Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Arsip untuk KOMPAS

Hot Issue : Sopir Angkot jadi Gubernur Jabar

Para pembaca budiman, setelah kemenangan Jokowi – Ahok, yang mengedepankan logika masyarakat dibandingkan logika parpol, kita kembali diarahkan (baca : dibodoh-bodohin) oleh Parpol…

 

Seperti biasa, setelah Jokowi – Ahok menang, banyak yang mengatakan bahwa, Jokowi – Ahok (terutama Jokowi) adalah panutan dirinya, ini menarik, sekaligus memprihatinkan…Salah satu yang mengidolakan Jokowi adalah Rieke, dan katanya Rieke bersedia, dimentori Om Jokowi…apakah betul!? 

 

Maaf, tulisan ini memper-harto-kan (baca : mempersetankan) hal Rieke yang mengambil Jokowi jadi model, sebab bagi 8dk, yang harus dikasihani bukan Rieke, tapi Jokowi, bukan-kah Jokowi lebih mengedepankan logika dan pengetahuan…nah, apakah hal ini juga manifest pada Rieke? Silakan Anda jawab.

 

Pada tulisan ini, yang menggelitik adalah, ucapan Dede Yusuf, yang terus terang (mohon maaf sebelumnya, karena saya lupa pasti, tanggal berapa tulisan itu ada, yang jelas di harian Kompas, edisi cetak, yang mengulas tentang selesainya masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur jawa barat) membuat saya sedih, malu, dan akhirnya …dengan sangat terpaksa…tertawa terbahak-bahak…

 

Alkisah, pada Kompas tersebut, Dede Yusuf mengibaratkan dirinya sebagai sopir Angkot dan wakil gubernur sebagai supir Angkot yang memberikan arahan dari samping…kurang lebih isinya seperti itu…Apa yang tragis pada ungkapan ini adalah sebagai berikut :

 

1. Analogi supir angkot, apakah itu arti berusaha merakyat atau membodohi rakyat? Apakah mungkin rakyat Jawa Barat yang banyak memiliki orang pintar, minimal ada UI, ITB, IPB di propinsi tersebut, percaya kalau propinsi Jawa Barat dipimpin oleh seorang sopir Angkot? Apakah analogi ini “keterlaluan” atau therlhalhu kata Bang Rhoma…

 

2. Yang tidak boleh kita lupakan, karena kebanyakan masyarakat kita menggunakan jalan raya sebagai sarana transportasi, maka  kita sering menemukan Angkot yang parkir sembarangan, Angkot yang tiba-tiba saja berhenti di tengah jalan, atau menurunkan penumpang di tengah jalan. Yang jadi masalah, apabila Dede Yusuf jadi Gubernur, apakah dia bisa bertindak cerdas, tidak ubah-ubah peraturan seenak hatinya sebagaimana supir Angkot sembarangan parkir di jalan raya? Hanya TUHAN yang tahu, tapi, yang jelas, analogi itu menunjukkan betapa bersahajanya (kalau terlalu sopan untuk dikatakan bodoh) Dede Yusuf…yang menegasi keberadaan orang-0rang pintar, berpendidikan di Jawa Barat, dengan menganalogikan dirinya sebagai supir Angkot.

 

3. Pembelajaran 8dk naik Angkot di Depok dan Bogor, hampir bisa dikatakan supir Angkot saat ini, tidak memiliki space atau alokasi pembagian uang dengan seseorang yang akan disebut dengan kernet. Ini menunjukkan bahwa Dede Yusuf yang biasa naik kendaraan pribadi, memang tidak tahu utuh tentang lapangan, apakah benar di lapangan  setiap angkot harus ada kernet? Nah, apabila hal ini bentuk ketidaktahuan Dede Yusuf, sayang betul apabila Rakyat Jawa Barat memilih beliau, lha wong untuk urusan lapangan main tebak-tebakan kok dipilih jadi Gubernur. 

 

4. Akhirnya, dengan segala kerendahan hati, 8dk mengusulkan agar RHOMA IRAMA bersedia menjadikan DEDE YUSUF sebagai CALON WAKIL PRESIDEN bagi dirinya…Usulan ini, dengan berat hati, harus kami utarakan, mengingat…apabila RHOMA IRAMA tidak mendapatkan CALON WAKIL PRESIDEN yang sepadan, tindakan yang ia lakukan niscaya adalah kesia-siaan. Memang, orang bijak sering mengatakan, bahwa Seringkali, untuk menyadari dirinya BODOH, seseorang harus mengalami kegagalan PAHIT.  Jadi, agar kepahitan ini dapat dirasakan bersama-sama, maka kenapa gak sekalian aja, gak usah tanggung-tanggung, toh pada akhirnya malu atau tidak, bagi artis bukanlah persoalan.

 

5. Analogi “GUBERNUR JAWA BARAT” sebagai SOPIR ANGKOT adalah analogi yang rendah. Ungkapan ini bukanlah hasil budi upaya kerendahan hati dari yang mengucapkan, tapi kalau boleh jujur, dan mungkin boleh jadi ini benar, merupakan ungkapan keterbatasan pengetahuan, keterbatasan pendidikan dari yang mengucapkan. 

 

Semoga Sopir Angkot se Jawa Barat dan Se Indonesia tidak menjadi malu, karena ada seorang politisi yang mengibaratkan dirinya sebagai sopir Angkot, padahal, keringat yang dikeluarkan oleh supir angkot dalam mencari uang untuk dirinya maupun keluarganya, lebih berharga daripada upaya politisi yang cenderung korup…Selamat BerPILKADA JAWA BARAT. Janganlah Anda Salah Pilih…

100% The Most Dangerous Ad…Beware!!!

Tahukah Anda…

iklan paling berbahaya saat ini…khususnya di Media Cetak???? bagaimana (sambil mengarahkan telinga 8dk ke  arah teman-teman…)

Ya! Betul….

Iklan Media Cetak  Partai Demokrat tentang Keberhasilan SBY dan Porsi Dukungan Bagi SBY…

Mari kita telaah sejenak…..

Kemarin Lusa…ada iklan 1 halaman penuh di Kompas edisi cetak, lalu kemarin di Media Indonesia, dan Jurnal Nasional masing-masing juga 1  penuh..

Iklandiantaranya berbunyi 31..Partai Demokrat Berjuang untuk Rakyat…..kemudian bercerita tentang apa  yang turun dan apa yang naik…lalu ada data69% rakyat Puas ata kinerja Pemerintahan SBY (Lembaga Survey Indonesia 2009)

Mari kita kaji secara sederhana

1. Apa yang turun …di situ disebutkan bahwa BBM, tarif angkutan, Tarif Listrik…Harga Sembako (makin terjangkau) …K0n70l eh maaf maksud saya konyol…

Bukankah kita sama – sama tahu bahwa penurunan harga BBM adalah Konsekuensi logis dari turunnyaharga BBM di pasar INternAsional…Bukan Ujug-ujug dari Mbah CikeAs di PaciTan… Nah Tarif Angkutan dan Listrik..otomatis turun…lha wong ada komponen BBM di situ…

Gila LOE SUsilo Bambang Yudhoyono…DOKTOr Ekonomi Pertanian KOk logikanya Jomplang …atau jangan-jangan disertasi Anda hasil GHost Writer…ha…ha…ha..

2. Turunnya angka pengangguran dan kemiskinan…ini menarik…lain kali …kalo teman2 ada yang jadi Presiden di INdonesia…Tirulah SBY JK…MUI berhasil di setir…BPS dikendalikan…dan KPK…bagai kerbau dicucuk hidungnya….Oekoeran statistik kok cuman BPS…emang yang ngukur dari World Bank orang bego…ha..ha..ha.. SBY…SBY…eling nak!!!!!!!!!!!

Apa yang naik…segala cadangan devisa, anggaran pendidikan, anggaran kesehatan, pemberantasan korupsi, dll. (silakan dilihat sendiri)…

Gila…yang gak masuk akal adalah untuk Anggaran Pendidikan…20% dari APBN itu amanat Undang-UNdang…BUKan Prestasi kalo lOe cuma bisa memenuhi Kewajiban…

Gila Ya DemokRat dan SBY…ternyaa ukuran prestasi mereka DangKAl Amats… Cadangan Devisa…kenapa gak dibandingkan dengan rasio utang????

Pemberantasan Korupsi…Kenapa Yusril Ihza Mahendra masih aman (atau jangan-jangan SBY mulai berorientasi seperti Joop Ave; tahu donk maksudnya….)

Hamid Awwaluddinmasih nyaman (atau karena intervensi Yusuf Kalla….) atau Anwar Nasution…(karena takut kedok teman2 juga kebuka ya…)

Nah tolong diperhatikan…Nomor Demokrat 31…Klaim  Data Kepuasan Rakyat via survey LSI 69%…apabila 31 + 69 hasilnya adalah 100…Tul kan???

Apa yang tersirat di sini???

Kita semua harus hati-hati mensikapi Iklan Partai Politik…terutama Demokrat…100% apabila data yang diungkapkan hanya yang manis2…boleh jadi ….

apabila kita Memilih SBY dan Demokrat…maka selama 5 tahun ke depan …100% kita dianggap ORANG BEGo bin BODoh oleh SBY dan ANtek-ANteknya….

Sudikah Anda???  Bohong Besar Kalau Anda Sudi dan Ikhlas dianggap bodoh oleh orang lain….

This is the Most Dangerous Ad…

The Fuck1n9 L14r ads…

Beware!!!!!!!!!!!

GBU!!!!!!!!!!<a href=”http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&url=https://belajardarikecil.wordpress.com/2009/02/11/sby100percentdanger.php”&gt;
<img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#8221; />
</a>


SeLamAT DatAng KEtuA PanTI JOMpo..

HarI Ini…KamIS Pagi…43 HakIm Agung akan MEmilih KetuA mAhkamAH Agung yang baru….……

MErekA BErkontribusi  membawa MA menJadi MahKAmah AJaib…itu kata DirekTUr Pusat KajIaN aNTi KoRUpsI UGM, Zainal Mochtar Arifin (pada lansiran berita Kompas Edisi Cetak, KamIS 15 Januari 2009 halaman 2)

sEmENTARA …DALAm BeriTa yang Sama…

FebRi DIansyah  dari ICW …mencatat Tiga calon KUat Pemimpin MA pernah memvonis BEbas Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi….  ICW  MenCatat Harifin A Tumpa, Djoko SarwOKO, serta Paulus Effendi Lotulung perNah memvonis bebas  terdakwa kasus Dugaan Korupsi…FebRI menyerukAn agar  para hakIm AGung tidaK memILIH  kEtiganya…MenJAdi ketuA MA…

SEcara sederhana…sebagai orang Awam…8dk semPAt menGUmumkan Bahwa diCari Para Manula untuk MengISi KekOsongan Kursi Ketua MA…menGgantikan Bagir Manan….TerLebIH setElah SBY mEngeNDorse …

Jabatan HAkim Agung SeuMUR hIdup…( jadi HakIM Agung rePResentasi dari Raja…yang Mangkat setelah Ia wafat atau MenGUndurkan Diri…INi Bukti Bahwa Susilo Bambang YudhOYOno adalah IndiVIdu yang MenghARgai Budaya Jawa, KhususnYa bUdaya Raja-RaJA Jawa…Pada Titik ini…SBY dapat pula kita ANggap ingin dianGGap sebagAI kING Maker…. atau Malah INgIN mendapAtkan Darah Biru…iNGin dianGGap SEbagai KEturunan  Raja-raja…enTahlah…maaf Kok Jadi NGelantur…Ah…SBY…SBY…bikIN orang SEring Ngelantur aja….)

BaGI 8dk Usia HAkim AguNG yang SeumUR HiduP menUNJUkkan bahwa …PIhak SBY mauPUN kepentingan di Belakang SBY (mohon Anda track sendiri siapa di belakang SBY…) berUSaha UNtuk Memuluskan LAngkAh pAra Terduga PelAKU tindakAN kRiminal yanG AKan DipUTus atau PErkaranya saMPAI Ke MA…

MungkIN SBY bisa NGelEs bahwa di AMEriKA dan Beberapa NEgara dunia…Hakim Agung SEumur HIdup…Tapi SBY kan Gak Bego – BEGO AMAt ya(?)…

Masak di tengah kita berusaha MEngenDorse pErsamaan KesemPAtan dalam BErkiprah atau BErkarya…karena Kita Masih Tumbuh…(Kalau dikatakan NEgara Miskin…SBY dan KEluarganya BUkan ORang MIskin Sih!!!!!!!!!)  HakIM Agung SeuMUR hidup Sudah dianggap PanTas…Aduh SBY…SBY…Kok sejAUH itu ANda MEnuTUP Mata Dan TELinga ANda!!!!!!!!!!!!!!

Nah Tentang MA…ada Berita Menarik di bawah ini

http://www.detiknews.com/read/2008/12/30/113042/1060727/10/wakil-ketua-ma-harifin-a-tumpa-terjatuh-saat-lantik-hakim-agung

Nah…Ini MEnUNJukkan Bahwa USIA memAng berPEngaruh bagi Para Hakim Agung…Pada titik INI …menUNJUkkan bahwa kita PErlu MemIKirkan KenAPa Hakim AGUng dipilih ORang yang sudah Tuwir…atau Ketua MA adalah ORang yang Uzur…

1. ORang yang Sudah Tuwir…sudah Berpengalaman…itu betul…termAsuk Untuk MEncari celah…agar Para tersangka Pelaku KOrupsi lolos…sebab mereka sudah puluhan tahun malang melintang di dunia hukum sehingga mereka dapat mengetahui tiap detil kesempatan meloloskan klien mereka….

Jadi PengalAMAn ini Adalah Baik Buat MEreka tapi Buruk Buat Masyarakat INDONesia yang MEmbayar Pajak dan Pajaknya dijadikan alat oleh Negara Untuk Menggaji Ketua MA beserta jajarannya…

2. Karena sudah Tua…SBY maupUN KEpentingan dibelakangnya.. MEnumBUhkan Apatisme PUBlik untuk mengkritisi Ketua MA…misalnya seperti ini

“Masak Sih mereka udah Uzur masih kegoda ama urusan harta dunia…gak mungkinlah…” atau  Ya…Kalau MerekA salah…TolONG dimaklumin dong!!!…Maklumlah Mereka kan udah Tua…TolonG dimaklumin AJa…MasAk sih Kalian Yang masih Muda Tega MElihat yang TUa-tua itu ditertawakan….Ya …MakLUMlah namanya USIA…SemAkin Tua …semAKin Pelupa…

atau

“Udahlah gak usah dipikirin tindak tanduk Ketua MA dan Hakim Agung…toh gak lama lagi mereka koit…doain aja…kalau MEreka Koit…ternYAta mereka semPAt mensalahgunakan Jabatan…mudah-mudahan Pas akan Dikubur…Bau Mayatnya ANyir, BUsuk, dll,  sehINGGa membuAt para PElayat Mual hingga MUntah…gak Mungkin kan kalO beriTa ini Gak Nyebar ke Telinga ORang Banyak….AMIEN…”

dan ungkapan-ungkapan permisif lainnya…

3. AKHirnya…Muaranya jelAs….kArenA FakTOr Usia…Maka Kesalahan Dalam MEmutuskan PErkara…Akan Dapat DimakLUMi…maka Pada titik ini…para Pelaku Kejahatan yang perkaranya akan Sampai di MahKAMah Agung…dapat BErharap mEreka dapat mEmbuat Para HakiM AGung dan Ketua MA …berbuAt Salah…maklum sudah Tuwir…belum sakit-sakitan atau MEninggal aja udah bonuS kok!!! itu pikiran mereka…..

Jadi …

Mari Kita Doakan…

Agar Para HakIM AGUng kITa Yang akan MEmilih Ketua MA hari ini…

Dapat BErfikir Jernih…Tidak Terkooptasi keINGinan Menjadi KING MAKER seperti SBY...Tidak TerkOOPTasi Secara Salah Oleh PEngaruH Budaya Kerajaan jaman dahulu Kala...dan Uang.

Sekaligus Mari Kita Doakan APabila MEreka MEmilih KEtua MA yang Renta….

Mereka Siap UNtuK MEnggotong Jenazah Ketua MA itu dari Kantor Ketika terkena seRangan Jantung atau Penyakit lain…tidak menyerahkan mentah-mentah Ke SATPAM di MA… atau …..

MarI Kita Doakan Agar Mereka Yang Terpilih dan SUdah Uzur…dapAt segera Dikunjungi MalaIKAt Izrail….SEhINGGa MEreka dapat BErnegoisasi tentang Umur mereka sebagaimana layaknya MEreka bernEgoIsasi dengan para Pihak yang BErperkara selama Ini...

Dan Tugas Kita adalah…

MenYIapkan Satu Ruang ICU khUSus...minimal di RS Pertamina yang paling dekat dan ekslusif…sebAgai Tempat Perawatan …..

sEAndainya Ketua MA yang DIpilih Nanti…seHARi dalam SEbulan masa Kepemimpinannya …Harus Masuk Ke Rumah Sakit….

SELAMAT MENikMATI HARi TUA!!!!!!!!!!!!!

<a href=”https://belajardarikecil.wordpress.com/2009/01/15/pantijompo”&gt;
<img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#8221; /></a>

Santun Atau Bertanggungjawab???

Harian Kompas, Edisi Cetak Kemarin menampilkan berita seperti ini (Teknologi Informasi) “Blogger” Indonesia Diminta Santun, Kompas Edisi Cetak, 24 November 2008, Halaman 13 (Humaniora) atau dapat dilihat di alamat ini…


http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/24/01314336/blogger.indonesia.diminta.santun

Paragraf pertama… Blogger Indonesia diminta tetap santun dan menjaga etika saat mempublikasikan tulisan dan foto di blog masing-masing….. (ila akhirihi)

Secara pribadi, saya tidak terlalu mengerti dengan kata santun yang dimaksud, tapi apabila etika yang dikedepankan, mungkin itu jauh lebih universal….

Masalahnya adalah, apakah Santun itu sudah pasti bertanggungjawab? secara pribadi, 8dk melihat, hal yang utama di sini adalah tanggungjawab…

Tanpa bermaksud melebih-lebihkan…kata-kata “santun” pada tataran Indonesia, apalagi generasi 8dk…cenderung diarahkan kepada “euphemisme” bahasa yang pada akhirnya menjerumuskan kebanyakan kita orang Indonesia, menjadi orang-orang yang permissif atas kegagalan, kebodohan atau kebobrokan yang terjadi di negeri ini…

8dk lebih melihat kata “tanggungjawab’ sebagai hal yang default, sebagaimana pak menteri mengatakan “blogging for society’ adalah hal yang default…tapi santun…malah jadinya mengurangi tingkat kekritisan…dan pada titik terendah dapat membiarkan kita ke jurang kebodohan (ingat…secara agama…kritis adalah pijakan awal…kalau gak percaya…untuk yang Muslim…silakan diingat dialog sederhana antara Malaikat dan Nabi Muhammad saat Malaikat meminta Muhammad membaca…)

Jadi…mari kita jadikan blog sebagai media yang bertanggungjawab, apakah kita ingin menggunakan identitas asli kita atau alias, itu adalah pilihan, tetapi menggunakan  blog sebagai media katarsis tiap kita secara bertanggungjawab, bagi orang Yang YAKIN dengan KEBERADAAN TUHAN YANG MAHA ESA…itu adalah bagian dari tidak hanya ibadah…melainkan BENTuk KEsyUKuran Tersendiri atas Ilmu Yang TUHAN telah titipkan kepada kita…

SemENTARA…bagI Anda YanG tidak PERCaya TUHAN…tolong dimengerti bahwa Kata BERTANGGUNGJAWAB tadi telah MEManuSIAkan ManUSia lain, SebagaImana Anda pun ingin DImanUSiakan oleh ManusiA laiN…(walaupun Anda juga memahami bahwa Manusia Adalah “HEwAN yanG BErbICara…“Al Insaanu Hayawaanun Naathiqun”  itu kata orang aRAb dulu)

Terakhir…kata bertanggungjawab, terlihat tidak hanya lebih dewasa, melainkan mengajak kita untuk menjadi manusia, dibandingkan dengan kata “santun” yang seringkali menidurkan ketegasan kita ketika melihat hal-hal yang harusnya kita kritisi…

Maka  BLOGGING FOR SOCIETY yang tadinya default…apabila dibebani dengan kata santun…bisa Jadi sebagai Ajang MENJADI PENJILAT…Semoga TUHAN MENUNJUKKAN JALAN KEBENARAN bagi KITA SEMUA…Amien……

<a

href=”http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&url=https://belajardarikecil.wordpress.com/2008/11/25/santun-atau-bertanggungjawabsantun-atau-bertanggungjawab“>
<img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/
lintasberita_d_100x20.png” />
</a>