadi wrote @

enakan naek pesawat stop dijalan , harganya 50% lebih murah

  aldo wrote @

Selama saya naik NPM dan ANS selalu nyaman, walaupun sopir menaikan penumpang dijalan tapi saya gak pernah terusik. Bis ANS dan NPM gak pernah ugal-ugalan kayak LORENA, KRAMAT DJATI, PAHALA KENCANA, dan bus Jawa pada umumnya.

  Dhani wrote @

Kalau ada keluhan tentang pelayanan dan ketidak nyamanan menaiki PO bus, harusnya langsung ke perusahaan tersebut dan bertemu langsung sama yg punya perusahaan. Jangan curhat di blog atau apalah namanya yg akan membuat anda sendiri malu di hujat banyak orang.
Setahu saya bus yg sering menaiki penumpang di jalan itu dikarenakan ada jadwal liburan seperti liburan sekolah, libur lebaran, dan libur natal & tahun baru yg membuat penumpang naik drastis. Kalau mau nyaman naik mobil sendiri aja duduk di bangku depan. Itu aja kok repot dek..

  andry wrote @

saya rasa ..nu modus licik akalan aja..dr po bus baru masuk ke sumtra
.bkin pwrsaingan ga sehat@ pling ga sri orgnya po baru yg ga bsa saingin ke 2 po yg dia fitnah
.doaa massal bung
@

  How to Cure Gout wrote @

Hey there would you mind stating which blog platform you’re working with?

I’m looking to start my own blog soon but
I’m having a tough time choosing between BlogEngine/Wordpress/B2evolution
and Drupal. The reason I ask is because your design seems different
then most blogs and I’m looking for something unique.
P.S Sorry for getting off-topic but I had to ask!

  buyuang wrote @

Klo yg menggerutu naik mobil BIS ke minang,,, gak usah lu naik Bus,, lu pada naik pesawat aja.., jgan jelek2in perusahaan orang.., siapa tau ada sodara atau sanak famili lu kerja di BUS tsb..,gue orng padang yg juga pernah naik ANS atau NPM enjoi aja kok., walau pun penuh BUS nya.., lu aja yg temperamen pada., dikit2 marah.,menghina orng..ya padang jakarta emang jauh..klo pengen murah dan enak awaang jalan kaki se lah…hahahahah..

  buyuang wrote @

Mako nyo sanak klo pulang,jan di wakatu susah, mako sampik see kalang tu,, mancaliak cewek rancak di sangko si jundai, mancaliak marcedez benz.., di sangko padati..,cubo lah pulang jo hati sanang di katiko hari rayo…banyak2 mancari pitih di rantau. Pasti sanang hati di ateh oto.ndk usah manggarutu lewat internet..selamat Mako Mako nyo sanak klo pulang,jan di wakatu susah, mako sampik see kalang tu,, mancaliak cewek rancak di sangko si jundai, mancaliak marcedez benz.., di sangko padati..,cubo lah pulang jo hati sanang di katiko hari rayo…banyak2 mancari pitih di rantau. Pasti sanang hati di ateh oto.ndk usah manggarutu lewat internet..selamat Mako nyo s

  Dhony irawan wrote @

Artikel di atas bak dua sisi mata pisau,,, disisi lain banyak penumpang yg ingin naik jalan,krn hanya mempunyai uang dgn kantong minimal(saya salah satu’y) dan ada jg yg ingin sesuai kapasitas bangku tiket(yg bikin artikel ini)…
Tp skrng bak pepatah orang minang aja ”KOK SAMPIK HATI JO PALAPANG”
jd bagi orng yg bikin artikel ini klo pngen nyaman dan sesuai dgn kehendak anda ya pake aja mobil pribadi…..!!!!!!

  rizki wrote @

ARTIKEL INI SALAH…. JUSTRU PELAYANAN DARI BUS NPM SENDIRI SANGAT MEMUASKAN.. JANGAN JELEK KAN PERUSAHAAN ASLI MINANG, ANS DAN NPM ADALAH LEGENDA RANAH MINANG, YANG BUAT ARTIKEL INI PALIANGAN DARI PERUSAHAAN LAIN YANG IRI DENGAN MENARIK NYA PELAYAN DARI ANS DAN NPM..

  arga wrote @

kebetulan adik dari nenek saya yang paling kecil pernah menjadi supir ans sejak masih masih muda dan kurang lebih satu tahun ini jadi supir di npm, saya pernah naik keduanya dan menurut saya dari setiap perjalanan pasti ada kecewanya tapi yah lebih banyak diuntungkannya,, yah jangan anggap diri sendiri adalah raja lah kalo jadi penumpang karna cuma beli tiket, supir juga kan manusia yang butuh nafkahin anak istri dan po pun masih berusaha sebisa mungkin biar perusahaan tetap hidup karna murahnya harga tiket pesawat, kalo menurut saya kalo mau jadi raja yaa naik pesawat aja, kalo saya sih selalu nikmatin naik bis karna didalam satu bis selama perjalanan jauh kita sesama penumpang dan kru bus bisa saling kenal dan kaya sodara sementara selama perjalanan apalagi sesama orang minang.. salam

  dt.rajo bilang wrote @

Kompetitor yg bikin ni, saya selama naik npm selalu puas, baik yg untuk keluar kota maupun nyewa bus pariwisata vircansa nya,,,
Emng brapa lama sich lorena dan po yg lain berdiri? Npm uddh dari tahun 1937,,,
Uddh bnyk pengalaman,,,
Ini yg bikin artikel hatinya lagi sempit atau dapat bayaran berapa ya dari kompetitor,,?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: