Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Archive for Padang Panjang

PKS..dari Pelayanan Kesehatan Seksual hingga Poligami Kesenangan Suami ; Indoktrinasi PKS (1)

Alhamdulillah…

…saya telah mendapatkan 14  komentar lebih tentang 2 tulisan yang sebenarnya lebih berpihak kepada tindakan saudara Zulhamli…atau tepatnya Zulhamli Al Hamidi….baik yang mendukung kegiatan Pemijatan yang ia lakukan… maupun …atau …apabila ternyata ia berpoligami dengan pemijatnya…bukankah Poligami Kesukaan Suami?

Sedihnya…dari 14 komentar…hampir semua menunjukkan bahwa…sulit untuk memperbaiki diri kita sendiri…atau dengan kata lain…memang lebih mudah memperbaiki orang lain daripada diri sendiri…

pada tataran ibadah…hal ini mengerikan…apabila kita menganjurkan seseorang untuk melakukan sesuatu (dalam hal ini memperbaiki diri kita) ….yang ternyata kita tidak melakukan hal tersebut…atau di Al-Qur’an disebutkan

” ….kaburo maqtan ‘indaLLAHI…an taquuluu ma la taf’aluun…”

seingat saya masih di Al-Baqoroh…mohon dikoreksi kalau saya salah…..

Keberadaan  saudara Zulhamli Al Hamidi..di Panti Pijat…pada titik saat ini harus dianggap sebagai TAKDIR…(ada lagu yang bicara …kalo gak salah…TAKDIR…MEMANG KEJAM)  bahkan kalau dirujuk ke aliran predestinasi Islam…..

itu memang bagian yang harus terbuka dan terkuak untuk publik…..Tidak ada nilai kesenangan di sini…yang ada adalah…Mari kita melihat bahwa tindakan baik dan benar bersifat tertutup…ia hanya diamini di dalam hati (sila merujuk ke beberapa hadits atau kalau mau yang kontemporer…sila lihat Either/Or Soren Kierkegaard)…

Sementara…tindakan yang salah atau kurang baik…itu adalah wacana terbuka  dan sifat terbukanya pada titik paling manusiawi adalah untuk DIPERBAIKI….(mohon maaf, bagi para pembaca yang tidak memiliki kemampuan balaghah, ushul fiqh, serta filsafat dasar baik Islami maupun kontemporer…mohon berhenti untuk membaca di sini…)

Sebuah Kisah

ANtara tahun 2003 – 2004…

8dk pernah ikut acara liqo yang diadakan salah satu gerakan atau sub gerakan (sorry saya gak ngerti tuh gimana sistem dan perangkatnya) tepatnya di wilayah Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat…

saat itu…yang mengajak 8dk ikut liq0 adalah rekan zaman Jepang saya..yang sempat sama-sama belajar di Jawa Timur…

baik sang teman maupun 8dk….alhamdulillah sama-sama bisa berbahasa Arab, dan Insya4JJI…kami berdua juga pernah menamatkan beberapa kitab sederhana…sebutlah  Ushul-ul-Fiqh, Bidayat-ul-Mujtahid..dll….

Baik 8dk maupun rekan (kini almarhum, ditelan gempa Nias, semoga 4JJI mengampuninya..amien…) adalah perokok berats dan di PKS…merokok…untuk sebagian besar Umat PKS…haram….(hidup MUI!!!) baik sebelum maupun sesudah turunya fatwa dari MUI….

Pada saat ta’lim di liqo tersebut…kebetulan Murabbinya…alumni IPB…salah membaca ayat..lafadznya salah…dan ghoiru fushah fi-t-takallum  (maaf…ini kenyataan yang saya alami)…

nah sayangnya…sebelum liqo…almarhum rekan saya sudah sempat mewanti-wanti ” Lau wajadtum khoto’an fi kalami murobbiii…usqut faqoth….nahnu la nastathi’ nushli amama-l- aakhor….

8dk cuman bertanya  “lima dza? dus jawabannya…dari almarhum…dzaalika PKS…idzan lau nuriidu an nughyir  haula PKS…labudda lana nathbau thoriqotuhum….itu kata almarhum (almarhum condong ke PAN dan berafiliasi secara politik …insya 4JJI caleg PAN dari Depok seperti H.Yus Rusydi…kenal almarhum…bahkan kami berdua sempat bertatap muka dengan Samuel Kotto, yang gagal kembali ke Senayan 2004  dan saat ini bergabung dengan Hanura)

Alhasil…memang kami tidak bisa (apalagi saya)..mengkritik itu kesalahan si Murobbi…dan maaf….kalau tidak salah ingat…ada 4 orang yang lain…yang terangguk-angguk …mengiyakan itu perkataan si Murobbi…dan..kembali  maaf …dalam hati saya gemas….

Alhasil pas keluar…gw ngamuk (secara pendapat) kepada almarhum…bilang ke dia …bahwa tetap ada kesalahan yang harus diperbaiki pada saat kesalahan itu terjadi dan ada yang dapat disimpan dalam hati baru kemudian diungkap…tapi kesalahan bacaan atau lafadz…harus langsung… …

Alkisah…setelah beberapa kali mengikuti liqo…saya langsung minta murobbi…(dulu sempat ditanyakan ke Bpk. Shaleh Martapermana…dan saya memberi catatan .. . bahwa sekalipun muallaf…saat itu….saya alhamdulillah sudah membaca beberapa buku tentang Islam yang berbahasa Arab maupun bahasa Inggris…dan hingga kini…pak Shaleh Martapermana pindah ke Partai Bulan Bintang…di Depok…Murobbi saya…baru Quraish Shihab…itu pun melalui TV dan media lain…)

Tahun 2004….

Tahun yang sama…salah seorang rekan…menjadi caleg dari PKS…di Kota Sukabumi….perokok, ustadz dan penggemar Vespa… cukup dikenal di Kota Sukabumi..ketika saya tanya kenapa ke PKS…jawabannya…

Ana la ‘adri…..tiba-tiba muncul..ya udah…”

pas saya kejar tentang merokoknya…ia cuman bilang..

.lau tasthati’ haula PKS huna ngasih dalil haram yang qoth’i…ya gw ikutin…tapi kalau dalilnya mentah bahkan bahasa Arab dan bacaan kitabnya masih mending gw…ya jangan coba-coba….paling gw candain balik tuh anak…..

tahun 2009….ini yang menarik…

1. di Padang Panjang… walikota Padang Panjang …tidak didukung PKS pada saat pencalonan dirinya…kabarnya…pihak PKS minta mahar dengan nilai yang lumayan…kalau gak salah 1 Milyar…

silakan cek…info ini saya dapat dari salah seorang ustadz di  Thawalib Gunung, Padang Panjang…dan diamini oleh ustadz lain..yang hadir ketika 8dk menghibur rekan-rekan kecil dari 8dk di sana….

Kerennya…

Syuir Syam menang…dokter yang memulai karier politik dari bawah…dan mulai mengenal masyarakat dalam pengabdian dokternya dari wilayah transmigrasi di Padang Panjang….Menang…..kabarnya menang telak…..


2. Seorang rekan…kembali jadi Caleg dari PKS di Kota Padang Panjang…orang yang cuek….panggilan sayangnya Chulun…perokok berats….gila (dalam artiannya gak mau diatur) …dan teriakan die…

“gw gak tau tiba-tiba diminta, dicantumin ya gw ikut aja…asal jangan larang-larang gw ngerokok aja…masalahnya dalil gw ama mereka…belum tentu dalil mereka menang…”

3. Ustadz yang di Sukabumi…kembali maju via PKS…dengan nomor urut yang berbeda…kalau gaksalah  nomor urutnya sekarang jadi nomor 1 atau 2 gitu…

Apa yang ingin  saya sampaikan di sini adalah…Baik Hidayat Nurwahid, M.Hatta, dan kami semua…satu almamater kok!!! lha wong  pas bulan puasa kita masih sering ketemu bareng kok…entah di rumah dinasnya Hidayat Nurwahid…atau di rumahnya Dien Syamsuddin…dan terus terang…pada tiap pertemuan…kita bebas mengkritik dan dikritik…itu hal yang sulit atau tidak mungkin ditemukan di PKS secara partai…

bahkan….

Maaf…saya pun kenal Rama Pratama secara pribadi…tapi…2008 kemarin saya sempat mendengar suara  miris…bahwa …”saya tergantung atau bagaimana Ustadz saya saja” keluar dari  Rama Pratama (via voice call/sellular phone)…ke celluler phone kawan saya..nah….

Kacau kan…saat kuliah dulu…Rama Cukup kritis…(sayangnya saya gak kenal Fahri Hamzah dan Zulkieflimansyah…jadi gak punya pembanding…maaf)…

Saya  gak ngerti…kenapa ini terjadi…apakah ini bentuk “Cuci Otak/Brain Wash” ala PKS…tapi yang jelas untuk ukuran umum ya cukup berhasil…tapi untuk kami yang satu almamater dengan HNW.. ya  maaf…kalau HNW yang teriak atau ngasih dalil…baru kita berdiskusi  mencari solusi…

tapi kalau cuma orang PKS yang belajar Islam dari buku terjemahannya..ya..itu mah…bikin malu Islam…masak kalah dengan Remy Sylado…budayawan, katolik tulen dan pandai berbahasa Arab….(bersambung….)

<a href=”http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&url=https://belajardarikecil.wordpress.com/2009/02/08/islamalapks”><img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#8221; /></a>


Advertisements

MenGHarAMkan FatwA HaraM GOlPUT ‘ala MUI

Sidang Pembaca yang Budiman…

Pertama…izinkan kami…tim 8dk

bahwa kami

baik secara MandIRi mauPUN bersama-sama PemBaca yang BOediman…

MENE NTANG DENGAN SEKERAS-KERASNYA…

TIap-Tiap UPAYA PEMBODOHAN UMAT MANUSIA….

TERUTAMA Bangsa INdonesia..

Baik yang dilakukan Oleh bangsa Indonesia Sendiri…; baik yang dsengaja maupun yang tidak disengaja (apa mungkin…?)

Apalagi yang Dilakukan oleh PIHAK ASING semisal BaraCK HUssein ObamA….(misalnya…; nanti kalo ketauan…ta’ kritisi abis…)

Pada zaman dahulu kala, saya sempat belajar kitab kecil “Ta’limut-ta’lim” ,

salah seorang ustadz yang mengajarkan  kitab tersebut kepada kami mengatakan..

bahwa hal yang paling sulit adalah

“mengajar kepada para pengajar” ….

sebab mereka seringkali merasa “sudah berisi”….

Apa kaitan dengan Fatwa haram GOlpuT ini….

Kalau tidak puluhan, mungkin sudah ratusan pendapat saling bertentangan tentang fatwa haram…sebelum fatwa itu dikeluarkan.. Nyatanya…MUI tetap MengelUArkan Fatwa Tersebut….

Bahkan detik.com, menegaskan pendapat dari MUI Palembang yang menolak Fatwa MUI Pusat, dan pendapat dari salah seorang pembelajar dari Belanda, yang menurutnya Fatwa MUI itu juga “Haram”

Tapi…apa LAtjoer ..Uang Sudah Masuk Ke KanTONG…Ludah Sudah Terucapkan..Fatwa Sudah Ditegaskan…Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun

8dk melihat…..

bahwa  Agama sudah DiPERkuda oleh SEbagian Anggota Masyarakat di Indonesia…

dan Para Alim Ulama…adalah kumpulan INDividu yang dapat dijadikan Tersangka Memperkuda Agama….

Ini dimungkinkan sekali, mengingat dalam masyarakat Islam di Indonesia, terjadi segmentasi sederhana umatnya …

a. golongan islam dari kecil, islam keturunan

b. Golongan yang baru sadar kalau dirinya Islam atau Muslim,

c. golongan yang belajar Islam dan mempermainkan agama sebagai alat untuk hidup

d. golongan yang belajar Islam yang memahami karena Islam, semakin dipelajari, semakin menantang untuk terus dipelajari….

(untuk segmentasi bodoh ini, akan saya coba ulas pada tulisan lanjutan…tq)

Apa dampak atas Fatwa ini…

Semakin lama…kita tahu…

para anggota DPR RI…semakin merajalela berbuat…karena memilih adalah kewajiban, bukan lagi hak…

Yang maSalAH apaBIla ada MusanG berbULU Domba…

Caleg Santun setelah Jadi Pejabat Menjadi PEnjahat…

APakah Ulama Menanggung resiko dosanya?

dosa oRang Yang Memilih si Penjahat tadi….?

Ha…ha…ulama kita kan gak tolol…

mereka akan berkilah bahwa…

Yang Menanggung dosa dari Perbuatan Individu adalah Individu yang Melakukan Perbuatan bersangkutan…

Mereka bisa ngeles…baik menggunakan USHul Fiqh maupun UshULan Bawah Perut MEreka….

Maka…

TEntangan dari MUI PalemBang adalah PEncerAHAN…

SEjatinya….

MUI memang telah dibeli oleh Kepentingan Politis..

dan ini wajar…sebab MUI terdiri dari PARA MANUSIA (bahkan BINATANG pun BUtuh MAKANAN!!!!!!!) ..

MUI melihat, bahwa Selama ini…

Uang Telah BanYAK diKUMPUlkAn oleh Kubu GUSDUR melALUI massa  NU-nya….

dan MungkIN juga MUhammadiYYAH berlakU Sama…

Maka…

Agar PUNDI-PUNdi mereKA juga HIDUP…

MUI menCetuskan Fatwa Ini…yang mUNGKin proses Pembelajaran, pembahasannya di biayai PEMerinTah,

MelaLUI UNDP, AUSAID, USAID…dan HIBah dari lain-lain

Akhirnya Agar aKTivitas MUI tidak menYEntuh ke wilayah HAram Secara Syar’i..

dan PembODOHAN kepada Umat ISlam dapat dicukupKan..

Woiii ALim Ulama MUI Yang KOEMPOEL di Padang Panjang

dan

MENCetuSKAN FATWA HARAM GOLPUT!!!!!!!

URus dulu Umat Islam Yang BEgo…

Yang Gak Bisa Baca Al-Qur’an,

Belajar ISlam Cuman Dari BUku TErjEMAHAn!!!

BUkan Malah NGEbelaiN PEmerINTah…..NGebela-belain GOlpUT difatwain Haram…!!!

MANdIRI doNG…!!!!

INsya 4JJI BebAN ANda Jauh LEBIH BErat dibandingkan Masyarakat BIasa…

SEkaLI ANda MENJerumUskan Umat Islam…

Mudah-mudahan AllA SWT menUTUP pintu rahmat, rizki, dan hidayahnya kepada Anda sekalian..

.SemoGa…

Amin

Akhirnya…saya berfikir untuk MenceTUSKan Partai MUI…

Partai Majelis Utusan Israel….atau

Majelis Urusan Israel…sebab kalau saya artikan

ManUSIA utusAN IBlis,…

kesannya terlalu hiperbolis…sebab…

Iblis pun milih-milih mau Cari Teman!!!!

Terima Kasih….

<a
href=”http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&url=https://belajardarikecil.wordpress.com/2009/01/27/fatwaulamaharam”&gt;<img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#8221; />

</a>


Ijtima Ulama tentang GOLPUT…Antum disumpel berapa jUTa…???

Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun….

kaget…

kagum…

terperangah…

dan gak jelas lagi mau ngomong apa…

Headline News Metro TV siang ini, memberitakan bahwa Yusuf Kalla membuka Ijtima MUI membahas masalah-masalah aktual….

Ada yang masuk akal…dan ada yang mengada-ada….

Yang paling mengada-ada adalah…

Kemungkinan ada FATWA HALAL – HARAM ..GOLPUT di pemilu 2009

GILA…

GILA……….

GILA….

mAsaLAH polITIk kok Difatwakan…ya..????

Ayyuha Asatidz, Alim Ulama, Para Tuan Guru dan Tuan Guru Kyai Haji, Buya (bukan buaya)…

Antum sadarkah banyak hal yang lebih penTIng untuk difatwakan???seperti Mewajibkan umat ISlam mengenal Bahasa Arab sejak dini (mulai SD)…itu jauh lebih penting…bayangkan banyak umat Islam tersesat, hanya karena dia gak bisa bahasa Arab, terus belajar dari buku terjemahan, sementara terjemahan itu (ini khusus di Indonesia) amat sarat, penuh kepentingan sekali

(Kalau Antum tidak buta dan tuli, silakan lihat kondisi simpatisan Partai Keadilan Sejahtera…sedikit yang bisa berbahasa Arab, mereka bahkan cenderung mengatakan diri mereka paling benar, padahal..mohon maaf, mengucapkan zai atau dzal masih salah dan terucap jai dan djal…)

Yang membuat saya sedih, kegiatan ini dilakukan di Padang Panjang,

Padang Panjang dan Sumatera Barat, merupakan tempat awal dari beberapa guru 8dk belajar

(KH Imam Zarkasyi, Buya Hamka)

…8dk cuma bisa berharap…

semoga UANG

atau

KEPENTINGAN DARI ULAMA-ULAMA TERSEBUT untuk BOLAK-BALIK PERGI HAJI seperti layaknya Kommuter Jakarta – Bogor PP,

tidak membutakan Mata Hati, Mata Cendekia para ULAMA…

Amien

Mengerikan…

ketika Sumatera Barat,

Minangkabau “sudah usang” dan tidak berperan di Kancah nasIONal…Minangkabau…

Orang Minang..atau Tanah ORang Minang…diGunakan UNtuk KepENTINGan POlitis, yang MeNjadikan Agama sebagai Pijakan….

AGama…

sejATINYa harus berada di ataS POLitik,

tapi Tidak Dengan Agama Kita BerpOLITik….

karEna Agama Pada sisi Hakikat Agam JUGa sudah Mengandung Unsur Politik Filosofis…

HaruSnya Anda Semua…Memfatwakan bahwa Bagi UMat ISlam Di IndoneSIa…yang Korupsi…Fatwakan Hukuman MAti Bagi MEreka…….

TOLONG FAHAMI, bahwa minimal 80% korupTOR di INdonesia Adalah UMat ISlam….

INi yang layak Anda urus…bukan ..yang macam-macam….

Inna Lillahi Wa INna Ilaihi Rojiun…

Para Asatidz, Kyai, Tuan Guru, Buya yang saya hormati

(tentu penghormatan saya pun akan ada batasnya) …

apabila Fatwa Haram atas GOLPUT keluar…

Izinkan Saya Bertanya…

Kam Niltum minhaa?

(dapat berapa Antum dari pencetusan dan penetapan fatwa tersebut)

dan Saya …

secara pribadi…

berharap…

selepas FATWA itu ANTUM keluarkan…..

ANtum Sekalian dapat Langsung BERDAGANG (kan punya uang banyak) …

tidak berlindung di balik Agama Islam lagi…

sebab DUNIA BISnis jauh Lebih fair untuk Aktivitas Antum dibandingkan Dunia Keagamaan…Atau kalau Antum NGeri…izinkan kami Memberikan Laqob (sebutan) baru bagi Antum Sekalian….

ULamA PENJILAT PEMERINTAH

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun

<a href=”http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&url=https://belajardarikecil.wordpress.com/2009/01/24/ulamadisuapuntukfatwaharam”&gt;<img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#8221; /></a>

Guyon Ala JIL 1 (Jaringan Islam Lucu) ; Tentang Mandi (oleh – oleh dari Padang Panjang)

Minggu lalu, di Padang Panjang 8dk mendapatkan kesempatan untuk bercengkrama dengan sepasang calon pengantin…Alkisah, tak disengaja, mereka berdua ada di tempat 8dk menginap… Karena kedua-nya adalah teman dari teman 8dk…pembicaraan renyah … mudah mengalir di antara kami…Hingga satu ketika…   

Wanita      : Uda, uda mandilah…masak belum mandi dari tadi pagi 

Pria : Iya…nantilah…toh uda belum ada rencana keluar  (maksudnya keluar dari tempat/kamar teman 8dk) 

Wanita    : Uda ini pemalas sekali sih….

Pria : gak malas…cuma kalau gak kemana-mana…ya…masalah mandi kan bisa diatur kapan saja… 

Sialnya bagi mereka berdua 8dk ….tertarik dengan pembicaraan mereka hingga akhirnya memutuskan untuk “TJERAMAH”…

“Uni…sejatinya Uni gak perlu khawatir kalau Uda uni (sambil menunjuk ke si lelaki) tidak mandi…sebab…sejatinya…mandi itu yang paling dibutuhkan dan  bisa dijamin hasilnya bersih…hanya pada saat kita telah wafat”

Wanita : Maksudnya gimana?  

8dk : “Sejatinya…kalau kita masih hidup, kita mandi…maka tidak lama kemudian kita pasti berkeringat…alhasil debu menempel kembali ke badan kita…badan kita kotor lagi…akhirnya kita mengulang mandi..dst, dst…  

Wanita  : Lalu…???   

8dk  : Nah bandingkan kalau kita meninggal, kita dimandikan…bersih, feses kita dikeluarkan…kemudian tubuh kita dibalut kain kafat..erat..sehingga kecil sekali kemungkinan bisa dihinggapi debu…maka pada saat itu, hanyalah satu-satunya saat bagi orang yang hidup, dapat menikmati bahwa Mandi itu PErlU dan berkhasiat membersihkan badan…tapi selama mandi di dunia…itu hanya pengulangan robotik aja….

Perkataan saya dipotong dengan ucapan : Sial!!!! dari sang wanita yang dibalas dengan tepuk tangan oleh si Pria…

 

 

Jangan Takut Kuliah di Universitas Negeri : Universitas Andalas

Bukit Tui, Padang Panjang, Oktober 2008…

Bukit Tui, adalah Bukit yang sempat longsor pada tahun 1987…informasi yang 8dk peroleh…132 orang tewas akibat longsor di Bukit Tui…Konon, daerah lokasi longsor tersebut memang daerah hitam, banyak penjudi, perempuan nakal, dll. Nah, minggu lalu 8dk  mengunjungi Bukit Tui, pusat tambang batu alam (batu gamping) di Kota Padang Panjang…

Jalan ke Bukit Tui…terbilang bagus..dan di bawah kaki bukit Tui terdapat Lapangan Olahraga, yang biasa digunakan untuk olahraga berkuda di Kota Padang Panjang, tepatnya Bukit Tui berada di Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat.

 

 

8dk mampir di beberapa lokasi penambangan batu yang ada tepat di kaki Bukit Tui…sekurangnya ada 4 lokasi titik penambangan…pada waktu masuk ke liang lokasi penambangan, liang yang dibongkar oleh penambang…8dk merasa takut…takut apabila batu di atas kepala jatuh…hiks…(dalam hal ini saya dapat menerima, ketakutan yang dialami oleh kepala suku Galea, kepala suku bagi Asterix dan Obelix, yang ketakutan apabila langit runtuh menimpa kepalanya)…Bukan apa-apa…martil pemecah batu itu beratnya 7 kg…kebayangkan berat batunya….

Di salah satu lokasi penambangan, seorang penambang baru saja selesai menaikkan batu ke truk…saat si Bapak istirahat…8dk berkesempatan mengobrol…. Nama bapak tersebut Pak Budjang…ia menanyakan maksud 8dk mampir ke lokasi…kami bilang (kami b2) untuk melihat-lihat saja… Kemudian ia bertanya ke rekan 8dk…darimana berasal…kebetulan rekan tersebut berasal dari UI, masih kost di bilangan Margonda…

Pak Budjang kemudian curhat…bahwa anaknya, dua kali mencoba test masuk PGN (Perusahaan Gas Negara) yang diadakan di UI…sayangnya, belum berhasil …kini anaknya sedang bekerja di Batam sambil meneruskan kuliah masternya… Sahabat 8dk menanyakan di mana sang anak berkuliah…Ia mengatakan bahwa anaknya alumni Universitas Andalas (Unand), kemudian Pak Budjang bertutur begini : Saya cuma tukang batu…tapi saya merasa cukup dengan apa yang saya hasilkan…Satu hari kalau dapat satu truk…berarti Rp.60.000… bila batu sedang “keluar” maka kami bisa mendapatkan 3 truk, tapi kalau tidak, satu hari bisa tidak mendapat apa-apa”. Saya bersyukur, sekalipun tukang batu, dengan batu saya dapat mensekolahkan anak saya hingga tamat universitas….

“Memang…ada tukang batu yang tidak dapat mensekolahkan anak mereka…tapi bagi saya…semuanya tergantung kita dan anak kita”  Kalau anak kita sungguh-sungguh…saya yakin banyak bantuan untuk belajar, sebagaimana yang diterima oleh anak saya…

Ketika dikejar oleh rekan 8dk tentang biaya kuliah yang cenderung mahal…ia menolak, mengatakan bahwa untuk Unand, biaya masih dalam batas kemampuan…yaitu kemampuan sang anak untuk mencari beasiswa…dan beasiswa…adapun orang tua…lebih fokus untuk adiknya…Ia cuma menyayangkan bahwa kini banyak  pendapat, sekolah di Universitas Negeri itu mahal…padahal menurutnya…banyak kesempatan (O ya, pak Budjang, menurut pengakuan dirinya…cuma tamat SD) PaK Budjang juga bercerita tentang pengakuan anaknya yang menyatakan bahwa beasiswa di Unand selalu ada, hanya tergantung, apakah sang mahasiswa mau mencari atau malah malu mencari…Mau berarti siap untuk mengejar prestasi akademik, sebagai salah satu kriteria penerima beasiswa, sementara malu dapat berarti individu bersangkutan, mungkin belum dapat menikmati kuliah,sehingga IP-mereka apa adanya…

8dk teringat, betapa Pak Budjang memiliki ketangguhan yang dapat diandalkan, pekerjaan apa pun, Insya 4JJI dapat mencukupi dirinya…sebagaimana 8dk pernah mendapatkan Pak Burhan di bilangan Margonda… Yang menarik…sekalipun tamat SD, tukang pemecah batu, Pak Budjang memiliki pandangan yang patut dibanggakan bahwa kuliah itu penting, dan cara ia mendidik anaknya untuk “mengejar beasiswa” adalah hal yang harus ditiru, terutama oleh kalangan menengah ke bawah di Indonesia…

Maka 8dk merasa perlu untuk mensosialisasikan kembali, kepada para pemirsa, yang kebetulan sedang dan atau masih berkuliah…tolong tetap dipertimbangkan sekolah dan universitas negeri sebagai salah satu tempat Anda belajar..tentu itu disesuaikan dengan program studi atau jurusan yang Anda minati…sekali lagi..berkuliah murah…sejatinya hanya ada di Universitas Negeri…mau yang paling murah..gampang…saat ini 8dk sedang belajar di UKL (Universitas Kolong Langit/Universitas Terbuka)…jadi kenapa tidak berkuliah di Universitas Negeri?????

 

 

3rd Warning!!!!!!!!! : TINGGALKAN ANS dan NPM

seorang rekan, auliahazza mencatatkan komentar, bahwa sebelum ke SUMBAR, 8dk harusnya bertanya ke dirinya, hal ini berkaitan dengan kelakuan ANS, yang selalu mengecewakan penumpang, dalam hal ini, dapat kita tafsirkan bahwa Auliah mengalami kekecewaan, jauh sebelum 8dk…

Menarik, tentu belajar dari pengalaman bukanlah hal yang mudah, begitu pula bagi 8dk…Pengalaman penuh kekecewaan menggunakan ANS saat perjalanan DKI – SUMBAR, tentu mengharuskan 8dk menggunakan PO Bus lain…pilihan, berdasarkan rekomendasi sanak dan saudara di Padang Panjang – Bukit Tinggi, Lorena adalah pilihan yang utama…Sayangnya, beberapa kali ke kantor Lorena di Bukit Tinggi, selalu bangku sudah penuh, tragisnya jadwal 8dk juga belum tentu…(kacian deh aye…)

Nah, akhirnya, ketika waktu pulkam tiba…Sumbar – Jakarta, 8dk hanya dapat mencoba melihat kondisi bus apa adanya di Terminal Padang Panjang…alhasil pilihan (terpaksa) dijatuhkan ke NPM (Naikilah Perusahaan Minang)… Penuh harapan – tentunya – akan lebih baik daripada NPM…

Sialnya…ternyata jauh panggang dari api…berikut beberapa keluhan :

a. Pemenuhan bis hingga sesak…terutama memadatkan penumpang tambahan pada kursi cadangan di tengah…pada awalnya, 8dk merasa akan lebih baik dibanding ANS, sebab, dari bangku yang ada, masih terdapat 4 kursi kosong, sehingga apabila ada mencatut penumpang cadangan, cukup (dan masih dapat 8dk pahami) apabila sesuai dengan ukuran kapasitas penumpang awal saja)… Tapi…ternyata…harapan itu hilang…di Solok…3 bangku cadangan di tengah sudah penuh, di tambah 6 bangku cadangan yang ada di bagian depan…gila kan!!!!!!!!!!  

b. Saat berhenti yang mana suka…tidak ada jaminan bahwa mobil akan berhenti dalam waktu yang terukur, kadang setengah jam, kadang bisa lebih dari setengah jam…..

c. yang paling memuakkan; di Merak, di laksanakan OPERASI PEKAT (25/10/08)..alhasil sebuah NPM, pengemudinya terjaring…nah….NPM yang kita tumpangi ikut membantu berbicara dengan polisi…walhasil berlarut-larut …sebagian penumpang sudah berteriak “Kasih AJA uang si POLISI’; tentu ini masuk akal, mengingat Operasi POLISI identik dengan penambahan kantong, gelembung lemak di bagian tubuh kebanyakan anggota polisi dibandingkan dengan penegakkan hukum …ya kan….

Alkisah…dua bis NPM itu keluar dari Merak…Nah..ketika berhenti untuk makan malam di RESTORAN RAJAWALI…di jalan lintas Merak – Cilegon…terjadi peristiwa yang mengerikan…Sang Sopir…berhenti tidak hanya sekadar untuk makan…melainkan bercengkerama (?) dengan sesama pengemudi NPM hingga memakan waktu lebih dari 1 1/2 jam…konyolnya lagi…ruangan pengemudi berbeda dengan ruang penumpang..hingga harus ada effort tambahan untuk mengingatkan sang sopir…yaitu dengan membuka jendela dari luar…dan berteriak agar jangan sampai membuat penumpang kecewa…sejatinya paling tidak pada mobil yang kami tumpangi *NPM BA 3554 J..ada 5 orang anak kecil…maka dapat kita simpulkan…si sopir kurang asem…Menyadari kesalahan sang sopir berusaha untuk berdalih bahwa ia pun terkena tilang…padahal hal itu sama sekali tidak kami liihat… :

d Yang paling tragis…..para penumpang tambahan yang merokok, diendorse oleh si supir yang juga perokok; untuk merokok di dalam mobil saat AC mobil hidup, baik pada situasi mobil berjalan maupun saat mobil berhenti di tempat makan…

Saya kaget…sebagai individu yang kebetulan juga memiliki kegiatan di bidang jasa… ternyata mendapatkan  bahwa NPM sama dan sebangun dengan ANS…TIDAK MEMILIKI NIATAN UNTUK MENYELENGGARAKAN SERVIS YANG BAIK SECARA PARIPURNA KEPADA PELANGGANNYA…BAYANGKAN…ketika ada 10 orang bangku tambahan…nilai masing-masing Rp.150.000…maka DUA SOPIR dan Satu KERNET…mengantongi uang minimal Rp.1, 5 juta…atau Rp 500 ribu masing-masing…DeNGAN mengorbankan KENYAMANAN penumpang…Nah…

NAH…BAGI ANDA YANG AKAN BERKUNJUNG KE SUMATRA BARAT…DENGAN JALAN DARAT………JANGAN PERNAH MENGGUNAKAN BUS ANS DAN NPM…SUPER EXECUTIVE maupun EXECUTIVE mereka SAMA Dengan METRO MINI atau KOPAJA di JAKARTA…bAyangKAN..IKHLAS anda BAYAr MAhal UNTUk peLAYAnan KELAs KAmPUnG????? Mari KITA LIHAT…mereka akan memperbaiki layanan atau KITA BIARKAN merEKA sekARAT…Mari…INGAT..anDA sekALIAN sudaH BERsuSAH paYAH untuk MENCari UANg guna MEMBAyar ONGKos…SUper Executive maupun ExecutiVE… Jadi KIta CANANGKAN…tingGALKAN..NPM dan ANS…..Minta MINIMAL MEreka MEMPERBAIKI DIRI..atau untuk NPM ganti AJA nAMA ANDA…jangAN bawa-BaWa MINANG….

2nd Warning : Jangan Naik Bus AKAP ANS!!!!

Para pembaca, peristiwa ini terjadi beberapa hari lalu…8dk mencoba untuk bertemu dengan perwakilan bus AKAP ANS, terkait dengan keluhan dan apa yang dirasakan oleh 8dk, dan para penumpang bus ANS, pada saat keberangkatan 8dk dari Jakarta menuju Padang…Sejatinya…8dk juga memiliki keinginan, apabila ada jawaban yang menyenangkan dari pihak perwakilan bus…tidak menutup kemungkinan 8dk akan membeli tiket kembali dari

Singkat kata, kami tiba di Perwakilan ANS  di Kota Bukittinggi, tepatnya di Jalan Bukttinggi – Padang Panjang, di dekat Jambu Aie…Tiba di sana ada 3 orang pria dan seorang wanita…sepertinya mereka pekerja di ANS…Sampai di sana, 8dk memberikan info dan komplain tentang pengalaman selama perjalanan ANS mulai dari Jakarta hingga Padang… Lalu,..apa yang terjadi…

Si Perempuan (sepertinya petugas ticketing; karena sedang asyik memegang ticket) mengatakan bahwa PIHAK ANS secara perusahaan tidak bertanggungjawab atas apa yang terjadi selama perjalanan, mereka tidak dapat mengatur sopir untuk tidak menaikkan penumpang di tengah jalan…gila Gak!!!!!!!!!!!!!!!!!

Ketika saya sampaikan bagaimana dengan kenyamanan penumpang, untuk kelas Super Executive…? mereka telah membayar mahal…? Kembali mereka menegaskan (sang wanita) dan beberapa lelaki di sana mengatakan bahwa hal seperti itu diluar dari tanggungjawab ANS dan mereka tidak dapat memberikan jaminan apalagi kompensasi yang diderita penumpang karena perilaku sopir…GERAM dan NAIK PITAM…tapi karena kebetulan sedang membawa anak kecil, kami keluar dari loket perwakilan, sambil mengumpat…BAJINGAN ANS…BAJINGAN…TIDAK ADA PENGHARGAAN sama SEKALI atas PENUMPANG…Maka Para PEMIRSA…tinggalkan ANS…atau JANGAN PERNAH BERHARAP KENYAMANAN dengan ANS…Mohon sebarluaskan berita ini ke semua rekan Anda yang kebetulan akan bepergian dengan ANS…TINGGALKAN ANS…SEKARANG JUGA…INGAT…ANDA telah MEMBAYAR tidak hanya ONGKOS Transportasi…melainkan JUGA ANDA telah MEMBELI KENYAMANAN…Tinggalkan ANS…doakan agar MEREKA berubah…atau HANCUR SEKALIAN…(seingat saya sudah tidak sedikit PO bis yang runtuh, seperti HZN, Jambi Indah, dll)