Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Pelecehan Sesuai…DemokRat Vs Golkar…Hore!!!

Rekan – rekan yang 8dk hormati…

kemarin hingga hari ini…perseteruan antara GOlkar dan DemokRat memenuhi media…baik Cetak Maupun Elektronik…

Berawal dari Andai-Andai Mubarok yang menyatakan bahwa “bila Golkar mencapai 2.5% suara sementara PKS mendapatkan 20% suara” besar kemungkinan Demokrat akan memilih siapa yang punya suara terbanyak…begitu kira2 kesimpulannya…

Kalla yang sedang di Belanda pun Murka…

SBY pun serba salah…akhirnya terpaksa membuat Press Conference di Cikeas….ini menarik…

menarik untuk kita tertawakan…begini kisahnya…:

1. Bagi rekan-rekan yang sempat memperhatikan…sebenarnya ini telah diawali jauh sekali…sebut saja

kasus keterbukaan Nurul Arifin di Metro TV…yang kurang lebih bunyinya

“Bagi Golkar…posisi RI 1 tidak penting, yang penting apa yang menjadi kebijakan Golkar…menjadi kebijakan Pemerintah..”

saya gak tau apakah Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum, atau bahkan SBY sendiri nyimak omongan itu atau gak…..

itu di salah satu edisi suara Anda…Metro TV…maaf, tanggalnya lupa….

Kemudian ungkapan Buya Syafii Maarif, yang menyebutkan bahwa JK adalah

“The Real President”…seingat saya (mohon dikoreksi pabila saya salah…Syafii Maarif…salah seorang pelindung/pembina dari Baitul Muslimin Indonesia…underbouwnya PDI Perjuangan)…

pada kasus pertama…

saya tidak menyimak bantahan atau pelunakan pendapat …

tapi seingat saya tidak ada bantahan dari Pihak SBY maupun pelunakkan pesan dari Pihak JK…dengan kata lain…

suqutuhu dalalatun ala na’am…

itu bahasa pernikahannya…

atau diamnya kedua belah pihak berarti mengiyakan perkataan Nurul Arifin…

Pada kasus The Real President…mungkin karena yang mengemukakan adalah orang cukup dikenal juga dalam bidang politik…

dibandingkan Nurul Arifin yang lebih dikenal sebagai artis….

JK bereaksi dan mengatakan bahwa dirinya adalah

The Real Vice President…dengan kata lain…JK melunakkan isu yang berkembang…dan SBY pun kembali diam

(boleh jadi…SBY mulai mengikuti filosofi Megawati Soekarno Putri….Silent is Gold…Diam itu Emas…Emas itu Kuning…Kuning itu warna feses yang natural…Feses itu ada banyak di Ciliwung…dan Cikeas maupun Istana berada jauh dari jangkauan Ciliwung…apa coba!!!!!!!!!!)

dapat kita simak bahwa perseteruan ini adalah hal yang sudah mengemuka dari dahulu kala….(maaf. “l” nya cuma satu),

dan bagi kita yang mengkonsumsi media minimal dua cetak dan satu elektronik perhari.., Insya 4JJI kita tahu…

bahwa memang secara de Jure Presiden RI adalah SBY

tapi…

secara de facto adalah JK…tul????

Nah…ungkapan Ahmad Mubarok harus disikapi sebagai bentuk “kekesalan” individual dirinya atau mungkin banyak kader PD yang lain…yang kesal melihat diamnya SBY…

Parahnya lagi…ditambah beberapa data di lapangan (baca survey..yang menyebutkan SBY kansnya gedhe……ingat ini bukan DemokRat…maksud saya bukan Partai DemokRat…)…jadilah keterlanjuran ini…

dan ia salah hitung…ia kira SBY bakal mendukung…ternyata malah sebaliknya….

Bahkan sebaliknya…SBY merasa perlu mengklarifikasi hal ini hingga membuat press conference…

apa yang ada dibalik ini semua..

PELECEHAN SESUAI UNTUK PARTAI GOLKAR dari PARTAI DEMOKRAT..!!!.

Pertama ..ini adalah bentuk pelecehan santun SBY…atas Golkar…ia mengatakan mengapresiasi GOLKAr…sebagai partai lama…padahal…kalau ia mengakui kebesaran partai GOlkar…harusnya Press Conference itu tidak perlu…sebab partai Golkar sudah besar…maka riak itu cuma seujung kuku…di sini kepandaian SBY yang ia tunjukkan untuk meredam kecerdikan JK yang berhasil menyetir MUI melalui Fatwa Haram GOLPUT..

Kedua…SBY sebenaranya secara berani mengungkapkan genderang perang secara laten…”kalo Elu yakin pencapaian partai lu…kenapa gak berani nyunting gua…atau lu ajuin aja siapa kek…biar gw tau siapa bakal jadi musuh gw…” kira-kira ucapan terselubungnya seperti itu…sebab…bagi SBY…dalam konteks RI 1…yang berat selain Megawati adalah apabila Sultan Hamengkubuwono X diusung oleh Golkar…

(bahkan feeling pribadi saya…ini juga bakal berdampak berat bagi Megawati…) jadi Partai Demokrat bersama SBY…akan lebih safe untuk tahu lebih awal…siapa yang bakal jadi musuhnya…Terus terang kacamata saya mengatakan Partai Demokrat…masih termasuk partai Kecil (maaf; secara itung2an saya, anda boleh berbeda pendapat, justru SBY lah yang jauh lebih besar…)

ketiga…ini yang paling berbahaya bagi kita semua…SBY berusaha menCitrakan dirinya Sebagai Orang atau Politikus yang santun…dengan

“MEminta Maaf” .

..padahal pada titik ekstrim…ini adalah tusukan sembilu yang harus dipahami oleh KUBu Golkar…ini juga akan menaikkan posisi tawar BSY dalam memilih siapa “pengantin”nya…

(yang jelas bukan Sarah Palin..atau Dewi Soekarno…atau Tzipi Livni….sebab itu terlalu “Telanjang”)

yang Jelas…

apa pun tindakan SBY setelah keluar pernyataan Ahamad Mubarok….

akan selalu MenguntungkAn sBY dan MelecehkanGolkar…

kalau saya tidak salah…

Ahmad Mubarok ini pemerhati terorisme/intelenjen juga…apabila ini benar…

maka ini merupakan salah satu Taktik Demokrat…Mengorbakan seorang Ahmad Mubarok jajaran DPP Partai Demokrat…guna

“Merendahkan dengan serendah-rendahnya” Partai Golkar

maka yang akan bertepuk tangan…paling keras..dan paling membahana adalah pendukung Akbar Tandjung..Selamat Datang  Pasangan

Sultan Hamengkubuwono X – Akbar Tanjung untuk ikut pilpres 2009…

dan juga …

selamat….

maksud saya…

Selamat Jalan Om Yusuf Kalla…saya senang sudah mengetahui rumah Om di Makassar

(salah satu kebiasaan 8dk adalah mengetahui letak rumah Presiden dan Wakil Presiden Indonesia…dengan harapan, doa dan mimpi… mudah-mudahan dapat dilapangkan jalan oleh 4JJI SWT untuk membeli rumah tersebut…amien…

adapun rumah keluarga Om yang di jalan Taman Lembang.?  .

.alhamdulillah    saya sempat datang ketika  ada acara di sana, kebetulan Om Suhaili Kalla..senior saya om…Tq…)


<a href=”http:/belajardarikecil.wordpress.com/2009/02/11/demokratvsgolkarhore”>
<img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#8221; />
</a>
Iklan

3 Komentar»

  putrinegriangan wrote @

pernyataan Nurul Arifin diatas sepertinya ceroboh sekali.. membuat orang2 cerdas seperti anda menembus masuk ke dalam maksud dan tujuan partai besar ini.. 🙂

  esaifoto wrote @

salam dari bandung

kok saya di suruh memilih, saya kan tidak kenal dengan calon-calon itu. Kalau melihat gambarnya saja kan belum berarti kenal, buat apa saya memilih, siapapun menjadi presiden/wakil rakyat dia ber-edioligi sosialis, kapitalis dan komunis sekalipun, kalau saya tak bekerja tak akan makan.

kalaupun negara ini jadi bar-bar/berlaku hukum rimba karena tidak ada pemimpinnya apa peduliku, saya bisa berperilaku seperti orang yang hidup di rimba.

Intinya yang butuh pemimpin hanya orang yang lemah dan orang yang ingin mencari nafkah dengan mengatur kebodohan,kelemahan orang-orang yang suka beronani dalam pikiran merindukan kesejahteran.

haruskah para pemilih digiring ke tempat-tempat pemugutan suara jika setelah pemilu ternyata mereka yang terpilih akhirnya hanya berpesta di atas penderit
aan rakyat.??

????????

  garuda sakti wrote @

Hallo demokrat
Pak SBY itu
Suka Bermain Yo yo !!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: