Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Archive for December, 2009

Selamat Tahun Baru 1431 H

sALAM…

rEAders…

hari Ini…uMat IslAM di seluruh Dunia…

mERAYAkan tahun Baru 1431 H….

Kami….

8dk mengucapkan…

SelAMAt TahUn BarU….Hijriah 1431 H,

bagi UmAt MuslIm di SelURuh DuniA….

SemOGa…apa Yang Baik tahun  Lalu dapat kita Kukuh dan KembanGkan Tahun ini…dan Apa Yang Buruk…dapat Kita Tinggalkan Hingga Hapuskan…Amin….

SeMOgA KedaMaian dari ALLAH SWT…melINgkupi ALam SemEsta…

SeLAmaNYA….

AMIEN…..

Advertisements

Memakzulkan Susilo Bambang Yudhoyono…kenapa tidak!? …002 (sebuah polling sederhana)

…Akhirnya…SBY …menerima akibat ketidaktegasan…pidato yang ia lakukan pada tanggal 23 November yang lalu…sejujurnya…

banyak pihak yang tidak menyangka…Ia lebih mengedepankan Kasus Bank Century dibandingkan membahas kasus Bibit – Chandra sebagai topik utama….

3 Kesan mendalam saya tangkap atas pilihan topik SBY itu…

1. Bagi SBY…kasus Bibit – Chandra atau kriminalisasi KPK…adalah kasus yang memang sudah dianggarkan…sehingga ketika terjadi penolakan publik, hingga kenyataan lemahnya bukti pelanggaran hukum atas keduanya…bagi SBY, memang itu sudah skenario…no wonderlah….

2. SBY memang sengaja menutup mata dan telinga, seakan-akan, ia ingin mencitrakan dirinya tegar, independen…padahal …sedihnya…ketidakinginan SBY memperkarakan pencatutan nama/ jabatan yang ia emban oleh Anggodo dan Ong Yuliana…menunjukkan SBY sama sekali tidak independen…

3. SBY tidak mengetengahkan kasus kriminalisasi Bibit Chandra, tidak menyebut nama Anggodo dan Ong Yuliana…sekalipun rekaman pencatutan nama dirinya sudah jelas didengar di seluruh nusantara…semata-mata dengan pertimbangan apabila Ong Yuliana maupun ANggoDO diusut tuntas…boleh jadi dirinya terlibat (atau minimal melibatkan orang paling dekat dengan dirinya…)

entah…

apa karena uang  atau karena Seks…hanya SBY dan TUHAN-lah yang tahu..hingga SBY mendiamkan keduanya….

Nah…apabila kita sudah melihat point ketiga ini sebagai bagian dari ketidaktegasan SBY…kenapa kita mesti mempertahankan SBY hingga 2014? Bukankah pemimpin butuh memiliki ketegasan?

Terkait pemimpin harus tegas…apakah kita harus memilih Anggodo menggantikan SBY? maka tolong bantu saya…ikuti polling yang saya adakan di alamat ini Mana Yang Lebih Tegas…Anggodo atau SBY?

Akhirnya…kita harus berterima kasih atas kepemimpinan SBY pada 2004 – 2009…dan Enough is Enough…Semoga SBY bijak dan berani untuk mundur….Amin