Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Archive for Bambang Hendarso Danuri

Selamat Hari Raya Ied Adha 1430 H

Sejenak…mari kita lupakan hiruk pikuk…

Kriminalisasi KPK…keperkasaan Anggodo…Keperkasaan atau Sihir Ong Yuliana kepada SBY…..

RI satu yang bisa bernama Bonaran Situmeang, ANggORO, ONg YUliana, SBY…BDH, HS…dll…..

Pagi ini…kita merayakan Iedul Adha, Hari Raya Qurban……Seluruh Dunia…menyambutnya…seraya merenungkan pengorbanan Ismail dan Ibrahim…karena keikhlasan mematuhi perintah 4JJI SWT…..

Semoga ..kebaikan selalu menjadi milik kita semua…bangsa Indonesia…dan semoga pemimpin kita yang

Advertisements

Gerakan Moral : Dukung Godzilla bertindak ksatria….Cicak Vs Buaya dan Godzilla (Tag Team)

Masih terkait upaya KPK….Koruptor Pembasmi KPK (itu dari Republik Mimpi atau apa ya…yang jelas ini nyadur….) alkisah…dianalogikan pertarungan antara Cicak Vs Buaya….

Cicak mewakili KPK (kali ini komisi pembrantasan korupsi) dan Buaya (Insya 4JJI dinisbatkan oleh anggota POLRI…inisialnya silakan dicari via detik.com, kepada POLRI…)….

Pertarungan antara Cicak Vs Buaya…sejatinya adalah pertarungan yang memilukan …sebab…logika begonya…

Buaya tidak akan kenyang kalau cuma makan seekor cicak…bahkan …secara alamiah, kemungkinan mereka bertemu untuk bertarung berhadap-hadapan…sangat sulit terjadi…kecuali….

Mari kita cermati….Cicak..identik hidup di pohon, dinding rumah, dan sebagainya…intinya, sepengetahuan awam saya…cicak tidak mungkin berjalan di lantai atau tanah, kecuali ia sedang jatuh tidak sengaja, menjatuhkan ekornya untuk kamuflase, dan atau memang sedang mengejar mangsa…sejatinya…sekalipun kecil, cicak terbiasa bermukim di tempat yang lebih tinggi daripada buaya….

Buaya….seingat saya…tidak bisa memanjat….biasa hidup di rawa-rawa, muara sungai dan beberapa (sebagian kecil) hidup di laut…(masih wilayah muara)…Nah …buaya..biasanya berjemur di atas tanah atau rawa, sementara cicak, berjemur di dinding…di ketinggian pohon, serta tempat yang relatif tidak mungkin terjangkau oleh buaya…


“DOMESTIFIKASI BUAYA”


Berdasarkan pemahaman awam saya tentang kedua binatang tersebut…maka pertemuan antara keduanya…dapat dimungkinkan secara aktif atau berkelanjutan apabila sang buaya dikandangkan, kandang tersebut dilapisi dinding, dan cicak pun akan bersarang….

Maka…akan sangat terlihat lapar (kalau kata “bodoh” terlihat sangat halus hingga tidak mungkin mewakili aktivitas ini) apabila Buaya yang besar …berusaha memakan cicak yang kecil…apabila kebutuhan seekor buaya 20 kg daging perhari, maka. minimal ia butuh 200 cicak, itu pun dengan asumsi satu cicak gemuk berbobot satu ons….


Kalau tidak, berarti effort yang dilakukan si Buaya…hanya akan ditertawakan oleh binatang-binatang lain…sebab, ia harus menakut-nakuti cicak, agar si cicak kehilangan keseimbangan, menjatuhkan ekor, bahkan terjatuh ketakutan karena melihat wajah Buaya yang…amit-amit…seram euy…

Sementara….Bagi cicak yang mati terbunuh oleh Buaya…selain bisa disebut sial, ia juga dapat berbangga hati…karena ia mati melawan binatang yang lebih besar…Ia boleh bangga sebagai ksatria, bukan sebagai pecundang utuh…sebab…ketika si Cicak menantang Buaya..jelas cicak tersebut memiliki kesaktian di atas rata-rata cicak yang lain…

SEKARANG…biCarA GOdZilla….

menurut informasi yang 8dk dapat dari wikipedia….

(bukan hendarman supandji)

Godzilla adalah adalah monster fiksi dalam film Jepang dan telah menjadi salah satu karakter film paling terkenal sepanjang masa. Ia pertama kali tampil dalam film Gojira1954 yang diproduksi oleh Toho Film Company Ltd yang sampai saat ini (2006) telah menghasilkan 28 film Godzilla….

Jelas..bahwa Godzilla…memiliki kesan mendalam bagi Hendarman Supandji,bahkan… ia berani membawa Buaya dari alam nyata…(ketika Polri dan Kejaksaan bergabung)…menjadi Godzilla…ke alam fiksi….

Apa yang dapat saya pelajari di sini adalah :

1. Hendarman Supandji sadar betul bahwa secara fisik, ia kecil, pendek, terlihat lemah, dan lain-lain…maka ia memimpikan dirinya besar, tinggi, perkasa seperti (misal) SBY…cuma apabila ia menisbatkan keinginan dirinya seperti SBY langsung…pasti deh ia akan ditertawakan…oleh karena itu ia memakai analogi Godzilla, monster yang besar, kasar, dan memiliki nafsu membunuh…dan ia menganeksasi buaya..semata-mata guna memastikan bahwa keganasan buaya itu belum seberapa bila dibandingkan dengan keganasan dan kedigdayaan Godzilla.

2. Berbeda dengan para IBO di MLM mana pun. yang selalu bermimpi positif tentang kehidupan mereka di masa akan datang, bagi Hendarman, kenyataan dirinya tidak berani melawan atau memberi hukuman tegas kepada Kemas Yahya Rahman, Urip Tri Gunawan, Wisnu Subroto….terutama karena KYR lebih senior….atau ada sesuatu atau seseorang di belakangnya…maka…untuk berdamai dengan keterbatasan-keterbatasan tersebut…ia berusaha menganggap apa yang ia lakukan, ada di ranah fiksi…jadi…Hendarman Supandji saat ini, lebih beraksi seperti Harry Potter, atau Gulliver…Peter Pan….tokoh fiksi, kehidupan fiksi…adalah TOLOL bin BODOH…kalau kita berharap banyak ia akan memperbaiki Kejaksaan …sebab yang ia rasakan…ia hidup di alam fiksi “kejaksaan dan Indonesia” bukan di alam nyata..duh….Jadi…mimpi Hendarman Supandji adalah saat ini..maka… jangan heran..apabila pembicaraan yang ia keluarkan terlihat seperti orang mengigau….


3. Hendarman Supandji memahami, bahwa ia tidak boleh kalah langkah dibandingkan dengan BUAYA dari kepolisian…terutama setelah beberapa mantan jaksa…tidak bisa lari dari kenyataan…mereka tersangkut kasus pidana…Ia mengkompensasi ketidakberanian dirinya menghukum Esther Tanak ( Jaksa Narkoba) dengan mengatakan ke Korps Kejaksaan…saya berani dan dapat mengambil momentum…tuk menaikkan citra kejaksaan…ha..ha..ha..ha…

4. Akhirnya…kembali kepada muara dimana letak kepemimpinan akan diambil…Kejadian ini, tetap menampakkan rivalitas pengaruh atas Kepolisian dan Kejaksaan…dan Hendarman Supandji menang…

tinggal SBY gigit jari…justru di saat ia ingin dianggap berkuasa…ternyata…dua orang bawahan langsung di bawahnya …

Bahkan salah seorang pengacara …sudah Pretend to be RI-1…Apakah SBY tidak menyadarinya….????

Tentu…dalam keheningan …SBY akan mengakui keterbatasan ini…dan dalam keheningan…SBY pun mengakui bahwa dirinya bukanlah pribadi yang tegas sebagaimana pencitraan yang slalu ia ingin tampilkan di publik…Ia besar, tegap, tinggi…dan ia pun Peragu….selamat ya pak SBY!!!!!!!!!!!!


PENUTUP

Akhirnya harus diakui, Hendarman Supandji lebih mengapresiasi budaya Jepang dibandingkan budaya bawaan orok dirinya (Jawa)….maka dengan segala kerendahan hati….pengetahuan dia akan kekuasaan yang ia miliki …dan melekat di jabatannya…serta kesadaran dirinya yang memiliki keterbatasan-keterbatasan hingga ia tidak berani menghukum Kemas Yahya Rahman, Urip Tri Gunawan, Wishnu Subroto, Esther Tanak, yang nota benenya anak buahnya…tapi secara faktual boleh jadi memiliki Godzilla di belakang mereka…merefleksikan bahwa ada amanat yang tidak paripurna ia tunaikan….

Dan 8dk percaya….karena ia adalah seorang Ksatria…maka kepengecutan dalam dirinya …akan segera hilang….dan sebagai ajang penebusan dosa tersebut…di budaya ksatria Jepang …dikenal HARAKIRI….mudah-mudahan Hendarman Supandji, dalam waktu dekat…dapat menunjukkan kepada kita…bahwa ia pun seorang ksatria…mungkin karena ia bukan orang Jepang, tidak memiliki samurai…satu butir peluru yang ia tembakkan dengan tangannya sendiri, dibenamkan di kepala…sudah cukup menggantikan fungsi dan keberadaan samurai…

Hendarman Supandji…kami yakin ada ksatria…kami tunggu….bukti keksatriaan Anda…..

Terima Kasih….

Gerakan Moral : Dukung tindakan SBY untuk bunuh diri…

Disclaimer :

TULISAN ini diperuntukkan untuk para pembaca yang telah memiliki kedewasaan dalam membaca, bagi yang merasa belum memiliki tingkat literasi yang cukup, harap tidak membaca tulisan ini….

TULISAN ini mencoba untuk memaparkan,tidak untuk mempengaruhi siapa pun…apabila ada yang terpengaruh…maka tolong kembali ke point awal sebelum point ini….

TULISAN ini juga 8dk ping ke presidensby.info, jadi apabila ada keberatan, sanggahan atau klarifikasi dari pihak SBY, dan permintaan tuk pencantuman dalam blog ini, juga dapat 8dk luluskan…biarkan berpolemik…sebab, wacana ini harus mencerdaskan bukan untuk membuktikan bahwa PENGUASA lebih bodoh atau lebih Cerdas dari masyarakatnya…Sebab…penguasa ada karena ada amanat dari masyarakat….dan takdir itu SBY pilih…


Pertama,

mohon maaf, sebab judulnya belum selesai…daripada kepanjangan di atas kepala tulisan…maka judul 8dk masukkan isi tulisan..hiks…


Judul tulisan ini adalah : Gerakan Moral : Dukung Tindakan SBY untuk BUNUH DIRI apabila terbukti; baik secara langsung maupun tidak langsung, menghalang-halangi gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia….


Kenapa 8dk menggagas hal ini, berikut pijakan pemenungan…sekaligus ungkapan kesedihan…ternyata SBY yang dulu saya kagumi (bahkan sempat saya pilih ketika Amien Rais gagal ke putaran kedua pilpres 2004…


1. Masih ingat kasus SBY menerima pengemplang BLBI di Istana? Apa yang terjadi, komunikasi apa atau pembicaraan apa yang mereka lakukan, hanya mereka yang tahu, dan TUHAN…itu pun kalau SBY masih mengakui adanya TUHAN, tapi kalau SBY sudah menganggap dirinya sebagai TUHAN…maka 8dk tentu akan dianggap sebagai HANTU…


2. Masih ingat dengan Arthalyta Suryani atau Ayin? yang secara kebetulan”berhubungan baik” dengan Kemas Yahya Rahman, dan beberapa petinggi negeri, bahkan hadir pada saat Launching Album SBY…..setelah Ayin diputuskan bersalah…SBY …tidak berkomentar tentang kehadiran Ayin bahkan kehadiran SBY di acara Ayin….nah….Anda punya pendapat?


3. Masih terkait dengan kasus Ayin dan Urip Tri Gunawan, SBY tidak memberikan sanksi tegas kepada Hendarman Supandji, sementara Hendarman pun tampak takut terhadap seniornya seperti Kemas Yahya Rahman…jadi….Hendarman jauh lebih takut terhadap KYR daripada SBY…kata kuncinya adalah…SBY kuat bukan karena diri pribadinya…tapi karena banyak orang yang “bermain” di belakang dirinya……


4. Masih terkait dengan butir 1 – 4…jelas bahwa SBY mungkin bersih atau memang bersih, tapi SBY…tetap menutup mata apabila ada orang di lingkungan sekitar dirinya…berusaha mengambil keuntungan darinya…Entah apakah ia juga mencicipi keuntungan itu atau tidak..Wallahu A’lam bisshowwab…jadi…SBY mungkin bersih, tapi ia pun membiarkan tangan orang lain kotor …asal bukan tangannya langsung…Mungkin kah Pengemplang BLBI, Arthalyta Suryani, berada di lingkungan terdekat SBY tanpa SBY mendapatkan sesuatu dari mereka? entah…yang jelas saya memaparkan keadaan…tidak menuduh…satu hal yang juga harus saya tegaskan…curiga boleh…menuduh jangan….

5. Ini yang terakhir…baru-baru ini…. beberapa kali nama RI 1 disebut…dalam percakapan terkait “kriminalisasi KPK”…dan rekaman transkrip itu…ada dimana-mana…mungkinkah seseorang berani “mencatut” nama SBY begitu saja? bodohnya lagi…timbul berita di detik.com (silakan dicek berita tanggal 1 November 2009) bahwa RI 1 itu adalah atau dinisbatkan ke Bonaran Situmeang…bukan SBY…berarti bagi Anggodo dan Anggoro dkk…PResiden RI…atau RI 1 …bukan SBY….

dengan kata lain ….

secara De Jure…bagi kalangan pengusaha atau mereka yang bisa menguasai SBY….SBY adalah Presiden…tapi secara de Facto…nanti dulu…mungkin bagi Dubes AS di Indonesia… secara de facto (minimal dalam hatinya) mengakui bahwa Presiden RI adalah Barack Hussein Obama…ini terkait pemilihan Menkes yang notabene yang dekat dengan NAMRU…

Jangan-jangan…bagi Susno Duaji,  dan Anggora,  RI 1 adalah Bambang Hendarso Danuri…kalau “ya” berarti kita harus mencatatkan RI ini ke Guiness Book of The Record, satu negara dengan presiden yang bejibun……

 


…kebayangkan …..betapa kita telah memilih presiden boneka…dan atau  kebayangkan betapa sudah tidak ada harga dirinya bangsa ini, karena presidennya…dapat dicatut oleh siapa pun…hiks…untung gw gak pilih SBY…minimal gak punya beban moral dosa tuk 2009 – 2014…amin


6. Masih terkait dengan point nomor 5, jelas dan terang benderang..bahwa bagi kalangan pengusaha, baik yang buruk maupun pengusaha yang baik…SBY…dekat….entah dekat dalam artian kedekatan secara emosional maupun kedekatan secara keuangan dan atau secara balas budi….he..he..he..he..


Kedua, pentingnya tulisan ini diketengahkan….masih terkait dengan transkrip rekaman yang beredar….terdapat beberapa hal penting diantaranya….terkait terganggunya SBY, dan ia “meminta” POLRI untuk membuka rekaman…tetapi pada bagian lain…Bambang Hendarso Danuri, atau Kapolri…terlihat tidak terlalu antusias atau mematuhi secara langsung….apa yang dapat kita tangkap disini adalah:


1. Institusi POLRI berada langsung di bawah SBY, maka penolakan ini menunjukkan SBY sudah tidak memiliki “kekuasaan”  atau minimal kewibawaan atas POLRI…..

2.Mengingat Kapolri bukan orang bodoh, saya yakin ia mencemati politik akomodatif SBY atas parpol yang direalisasikan via Kabinet INdonesia BersAtu jilid II…Pada titik ini, Kapolri beserta jajarannya dapat merasakan bahwa SBY, sekalipun dipilih langsung dan mendapat suara mayoritas dari masyarakat…ia bukanlah pribadi yang memiliki kepercayaan diri yang kuat…jadi kenapa harus mematuhi SBY?…

3. Terakhir…Kapolri berada langsung di bawah SBY atau dengan kata lain …terdekat dengan SBY…(selain menteri dan jubir)….maka..ia pula yang paling tahu kelemahan SBY….dan …musuh yang paling berbahaya adalah….teman dekat Anda….bukankah demikian?

Ketiga, harus secara jernih mencermati, terkait pemberantasan korupsi, SBY selalu mengatakan dirinya berada di garda terdepan, tetapi, ketika terjadi atau mengemuka ke publik, penangkapan tersangka korupsi, dan diawali dengan proses penjebakan….ia mulai meneriakkan kurang lebih begini…


“Pembrantasan korupsi dilakukan dengan pencegahan…bukan penjebakkan…atau menjebak calon tersangka…(kurang lebih begitu yang beberapa kali diungkap oleh SBY, sedihnya…ini dilontarkan dalam kapasitas dirinya sebagai PRESIDEN SAH REPUBLIK INDONESIA, dari periode 2004-2014..yang juga DOKTOR dari PERGURUAN TINGGI NEGERI TERNAMA…

8dk kagum dan kaget, ketika SBY tidak melihat pola pemberian hukuman, penjeratan dan penjebakkan  atas tindakan kejahatan (dalam hal ini korupsi) sebagai bagian dari upaya pembrantasan Korupsi….

Lucu, upaya pembrantasan korupsi hanya didedikasikan kepada proses pencegahan…yang menurut definisi sempit SBY mungkin sebatas pembelajaran, pengajaran dan pendidikan anti korupsi…pertanyaan  dangkal saya adalah…apakah SBY beragama? 

Kenapa pertanyaan ini harus saya ungkap…sejujurnya, tiap-tiap pelaku korupsi, atau koruptor, di Indonesia, kebanyakan muslim, bahkan ada yang juga tukang main perempuan…lalu…dimana letak agama dengan segala perintah dan larangannya….???

Nah…betapa jelas bagi kita, banyak orang yang cenderung mengetahui aturan dan larangan,karena sorga dan neraka tidak terlihat jelas…ia tetap melanggar, bahkan model seperti Muhammad Al Amin Nur …nama yang jelas2 reduplikasi dari penerima wahyu Islam… hanya diganjar dengan hukuman penjara ringan..bukan diharuskan pindah agama atau mengganti nama atau bahkan bunuh diri…

Jadi…siapa yang akan kapok…memperkosa..dihukum penjara, korupsi trilyunan dihukum penjara…dan…parahnya lagi…terdapat remisi selama masa penahanan…duh..SBY…..SBY…

Lalu SBY berkoar-koar pembrantasan korupsi melalui pencegahan…duh…jangan-jangan…koar-koar SBY…bukti dari ketakutan dirinya…seperti…jangan-jangan, setelah Aulia Pohan yang jelas2 besan …ditahan karena kelakuan sekaligus membangun citra pra pilpres kemarin…nanti…tanpa disadari…ada orang terdekat…yang tak sengaja, ikut terjebak  atau tertangkap tangan oleh KPK…duh….

Kita tidak ingin menuduh, tapi…kegamangan SBY hingga berani “memfatwakan”  mencegah korupsi berbasis pengajaran, pencegahan tanpa ada penghukuman atas pelaku korupsi..menunjukkan perkataan SBY berada di garis depan dalam upaya pemberantasan korupsi…hanya gimmick tokh…pemanis …dan perlu saya ingatkan bahwa SBY…adalah seorang politisi…dan Politisi berpihak kepada kepentingan dirinya…bohong besar kalau ia berpihak kepada masyarakat luas, tapi berani mengatakan perkataan seperti yang saya ungkap…

kalau GUsdur yang bicara, saya mungkin masih bisa memafhuminya, karena keterbatasan pengindraan, kalau SBY…bukankah ia berusaha menutup mata dan telinga dari kenyataan yang ada!!!???

Kasus KPK versus Kepolisian, penahanan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah…semoga dapat membuka “siapa sebenarnya Susilo Bambang Yudhoyono….Amin….”

Tapi bagi 8dk, yang kebetulan tidak memilih SBY…hanya berusaha untuk berfikir positif…Kalau toh SBY…terbukti secara langsung maupun tidak langsung menghalang-halangi upaya pembrantasan korupsi di Indonesia….dan ia adalah Presiden Republik Indonesia…

saya…

8dk…

akan terus mendukung SBY…untuk melakukan BUNUH DIRI….

semoga SBY masih memiliki malu…sebab citra yang selama ini ia agung-agungkan…hilang karena kelengahan dan keinginan dirinya mendewa-dewakan dirinya….

Dan…dengan segala kerendahan hati…Apabila SBY memutuskan bunuh diri (karena masyarakat, terutama masyarakat yang berfikir…terlanjur melihat SBY terkait baik langsung maupun tidak langsung atas pelemahan upaya pembrantasan korupsi…) maka saya tetap akan mengagumi SBY…sebagai seorang yang bersikap ksatria…dan tentunya…(Insya 4JJI) akan dicatat sebagai PRESIDEN PERTAMA di Dunia yang bunuh diri saat memerintah…

Amin…

S….E….M….O…..G….A


ELPiJI 3 KG…BisNIS JK??? (mohon Bantuan Informasi Anda atas Pertanyaan 8dk ini…)

Sidang Pembaca yang BUdiman

Tiga hari lalu….keponakan Saya teriak….menGeluh…Mau Mandi gak Bisa…apa pasal….Ternyata orang rumah Tidak dapat memanaskan air…sementara heater…sedang tidak berfungsi…(hiks)

Naasnya…ternyata….muara masalah ini ada di gas yang sudah habis…Alhasil…kita coba telpon 3 agen yang biasa beredar di seputar Pesona Kahyangan…

Tahukah Anda apa yang terjadi…Ternyata Gas Kosong…padahal kami pemakai tabung besar (12 kg?)

Nah………..

Di sinilah …pertanyaan yang jadi judul tadi bermula…..

Mengingat pentingnya gas….maka kami pun “Hunting Gas” via telpon dan itu mentok….akhirnya…sambil olahraga untuk membakar lemak….kita keliling …keluar Pesona….(hingga ke arah salah satu RSIA terkenal di Depok…)

Ternyata nIHil….(untungnya cuma jalan kaki dan belum membopong-bopong itu tabung gas…) duh…GuSTI….

Singkat cerita…sebagai makhluk hidup…saya pun lelah…dan lapar….Nah…ternyata…di warteg yang saya numpang maem…ceritanya pun sama….

Mereka pun mEngELuh…

“Udah Nuker pake Gas” gak Pake Kompor Minyak Tanah Biasa…Eh Elpiji-nya Raib…” itu keluhan mereka….

8dk tergelitik untuk bertanya…apakah ia pakai tabung kecil maupun tabung besar….Apa coba jawabnya…

“Mas…kami ini usaha….kami ini tahu diri…sekaligus ngitung mana yang lebih murah…nah kami pake gas yang gede donks…toh buat nyari duit….Lagian tabung 3 kg….yang katanya proyek Pak JK…buktinya keteteran juga…”

Dhes…serasa angin segar menerpa saya punya hati….Bayangkan…selama ini saya merasa JK sebagai businessman dan bureaucrat yang baik…yang tidak mencampuradukkan antara Bisnis dan Pemerintahan….duh…Apakah Celotehan Sang Penjaga Warteg itu benar???? (ada komentar…atau ada yang tahu info-nya????)…

Sebagai Pribadi…8dk berharap itu tidak benar…tapi sialnya….

Apabila celotehan ini benAr ….(mOHON Penjelasan dari PIHAK JK…tabayyun itu istilah orang PKS) jelas bahwa untuk TAHUN 2009…lebih baik Kita MEMilih Tommy Winata untuk jadi Presiden Republik Indonesia…. Apa Pasal…..???

1. Mohon sama-sama diingat…bahwa SBYJK dengan Pemerintahannya dan KPK …telah berhasil mencitrakan bahwa WNI keturunan Cina…adalah orang-orang yang bersih (biasanya mentok cuma di Narkoba doang….)

Kenapa begitu…

Dari Para Tersangka KORUPTOR maupUN caloN KOruptor yang telah ditangkap…hampir-hampir semuanya ORang IndonesiA Asli….padahal WNI Keturunan Cina (atau keturunan yang lain) penyedot BLBI…ratusan triliun LEpAs…8dk menGharGai dan MengaKUI bahwa Banyak WargA Keturunan di Indonesia yang berhasil dan cinta Negeri…seperti Tung Desem Waringin, Mario Teguh, Marie Elka Pangestu, Kwik Kian Gie, Rudi Hartono, dll….Tapi TOlONg Donk pemerintah Juga Harus Fair…MEreka yang Bajingan….Cabutttttttttttttttttttttttttt!!!

Atau….. Jangan- Jangan pemerintahan SUsiLOBamBANgYudhoYonoJusufKalla ini reduplikasi Dari PemerintahAN SoEhArto saja….Kalau Begitu selamAt untuk SBY…Anda Adalah PEniru Ulung…dan SElamat UNtuk BUng  JK…karena Anda BerhasiL – dalambatasan tertentu- ” Menunggangi” SBY……

Selamat Untuk SBYJK,

Selamat UNtuK HEndarman Soepandji,

SElamat UNtuk Bambang Hendarso Danuri….Selamat unTUK AntasarI Azhar!!!!

Keren…dan TOLOL!!!!!!!!!

Keren… karena beraninya ngejar proyek Korupsi Miliaran Doank…sementara Triliunan di lepas….

Tolol …Karena yang dikejar cuma pRIBuminya doank….sementara yang KEturunan dan juga Bajingan dibiarkan …

Secara Pribadi…perjalanan 8dk ke beberapa kota…dari kota besar hingga kota kecamatan…meLIHAT bahwa WNI Keturunan jauh lebih BErani dan BernyALI untuk “SHARING…….PROFIT SHARING” kepada AParat atau Pejabat…Maka PemilihaN TOmmY WInata SebagaI PResiden RI 2009 – 2014…dapat MenjaMIN KEseJAHteraAN Para Pejabat dan Aparat di Seluruh Indonesia…(Sorry…PKS gak masuk hitungan…..)


2. Kita sama-sama tahu…bahwa Tommy Winata…boss dari Artha Graha Group adalah KOngLOMerat…PenguSaha sekaligus salah Satu PENGuasa di Indonesia…(The Invisible Hands of Indonesian Economy…)

Maka…Insya 4JJI dan ini saya yakin…karena Ia MURNI PENGUSAHA……seandainya INDONESIA secara KEselURUHAN ini TERJUAL atau TerTransaksikan Oleh Tommy Winata…

kita tidak akan marah…

apalagi kecewa…

….karena Ia Memang MURNI PENGUSAHA..

Hati kita malah terasa sakit apabila …kita ….mengetahui salah seorang Ketua Partai Besar…(yang katanya keberadaan Partai untuk mensejahterakan Rakyat….) dan kebetulan Wakil Presiden….malah memaksakan Kehendak Bisnisnya Melalui Tangan PERTAMINA…

CURANG!!!!!!!!!!

Selamat Jalan JK….

Seandainya PErtanyaan yang jadi Judul tulisan 8dk ini dijawab….dan jawaban atas pertanyaan tersebut mengatakan “IYA” bahwa itu bagian dari lini bisnis Anda, keluarga atau kErabAt aNda….

maka …izinkan 8dk mendoakan

Semoga Usaha Anda berjalan Baik..dan Pertamina dapat Mendukung Usaha Anda dengan Menyiapkan Jutaan Tabung Gas, baik ukuran besar maupun kecil …untuk Kebutuhan Bisnis Anda…(toh pertamina dapat untung…toh….toh…tha…tha..)

SeMogA Tuhan Menjadikan Anda sebagai PEbisnIS tangguh Di Dunia…dan Semoga Anda…dapat merasakan dan MengakUI serta melihat… dengan bijak…

bahwa sebagai Muslim….Anda dikuburkan …hanya dengan penutup kain kafan….

(O.ya intermezzo dikit teman-teman…kenapa kok kalau orang meninggal dikuburkan harus ditutup….ternyata jawabannya sederhana…agar cacing-cacing di tanah tidak malu hati…melihat tubuh kita yang telah mati…..tahu kan maksudnya….)

Terima Kasih….

<a href=”http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&url= https://belajardarikecil.wordpress.com/2008/12/28/bisnisjk“><imgsrc=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png” /></a>

Tiga Wajah Polisi ; APARAT = KEPARAT!!!, Masukan I untuk Kapolri Baru

BHD baru saja dilantik menjadi Kapolri…Sebagai polisi yang telah mengarungi lautan reserse…tentu tahu..bahwa ada celoteh…”boong banget kalau Reserse cuman punya bini atu”…

Tapi 8 dk gak mau ngomentarin itu…cuma mau menampakkan 3 wajah polisi yang  8dk temui

  1. Aparat = Keparat…di banyak jalan raya…korban para supir truk, pemilik usaha transportasi…pemilik usaha perniagaan…ekonomi biaya tinggi…silakan coba monitor…di seluruh jalan raya…bohong banget kalau reserse gak tahu ini…atau jangan-jangan Anda mau belajar jadi salah satu pembohong baru…itu hak Anda…(Toh gak Ada jaminan kalau orang jujur pasti masuk sorga…dan gak ada jaminan kalau Sorga itu benar-benar Ada…tapi kalau keparat…itu banyak….)

  2. 2 Hari lalu, tepatnya di samping Arion, Rawamangun…dekat halte bis…Terjadi peristiwa…yang kebetulan saya sempat cermati…Seorang laki-laki…yang dari balik jaketnya terlihat seragam kepolisian dan lencana kepolisian…menghentikan motornya di dekat petugas timer Mayasari Bhakti di  halte Arion/Rawamangun… Si Timer…setelah “berlebaran” dengan si Polisi…membelikan si Polisi Rokok Djisamsu (1 batang) dan Aqua Gelas (1 buah)…gak jelas apakah ini polisi beneran atau bukan…karena 8dk cuma melihat tanda-tanda yang terbuka sedikit (ditutupi jaket, ybs pakai motor)… Nah lho…upeti pak BDH…tolong donk di hapusin…ekonomi biaya tinggi…Aparat kan bukan KEPARAT…atau memang APARAT selalu ingin menjadi KEPARAT!!!!!!!!!!!

  3. Yang ini MELEGAKAN…salut…untuk Bpk Anton…..maaf saya tidak mencermati pangkat Bapak…mungkin karena kaget… Kemarin…di perempatan Cilandak II …Tepatnya pada saat lampu merah, antara jam 12.00 – 14.00 siang… Seorang Polisi menyapa kepada dua orang anak kecil yang berada di antara kedua orang tua mereka (pengemudi motor)…ini yang saya dengar…(kebetulan 8dk masih pakai motor…alhamdulillah) “Hai…adik….(saya melihat BpK Anton berkata sambil tersenyum) jangan lupa pegangan ya… kemudian Pak Anton  kembali ke  menapaki lintasan jalan raya (posisi di jalur Ciputat – Pasar Rebo; TB Simatupang)… Nah ini BENAR-BENAR APARAT pak BDH…do create MORE and MORE Pak Anton-Pak Anton yang lain…I appreciate him much…He has done the right act linked to the police tagline “To Serve and Protect”…(Am I right!?)

Maka…8dk mengucapkan SELAMAT berjuang Pak BDH…selamat bekerja keras…TOlong CIptakan dengan SEGala kelebiHAN dan kekURANgan yang Bapak MILIKI…aparat-aparat seperti Pak Anton…Apresiasikan mereka setinggi-tingginya..dan untuk Aparat yang jadi Keparat…Hukum Mati…Biar Hendarman Soepandji juga mau belajar…cara menghukum Anak Buah dari Bapak…Masa sih Urip Tri Gunawan SH, TPK (Terpidana Pelaku Korupsi) TPP (Terpidana Pelaku Pemerasan ) Tidak dihukum mati…Ada apa…Jangan Sungkan…Seperti Hendarman Soepandji Sungkan untuk mengungkit Aulia Pohan karena ia besan SBY, dan menghukum secara keras (melalui jaksa bawahannya) Arthalyta Suryani TPP (Terpidana Pelaku Penyuapan) karean ia masih punya hubungan pertemanan dekat dengan keluarga SBY…

SElAMAT BERJUANG…SEMOGA TUHAN YME melancarkan perjuangan BAPAK…Amien