Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Arsip untuk Fatwa Haram Golput MUI

Sekedar Mengingatkan…asal kata Pemilu..boleh jadi dari Pilu

Gak terasa…bentar lagi hari PENCONTRENGAN…alias pemilu..pemilihan umum….

Gak terasa…kita juga sudah puluhan, ratusan, bahkan ribuan kali diboongin ama para anggota legislatif…yang secara TELANJANG korupsi di depan mata kita…seperti Al Amin Nur Nasution, Bulyan Royyan, Abdul Hadi Djamal, dll…

Gak kita sangka..ternyata…kesempatan tuk korupsi masih terbuka lebar…sebab …setiap celah hukum di Indonesia..seakan-akan ada untuk diterjang..bukan ditaati….

Jadi…..

gak perlu habis pikir, kalau semakin banyak yang ingin ikut jadi anggota dewan…legislator..yang bisa jadi koruptor..cuma gara-gara buat aturan kotor…

Nah..kini..semua ada di tangan Anda sekalian….Anda yang akan Mencontreng atau tidak Mencontreng…tapi coba direnungkan sedikit :

1. Tegakah Anda melihat..orang seperti Rama Pratama yang tadinya bersih..kemudian kena imbas…lalu..menggunakan nama TUHAN…kemudian…tanpa ia sadari…ia terpuruk di sistim yang korup…Sayang kan…??? Apalagi ..ia baru mengaji dari pijakan ustadz-ustadznya..belum memiliki kemampuan mengaji secara mandiri (baca: belum bisa bahasa Arab)….

2. Tegakah Anda..melihat ratusan (kalau tidak mungkin ribuan)…para wanita berjilbab …yang muslim…tiba-tiba..tanpa ia sadari..ia telah “menjajakan” dirinya di jalan-jalan raya..hanya untuk “Mengemis tuk Mengemban Amanat”..toh pada akhirnya..tanpa Mereka sadari..”mereka telah melepas tidak hanya jilbab..bahkan kesucian diri mereka…karena terlibat dalam sistim yang korup…

3. Saya yakin..8dk yakin..para netter yang budiman adalah orang-orang yang terpelajar…tentu tahu bahwa bahasa Indonesia mengenal sisipan “em” untuk kata kerja atau benda atau kata dasar…

Nah..Bayangkanlah…

Ternyata “INVENTOR” kata atau SINGKATAN PEMILU…memang mendedikasikan kata PEMILU berasal dari kata dasar PILU…

karena ia menyadari..Pemilihan Umum di Indonesia..adalah pemilihan umum yang membawa para pesertanya ke jurang kepiluan (kesedihan)…

Jadi..benarkah Anda sudah siap…mensukseskan proses menjadi sedih untuk berlaku, selama lima tahun bagi rakyat Indonesia???

Ingatlah..Memilih atau Tidak Memilih adalah satu sikap…Tidak memilih adalah HAK ASASI Anda..dan Percayalah…Pada saat 9 April 2009…..

Akan banyak Ulama yang tidak mencoblos…tahukah Anda kenapa…???

Karena mereka bingung…setelah memutuskan fatwa haram golput, ternyata..”kemaluan” anggota dewan terkuak….Korupsi…Suap, Pijat di Panti Sehat…maju ke depan…

Bayangkan…ketika Anda sedang ada di Mekkah…Anda melihat Ustadz atau Ulama Fulan…tanggal 9 April…sedang Thawaf…Sa’i dll…Kemudian Anda Tanya…Ustadz..Antum gak Nyontreng…??? Apa jawabannya kira-kira…

Afwan..ana tadi lagi tawaf qudum/tawaf wada…trus pas balik ke konjen…ternyata…TPS di Konjen dah tutup…jadi..lihat..begitu lihainya Ulama-Ulama Anda…ngeles dari apa yang telah mereka putuskan…

Kata kuncinya Adalah…ketika Ulama saja sudah tidak bisa kita percaya…yang jelas-jelas mereka mengaku atau mendapatkan pengakuan sebagai orang yang tahu Agama..

kenapa kita mesti memilih Calon Legislatif, yang boleh jadi..berasal dari Preman…Bukan Orang Yang memelihara Kemaluan Mereka, Bukan Orang yang memelihara kesucian harta benda mereka…

Silahkan tentukan sikap Anda…Selamat Untuk Yang Mencontreng..dan Maaf…semoga yang Golput jauh lebih selamat…Amin

terima kasih

lintas….beritakan!!!

IBSN : TeRima KAsih TUHAN!!!

Disclaimer…

1. Tulisan ini ditujukan untuk para pembaca yang dewasa secara literasi. apabila tidak ..maka Anda harus kembali ke sini

2. Komentar untuk Tulisan ini….jangan memBAwa Unsur Ayat atau Hadits, kecuali Anda dapat membuktikan diri bahwa Anda dapat berbahasa Arab dengan Baik dan pernah belajar hingga tamat minimal Bidayatul Mujtahid.. ..yaitu…coppas yang akan Anda komentari…terjemahkan ke Bahasa Arab..lalu Komentari dalam bahasa Arab, baru Anda saya Lihat sebagai Pengomentar Cerdas…kalau Tidak..sebaiknya anda bunuh diri aja daripada memberi komentar, tapi malah dinistakan oleh orang lain…

Terima kasiH TUHAN!!!

Terima Kasih 4JJI SWT…atau Dengan NAMA APA PUN ENGKAU disebut….

EngkaU menUNjukkan Kepada kami…bahwa Kami haruS berUbah…

dari Yang Tidak baik Menjadi baik…dari Yang Baik Menjadi Lebih baIk Lagi….Amin…

Engkau Telah Menunjukkan Kepada Kami..bAHwa MemPolitisasi AgAMa UNtuk Kepentingan Politik adalah PenIStaan…

Tetapi Memberdayakan Politik dengan Agama adalah Keharusan…

BelUM Genap 2 Bulan Fatwa HaraM GolpuT dari MUI kelUAr…ENGKAU tunjukkan Betapa Partai Keadilan Sejahtera Pun …masih “abu-abu” tentang  muhrim bukan muhrim…melalUI Anggota Dewan dari PKS Zulhamli…di tempat pIjat…

Kau tunJUkkan Betapa…SusiLo BamBAng YudhOyono…Tidak Peka …MenghalalkAN segala Cara…guna MemanipUlasi Data…Anggaran Pendidikan 20% yang meMang Keharusan Untuk Dipenuhi…

Dibilang Prestasi…

Harga BBM yang Turun di Tingkat dunia..yang harusnya wajar BBM di INdonesia Turun…

Diklaim PRESTASI oleh SBY dan Partai DemokRat..

.TeriMA KAsih…EnGkau Telah MENunjukkan Bahwa…Rakyat Indonesia perlu diberi Pembelajaran apa adanya…SEtelah Bulyan Royyan, Al Amin Nur Nasution, Zulhamli..hingga Abdul Hadi Djamal….

ENGkau BalikKAN  Kebanggaan RakYat Sulawesi Selatan..Menjadi Satu PendERitaan yang Membebani mereka Semua…itu karena ..mereka telah Memilih ABdul Hadi Djamal..dan Abdul Hadi Djamal…tertangkap tangan, menjadi BroKEr Proyek…Penyuap dan Yang Disuap…Tertangkap Tangan….

TerimA KAsih TUHAN…

ENgkaU BUat Fatwa Haram GOlpuT MUI…menJAdi Mentah..sementah-mentahnya…SEbagaimana DIamnya MUI, dengan Kasus Zulhamli, Kasus Bulyan Royyan, dan KasuS Abdul Hadi Djamal..

.izinkan 8dk BerDoa…semoga…akan Tampak…Betapa Tidak Penting dan Tidak Syar’inya Fatwa Haram GOLPUT dari MUI…Amin

Dan SemoGa…ANggoTa Majlis Ulama Indonesia yang kemarin mensahkan Fatwa Tersebut…

Engkau Bukakan Mata Mereka..Bahwa Fatwa HUkumAN mati Bagi KOruptor di Indonesia terutama Umat Islam…jauh lebih bermanfaat dibandingkan mengharamkan GOlput…

Atau Sekalian Aja…Buta IN mata Mereka Semua…Bikin Mereka Budeg…dengan Omongan-OMongan serta Kebathilan anggota Dewan…

Toh Mereka dah datang kepada MU lagi..dan Terserah Engkau Akan Menerima TObat Mereka Atau Tidak..tapi …

Izinkan Kami atau Minimal 8dk berdoa…

Agar Kau Kabulkan Tobat Mereka dan Kau MInta Nyawa Mereka sebagai Bukti Pertobatan…apakah Mereka Bunuh diri Massal, atau Mobil  MerEka Tabrakan Tragis…dan atau

Pesawat Yang Mereka Tumpangi gagal landing…

Dan cukuplah ajal berada di Tangan Mereka…tidak menyertakan Pihak Lain..Amien

8 DK dan Umat, terutama Umat Islam Yang Menentang Fatwa Haram Golput..TolonG tetap Engkau Lindungi…dari Penggunaan AYat-Ayat-MU yang disitir oleh MUI..dan semata-mata UNtuk MenamBah Fulus di Kantong Mereka….

MenamBAh kesemPatan Mereka Berpoligami

(Mohon dimengerti, bahwa Islam MenghALalKan Poligami, dan BAgi beberapa Ulama, biasanya POligamI diidentifikasi sebagai bUkti bahwa mereka dapat Memakmurkan lebih dari satu wanita…)

MOHON ENGKAU berikan Kekuatan Kepada Orang Tua ABdul hadi Djamal..yang Juga Kyai..UNtuk dapat Menerima Bahwa NaBI Nuh pun rela Kehilangan Anaknya…(Amin)

Sekali LAgi..

Terima KAsih…

ENgKAU tunJUKKAN bahwa PemILU adalah Perbuatan Politis yang TIdak bisa disandarkan kepada AGAMA…terutama ISlam….

SemOGa anggota MUI yang Mengharamkan GolpUT…dapat Engkau Buat Mereka Khilaf…sehingga Perbuatan Suap-MenyUAp sebeluM fatwa itu Keluar..seandainya ada…dapat ENgkaU Tampakkan…

Atau

Semoga Mereka Engkau BEri KeberanIAN..UNtuk Mendirikan Partai Baru…SEhingga Mereka diKemudian Hari dapat Menghalalkan Judi, Prostitusi, Hingga Korupsi…karena Mereka telah Menjadi POlitsi dan Ulama...

Semoga Hidayat Nur Wahid, terpeleset lidah…menghalalkan Prostitusi sebagai sarana pemberdayaan kader…

Semoga EngkaU Hilangkan Hafalan Qur’an dari Hidayat Nur Wahid, yang menghafal Qur’an tapi tidak pernah terlintas untuk MEwaJIBkan ANak-ANak Yang Beragama ISlam untuk Mendapatkan Pelajaran Bahasa Arab sejak Dini..

Semoga…

Bertambah Sedikit…Kompetitor Kami Ke Surga..Amin..

Semoga..Indonesia tetap Engkau Lindungi Ada atau TIdak Adanya Susilo Bambang Yudhoyono, Majlis Ulama Indonesia hingga Hidayat Nur Wahid..

Dan TerakHIR…

semoga ENGKAU bukaKan Jalan Bagi Para  Pengikut/Simpatisan Hingga Kader PKS..yang MengakU Muslim…Tapi Gak Mau Belajar Bahasa Arab…

BUkakanlah Hati Mereka…UNtuk Belajar…atau ….

Membeli silet di warung terdekat, kemudian memotong URat nadi mereka..secara massal..Amin ..

Kami Yakin….ENGKAU sama sekali Tidak MemButuhkan Kami..Tapi Kami MembUTuhkan ENgkau…

Dan Kami Yakin…ENGkau TahU ..

bahwa Islam dan Kami MembuTUhkan Umat Islam Yang Cerdas…

BUkan Punya Duit Tapi Bego…

atau Beribadah karena Ustadz anu..

Ustadz anu..

UStadz Anu…Terima KAsih TuhAN…

Semoga Engkau Berikan beban Moral bagi SEluruh Keluarga atau Anggota Keluarga dari Para Ulama Yang Menggolkan Fatwa Haram GolpuT…tapi Pura-pUra Tuli, Pura-Pura Bego, Pura-pura Buta…ketika Banyak ANGgota Dewan Yang Berbuat Bathil…Amin…

Terima Kasih Tuhan…..

SEMOGa GOLPUT kemBali Menjadi Pemenang

di Pemilu 2009 ini…amin

lintas…beritakan…

DPR Pemalas!!!???

Metro TV …

metro hari ini pada paruh pertama…

menampilkan tinjauan berita tentang Kemalasan Anggota DPR untuk menghadiri sidang …yang jadi bahan rujukan adalah (atau mungkin dibaca; terutama…)sidang paripurna hari ini yang hanya dihadiri oleh 70-80 orang.. ..

Metro TV juga menampilkan Om Gayus T Lumbuun dari DPR (anggota badan kehormatan) dan Om Sebastian Salang dari Formappi (?)

Alkisah …pada saat dialog berlangsung…

Om Gayus bilang bahwa  tiap-tiap rapat di DPR memiliki nilai tersendiri, ada yang tinggal mensahkan dan ada yang juga pada tahapan memutuskan…

Pada tahapan memutuskan ini, diupayakan kuorum…

Menurut Gayus …masyarakat perlu diberitahu, bahwa ” seakan-akan” tidak semua rapat di DPR RI harus dihadiri oleh Anggota Dewan Yang Terhormat (atau maaf; gilahormat?)

atau dengan kata lain…bagi Badan Kehormatan DPR RI…apabila rapat atau sidang itu biasa-biasa saja…kehadiran anggota dewan saat itu adalah pilihan (mohon dikoreksi bila pencerapan saya ini salah)

Bagi Sebastian Salang…ketidakhadiran anggota dewan pada sidang atau rapat…ia asumsikan mewakili satu dari dua hal…

hal pertama terkait dengan sikap politis anggota dewan yang tidak hadir…

dan yang kedua…malas…

Sebastian Salang lebih menitikberatkan asumsinya pada Kemalasan…

Secara pribadi, 8dk termasuk orang yang memperhartokan (baca: mempersetankan) tingkat kehadiran anggota dewan…

pijakannya sederhana…

8dk  dan banyak pembaca…yang benar2 kerja keras dan tidak mengharapkan gaji dari negara tapi tho bayar pajak untuk negara…dan gak ambil pusing karena memang gak ada pemasukan kalo “ngurusin” anggota dewan..

Lha wong kita cari makan dengan ketrampilan kita masing-masing …dan Mudah-mudahan ketrampilan kita tidak termasuk membohongi rakyat…(amin)…

Bagi Metro TV dan Sebastian Salang…terlihat keluhan yang dikemukakan adalah tingkat kemalasan tersebut, seringkali mengganggu proses pembuatan undang-undang hingga pengesahannya...

sementara bagi Om Gayus T Lumbuun, keberhasilan pengesahan Undang-UNdang oleh DPR yang mencapai  60% dari target adalah SUATU KEBERHASILAN….

Terus terang…seingat 8dk…ketika seorang caleg dipilih untuk jadi Anggota Dewan…yang jadi pokok pekerjaan dia adalah Budgeting, Monitoring, dan Legislasi…yang kesemuanya di mata kita-kita…mereka adalah orang yang berkantor dan mau gak mau harus datang setiap hari ke kantornya…

atau minimal secara sederhana…

“lu dibayar untuk ngantor di DPR…titik..loe kerjain dah apa yang jadi kewajiban lu…termasuk kehadiran fisik…saat rapat dll..inget..gw, tukang becak, kaki lima yang bayar retribusi, hingga pengusaha yang bayar fiskal..itu ngebiayain lu…kalo lu males-malesan …mendingan mati aje lu…..daripada uang buat biayain lu ongkang-ongkang kaki…mendingan buat nguburin lu…itu mah dah kewajiban”

Secara sederhana…logika  begonya…kehadiran di rapat apa pun itu adalah kewajiban dari pekerjaan mereka dan kita gak mau tau…

lha wong mereka dibayar kok…tho kalo ke konstituen…ada masa reses…tho kalo mereka begadang bikin Undang-Undang…itu memang dah kerjaan..ada uang rapatnya lagi…..sapa suruh NYalEg…

Jadi…euphemisme tingkatan rapat…tanpa disadari dapat membodoh-bodohi masyarakat dan mensosialisasikan “Bolos pada tempatnya adalah hal yang manusiawi”

entah di mana pijakannya ..yg jelas bagi 8dk…memilih Caleg…maka Caleg itu dah tau kerjaannya dan gak boleh bolos tuh caleg….kecuali dia lagi kabur dari simpanannya atau lagi kabur dari KPK…ya..terserah deh…paling 8dk coba bantu doa…biar cepet ..amen...

Lalu bagaimana dengan “sikap politik”…

Secara pribadi…sebagai orang awam politik (cuma s4 ngerasain di Kampus doang..jaman forsal, forkot, kbui) 8dk melihat wajar apabila ketidakhadiran seorang politisi sebagai sikap politik…

tetapi ia harus mengkomunikasikan dan menegaskan bahwa ia memilih tidak hadir karena :

a.beda pendapat,

b. menentang apa yang akan diputuskan,

c. melihat apa yang diputuskan bertentangan dengan kebutuhan masyarakat,

d.dst,

e.dst

Hal ini penting mengingat :

1. ia dipilih oleh ratusan bahkan mungkin ribuan atau puluhan ribu orang,

2. Ada orang yang kejebak sebenarnya memilih orang lain, tapi karena suara dia paling banyak, suara ke calon lain…”dihibahkan” ke diri dia

3. nah ini paling penting…bahkan orang yang anti dia pun, selagi  pernah bayar pajak, melalui pajak apa pun juga, harus dianggap berkontribusi untuk pembelian celana dalam dia, pil kb dia, kondom dia hingga biaya untuk sekolahin anak mereka di Luar Negeri…minimal selama lima tahun masa mereka mengabdi…

Lha..gimana kalo memang mereka dah kaya dari sebelum jadi anggota dewan..gampang…tinggal declare…bahwa

Gua Kalo Jadi anggota dewan..itu uang gaji, tunjangan, dll..gua balikin ke sekretariat.dewan..gw balikin ke negara deh!!!.gw dah ada perusahaan, gw dah ada deposito, portofolio berjibun…

tapi declaration ini gak Ngehalalin dia bolos…

cuma ia selamat, karena beli Kondom dari uang sendiri, titik.

Nah..seharusnya MUI buat fatwa haram bagi Anggota DPR yang malas, mangkir kerja…bahkan fatwakan darah mereka halal, mungkin dengan jalan “ketabrak mobil kek, Mobil mereka terjun dari jembatan layang”, atau tiba-tiba jantung kambuh karena bolos lebih dari tiga kali…(amien)

baru itu bisa dibilang MUI bertanggungjawab atas fatwanya…

Fatwakan juga..bagi Anggota DPR yang beragama Islam…ketauan Serong, Korupsi, Malakin orang…untuk dihukum rajam, bunuh, hukuman mati…atau minimal hukuman Harus Pindah Agama…terserah deh (itu pun kalo ada agama lain yang nampung…tapi saya yakin…agama lain pun menajiskan tralala trilili anggota dewan tersebut…)

Akhirnya…9 April 2009 …

Anda dapat memilih …untuk tetap memilih…

atau memilih untuk tidak memilih…

Insya 4JJI…apabila Anda berserah diri kepada TUHAN YME…

sesuai dengan agama Anda masing-masing, dan telah memacu logika Anda hingga maksimal dalam memutuskan memilih atau tidak memilih…

dan niat Anda baik…semoga Anda diberkahi..dengan apa pun  itu pilihan Anda……

Jadi…

Masih ada masalah dengan Golput???

(he..he..he..)

lintas..beritakan…

Fatwa Haram Golput MUI; saya malu bagaimana dengan Anda?

Minggu lalu…

8dk menghadiri seminar…

di Jakarta Media Center…kebon sirih..jakarta….

seminar itu ngomongin tentang pemilu di mata media…

Tidak ada hal yang baru di sana…tetapi ada hal yang menarik untuk dijadikan pelajaran…

Terutama oleh Umat Islam…Seorang Komisioner KPU…

I Gusti Putu Artha…

pada saat seminar berlangsung…ketika sesi tanya jawab….sempat berkelakar…dengan kalimat yang kurang lebih isinya begini….

” …saya gak tau tentang sorga – neraka…tapi setelah Pemilu…Tuhan kayaknya bingung nyiapin penjara untuk “mereka yang golput; merujuk ke Fatwa Haram GOlput oleh Pemilu”….

(kurang lebih begitu…tolong direkonfirmasi atau bahasa Partai Keadilan Sejahtera di tabayyun ke I.Gusti Putu Artha …di KPU…gampang ditrack via google atau 108…tq)

dan memang ….pada pertemuan tersebut…Fatwa Haram Golput oleh MUI…sudah banyak diperbincangkan…

Apa yang ingin saya sampaikan adalah :

1.Bahkan seorang komisioner di KPU…yang jelas-jelas ia individu yang mengemban pelaksanaan Pemilu dan Pilpres…secara implicit, Mengatakan bahwa Fatwa Haram Golput oleh MUI adalah hal yang tidak mendidik….

2. Penyampaian kelakar tadi menunjukkan bahwa MUI tidak lebih dari pendongeng, atau pelawak seperti TUkul Arwana…yang boleh didengar kalimatnya …bukan untuk dipikirkan…tapi lebih untuk relaksasi…bahan tertawaan….

3. Beberapa pendapat pada seminar itu juga menertawakan Fatwa Haram Golput MUI, di antaranya di lakukan oleh seorang mahasiswa dari Serang…nah jelas bahwa kita tidak bisa meminta orang Non Muslim untuk tidak menertawakan MUI…apabila kita (termasuk saya…) juga menertawakannya…

4. Saya kok jadi malu…punya majlis ulama…yang fatwa mereka…bukan dijadikan pedoman…tapi malah dijadikan bahwa pertentangan hingga tertawaan…

seakan-akan…MUI tidak lebih dari sekadar majlis untuk tertawa dan ditertawakan…Masalahnya adalah kalau kita minta Tukul untuk melawak…itu masuk akal…dan memang itu bidangnya…Tapi kalau ulama melawak tanpa ia sadari ia melawak…apakah itu tidak fatal?

5. Untuk rekan-rekan muslim..(untuk ulama mau denger syukur…gak mau denger jg syukur) …termasuk  saya…

Inilah saat nya kita beristighfar…karena memang MUI…sudah jadi “budak” atau Kakitangan Kepentingan Politis atau Politisi…

Seingat saya…Islam datang ke dunia…dan membawa pencerahan bahwa Perbudakan haruslah diatur dengan seksama bahkan kalau aturan itu tidak berjalan dengan baik…memerdekakan budak adalah hal yang niscaya…

Jadi…saya malu…kalau dikit-dikit…fatwa MUI dijadikan Jokes…seakan-akan MUI ada untuk Melawak dan Melawak seingat saya dekat Kepada berbohong….

Akhirnya…saya malu…dan terserah Anda…apakah Anda malu atau tidak…tapi yang jelas saya cuma bisa berharap…

MUI dapat dilirik oleh Trans TV untuk ikut melawak di ajang Xtra Vaganza..

(lumayan kan kalo ditanggap..dapet duit..duit  bisa dibuat naek haji…lagian kalau MUI digosipin…jadi wajar…kan selebritis…he..he..he..)..

Selamat Untuk MUI…

Era Pelawak yang Melandasi Pijakan Lawakannya dengan dalil agama…baru saja dimulai di Indonesia..

.Ih…

keren da…. cihuiiiiii

<a href=”http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&url=http://belajardarikecil.wordpress.com/2009/02/15/fatwamuibikinmalu”&gt;
<img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#8221; />
</a>
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.