Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Valentine dan PKS Depok : Saatnya Memilih…

Pertama…

tanpa sengaja saya blogwalking ke blog ajaran (ajaran.wordpress.com)  dan di situ ada blog PKS Watch (www.pkswatch.blogspot.com)….

Nah sumber ide tulisan ini berasal dari pkswatch…

Kedua…

agar tidak terjadi kesimpangsiuran…sumber berita ini…berasal dari dua media lain…yang saya juga kutipkan alamatnya disini :

1. http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=57933

2.http://pemilu.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/02/08/267/190574/pks-rayakan-valentine-untuk-jaring-

pemilih-pemula

Secara pribadi….apabila

Partai Keadilan Sejahtera adalah partai politik murni yang berasaskan sekuler…bagi saya itu bukanlah hal yang luar biasa…jangankan valentine…

wong di beberapa lokalisasi …ada caleg membagikan kondom kok…jadi apa masalahnya?? ?

Tapi

apabila dirujuk kepada Partai Islam apalagi Partai Dakwah yang dicanangkan oleh PKS…mulai dari  embrio bernama Partai Keadilan….apalagi gerakan tarbiyah…harus kita “kejar” apa yang ada dibalik program ini….

Bagi saya secara pribadi

saya masih mengingat ada hadith (? mohon dikoreksi kalau saya salah) “man tasyabbaha biqoumin…fahuwa minhum…atau terjemahan bebasnya barangsiapa berperilaku seperti suatu kaum…mereka bagian dari kaum itu…..

Dengan kata lain…

apabila betul adanya PKS Depok menghalalkan pencapaian pemilih melalui kampanye Valentine Days  ..

.walau sekadar menggunakan momentum…

tapi membagikan simbol yang biasa digunakan pada momentum itu (coklat berbentuk hati sebagai simbol kasih sayang)

maka PKS Depok seharusnya memindahkan dirinya ke dalam Partai Demokrasi Kasih Bangsa (Masih ada gak ya???) atau Mungkin ke Partai Krisna (Partai Kristen Nasionalis…juga masih ada gak??? )

atau minimal ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan saya kira di Partai ini…

bisa diakomodir oleh Baitul Muslimin..kebetulan para senior saya juga tidak sedikit yang bermukim di Baitul Muslimin….

Terlepas dari kesulitan PKS Depok menggaet pemilih Pemula…

.kreativitas dalam berkampanye…bukan berarti menghalalkan segala cara...

Saatnya memilih…

PKS sebagai Partai Dakwah…

atau malah To THe POint aja Jadi

Partai SEkuler…yang kebetulan juga bisa berdakwah (?)…

Wallahu A’ lam Bisshowwab…

Yang jelas…. kalau saya boleh usul…untuk PKS Depok…

mungkin lebih baik antum sekalian menjual diri untuk mendapatkan suara (itu pun kalau ada yang mau membelinya)

dibandingkan antum sekalian menjual agama antum…sebab…Islam itu luhur…

hanya manusia seperti saya…atau mungkin antum…yang baru belajar Islam yang sering khilaf

(atau malah mengkhilafkan dirinya)  dan kemudian bernaung di balik keterbatasaan kita…semata-mata guna melegitimasi kedangkalan kita dalam beragama….Naudzu billahi min dzaalika…


14 Komentar»

  putrinegriangan wrote @

astaghfirullah..

kok saya jadi miris ya mendengar berita ini? saya merujuk PKS sebagai partai dakwah, dengan basis Islam, dan semoga bisa menegakkan syariat Islam di negeri ini nantinya.. Tapi melihat manuver2 politik partai Delapan tahun ini, saya jadi semakin ragu untuk memilih..

selain kecerdasan yang dijunjung PKS untuk meraih pemilih, ternyata langkah – langkah mereka justru mencerminkan kecerobohan, membuat PKS mengingkari apa yang telah mereka bangun..

saya belum mengklik berita diatas, tapi jika itu benar, insya ALLAH, saya memantapkan pilihan untuk abstain dalam pesta politik tahun ini.. Takut dimintai tanggung jawab nantinya.. 😦

  putrinegriangan wrote @

jangan – jangan nantinya PKS juga ikut mengambil momentum Halloween, dll.. Mungkin besok – besok kita bisa melihat PKS mengadakan konser musik dengan meng-hire Dewi Persik.. Dalihnya? Menjaring pemilih kelas bawah..

semoga ada klarifikasi dari PKS Depok mengenai tulisan ini..

sebelumnya, maaf kalau ikutan emosi.. 😦

  putrajam wrote @

Saya doakan PKS memperoleh suara yang siknifikan untuk memimpin negeri ini, dan kalau berhasil memimpin satu permintaan saya sebagai simpatisan PKS adalah mohon orang-orang seperti yang punya blog ini di ganyang saja, dihabisi dari bumi indonesia.

Terima kasih mas…insya 4JJI…kalau PKS menang…kalau benar-benar Islam yang PKS perjuangkan adalah Islam yang sesungguhnya…tentu PKS akan meniscayakan perbedaan….Justru…afwan…alfu afwan…kayaknya…panjenengan …cuma menang Islam tanpa pernah belajar utuh…(kalau sekarang…terus terang 8dk masih belajar…) …jangan-jangan…Anda cuma menang belajar Islam dari buku terjemahan…Islam meniscayakan kritik….dan Islam meniscayakan tiap-tiap muslim untuk mengakui bahwa apa yang baik sebagai baik dan apa yang tidak baik sebagai tidak baik…qulil haqqu walau kaana murran…Lau takalamtum mitslu hadza fi hadzal maudhu’ ya…ana cuma bisa ngetawain aja…lastu bihayyabin liman la yahaabuni wa lastu aro-l- mar’i…ma la yara..liy…terima kasih

  Prasetya Yudha wrote @

PKS bukannya Muhammadiyah ya? Kok malah manfaatin moment valentine? Padahal di ajaran Muhammadiyah, merayakan valentine tu diharamkan karena itu ajaran org ‘bukan islam’..aku tahu karena aku sMa di Sma Muhammadiyah, setiap tahunnya misal mau tgl 14 februari, kami saat shalat zuhur berjamaah di masjid skolah, slalu dikhotbahi kalo haram merayakan valentine. Ada apa dg pks? Apakah itu cuma pihak2 dalam di Pks yg ingin menjatuhkan pks?

  admin wrote @

PKS saja tasyabuh dengan kaum kuffar melalui DEMOKRASI nya….semoga mereka kembali ke agama yang benar…amin

  sditwu wrote @

boleh anda mengkritik, mencaci maki, menghina dan meludahi habis PKS. tapi saya sangat berharap, siapapun anda (8dk) untuk konfirmasi terlebih dahulu tentang berita-berita tersebut dari sumber yang original dan sohih. jadi tidak cuma copy paste dari situs-situs yg lain. bukankah keilmiahan yg harus didahulukan ?jadi sekali lagi tolong cari kebenarannya dahulu, biar tidak tersebar fitnah. sampean dah tau kan, fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. bukan hanya tentang berita-berita itu kok PKS dicaci maki, masih banyak yang lainnya. semua sudah tahu dan banyak yang gak suka dengan PKS. apalagi sampean menyebut PKS itu sekuler ? (kan lucu). So….kalau mencaci maki mereka, silahkan datang aja ke Mampang Prapatan t4 DPP PKS nongkrong. samperin tuh, pak Hidayat, Tifatul, Makhfud Sidik dll..dst. Trims mas.

  sditwu wrote @

buat mas ADMIN he..he… saya pikir soal tasyabuh atau tidak….bagaimana kita melihatnya. coba, saya tanya…kalau ada kelompok pengajian mengadakan pengajian dan mengkaji ttg Valentin apa itu juga disebut tasyabuh ?kalau menurut saya malah sampean itu hrs banyak belajar dari sumber yang sohih.sekali lagi SOHIH.jadi jangan asal berbicara tanpa dalil. demokrasi juga masih banyak perbincangan.buktinya, syeikh kalian Utsaimin saja boleh mengikuti PEMILU jika memang ada partai atau calon yg memang dianggap mampu aspirasi umat islam.
atau, coba sampean pikir. apa yang kalian lakukan thd palestina ? mana pasukan yg kalian kirim ke sana ? IM udah ngirim lebih dahulu ke sana. Bin BAzz blm pernah Jihad ke sana, Utsaimin juga blm apalagi Hadi juga blm. hayo…. gimana…..

“buat om sditwu…kalau kita mengkaji…itu bukan tasyabuh..atau jangan2 om ada masalah dengan bahasa Om…maaf ya om…kalau ada masalah dengan bahasa Arab om…ya…mungkin ada baiknya diperbaiki dahulu…terima kasih…

  omiyan wrote @

jika benar saya kecewa…

  erna wrote @

haloo….nampaknya anda benci kali ama pks,maaf mas dengan melihat tulisan anda orang udah bisa nebak klo pikiran anda lagi tidak sehat,knp yang anda di lihat cuma keburukan pks aja,lihat lah sekali-kali kebaikannya,tulisan anda ini gak ngaruh apa2 bagi orang2 yang udah tau pks,mending antum minta ampun ama ALLAH dan minta maaf ama kader2 pks atas fitnah yang antum sebarkan.banyak2 istigfar……

saya tidak sekali dua kali bertatap muka bahkan berbicara dengan HNW atau M.Hatta (dulu lapilu di PKS, 2004) jadi gak ada niat untuk membenci…saya mengkritik semata-mata karena saya tahu…antara Ilmu yang dimiliki oleh HNW, M. Hatta dengan Mbak Erna…lumayan ada gap…(apalagi saya) karena itu saling mengingatkan adalah upaya paling murah…

terima kasih…untuk saran minta ampunnya..Insya4JJI saya akan terus istighfar dan minta ampun kepada 4JJI SWT…sebab berbeda dengan Anda (yang mungkin simpatisan atau kader PKS) yang punya deckingan majlis syuro atau minimal murobbi Anda…deckingan saya cuma satu…itu pun satu-satunya yang saya miliki…deckingan saya itu nama-nya 4JJI Subhanaahu Wa Taala…terima kasih…

  irbahim wrote @

partai ini makin bingung aja….kasian banget ya

  Muhammad wrote @

Saya kira udah cukup di sini aja, kan udah ada larangan dari majelis syura pks, jadi so…………… gpp lah, buat temen2 pks, anda harus lebih hati2, terutama dalam cara berdakwah, kritik bila emang baik jg harus diterima, ………. buat temen2 kaum muslimin yang lainnya juga hati2 dalam mengkritik, belum tentu sikap, pendapat, dan tindakan kader pks pasti merupakan haluan pks, ………. paling baik tabayyun ke mas tifatul dulu, benarkah begitu …… kalo kita berantem sendiri, orang2 di luar sana yang seneng.ya kan. Bravo Islam wa muslimiin.

Pertama…terima kasih atas kunjungan antum…kedua…logika saya…ada hal yang perlu ditabayyun dan ada hal yang dapat kita mengerti tanpa ada tabayyun…ke panti pijat dan dipijat oleh bukan muhrim..ditabayyunkan seperti apa ya Mas…dah gitu yang dipijat kan bukan Mas Tifatul SEmbiring…tapi…okelah…tolong beri saya no tif langsung..insya 4JJI akan saya lakukan…(ini terkait dengan valentine) ditunggu no hp nya Mas….kalau untuk nhw…saya sempat beberapa kali smsan…mungkin karena kebetulan kita pernah bersekolah di tempat yang sama…jadi tatap muka pun minimal setahun sekali ..bisa terjadi…

Sekali lagi terima kasih…tanpa bermaksud melebih-lebihkan…kalau Antum benar-benar PKS.tolong tanya ke Rama Pratama…kebetulan kita sama2 pernah kuliah di tempat yang sama…pijakan saya dulu PK…Partai Keadilan..dan bisa ditanyakan ke Bambang (dulu FMIPA UI) …atau para pendiri dan petinggi SALAM UI…seberapa kiri atau kanannya saya…jadi mohon maaf Mas…saya terima kasih…tapi saya pun harus teriak kalau melihat ada hal yang perlu saya teriakkan…

Salam untuk Tifatul ya…saya tgu no hp nya…(ayo…berani gak…jangan-jangan om ngomong tabayyun ke Mas Tif…tapi gak pernah tatap muka atau bicara dengan TIf…he..he..he…ini bercanda lho mas…tapi kalau pas…ya mohon maaf…)

  Anto wrote @

Ga aneh…hampir semua partai punya target yang sama…YANG PENTING MENANG DI PEMILU 2009…artinya…cara apa aja digunakan..

  ratu wrote @

Berita tentang DPD PKS Depok yang akan memanfaatkan momentum Valentine’s Day untuk menjaring pemilih pemula sempat membuat saya mengerenyitkan dahi. Ada apa lagi nih. Soalnya sejak iklan PKS yang menampilkan Soeharto tempo hari, jujur saja nilai PKS dimata saya mulai agak berkurang. Masa sih hanya karena ingin mendapatkan dukungan dari kalangan muda maka PKS yang dikenal sebagai partai dakwah ikut merayakan Valentine’s Day? Seperti diberitakan oleh okezone.com bahwa momen hari kasih sayang atau Hari Valentine pada 14 Februari mendatang menjadi incaran PKS untuk mencuri perhatian anak muda, khususnya di wilayah Depok, Jawa Barat. “Karena itu pada momen Valentine, PKS akan memanfaatkan untuk membagikan hadiah yang identik dengan Valentine seperti cokelat yang diselipkan stiker caleg, bunga yang ada lambang nomor 8. Setiap kader khusus mendatangi para remaja,” ujar Ketua DPD PKS Depok Mujtahid Rahman Yadi, Minggu (8/2/2009).

Berita ini langsung saja menyebar cepat di berbagai milis terutama milis-milis Islam. Banyak yang mempertanyakan kebijakan DPD PKS Depok tersebut. Bahkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan mengatakan bahwa langkah PKS untuk memberikan hadiah pada saat hari kasih sayang dengan embel-embel kampanye dan bagian dari pelaksanaan ibadah tidaklah tepat. Menurut Amidhan, hukum merayakan Valentine dibedakan antara ibadah spiritual dan modus pergaulan. “Kalau pergaulan itu tidak ada masalah jika tidak menimbulkan dampak negatif,” kata Amidhan.

Presiden PKS Tifatul Sembiring akhirnya turun tangan dan kepada detikcom (Senin, 9 Februari 2009) mengatakan bahwa rencana tersebut sudah dibatalkan karena berbau Yahudi sehingga dilarang oleh Dewan Syariah. Tifatul mengungkapkan, PKS tidak akan merayakan acara yang tidak sesuai dengan budaya Islam. “Nggak ada kebijakan itu,” pungkasnya.

Kebetulan sekali pada majlis ta’lim ba’da zuhur di musholla tempat saya bekerja (Selasa, 10 Februari 2009) diisi oleh 2 orang petinggi PKS yaitu Ust. Aus Hidayat Nur (Ketua Penegakan Disiplin Organisasi DPP PKS) dan Ust. Hadi Mulyadi (Ketua DPD PKS Kaltim). Karena saya bukan anggota dan kader PKS, maka pada kesempatan yang baik tersebut saya pergunakan untuk meminta tanggapan mereka atas “kasus” Valentine’s Day PKS Depok.

Ust. Aus Hidayat Nur menyampaikan bahwa pada tahun sebelumnya DPD PKS Depok sebenarnya juga telah memanfaatkan Valentine’s Day bagi anak muda Depok, tapi bukan untuk ikut-ikutan merayakannya melainkan untuk memberikan pemahaman dan meluruskan bahwa perayaan tersebut tidak sesuai dengan syari’at Islam.

pks_logo2Diakhir sesi, Ust. Aus Hidayat Nur kemudian menelpon dan menanyakan langsung kepada Ketua DPD PKS Depok Bpk. Mujtahid Rahman Yadi apa yang sebenarnya terjadi. Agar semua jama’ah mendengar penjelasan dari Bpk. Mujtahid maka “speaker phone” diaktifkan. Bpk. Mujtahid mengatakan bahwa mereka (DPD PKS Depok) memang rutin melakukan penggalangan dan sosialisasi bagi pemilih pemula dalam kaitannya dengan partisipasi di pemilu mendatang. Sosialisasi ini sudah lama dilakukan dan makin intensif pada beberapa bulan belakangan (bahkan hampir setiap hari terutama hari Sabtu dan Minggu). Jadi menurut Bpk. Mujtahid tidak benar bahwa mereka (DPD PKS Depok) secara khusus menggunakan moment Valentine’s Day Sabtu nanti hanya untuk menjaring pemilih pemula. Kebetulan saja pada hari Sabtu nanti ( 14 Februari 2009 ) bertepatan dengan Valentine’s Day. Tanpa Valentine’s Day pun mereka tetap akan melaksanakan acara sosialisasi tersebut.

Saat berita ini pertama kali muncul di okezone.com, Bpk. Mujtahid sebenarnya sudah minta agar paling lambat jam 12.00 wib pihak okezone.com melakukan revisi berita karena tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Tapi berita revisi yg diharapkan tidak memuaskan karena pada bagian bawahnya tetap saja mencantumkan seperti berita awalnya. Malamnya wartawan okezone.com yang memuat berita tersebut menelpon Bpk. Mujtahid untuk meminta maaf atas kesalahan pemuatan tersebut.

Semoga tambahan informasi ini bisa memperjelas persoalan yang sebenarnya. Walaubagaimanapun PKS adalah partai besar. Setiap gerak-geriknya terlebih mendekati pemilu pasti akan menjadi pusat perhatian terlebih oleh lawan-lawan politiknya.

  ratu wrote @

Blog ini penuh su’udzon.tidakkah prasangka kalian yang ternyata salah (tidak konfirmasi/tabayyun) ini membuat kalian di hadapan Allah seperti memakan bangkai saudara kalian sendiri QS 49/12.Saya orang Depok merasa heran dengan berita ini, karena tuduhan laknat itu sama sekali tidak ada dan tidak kami lakukan. justru kalau hari valentine itu tiba daridulu kami selalu datang pada kaum remaja untuk menyadarkan kekeliruan mereka tentang perayaan valentine.mungkin itu yang disebut momentum valentinetetapi bukan merayakannya.afwan kalian salah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: