Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Santun Atau Bertanggungjawab???

Harian Kompas, Edisi Cetak Kemarin menampilkan berita seperti ini (Teknologi Informasi) “Blogger” Indonesia Diminta Santun, Kompas Edisi Cetak, 24 November 2008, Halaman 13 (Humaniora) atau dapat dilihat di alamat ini…


http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/24/01314336/blogger.indonesia.diminta.santun

Paragraf pertama… Blogger Indonesia diminta tetap santun dan menjaga etika saat mempublikasikan tulisan dan foto di blog masing-masing….. (ila akhirihi)

Secara pribadi, saya tidak terlalu mengerti dengan kata santun yang dimaksud, tapi apabila etika yang dikedepankan, mungkin itu jauh lebih universal….

Masalahnya adalah, apakah Santun itu sudah pasti bertanggungjawab? secara pribadi, 8dk melihat, hal yang utama di sini adalah tanggungjawab…

Tanpa bermaksud melebih-lebihkan…kata-kata “santun” pada tataran Indonesia, apalagi generasi 8dk…cenderung diarahkan kepada “euphemisme” bahasa yang pada akhirnya menjerumuskan kebanyakan kita orang Indonesia, menjadi orang-orang yang permissif atas kegagalan, kebodohan atau kebobrokan yang terjadi di negeri ini…

8dk lebih melihat kata “tanggungjawab’ sebagai hal yang default, sebagaimana pak menteri mengatakan “blogging for society’ adalah hal yang default…tapi santun…malah jadinya mengurangi tingkat kekritisan…dan pada titik terendah dapat membiarkan kita ke jurang kebodohan (ingat…secara agama…kritis adalah pijakan awal…kalau gak percaya…untuk yang Muslim…silakan diingat dialog sederhana antara Malaikat dan Nabi Muhammad saat Malaikat meminta Muhammad membaca…)

Jadi…mari kita jadikan blog sebagai media yang bertanggungjawab, apakah kita ingin menggunakan identitas asli kita atau alias, itu adalah pilihan, tetapi menggunakan  blog sebagai media katarsis tiap kita secara bertanggungjawab, bagi orang Yang YAKIN dengan KEBERADAAN TUHAN YANG MAHA ESA…itu adalah bagian dari tidak hanya ibadah…melainkan BENTuk KEsyUKuran Tersendiri atas Ilmu Yang TUHAN telah titipkan kepada kita…

SemENTARA…bagI Anda YanG tidak PERCaya TUHAN…tolong dimengerti bahwa Kata BERTANGGUNGJAWAB tadi telah MEManuSIAkan ManUSia lain, SebagaImana Anda pun ingin DImanUSiakan oleh ManusiA laiN…(walaupun Anda juga memahami bahwa Manusia Adalah “HEwAN yanG BErbICara…“Al Insaanu Hayawaanun Naathiqun”  itu kata orang aRAb dulu)

Terakhir…kata bertanggungjawab, terlihat tidak hanya lebih dewasa, melainkan mengajak kita untuk menjadi manusia, dibandingkan dengan kata “santun” yang seringkali menidurkan ketegasan kita ketika melihat hal-hal yang harusnya kita kritisi…

Maka  BLOGGING FOR SOCIETY yang tadinya default…apabila dibebani dengan kata santun…bisa Jadi sebagai Ajang MENJADI PENJILAT…Semoga TUHAN MENUNJUKKAN JALAN KEBENARAN bagi KITA SEMUA…Amien……

<a

href=”http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&url=https://belajardarikecil.wordpress.com/2008/11/25/santun-atau-bertanggungjawabsantun-atau-bertanggungjawab“>
<img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/
lintasberita_d_100x20.png” />
</a>

Iklan

2 Komentar»

  kursus belajar wrote @

Biarkan saya menyampaikan beberapa patah kata, saya pikir santun dan tanggung jawab adalah 2 hal yang berbeda dan harus dilakukan secara seimbang. Karena apabila berat sebelah itu tidak akan membuahkan hasil yang maksimal. Sama halnya sepertis saat belajar dan mengikuti kursus belajar kita harus bisa santun kepada guru dan bertanggung jawab kepada diri sendiri untuk belajar.

  sewa apartemen wrote @

Yap saya setuju dengan pendapat diatas saya, kehidupan butuh keseimbangan dan hal itu juga berlaku dalam aturan sewa menyewa apartemen untuk santun dan bertanggung jawab


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: