Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Sebuah Penghargaan Untuk Sebuah Keputusan….Jangan Takut Untuk Mundur Mbak Ani

Koran Tempo edisi cetak kemarin mengetengahkan bahwa Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengancam mundur… Hal ini berkaitan dengan intervensi pemerintah terhadap penundaan pencabutan suspensi bagi saham PT Bumi Resources Tbk, milik grup Bakrie….

Terus terang…aneh memang, pemerintah Indonesia…entah…harus dikatakan apa…Bapepam sudah teriak-teriak bahwa penundaan pencabutan suspensi atas permintaan pemerintah…eh dia (baca SBYJK dan Pemerintah) malah ngeles… untuk tambahan informasi mungkin dapat diambil dari….

http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2008/11/08/headline/krn.20081108.147429.id.html

Silakan Anda sekalian mencermati…mana yang jujur…Pemerintah…dalam hal ini yang diwakili oleh Hatta Radjasa, Jusuf Kalla, atau Sofyan Djalil dkk atau Bursa Efek Indonesia…

Bagi saya…./harto dengan itu semua…bagi saya…Pemerintah SBYJK memang lebih cenderung memanfaatkan masyarakat untuk kepentingan golongan minoritas (baca : mereka yang terlibat dan melibatkan diri dalam kesuksesan SBYJK mengalahkan Megawati-HM 2004) daripada memberikan manfaat kepada golongan mayoritas atau masyarakat umum… Tentu logika politik INdonesia lebih menghalalkan hal ini…tapi sayang…kalau untuk seorang Dr.seperti SBY…masih terkungkung oleh budaya dan logika politik kerdil…Kalau sudah begini…dengan tidak mengurangi rasa hormat…saya cuma bisa berasumsi …jangan-jangan Thesis dan Disertasi SBY merupakan proyek yang dikerjakan oleh Tim Lain…bukan kecerdasan individual…maaf… seyogyanya…apabila kita menghargai ilmu…maka kita harus berani mengedepankan ilmu…sekalipun di bawah tekanan politik…ILMU itu SUCI..dia datang dari Sang PENCIPTA…dengan NAMA APA PUN IA DISEBUT…maka sekali kita mengecilkan…sesungguhnya jalan keluar terbaik adalah MEMBAKAR IJAZAH…PHOTO-PHOTO..DOKUMENTASI S3 (ini solusi bagi SBY thok… tapi kalau ada doktor doktor lucu, doktor HC-HC non Andersen..yah boleh juga ngikutin jejak ini…) atau jangan-jangan dalam belajar…SBY sebagai seorang muslim…selalu lupa untuk membaca BISMILLAH…hingga ketika mendapat kertas ijazah atau hasil…lupa bahwa APA YANG IA CAPAI hanyalah permainAN keSEMPATan…bukaN berARTI ia LEBIH CERDAS darI oranG YANg bUKan atau BELum S2 dan S3…

Maaf…ngelantur kemana-mana…tapi semoga ini jadi masukan berharga…minimal untuk Program Doktoral IPB, maksimal untuk SEluruH PTN (maaf, untuk PTS…saya yakin Anda punya kebijakan pasar yang tidak mungkin disentuh secara membabi buta oleh pemikiran idealisme)

Mari kita kembali ke Mbak Anie…Secara pribadi, 8dk belum beruntung bertemu dengan Mbak…tapi salah seorang adik  saya…dibimbing oleh Mbak (untuk skripsinya…dan ia sempat mengajar di FE UI…mudah-mudahan dapat mengikuti jejak Mbak Ani, Mbak Eva (Eva Riyanti Hutapea) dan Mbak Miranda).dan berdasarkan informasi dari adik tersebut, Mbak Ani…adalah orang yang “Kuat” secara keilmuaan di bidang fiskal dan moneter…jadi gak salah dong kalau jadi Menteri Keuangan..

Adapun dari pembelajaran pribadi terhadap Mbak..saya cuma dapat menyimpulkan  …bahwa saya cuma bisa mendukung secaRA BULAT dan PENUH… KEPUTUSAN BULAT Mbak untuk MUNDUR dari KABINET INDONESIA bersatu….

Tiap orang Indonesia yang bisa baca tulis….dan memiliki pendidikan minimal S1 (atau SMA Plus..plus baca, plus berwawasan terbuka dan tidak mau dicucuk hidung oleh kepentingan partai atau golongan tertentu), INsya Allah mengerti…bahwa kehadiran Mbak di kabinet, berasaskan kompetensi, bukan timbang-terima politis…maka saat komPETensi Mbak diRagukan…dan jalan KOmprOMI telah HABis dimakan Politisi…Mundur adalah JALAN TERBAIK….

Tanpa Harus dijabarkan…Banyak YANG BUTUH ILMU dan KOMPETENSI Mbak…Jadi…kalau KABINET INdoneSIA BERsAtU telah Tidak MEMpercAYAi Mbak..bukan BEraRTI MBAK TIDAK DAPAT berBUAT atau BERBAkti Kepada NEGERI…PercayALAH..naSIONAlisme, keinGINan  Mbak UNtuk Berbuat kepada INdoneSIA…tidak saya dan teman-teman ragukan…

Kiprah Mbak di IMF…pada awalnya membuat saya skeptis…jangan-jangan Mbak Hanya PERpanjANgan TangAN dari IMF untuk MengATUR INdonesia….Tetapi ….Ketika SBY atas nama PEmerinTAH indONEsia MenolaK BantuaN IMF untuk krisis saat INI…maka BOHONG BESAR…sekali LAGI BOHONG BESAR..apabila Penolakan ITU tidak didasari masukan dari Mbak…apalagi…maaf…bagi kebanyakan orang INdonesia yang minimal berpendidikan S1…Negeri…dah kebaca lah kualitas keilmuan saudara kita yang jadi presiden RI saat ini…tul kan Mbak…

Jadi…teguhkan pendapat dan PENDIRIAN mBAK Ani…  Tahun 2004 lalu.. saya sempat ikut KOnfereNSI yang menghAdirkan Mbak Miranda dan Om Erry Riyana Hardjapamekas…dari selentingan info yang berkembang (kayak ngupingjakarta aja..nih) rate konsultasi untuk beliau berdua…sudah di atas US$ 1.500/jam…Maka…tentu hal ini juga akan berlaku pada Mbak…Jadi MBAK TeguhKAN TEKAd MBak…   INGAT…Mbak…KABINet SBYJK bisa guGUR 2009…tapi MBak ANi Harus TetAP Berkibar…Masih terlalu banyak hal-hal yang dapat MBak Kerjakan..UNtuk Negeri INi TanpA harus Berada di lingkungan BIRokRASI KabINET INdonesia Bersatu…

Kalau mengingat Ini…saya jadi ingat Om Habibie…di INdonESIa ia kurang dihargai…tapi coba di dunia aeronautika…seinGAT saya ia semPAT menemukan teori sendiri  di bidang tersebut…yang memBUat dirINYa menJadi salah Satu Warga KEhormatan Jerman (kalau 8dk salah mohon dikoreksi)…

Mbak Ani…kalau masalah keuangan Mbak Jauh Lebih dari cukup…kalau Masalah RUANG untuk MEMPERTAJAM ILMU sekaliGUS BerBAKTi..saya yakin Mbak Masih Banyak PUNYA RUANG…TINGGALKAN MBak KABinET ini…MOHON Mbak…SUdahLAH…SBY sudah BUkan PResiden LAgi Mbak…Ia cuma bOneka…itu baru dari sisi politis…kalau dari SISI KEilmuan…ya jaUHLah ia dari MBak…

seKali LAGi…TInggalKAN kabINET INdoneSIA berSATU…apABILA KOMPETensi Mbak diragukan…Sudahlah Mbak…Negeri ini Memang Negeri Para Bajingan..Baik Birokrat Maupun PUrnaWirawan…maka KALau Mbak sudah Tidak Merasa DIHARGAi…keluar dari KABinET …berkiprah di Luar …MUdah-mudaHAN jalan berBuat untUK negeri SELalu TErbenTANG luas…Amien…

Terakhir…saya berani bertaruh…kalau MBak dan Om SBY bikin kantor konsultan…sesuai dengan Bidang kompetensi  masing-masing…rate konsultasi Mbak Ani jauh lah di atas rate si SBY…jadi kenapa mesti melihat SBY…

Kalau negARA dan BANgsA yang Mbak PErtIMBANGkan…selagi NIat Mbak Gak PUPUs…akan ada Jalan untuk BerbaKTI…

SekAli Lagi….Dengan BERAT HATI…apABILA KEPUtusan MBak Ani untuk MUndur dari KABinet…LAKUKANLAH….Jangan TERpakU…selagi masih ada dunia retail di Indonesia…selama itu masyarakat bisa hidup…Maka…selama itu PEMERINTAH hanya mengatur angan-angan…tentu angan-angan mereka sendiri…INSya4JJI mbak…kalau SBY tetap seperti INi…cuma permainan Waktu…mudah-mudahan gak lama lagi dia bunuh diri…(kalau cuma Aulia Pohan Masuk Penjara sih belum cukup Mbak…) semoga…semoga Presiden SBY masuk Guiness Book of Record, sebagai satu-satunya atau minimal presiden pertama yang melakukan tindak pidana bunuh diri pada saat ia memerintah…Amien…

<a href=”http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&url=http://https://belajardarikecil.wordpress.com/2008/11/08/sebuah-penghargaan-untuk-sebuah-keputusanjangan-takut-untuk-mundur-mbak- ani”><imgsrc=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_c_80x15.png&#8221; />
</a>
 
 

 



Advertisements

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: