Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Archive for Berbagi Kalo LOe Gak maU Rugi

Thank You WordPress and Their Great Team!

Three days ago, I am terrified with the message upon my admin dasbboard, what was that, “My blog was suspended because of  the violation of the terms of services”

OMG! What’s wrong with me, do I offense someone or somebody with my writing or within my blog? I don’t think so! Why, because I used to put the data to emphasize my writing, so the readers can convince their own selves, whether to stuck on my opinion or to let my opinion go to the junks, and they use the others appropriate data for their own perspective.

Immediately, I was in rush, contacting the WordPress Team, as it was mentioned the address upon my own admin dashboards. Afterwards, day by day, I try to reach my blog, and the result is…. Today, 30th of June 2015, I am able to access my beautiful website. Thank You WordPress for allowing me to share my ideas, even my anger here

So, Today, with this post, I ought to thanks a lot to WordPress Team, for their express response for my problems, may ALLAH SWT, bless them all, Amen. I honored to get that service, Thank You

Advertisements

2014, Ikut Pemilu atau Golput?

Dear all, tidak terasa, empat bulan lagi akan ada hajatan besar, yaitu Pemilu 2014, tepatnya bulan April 2014…Sebenarnya, sejak pertengahan tahun ini, mata kita sudah sering diganggu, oleh spanduk, baliho bahkan poster, yang maaf, seringkali tidak menghiraukan pijakan estetika. Nah…itu semua muaranya di April 2014…

 

Sementara itu, kita sama-sama tahu, bahwa penetapan DPT saat ini bermasalah, entah siapa yang salah, saya gak tahu, yang pasti, ketika saya coba tanya ke rumput yang bergoyang , mereka jawab, bahwa mereka hanya akan menjawab untuk Ebiet G.Ade… 

 

Yang lebih parah, kita semua tahu, bahwa tidak ada partai politik yang benar-benar steril dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme…sekalipun masih samar-samar, masih seperti bisik-bisik, bisa dikatakan hampir semua partai politik, telah diisi politisi busuk. Bahkan, seorang Pendiri Partai Keadilan Sejahtera, berani menonton FILM PORNO di Senayan,lebih rusak lagi, Presiden  Partai ini, tertangkap tangan, dan saat ini, menjadi tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi.

 

Penutup gegap gempita kebobrokan politisi di negeri ini, boleh jadi, tertangkap tangannya Akil Mochtar, mantan Politisi Golkar, yang ketika tertangkap tangan, menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi…Hebat…Hebat…

 

Nah, masih bolehkah kita percaya kepada politisi? masih butuhkah kita dengan politisi…berikut pandangan sederhana 8dk :

 

1. Tidak lama lagi, kita menyambut 2015, saat ini, Pasar ASEAN + 1 (China) sudah terbuka, jadi sebaik Anda punya paspor, Anda punya sertifikasi keahlian, ketrampilan dan nomor pokok wajib pajak, Anda sudah bisa mencari penghasilan, pekerjaaan di 1o negara lain selain Indonesia, jadi, Anda tidak perlu ragu, akan dibatasi gerak oleh para politisi, pemerintah, apabila Anda memutuskan untuk tidak memilih. Penting untuk Anda siapkan adalah, kemampuan Anda untuk menghadapi persaingan tersebut. Ingat, sejak 2004 hingga saat ini, sudahkah Anda mendengar Pemerintahan SBY menyiapkan masyarakat Indonesia dalam menghadapi AFTA+1 ini?

 

2. Jangan lupa, bahwa sekalipun Anda bayar pajak, Anda menggaji aparat, menggaji politisi, saat ini, kita sama-sama tahu, bahwa PEMERINTAH lunak, tidak bertaji kepada pelanggaran hukum, seperti KORUPSI yang dilakukan oleh para PEJABAT dan APARAT, jadi, masih mau Anda ikut memilih mereka? Ingat, bahkan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO pun tidak punya niat baik untuk mendukung hukuman mati bagi KORUPTOR, padahal dia digaji oleh PAJAK dari rakyat Indonesia. Jadi Anda masih percaya dengan Partai Politik!? Ingat, bahkan Presiden yang Ketua Umum Parpol pun tidak pernah memperlihatkan apresiasi dirinya kepada masyarakat Indonesia, terutama dalam hal penuntutan hukuman mati bagi para koruptor!

 

3. Sebaik Anda ikut memilih, atau tidak ikut memilih, pada akhirnya, Anda memiliki hak untuk melakukannya, jangan bingung dengan “FATWA”, Ingat, anggap-lah ketika Anda memilih “SI FULAN”  ternyata si FULAN korupsi, apakah yang membuat FATWA ikut menanggung dosa atau beban moral!? belum tentu, sementara Anda, kecuali Anda juga koruptor maka tentu Anda akan merasakan beban moril, tanggungjawab moral yang berat, jadi…Anda masih ingin menambah beban pikiran Anda dengan mengikuti proses PEMILU!? Terserah!

 

4.Perlu dimengerti, bahwa, sebaik Anda tidak memilih, atau memilih, atau memilih untuk Tidak Memilih, itu adalah hak pribadi Anda, jangan lupa, ketika Anda sudah memberikan bekal terbaik secara agama, moral, ilmu dan harta kepada keluarga Anda, maka tugas Anda, sudah paripurna, percaya-lah, saat ini, yang dapat kita lakukan -sementara ini- mendisiplinkan diri untuk jadi manusia yang baik, beriman, bermartabat, baru warna itu dapat melingkupi keluarga kita, jangan bermimpi untuk mewarnai negeri ini, yang sementara ini, lebih banyak dikuasai IBLIS berwujud manusia, terima kasih.

Selamat Berpuasa, Selamat Iedul Fithri 1433 Hijriah

Dear All, tak terasa, sudah enam belas hari, umat Islam, di seluruh belahan dunia, melakukan ibadah puasa

 

Dan tiada terasa, dua minggu lagi, kurang lebih, kaum muslimin akan merayakan Iedul Fithri, 1 Syawwal 1433 Hijriah.

 

Terkait kedua hal tersebut, izinkan kami, 8dk dan tim mengucapkan – terutama kepada kaum muslimin – 

 

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Ramadhan 1433 Hijriah, Semoga amal – ibadah Anda,Kita Semua yang berpuasa, diganjar dengan balasan yang berlimpah-limpah, amin…

 

…dan Insya ALLAH, 1 Syawwal 1433 H, akan sampai…Semoga pada hari itu, kita semua, kaum muslimin yang melaksanakan ibadah puasa, kembali ke fitrah…Amin

 

Semoga, kesucian setelah sebulan berpuasa, dapat kita pelihara, minimal hingga kita dipertemukan, diberi kesempatan untuk kembali berpuasa, pada tahun 1434 H. Amin

 

Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Dan bagi semua, seluruh netter, terutama untuk Non Muslim, semoga kedamaian, selalu diberikan oleh ALLAH SWT, kepada kita semua, semesta alam…Amin

IS A CORRUPTOR A MONEY MAGNET!!!???

Ini adalah curhat, 8dk, atas kenyataan yang terjadi saat ini, ini bukan sok suci, karena menurut keyakinan 8dk, tidak ada yang suci kecuali YANG MAHA SUCI, jadi, siapa pun yang membawa jamban selama ia hidup, tidak mungkin suci.

Gimana gak curhat, pada zaman dahulu kala, 8dk mengenali Milana Anggraini, istri Gayus Tambunan, sebagai mahasiswi yang pekerja keras. Hampir setiap Pekan Raya Jakarta, Rani ikut menjadi penjaga stand, menjaga stand dari Departemen tempat sang Bunda bekerja…dan lebih miris lagi, anak pertama Gayus – Rani, sempat saya timang-timang, di rumah Mama-nya Rani, Ahmad Gagah Gattuso…Lebih menyedihkan, seingat saya, pada zaman dahulu kala, ketika Rani (mudah-mudahan  saya tidak lupa, kalau saya lupa, mohon Rani dan atau Gayus dapat mengoreksi saya) saya tanya alasan memilih Gayus – lebih kurangnya – karena Gayus anak yang taat (baca: Anak Musholla)

Itu baru hal pertama, hal kedua, Dhana Widyatmika, Lelaki di Pintu Surga secara mengejutkan, ternyata, adalah Kakak ipar dari mantan pacar 8dk, yang mungkin karena telah merasa dekat dengan surga, pernah mengajak keluarga inti istrinya, sekeluarga jalan-jalan, membahagiakan orang lain, sungguh, pribadi yang suka berbagi…Sedihnya, uang yang digunakan, boleh jadi dan atau ternyata…berasal dari tempat yang tidak jelas, korupsi atau cuci uang, dan maaf, lagi-lagi, ini yang membuat tambah sedih, lagi-lagi anak manusia yang diidentifikasi dekat dengan surga (bandingkan dengan Muhammad Al Amin Nur Nasution)

Saat ini, satu keluarga besar Dhana dan Istri, tidak bisa lagi bersatu dalam satu rumah, dan yang paling menyakitkan, sudah sering kita mendengar issue, bahwa hal ini hanya sebagai pembuka  “dinar dan dirham” bagi para penegak hukum, aparat yang keparat dan bangsat!!!, bukan untuk tujuan mulia, membersihkan Republik ini dari Koruptor…Apa dasar, kalau memang mau membersihkan, Gayus, Rani, Dhana, keluarga besar, kenapa tidak ditelusuri secara utuh!!!??? SE74N!!!!!!!!!!

Terakhir, ini lebih mengerikan, di kampung kami yang sunyi, hanya dilintasi oleh jalur lintas sumatera, sudah terdengar, bahkan memang tengah menonton, seorang anak manusia, yang saat ini bekerja kabarnya di Kantor Bea Cukai Sumatera Utara (atau Medan?) membenahi keluarga besar diri dan istrinya, dengan kemewahan. Bahkan, dalam satu acara keluarga, sang istri dengan bangga, mengatakan, bahwa, ia secara rutin membawa sang anak jalan ke Medan, atau ke tujuan Mana pun, guna bertemu dengan sang ayah, secara bergiliran…Ia mengatakan kepada salah seorang anggota keluarga,kurang lebih begini…gimana ya, memang kita tidak pernah tahu, siapa yang mengirim, tiba-tiba saja ada uang (siluman) di rekening…lho…kok bisa…Sekadar illustrasi, tahun 90-an, sang suami, selalu aktif mengingatkan saya, untuk menunaikan shalat,  MAHA SUCI ALLAH SWT, yang MAHA membolak balik hati manusia….

Nah, bagaimana dengan Angelina Sondakh, mungkin kah almarhum suaminya terserang jantung karena mengetahui kelakuan sang istri? bukan karena sekadar serangan jantung yang bisa terjadi karena kurang pemanasan sebelum Futsal? hanya TUHAN YANG MAHA KUASA, YANG MAHA TAHU, dan dokter senior di RS Fatmawati yang bisa bicara…

Nah, kembali ke Money Magnet, mari kita ingat, ketika M Nazarudin, sang Triliuner, bahkan mengingatkan Sang Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono, UNTUK TIDAK MENGGANGGU ANAK ISTRI-nya…Menarik bukan…KORUPTOR, tidak hanya menjadi MONEY MAGNET bagi para APARAT PENEGAK HUKUM, PENGACARA, melainkan juga hingga PRESIDEN…betapa gila negeri ini…betapa nista apabila PRESIDEN kita bertindak seperti ini….mengutip kata-kata ASTERIX…Amit…Amit……….

Apakah betul, apakah ini yang dimaksud dengan Banyak UANG bisa beli TEMAN, Ada UANG bisa “pakai” mulai dari pelacur hingga penguasa!!!..Duh…pertanyaan lanjutan adalah, Apakah ini MONEY MAGNET, korupsi, kemewahan???  Apakah ini harus dijawab oleh para kondektur yang berteriak GAYUS, GAYUS, DHANA, DHANA, ketika mengingatkan penumpang untuk turun di Halte Pajak di Jakarta, atau oleh PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO???

AKhirnya, dengan Segala Kerendahan Hati, mari kita terus meminta kepada ALLAH SWT, TUHAN YME – DENGAN NAMA APA PUN BELIAU DISEBUT – …Apabila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, juga telah menganggap KORUPTOR sebagai MONEY MAGNET, MEMBERI KARPET MERAH untuk mereka yang MELARIKAN UANG RAKYATKita doakan, semoga keturunan beliau – minimal tujuh turunan – memiliki penyakit yang memalukan – apa pun itu penyakitnya – dan pada tiap-tiap keturunan tersebut, memiliki – minimal – bau badan, bau nafas, yang buruk, membuat orang lain merasa ingin muntah, hingga radius 1 mil laut dari keberadaan yang bersangkutan (alih-alih, bau lumpur lapindo saja bisa terasa hingga radius tertentu)…Amin..

Dan, mari kita tetap bersyukur, bahwa masih banyak orang Indonesia, Jutawan yang jujur, tidak korupsi, pegawai yang jujur, bersih dari kolusi, mereka-lah sesungguhnya MONEY MAGNET, bukan para koruptor…Keberadaan mereka yang sedikit, ternyata mampu, meluluhkan hati TUHAN YME, hingga hanya menurunkan azab sedikit demi sedikit ke bangsa dan negara Indonesia, but, the main problem  to be solved is, sedikit demi sedikit, lama – lama jadi bukit…jadi…Entahlah..

Mari, kita belajar bersyukur, untuk selalu terukur, dan diukur oleh Sang Maha Pencipta, sehingga, tidak tergiur, menjadi kaya, dengan jalan semena-mena, semoga ALLAH SWT, TUHAN YME, memberikan kekuatan kepada kita, menjaga kita, tetap menjadi pribadi yang bersyukur, berupaya maksimal untuk menjadi kaya – karena ketika kita kaya kita dapat lebih banyak berbagi – dengan upaya – upaya yang halal…

Untuk Gayus, Dhana, Teman sekampung saya mungkin jadi tersangka (maaf, untuk tidak lanjut, semua urusan KPK, dan maaf, bohong besar kalau semua orang KPK adalah suci…) Semoga ALLAH SWT, melaknat cukup pada Anda, istri Anda, yang sangat mustahil, tidak tahu pola pencaharian rezeki Anda, tetapi, 8dk yakin, Anak-anak Anda, akan diselamatkan oleh ALLAH SWT…bukan oleh Anda, istri Anda atau harta Anda…Semoga

MAYDAY, WORLD LABOUR DAY

Happy Labour Day, MAYDAY, for everyone of us, that still being an employee at least, as the worshipping point to our LORD, THE LORD OF UNIVERSE

Now, begin from this day, 8dk, will try to learn more and more, from the universe, and then, try to share everything that 8dk got, only to find, that everyone of us is a lifetime learner.

Also, as the World Labour Day Demonstration run in peace, condusive, especially in Jakarta, 8dk thanks to a lot of employee  that involve there.

8dk believe, as the employee can demonstrates their willingness to express their needs in good actions, the government will appreciate and accepts their needs, that’s to be fulfilled by the government. Amen.

Selamat Jalan Susilo Bambang Yudhoyono : Memilih Partai, Bukan Rakyat

Sudah beberapa minggu ini, media dipenuhi berita tentang reshuffle kabinet, reposisi koalisi dan lain-lain…Yang menurut beberapa pihak, hal ini bahkan sudah berlangsung sejak akhir tahun 2o1o.

Diakui atau tidak, memang agak menyedihkan,  kejadian ini dipertegas dengan ketidaksolidan partai koalisi untuk menolak hak angket mafia pajak. Entah kenapa, hingga saat ini, pemerintah beserta jajarannya, selalu berlindung dibalik kesalahan “individual atau oknum” bukan karena sistem yang salah. Padahal, sistem yang salah, merupakan jalan tol bagi terciptanya pembenaran kesalahan.

Anehnya lagi, pada saat ini, rakyat sudah banyak yang menderita, sulit mencari makan, tapi, karena SUSILO BAMBANG YUDHOYONO, ANI YUDHOYONO, keluarga dan kroninya tidak mengalami hal ini, maka mereka lebih mementingkan soliditas koalisi, dibandingkan memikirkan bagaimana caranya MEMPERMUDAH RAKYAT untuk MENCARI MAKAN.

Maka, dapat disimpulkan, bahwa Biarkan RAKYATKU MAMPUS!!!, yang penting sebagian dari mereka MEMBAYAR PAJAK, dan aku hidup dari PAJAK TERSEBUT…kurang lebih begitu pikiran sederhana saya atas pola pikir SUSILO BAMBANG YUDHOYONO, ANI YUDHOYONO, dll yang mendukungnya…

 

MEMILIH KOALISI BUKAN BERARTI MEMIHAK RAKYAT

Mari kita sama-sama mencermati, bahwa pilihan koalisi dan penguatan koalisi SBY, sama dengan pengkhianatan atas suara yang diberikan rakyat kepadanya….

 

Harus kita akui, bahwa ada beberapa hal yang harus kita lihat dengan jernih, terkait pilihan tersebut, diantaranya adalah :

1. Kuantitas suara para pemilih pada PEMILU 2009 , tidak sama dengan kuantitas suara PILPRES 2009.  Jumlah suara pada PEMILU 2009,  104.095.847 (detik.com) sementara untuk PILPRES 2009, jumlah suara adalah 121.504.481 (asa borneo.com). Maka, antusiasme pemilih pada pilpres, jauh lebih besar dibandingkan dengan pemilihan anggota legislatif.

2. Sistem pemerintahan Presidensial yang kita anut, menunjukkan bahwa pertanggungjawaban dan kewenangan secara ideal berada dalam genggaman presiden, bukan dalam genggaman siapa pun (partai tertentu) selain dirinya.

3. Banyaknya para anggota dewan yang dipenjara atau dipidana, menunjukkan bahwa dalam batasan tertentu, banyak salah pilih yang telah dilakukan oleh masyarakat dalam proses pemilihan anggota legislatif, atau banyak anggota legislatif yang SUDAH SEDEMIKIAN CANGGIH DAN BAJINGANNYA sehingga dapat MENGELABUI kebanyakan anggota masyarakat.

 

Maka, berangkat dari Informasi di atas, seharusnya SUSILO BAMBANG YUDHOYONO bersyukur denganBANYAKNYA RAKYAT yang memilih dia, bukan malah KUFUR NIKMAT. SEAKAN-AKAN yang memilih dia adalah ANGGOTA DEWAN atau PARTAI POLITIK, atau jangan-jangan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO sudah sama BAJINGANNYA dengan PARA POLITISI  TERPIDANA…silakan Anda jawab sendiri.

 

Idenya, di saat rakyat kesulitan cari makan, ancaman harga minyak yang melambung tinggi, ancaman inflasi, ancaman pasar bebas ASEAN di mana Indonesia belum siap, SUSILO BAMBANG YUDHOYONO masih selalu memikirkan kekuasaan, bukan rakyatnya yang memberi  amanat atas kekuasaan…. Jadi, masih perlukah kita MEMPERTAHANKAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO?


Masa Depan Anak Koruptor dan Penjahat Kerah Putih (Polling Bo!)

Disclaimer : Yang keberatan, silakan berkomentar atau menulis keberatannya baik via komentar atau di blog dhewe, nanti ta’ link sisan. otre?

Bacaan ini bukan bacaan biasa, perubahan sikap, perilaku, adalah hak dan tanggungjawab pembaca, 8dk hanya menyodorkan tulisan untuk dibaca, tidak untuk mengubah persepsi, perilaku atau lain-lainnya.

Sebuah pertanyaan untuk kita bersama; silakan dipilih (ini polling lho; jawabnya via komentar aja, he he he )

Pertanyaannya mudah sekali,

“Apabila anak dari para koruptor, penyuap (e.g: Arthalyta Suryani), jaksa yang makan suap (e.g : Urip Tri Gunawan) , petugas pajak yang ngemplang pajak, polisi yang bajingan ;pemeras dan pemakan suap, penjahat bertopeng pejabat, telah menjadi dewasa kira-kira mereka akan seperti apa :

A : Lebih canggih dari kedua orang tuanya; kalo gak lebih canggih, berarti gak ada kemajuan dunks!


B : Lebih bersahaja, bertobat, seperti Ustadz Jeffry Al Bukhori yang kabarnya  bertobat tidak menyentuh kembali barang-barang haram.

C : Seperti Pak Harto dan atau Saudari Nunun Nurbaiti, berkelakuan buruk  hingga membabi buta, lalu berharap terkena penyakit lupa berat atau kehilangan salah satu fungsi syaraf memorik

D : Seperti Susilo Bambang Yudhoyono ; menjadi Presiden Republik Indonesia, yang akhirnya seringkali bertindak serba salah, tidak tegas; mungkin karena bawaan masa lalu (baca: ikut menikmati sesuatu)  atau berusaha mengabdi secara total terhadap bangsa dan negara, sembari tetap menutup mata atas kebobrokan para pejabat yang berpolah penjahat, dan tidak berani mengambil ketegasan secara optimal (sekalipun memiliki hak prerogatif tertentu terhadap hukuman atas seorang terpidana) dengan berjuta alasan berlindung dibalik kalimat sakti : tidak konstitusional.

Sekalipun didukung mutlak oleh suara pemilih, Alhamdulillah SBY tetap mengajak partai-partai lain berkoalisi, entah ini strategi atau bukti tidak memiliki kepercayaan diri, hanya TUHAN dan HANTU (mungkin) yang bisa menjawab dengan tepat.

E : Hanya Dukun dan Orang Pintar yang Maha Tahu

F : Tergantung kaderisasi dari Orang Tua bersangkutan


G : Amit-amit, mudah-mudahan gak kejadian di gw dan turunan gw (nah ini jawaban mudah, sekalipun “Jaka Sembung bawa golok”

H : Silakan tanya ke (maaf) kemaluan Anda masing-masing (jawaban ini boleh jadi  hanya cocok diutarakan oleh M.Al Amin Nur Nasution atau yang sejenis.)

Terima kasih teman-teman untuk partisipasinya….Salam….