Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Archive for Poligami

Aceng, Rhoma, dan Pembelaan atas Pilihan Masing – Masing

Teman-teman netter yang 8dk kagumi…di penghujung tahun ini,kita diisi dengan dua berita yang bagi kebanyakan orang remeh – temeh, tapi menyesakkan dada (karena hampir setiap waktu di ulang). Nah, 8dk termasuk orang yang menganggap dua berita itu adalah berita besar (besar karena kita masih lebih suka berita sebagai alat hiburan, bukan sarana untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat, maaf).

Nah, berita dari dua orang terpilih, Rhoma dan Aceng, membuat 8dk tergugah untuk menyelami, pijakan awal masing-masing. Terus terang, penyelaman ini perlu dilakukan, mengingat keduanya adalah pribadi yang cenderung lupa, bahwa untuk jadi manusia, seseorang harus memiliki rasa malu, atau pada titik fatal, dia bisa memalukan (atau malu-maluin). Tulisan ini, bukan untuk mengingatkan mereka berdua, karena semua media sudah mengingatkan, baik dalam bentuk karikatur, kritik,  hingga bahasan serius oleh para penulis kolom atau penulis opini.  Tulisan ini mencoba meraba, pijakan pilihan keduanya…Agar kita juga dapat memperluas khazanah (terutama untuk kami). Khazanah bahwa keunikan manusia, apabila tidak diapresiasi dengan baik, boleh jadi akan menghancurkan manusia itu sendiri.

RHOMA

Tanpa bermaksud mengecilkan kesempatan siapa pun, warga negara Indonesia, memang berhak, untuk mengajukan dirinya, menjadi seorang bupati, gubernur, bahkan Presiden. Maka, keinginan Rhoma, harus diapresiasi sebagai bentuk apresiasi Rhoma atas pengakuan kompetensi, maupun kemampuan yang ia miliki. Ia beranggapan, bahwa dirinya, layak untuk menjadi Presiden Republik Indonesia, periode 2014 – 2019. 

8dk juga mengapresiasi keinginan baik tersebut, terlebih, tahun 2014, sudah di ambang mata. Proses mengenalkan seseorang untuk menjadi seorang Presiden butuh waktu yang tidak sedikit (maaf, jangan bicara dana, karena dana, ada aja caranya untuk dicari, baik halal maupun haram).  Yang membingungkan 8dk adalah, pijakan keinginan tersebut, yang menurut kami,  agak naif….

Kami menemukan, bahwa pijakan tersebut adalah : Karena SBY selama jadi Presiden bisa bikin beberapa album lagu,  maka, Rhoma yang sudah dari dulu bisa bikin album atau lagu, merasa mampu dan layak jadi PRESIDEN RI. …Apabila asumsi ini benar, maka, pihak yang pertama kali harus kita salahkan kalau benar Rhoma jadi Presiden RI, dan ternyata gagal, adalah SBY….Kenapa SBY? Di mana pijakan logisnya? Nah, ini menarik…pijakan sederhana-nya, SBY ketika jadi Presiden RI, 2004 – 2014, lebih mengkonsentrasikan dirinya untuk membuat album, bernyanyi, maka amat wajar, apabila para seniman naik pitam, akhirnya berusaha untuk menjadi Presiden…Apalagi bila ada seniman yang berfikir, 

Wah, kalau aku jadi Presiden, berarti Album lagu-ku, Patung-ku , lukisan-ku, semakin laris, karena aku bisa mengkondisikan hasil karya-ku, sebagai hasil karya yang harus, mau tidak mau harus diserap oleh pemerintahanku (duh sedihnya kita)

Apabila pijakan ini benar, maka, kita boleh berharap, semoga TUHAN YME, memberi pencerahan, agar kita benar-benar pada 2014, bisa memiliki Presiden, yang negarawan, tegas, dan bukan Penyanyi, atau Seniman yang hanya ingin membuat hasil karyanya laku di masyarakat, karena Ia adalah seorang Presiden, amin.

ACENG

Pilihan  Aceng untuk menikahi seorang  wanita muda, adalah hal yang masuk akal, wajar dan patut diapresiasi sebagai pilihan yang sehat! Ia secara tidak langsung mengakui, dirinya adalah orang yang berkelas, atau minimal logis. Mencari pasangan yang jauh lebih muda, cantik, bagi seorang pria yang memiliki kemampuan (terutama finansial dan power) adalah hal yang manusiawi.

Pada bagian lain, Aceng pun memahami,  bahwa Agama yang ia  anut, membolehkan pernikahan, bahkan mewajibkan pernikahan sebagai sarana pelegalisasian proses berse****** dari     dua orang dewasa.  Maka, apa  yang ia lakukan  adalah hal yang normal….

Yang menjadi masalah adalah, ketika telah menikah si wanita mendapatkan tekanan, terutama secara psikologis, dan pada titik tertentu bahkan diceraikan, dan pada proses perceraian, pihak-pihak yang terlibat pada proses pernikahan, boleh jadi tidak dilibatkan lagi, sehingga kesan mencari-cari alasan untuk menceraikan adalah hal yang tidak bisa dihindari.

 

Lalu, apa kesamaan atau kemiripan dari keduanya….Beristri banyak atau nikah berkali-kali, boleh jadi merupakan kesamaan dari kedua orang tersebut. Rhoma dan Aceng, keduanya, diketahui secara umum, telah nikah berkali-kali.  Pertanyaan yang harus kita kedepankan adalah, pantaskah apabila seseorang yang telah menikah berkali-kali (baca : kawin – cerai) menjadi teladan!? Apakah negeri ini telah kehilangan tokoh teladan sehingga pasangan Rhoma – Aceng, layak menjadi pemimpin?  Tentu kita harus mengapresiasi kampanye via BBM maupun Twitter  yang menyandingkan Rhoma – Aceng sebagai Capres 2014. Tapi, kita pun harus mengakui, kreator boleh jadi mengapresiasi “KEMUAKAN” yang ia simpan kepada keduanya. Dan, kita pun harus mengakui, adalah kebodohan yang memilukan, apabila kreator photo tersebut, memilih Rhoma – Aceng sebagai pemimpin. Akhirnya, kami yakin, Anda sekalian, pembaca 8dk yang budiman, juga berpegang di pilihan yang sama. 

 

HAK TIAP WARGA NEGARA untuk MENCALONKAN DIRI MEREKA MASING-MASING menjadi PRESIDEN di Negeri ini adalah mutlak. Dan Hak tiap warga negara pula, untuk menertawakan, mencibir, atau bahkah mendukung atas keberanian individu yang bersangkutan untuk maju ke panggung politik. Dan hak tiap-tiap kita untuk saling mengingatkan, agar kita tidak terjerumus ke dalam jurang kebodohan yang sama…. Terima kasih.

Advertisements

PKS bagi Zulhamli (?) : PolIGami KesenAngan Suami….PIjitan Mesra ALa Keluarga PKS…

Masih tidak terlalu jauh dengan topik hangat Kemarin…

Pijat Kesehatan Seksual…

Pelayanan Kesehatan SEksual…

yang mungkin didapat atau diterima oleh Zulhamli…Anggota Dewan dari Partai Keadilan Sejahtera…

Banyak komentar yang mengatakan bahwa 8dk terlalu bersu’uzhon…atau berprasangka negatif..

padahal apa yang saya ungkap…sejatinya merupakan keresahan saya…

ya..maaf-maaf ya teman-teman…

bukan maksud apa-apa…

hampir rutinkok saya gabung di acara buka puasa tahunan hnw…lagian hnw dan saya …satu almamater kok..; jadi males lah kalo ama senior main curiga..atau dendam…saya gak ada dendam ama hnw dan orang-orang PKS kok! .

kalo saya mo debat panjang…ya maaf, kelemahan saya paling mendasar…karena muallaf, saya belum hafal Al-Qur’an..itu aja…

O ya…sebelum lanjut…ada baiknya teman-teman melirik alamat  di bawah ini…dan apa pun hasil di benak-benak teman-teman…bersyukurlah!!!

http://mujahidallah.wordpress.com/2009/02/05/bayan-ustadz-terkait-kasus-caleg-dprd-jambi/


Tanpa bermaksud curiga….ada ujar-ujar (atau malah ayat?) di Islam…

pabila seorang laki-laki berada dengan seorang wanita yang bukan muhrimnya…hanya b2 saja…maka yang ketiganya (yang lain) adalah Setan…

itu kalo saya gak salah…(mohon dikoreksi)

Lalu  apa kaitannya…dengan Zulhamli dan Pijat Anggota Dewan dari PKS Jambi itu… begini runutan sederhananya…

1. Insya 4JJI…kita semua tahu…bahwa pijat adalah hal yang baik untuk mengembalikan kesegaran tubuh…atau dalam batasan tertentu…baik untuk kesehatan orang yang dipijat (minimal) dan kedua-duanya (maksimal)

2. Kita pun tahu…kalau kita sedang dipijat…baik di rumah maupun di panti pijat…posisi pemijat dan yang dipijat seringkali berada berdua dalam satu kamar atau ruangan…dan seringkali ruangan tersebut tertutup atau semi tertutup

3. bagi mereka yang pernah dipijat…tentu bohong kalau dalam satu masa pemijatan tubuh tersebut…tidak ada reaksi pengerasan alat kelamin..apalagi….apabila yang memijatnya lain jenis…sebab…pengerasan alat kelamin itu adalah hal yang wajar (bahkan seandainya yang memijat jg dengan jenis kelamin yang sama) sebab yang dipijat adalah syaraf, dan terjadi reaksi tanpa kita bisa cegah…

4. Seingat saya…Partai Keadilan Sejahtera terdiri dari orang-orangyang cukup cerdas, tidak sedikit dokter dokter muda di partai ini, maka adalah hal yang baik kalau point ketiga bisa ditabayyun ke mereka…sementara…secara pribadi…karena 8dk pernah belajar pijat refleksi secara intensif di salah satu sekolah di Jawa Timur…maka saya berani berpendapat…

kalo masih bingung…coba tanya rekan saya satuan angkatan tentang kebenaran hal ini…

ia saat ini menjabat LUrah di Pabelan, Muntilan  Magelang…rumahnya masih berada di lingkungan Pondok Pesantren Pabelan….

Nah…mari kita lihat lagi…apabila posisi pemijat dan yang dipijat berada di tengah-tengah mall, maka bisa kita negasi keberadaan “niata buruk maupun dampak buruk dari tindakan pijatan tadi”

setahu saya..

di Jambi tertangkap basahnya Caleg dan Anggota Dewan PKS itu  dalam satu gedung…atau malah satu ruangan…

Kemudian…mari kita ingat….

tiap tubuh manusia…memiliki tanda unik masing-masing yang seringkali tanda tersebut membuat pemiliknya minder atau malu…

maka membuka baju untuk dipijat…akan sangat bijaksana dalam ruangan yang hanya untuk si pemijat dan yang dipijat…

sebab apabila ada tanda2 khusus yang memalukan..

yang tahu hanya mereka berdua…

dan etika pemijat tidak boleh “teriak” tentang tanda-tanda khusus yang dimiliki kliennya…

ini etika yang hampir sama dengan dokter….

mengenai rasa malu…saya yakin ini logis…apabila teman-teman dari PKS masih mau berdebat…coba tanya dulu ke Mas Ito ( Sarlito Wirawan) atau minimal Mas Aten (Bagus  Takwin) search aja …nanti ketemu kok alamat beliau be2…

Jadi…kemungkinan menghindari dampak buruk harus sudah ada di benak Zulhamli…jauh sebelum ia memutuskan untuk memijat di Panti Pijat tersebut…saya memang gak googling Zulhamli…tapi yang saya yakin…karena ia dari PKS…gak mungkin lah kalo cuman tamat SD….

Maka ketika ia memutuskan untuk dipijat di Panti Pijat, harus kita hargai sebagai pilihan yang Ia PILIH…PERSETAN DENGAN ALASAN APA PUN…seingat saya Zulhamli Manusia…dan Manusia DiberikanAKal Untuk Berfikir oleh Allah SWT….kecuali kalau tanpa disadari ternyata…PKS

telah

memilih binatang sebagai calegnya….

Yang saya tahu dilingkup lumayan kecil…di UI, anak Salam , Masjid, Mushola pada tahun 97 an dulu sempat berkelakar..

.bahwa Sepatu atau Sandal pun apabila telah diminta oleh jaringan mereka untuk dipilih jadi ketua senat/BEM UI…sim salabim… akan terpilih…dan jadi…

tapi belum pernah kelakar itu mengatakan “Bahkan BINATANG – pun…” kalau sudah di ACC oleh Ikhwan-Akhwat…bisa jadi ketua BEM UI”

dengan kata lain…PKS lebih Radikal (he..he..he..) dibandingkan Ikhwan-Akhwat di UI…Puji Tuhan!!!!!!!

Saya berhusnuzhon kepada saudara Zulhamli…bahwa pemijat yang ia gunakan jasanya adalah Istrinya (mungkin yang kedua, ketiga atau yang baru ia kawini secara sirri atau diam-diam)

Kenapa begitu?

Sebab

Saudara Zulhamli yang aktif di liqo tahu tentang muhrim dan zinah…maka ia pun menghindarinya… yang jadi masalah adalah…ternyata ia bingung bagaimana melegalkan secara sosial poligaminya …sebab ia anggota dewan..dan ia juga masih nyaleg…gak enak kan…dus kasihan istri dan anaknya…(maaf kalau ternyata Zulhamli masih single…sebab saya memang gak googling data-datanya)..

dus kalau sudah kejadian…ia bisa bilang ke istrinya…

“umi, perempuan itu sebenarnya sudah abi nikahi secara sirri, maaf ya ummi…abi pingin banget berpoligami…”

“atau”

“Ummi…abiii gak mungkinlah berzinah…abi tahu mana muhrim mana bukan…oleh karena itu…yang pijat abi juga sudah abi sahkanuntuk dapat memijat abi dengan leluasa..

Jadi…secara pribadi…saya tetap berhusnu-zhon, bahwa Zulhamli mengerti batasan agama…untuk itu ia pun telah merancang jalan untuk tetap ada di jalur agama itu…

Perlu sama-sama kita ingat. bahwa di Islam…Poligami  itu boleh…masalah mekanisme…aturannya sudah jelas…dan bahkan AA GYM pun tahu…bahwa menikah diam-diam boleh…(silakan tanya ke AA Gym…telah berapa lama ia nikah dengan yang kedua baru kemudian ia teriak atau ditelanjangi oleh media massa…)

Maka…Saya tegaskan bahwa saya Berfikiran POSITIF…saudara Zulhamli Mengetahui Batasan Halal Haram di Islam…Bahkan Mungkin ia juga mengetahui untuk kalangan Islam ala PKS…zinah itu tidak hanya zinah bersetubuh badan, tapi ada zinah hati,zinah mata, dll…

Oleh karena itu…keberanian diri seorang Zulhamli untuk dipijat…tidak akan melanggar aturan tersebut…

alhasil ia telah menikahi…

baik secara terbuka maupun tertutup si pemijat tadi…(tentu klarifikasi dari saudara zulhamli kami nantikan)…

Sejatinya…sebagai seorang muslim dari partai yang berbasiskan agama…ia tentu taat pula beragama…dan ia tahu bahwa di Islam…POLIGAMI ADALAH TINDAKAN YANG HALAL..

.Jadi…

mungkin bagi saudara kita Zulhamli….

PKS telah Menjadi Poligami Kesenangan SUami…untuk melegitimasi dan melegalisasi secara agama bahwa Pijatan Kesehatan Seksual dibutuhkan oleh manusia hidup….

Secara pribadi, 8dk muslim, dan mengakui bahwa poligami diperbolehkan di Islam…maka…perlu diingatkan kepada seluruh wanita di INdonesia…terutama dalam kaitan pemilu….2009 ini…bahwa Partai Islam harus mengakui keberadaan Poligami, baik untuk maupun dengan alasan apa pun poligamiitu dilakukan…sehingga…pabila Anda memilih memberikan suara Anda ke partai Islam…anda juga harus Mengakui…sekaligus menyetujui  Poligami terjadi di Indonesia…dengan atau untuk tujuan apa pun….

Selamat Berpoligami bagi saudara Zulhamli ….Selamat Berpoligami bagi rekan-rekan  PKS yang sudah mampu seperti ANis Matta, Rama Pratama…Zulkiflimansyah…dlll…Poligami itu HALAL KOK…dan gak  butuh FaTWA MUI untuk menghalalkannya….

Wallahu A’lam Bisshowwab…


<a href="https://belajardarikecil.wordpress.com/2009/02/07/pkspoligamikesenangansuami "><img
src="http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png"
/>
</a>


Pijat ALa ANggota Dewan Dari PKS Jambi… betuLKah Sekedar PIjat Sehat? atau Pelayanan Kesehatan Seksual….!!!???

Sidang pembaca yang budiman…

akhirnya….

beberapa hari menjelang PEmilU…

TUhan YME membukakan kepada kita…

tidak hanya aib elit politik dari Partai Yang selama ini dikenal Bathil atau Korup,

melainkan juga dari Partai …

yang maaf –

bagi 8dk…

telah sukses menjual Agama sebagai Platform Partai…

Pagi ini…berita di detik.com ramai tentang tertangkap tangannya Zulhamli anggota dewan yang juga kembali menjadi caleg dari PKS untuk DPRD Jambi…

tertangkap badan sedang berada di Panti Pijat….

Menarik untuk dicermati perkataan atau pun pembelaan dari dirinya dan anggota PKS lainnya…

bahwa ia berada di Panti Pijat yang “bersih”

karena ingin menyegarkan dirinya setelah bermain badminton pada malam sebelumnya…

(silakan dilihat di detik.com, berita tentang Pemilu,atau detik.pemilu antara jam 07.00 – 11.00 hari ini…)

Pertanyaannya adalah….

betulkah Panti Pijat beserta saudara Zulhamli sebersih itu….

atau hanya Bersih dan Terpingsan-Pingsan karena….

“o.oo..kamu ketahuan….”

Mari kita cermati dengan baik….

Bersih Peduli Professional…

adalah bait-bait yang dikumandangkan oleh Partai Keadilan SEjahTera…

apakah ini membawa pengaruh pada tindakan Zulhamli atau malah dipengaruhi karena terbawa aib…kita kejar sekarang..

.a. Bersih…..

Dalam hal ini…harus diakui bahwa Memang Panti Pijat tempat si Zulhamli tertangkap Badan bisa dibilang bersih…

tapi…

perlu kita kejar ke pemijatnya…

Apakah Ia tahu Bahwa yang ia pijat Adalah Anggota Dewan…?

atau

apakah Ia juga berani mengakui seberapa sering si Zulhamli ke sana…?

Nah itu tidak mengemuka pada berita detik…

Seakan-akan …ide PIJAT Semata-Mata UNtuk Kesehatan Ba’da Badminton…

padahal PIjat ini jUga idenTIK dengan PELayaNAN kEsehatan SEKsual…(sila dijawab oleh Om Hidayat Nur Wahid…)

2.Peduli….

pada bagian ini…

kabarnya Zulhamli adalah kader asli PKS…

atau dengan kata lain benar-benar orang Ikhwanul Muslimin atau Tarbiyah …

pabila ini benar…patut kita pertanyakan tentang “Peduli”…

Seyogyanya…

Zulhamli harus peduli dengan Nama Baik dirinya…

maupun Nama Baik partainya…perharto (baca: persetan!) ia tidak berbuat apa pun yang aib…

tapi dipijat oleh Bukan Muhrim…dan maaf…seingat saya gak boleh…

sayangnya saya gak dapat gambar siapa pemijatnya…

boleh jadi ia telah kawin siri dengan pemijatnya…

sebagaimana AA Gym kabarnya telah kawin siri dengan istri mudanya…sebelum terkuak oleh Detik.com…

kalau dah dikawin siri sih…HALALAN walaupun THOYYIBAN masih debatable…

Dipijat adalah hal yang manusiawi,

melakukan perbuatan seks pun manusiawi,

menambahkan porsi perbuatan seks setelah menerima pemijatan…harus diakui juga manusiawi….

Nah..ini jadi menarik…ketika kita rujuk pada kata

PEDuli…

Bagaimana kita ingin Menyerahkan dan Mengamanatkan suara kita..serta Memastikan…bahwa Caleg atau Anggota Dewan dari Partai Keadilan Sejahtera Peduli terhadap sesama…apalagi masyarakat Indonesia yang jelas-jelas tidak semuanya muslim...

apabila untuk PEduli Menjaga Nama Baik dirinya

Maupun Partainya…ia Masih keteteran…

Saya curiga…jangan-jangan masih banyak Zulhamli – Zulhamli lain di Partai Keadilan Sejahtera…

yang beruntung belum terkuak…

dan boleh jadi malah lebih parah dari

Max Moein

atau

Al Amin Nur Nasution…

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun…

3. Professional…

nah ini wujud Kesialan Profesionalisme…

PKS atau Zulhamli secara professional mengakui keberadaan Profesi Pemijat yang ada di Panti Pijat, dan ia butuh ketrampilan itu…

maka ia datang…padahal secara nyata…ia dapat memanggil ke rumah.para pemijat….baik yang tuna netra maupun tuna susila…..

tapi mungkin gak enak dengan IStrinya (ya kan? …ya kan???)

Ini bagus..

.yang jadi masalah adalah Zulhamli tidak professional..

selayaknya ia mengakui bahwa saat ini,

karena ia adalah anggota dewan, bahkan kembali nyaleg…

maka mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi..

ia sudah berada di wilayah publik…ia adalah anggota dewan…

baik ketika ia shalat, rapat, bahkan ketika ia berzinah….

Nah…yang kurang professional adalah…

harusnya ia tidak takut mengeluarkan dana lebih untuk MENIKmati Relaksasi INi…harusnya Ia berani Mengeluarkan dana Lebih untuk Membayar Mak Comblang kelas atas…bohong aja kalau di Jambi gak ada…apalagi di Dewan…namanya PB (Pialang Berahi) bukanlah hal yang luar biasa.

AKHIRNYA…

semoga ini dapat dijadikan patokan,

pijakan pembelajaran bagi kita semua…

untuk tidak menggantungkan amanah atau suara kita…

semata-mata karena partai menjual agama atau Kyai atau bahkan Fatwa..Ulama…

guna mendukung berahi politiknya…

Semoga MAjlis Ulama INdonesia Terbuka Matanya..

.dan

Merasa Malu

Karena telah  Membuat Fatwa Haram bagi Golput…

sekalipun  saya yakin..

Rasa Malu di MUI adalah hal yang luarbiasa mahal…

apalagi karena mereka Adalah Ulama…

mereka seakan-akan MENUHANKAN diri Mereka Masing-Masing…

Playing God kalau kata Ustadz saya yang bernama Soren Kierkegaard….

Terima kasih

<a href=”https://belajardarikecil.wordpress.com/2009/02/05/pkspelayanankesehatanseksual”&gt;
<img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#8221; />
</a>