Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Archive for Anggodo Widjojo

Memakzulkan Susilo Bambang Yudhoyono…kenapa tidak!? …002 (sebuah polling sederhana)

…Akhirnya…SBY …menerima akibat ketidaktegasan…pidato yang ia lakukan pada tanggal 23 November yang lalu…sejujurnya…

banyak pihak yang tidak menyangka…Ia lebih mengedepankan Kasus Bank Century dibandingkan membahas kasus Bibit – Chandra sebagai topik utama….

3 Kesan mendalam saya tangkap atas pilihan topik SBY itu…

1. Bagi SBY…kasus Bibit – Chandra atau kriminalisasi KPK…adalah kasus yang memang sudah dianggarkan…sehingga ketika terjadi penolakan publik, hingga kenyataan lemahnya bukti pelanggaran hukum atas keduanya…bagi SBY, memang itu sudah skenario…no wonderlah….

2. SBY memang sengaja menutup mata dan telinga, seakan-akan, ia ingin mencitrakan dirinya tegar, independen…padahal …sedihnya…ketidakinginan SBY memperkarakan pencatutan nama/ jabatan yang ia emban oleh Anggodo dan Ong Yuliana…menunjukkan SBY sama sekali tidak independen…

3. SBY tidak mengetengahkan kasus kriminalisasi Bibit Chandra, tidak menyebut nama Anggodo dan Ong Yuliana…sekalipun rekaman pencatutan nama dirinya sudah jelas didengar di seluruh nusantara…semata-mata dengan pertimbangan apabila Ong Yuliana maupun ANggoDO diusut tuntas…boleh jadi dirinya terlibat (atau minimal melibatkan orang paling dekat dengan dirinya…)

entah…

apa karena uang  atau karena Seks…hanya SBY dan TUHAN-lah yang tahu..hingga SBY mendiamkan keduanya….

Nah…apabila kita sudah melihat point ketiga ini sebagai bagian dari ketidaktegasan SBY…kenapa kita mesti mempertahankan SBY hingga 2014? Bukankah pemimpin butuh memiliki ketegasan?

Terkait pemimpin harus tegas…apakah kita harus memilih Anggodo menggantikan SBY? maka tolong bantu saya…ikuti polling yang saya adakan di alamat ini Mana Yang Lebih Tegas…Anggodo atau SBY?

Akhirnya…kita harus berterima kasih atas kepemimpinan SBY pada 2004 – 2009…dan Enough is Enough…Semoga SBY bijak dan berani untuk mundur….Amin

Advertisements

Selamat Hari Raya Ied Adha 1430 H

Sejenak…mari kita lupakan hiruk pikuk…

Kriminalisasi KPK…keperkasaan Anggodo…Keperkasaan atau Sihir Ong Yuliana kepada SBY…..

RI satu yang bisa bernama Bonaran Situmeang, ANggORO, ONg YUliana, SBY…BDH, HS…dll…..

Pagi ini…kita merayakan Iedul Adha, Hari Raya Qurban……Seluruh Dunia…menyambutnya…seraya merenungkan pengorbanan Ismail dan Ibrahim…karena keikhlasan mematuhi perintah 4JJI SWT…..

Semoga ..kebaikan selalu menjadi milik kita semua…bangsa Indonesia…dan semoga pemimpin kita yang

Ungkapan Minggu Ini : Masih Perlukah Kita Mempercayai SBY?

Silakan dicermati…terkait…keterkaitan SBY dengan carut marut Cicak Vs Goliath (Polri-Kejaksaan-Komisi III DPR RI-Pemerintah-Presiden RI)

TOGA SILALAHI menulis

pada Jum’at, 20 November 2009, 15:55 WIB

Saya sedih sekali lihat hukum di negeri ini di injak2.Bayangkan saja…… aparat penegak hukum di Kejaksaan dan Kepolisian bisa diatur2 sama seorg Anggodo.Ibaratnya institusi Kejaksaan dan Kepolisian seperti dilempar TAI. Krn oknum2nya mau diperbudak Anggodo keparat itu.Susno Duadji,A H Ritonga, Wisnu Subroto dan masih banyak yang lain dijadikan budak sama Anggodo. Anggodo samapai sekarang masih bebas.Tp Bibit Chandra yang bersalah terus dipaksakan agar masuk penjara.Gajah dipelupuk mata tidak kelihatan tapi kuman di ujung laut kelihatan….sungguh ironis.Bu Minah mencuri tiga buah kakao dihukum,tp Anggodo yang sudah mencemarkan nama SBY bebas berkeliaran.Pak SBY saya pemilih bapak dalam 2x pemilu tp saya kecewa ternyata bapak maaf…kalau saya katakan penakut dan peragu juga lamban. Maaf kalau saya salah……..jangan2 Bapak terlibat dlm kasus bank Century.Krn banyak info diluar yang mengatakan bahwa bapak dan keluarga bapak terlibat….. (sumber.www.sbypresidenku.com/komentar ; diakses 22 November 2009)

…dari dua kutipan tersebut…silakan Anda berpendapat…para netter, blogger, blogwalker…silakan berkomentar…bagi 8dk…

“Kita harus mengakui bahwa SBY telah terpilih menjadi Presiden RI 2004 – 2009, dan kita harus berterima kasih atas kerja kerasnya, terlepas dari segala kekurangan dan kelebihan yang ada”…Tapi…kita pun harus mengakui…Jangan RAGU tuk mengaTAKAN saat ini…Bahwa SBY…sempat terpilih menjadi Presiden RI 1 …2009 – 2014…akankah hingga SELEsai…Pertanyaan PAMUNgkasnya adalah…Masih Sanggup dan IKhlaskah kita Menerima KebOHOngan-KeboHongan atau PENCitraan-PenCitraan SEmu …dari Desember 2009 – Agustus 2014??? Anda Yang Menentukan…Terima kasih….



Siapa RI 1 2009 – 2014? (0002)

Nah…ini nominasi RI – 1  yang pertama….….

jangan kaget….apalagi bersedih…menurut 8dk….RI 1 yang pertama kali….tidak lain dan tidak bukan adalah…..

TUHAN YME….

Tentu…Anda bisa menyebut Nama TUHAN YME sesuai dengan penamaan dari keyakinan Anda masing-masing…sebab…keyakinan Anda akan mengajarkan (mereka yang yakin atas keberadaan TUHAN YME) bahwa….

TUHAN MAHA SEGALA-GALA…maka…bukan hal yang sulit bagi diri-NYA tuk melakukan apa pun atas dunia…apalagi kalau cuma INDONESIA….

Kenapa TUHAN YME dikorbankan menjadi RI 1…berikut pijakan logika bego-nya….

1. Belajar dari bencana yang ada…hampir setiap bulan…ada bencana yang bersifat masif…entah itu bernama longsor, gempa..hingga terungkapnya kasus korupsi  yang penuh rekayasa di sana – sini…lalu…siapakah yang sanggup merekayasa ini semua, hingga sedemikian njlimet…kecuali TUHAN YME….


2. Kecuali mereka yang tidak ber-TUHAN…maka mulai dari penyembah berhala hingga penyembah seksual bahkan penyembah jabatan…sejatinya makhluk ber-TUHAN…maka…kalau kita rujuk ke Arthalyta yang cantik, cerdas bahkan berhasil mengajak SBY berpose bersama…hingga Anggoro – Anggodo dan Ong Yuliana…

suka-atau tidak suka…

keberhasilan mereka mencatut nama SBY, baik itu via simbolisasi RI 1 maupun inisial…menunjukkan bahwa TUHAN itu Ada….bukti dari keberadaan TUHAN adalah keberadaan SETAN itu sendiri..yang membedakan TUHAN disembah sementara SETAN dijunjung…(maaf…silakan Anda mengaku atau tidak mengakui..itu hak Anda…)

3. Karena IA adalah MAHA SEGALA-GALA – nya…maka tidak ada yang mustahil bagi dirinya….

Sialnya…apabila TUHAN YME memang bertindak langsung sebagai RI-1 di Indonesia, periode 2009 – 2014…terdapat konsekuensi2 yang bisa dilogis-logiskan untuk kita terima….antara lain;

1. Pada pilpres kemarin…kita tidak mencoblos atau mencontreng…melainkan kita beribadah…masalahnya…seberapa banyak dari kita…yang menyadari proses pencontrengan kemarin bisa diniatkan ibadah…kalau yang saya perhatikan, kebanyakan dari kita yang berpartisipasi pada pilpres; lebih kepada ingin ada kepastian bahwa Indonesia bergerak menuju tujuan yang lebih baik…

permasalahannya..

bagi TUHAN …membicarakan TUJUAN adalah hal yang tidak mungkin…sebab…secara ideal …

IA adalah TUJUAN…

2. …Seingat saya..TUHAN YME telah dengan ikhlas membagikan AKAL bagi makhluk yang bernama MANUSIA…untuk dapat berfikir bagaimana caranya mengatur dunia, termasuk kehidupan sosial di dunia…

Nah…Apabila…kita pasrah dipimpin langsung oleh TUHAN YME, tanpa melalui proses berfikir tuk mencoba mengendalikan Indonesia secara baik…

pada titik itu…

kita gugur sebagai manusia…

Maka…mulai dari Susilo Bambang Yudhoyono, hingga saya…harus berani dan mau…dianggap sebagai BINATANG…makhluk yang tidak memiliki akal….

masalahnya…jangankan SBY…saya aja ogah dianggap BINATANG….


3. Terkait dengan rahmat TUHAN YME berupa akal sehat kepada makhluk yang bernama manusia…dan secara kebetulan, sebagian kecil manusia hidup di Indonesia….

maka..

keberadaan akal sehat, meniscayakan (imperatif) kerja keras manusia Indonesia tuk mengolah akalnya agar dapat memanfaatkan Indonesia, bagi kepentingan

– minimal –

masyarakat banyak yang tinggal di INDonesial….nah…APabilA…kita dengan LUGAS, TEGAS dan TERPERCAYA (maaf, mencontek Media Indonesia…)  berani menisbAtkan TUHAN YME sebagai RI-1  2009-2014….

pada saat bersamaan…

kita telah menghilangkan eksistensi kita sebagai manusia..terutama manusia Indonesia…

Apabila hal ini benar…maka dengan berat hati…kita…makhluk yang berjenis manusia, dan hidup di INdonesia…selayaknya BUNUH DIRI…

tentu…

apabila ini dianggap sebagai kegagalan kolektif masyarakat INDONesia…dengan segala kerendahan hati…

SUsiLO BambANg Yudhoyono,

layak menjadi imam dalam prosesi bunuh diri tersebut…..gimana?

…..(Bukan Konklusi) berdasarkan penjabaran di atas…jelas…keberadaan TUHAN YME sebagai  RI 1 di Indonesia adalah hal yang lucu….gampangnya TUHAN YME akan teriak begini (baca: kira-kira…)…

Gila Loe ORang INdonesia…dari kecil sampai dah mau mati…masih aja minta-minta (berdoa)…bukannya USAHA…gak MALu LU….!!!  (bersambung)

Siapa RI 1 2009 – 2014? (0001)

…baru-baru ini…kita dikejutkan oleh rekaman pembicaraan antara para pihak…terkait isu kriminalisasi KPK oleh pihak Kepolisian – Kejaksaan…

Tentu…kebenaran isu itu harus diusut tuntas…tapi ..yang mencengangkan…dalam rekaman tersebut…nama Susilo Bambang Yudhoyono…disebut-sebut..baik secara pribadi *SBY* maupun jabatan/lembaga *RI 1*  

Tragisnya…salah seorang yang mencatut nama SBY tersebut…Anggodo Widjojo…dengan renyah meminta maaf kepada SBY…tanpa ada raut penyesalan (mungkin)

parahnya lagi…dalam satu kesempatan …ia menyebut bahwa RI 1 adalah Bonaran Situmeang..yang nota bene adalah pengacaranya….

Pertanyaan tersisa bagi kita adalah…bolehkah kita marah atau tersinggung bila  simbol2 kenegaraan kita dicatut dengan mudah? sementara yang punya badan…tidak merasa perlu mengklarifikasi…

Entah…

Sedihnya…ketika Akil Mochtar..salah seorang Hakim MK ….mengusulkan agar SBY melaporkan Anggodo ke Kepolisian.. terkait pencatutan nama….

SBY berdiam…

alih-alih ia harusnya merasa jabatannya dirongrong…ia malah berlindung dibalik tidak ingin mengintervensi proses hukum…

ada apa ….

entah…

hanya TUHAN dan SBY (serta orang-orang dekat SBY ) yang tahu jawabannya…saya bahkan menduga-duga..memang Anggoro dan Anggodo sudah amat sakti…bahkan boleh jadi ia Sudah MENJADI TUHAN…sehingga bahkan SBY pun ngeri melawannya…

Nah…saat ini…siapa sebenarnya RI 1 …periode 2009 – 2014…?

Silakan Anda merujuk ke kondisi kekinian…mulai dari proses “perang KPK vs Polri dan Kejaksaan, Cicak Vs Buaya, dll….

Tapi…8dk pun ingin berpendapat….mohon ditunggu ya….(bersambung)…