Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Arsip untuk Tifatul Sembiring

Informasi Renyah Seputar Pariporno – Arifinto

Dear All, agar kita tidak terlalu kusut, minggu lalu, kita sudah mendapatkan informasi hiburan dari kelakuan rekan kita, Anggota Dewan Terhormat (dulunya) Arifinto dan (hobi) dirinya menonton video porno. Terlepas dari salah atau benar, dosa besar atau dosa kecil, berikut 8dk coba tampilkan informasi renyah terkait hal tersebut:       

1. Arifinto, boleh didaulat untuk menjadi murobbi bagi Ariel Peter Porn, keduanya memiliki hobi yang sama, boleh jadi, transformasi nilai-nilai Partai Keadilan Sejahtera dari seorang mantan Dewan Syura Partai Keadilan kepada  Ariel dapat mengubah dunia, menjadi lebih permisif terhadap pornografi, Amin

2. Arifinto dalam konferensi Pers, mengakui ia membuka link yang ada di email, sementara M.Irvan bersikukuh, itu dari folder dalam tablet pc nya, Apabila Arifinto berbohong, dan pada saat ia berbohong, ia masih menjadi anggota dewan syura PKS, maka kita tidak boleh heran, tertegun atau bersumpah serapah, apalagi sakit hati, apabila SusiloBambang Yudhoyono mungkin pernah membohongi kita, sebab Arifinto yang jelas-jelas sudah jadi Murobbi di Partai Keadilan Sejahtera saja masih “diperbolehkan” berbohong, minimal oleh Partai Keadilan Sejahtera, yang berasaskan Islam, tentu, SBY yang bukan dari partai berbasis Islam, dalam batasan tertentu, untuk keperluan tertentu “boleh merasa halal” untuk membohongi rakyatnya.

3. Menurut Sahibul Hikayat, folder atau link dari email yang dibuka oleh arifinto dapat dilihat di sini

Bukan Dosa Besar, Silakan Menikmati

Kalau memang, yang mengatakan hal tersebut adalah seorang Hafiz Qur’an, mudah-mudahan hafalan quran hilang dari akalnya, Amin, terlebih apabila ia melihat point nomor dua.

4. Ternyata, mundur nya Arifinto, akal-akalan, toh dia juga tetap dapat uang pensiun dan tunjangan lainnya, seperti Anggota DPR lainnya, seumur hidup, beritanya lihat di sini :

Mesum, mundur, menambahkan uang pensiun dan tunjangan

Dengan segala kerendahan hati, apabila Arifinto atau Partai Keadilan Sejahtera masih menganggap layak dirinya atau partai untuk mendapatkan tunjangan tersebut, semoga ALLAH SWT memberi azab yang nyata bagi Arifinto sekeluarga serta para Politisi Partai Keadilan Sejahtera dengan memberikan penyakit kelamin minimal tiga turunan (mohon bantuan dari para blogger dan netter untuk mengaminkan) sebab uang tersebut berasal dari keringat rakyat Indonesia.

Mari Kita doakan, semoga setiap kita berada dalam radius 1 km dari para politisi PKS maupun Arifinto beserta sanak keluarganya, kita sudah bisa mencium bau busuk, sehingga kita dapat lebih berempati, lebih mudah berintrospeksi, bahwa seringkali  Setan Berwujud Malaikat Terang dan mulai belajar mengasah diri kita untuk menjauhi Para SETAN yang SELALU mencoba menjadi MALAIKAT TERANG

Tifatul Sembiring is Playing God?

Konten Dewasa, tidak untuk yang berusia di bawah 21 tahun

Sebelum membaca tulisan ini, mohon sudi kiranya, netter membaca berita di bawah ini. Selain itu, mohon dimengerti bahwa isi tulisan ini adalah untuk pembaca dewasa, apabila Anda keberatan, jangan lanjutkan, silakan klik tautan ini

8dk tidak bertanggungjawab atas reaksi Anda setelah membaca tulisan ini, Anda lah yang bertanggungjawab sepenuhnya atas segala tindakan Anda, apabila Anda setuju, para netter, sudilah tengok berita di bawah ini.

Tifatul Sembiring berhak menentukan besar kecilnya dosa yang dilakukan Arifinto?

 

Baru-baru ini, salah seorang anggota dewan perwakilan rakyat, tertangkap basah sedang menonton video porno. Menarik, sebab yang bersangkutan, Arifinto, adalah kader dari Partai Keadilan Sejahtera, Partai yang nota bene berasaskan Islam.

 

Entah bodoh atau tolol, yang bersangkutan bilang, dalam siaran pers, mengakui bahwa apa yang ia lakukan bagian dari menghilangkan rasa bosan, jenuh saat sidang paripurna di DPR RI. Maka dengan kata lain, kalau ada seseorang, yang diminta untuk , maaf, melakukan “blow job” pada saat sidang paripurna DPR RI, adalah hal yang wajar, dengan catatan yang bersangkutan, baik yang mem”blow job” maupun yang di “blow job” mengakui, bahwa aktivitas tersebut untuk menghilangkan kejenuhan, maka aktivitas tersebut manusiawi.

 


Sayangnya, kolega Arifinto, dari Partai Keadilan Sejahtera, Tifatul Sembiring, mengatakan bahwa hal ini adalah bukan dosa besar. Betul apa yang ia katakan,  dalam Islam, dosa besar kriterianya sudah terukur, dan menonton film porno via tablet pc, tidak termasuk dalam kategori tersebut, tapi, apakah ia berhak menentukan tindakan Arifinto dosa besar atau tidak, sepertinya tidak. Aneh bin Ajaib, seorang Menkominfo, yang pada pesta blogger antara 2009-2010, mempertanyakan kepada pengunjung yang memfoto dirinya “…kamera ada filmnya gak sih?…” padahal saat itu, sudah era digital, bahkan di tengah-tengah blogger, eh, dia masih  gaptek, tiba-tiba berusaha Playing God.

Aturan dosa besar – dosa kecil, bagi manusia bersifat untuk diikuti, dipatuhi, atau dilanggar dengan segala konsekuensi yang telah diketahui secara agama, bukan dia mencoba-coba untuk menetapkan, manusia, seperti 8dk dan Tifatul Sembiring tidak diberikan wewenang untuk menetapkan, apakah perbuatan seseorang termasuk dosa besar atau dosa kecil, terlebih yang melanggar adalah bagian dari Tifatul Sembiring, sama-sama dari Partai Keadilan Sejahtera, …dengan segala kerendahan hati, Ushul Fiqh 8dk, Insya ALLAH gak kalah lah kalau cuma dengan Tifatul doang, kalau dengan Om Hidayat Nur Wahid, atau beberapa senior yang lain, 8dk akui, 8dk kalah jauh.

 

 

Dengan kata lain, Tifatul saja masih gaptek, era digital, di pesta blogger, masih bertanya-tanya tentang isi film dalam kamera, kok tiba-tiba berani memutuskan mana dosa besar mana dosa kecil,  yang jelas-jelas itu domainnya TUHAN YANG MAHA ESA atau ALLAH SWT.  Padahal TUHAN  YANG MAHA ESA sudah menciptakan banyak buku untuk Tifatul baca, bahwa era digital sudah lebih dari satu dasawarsa booming di Indonesia. Duh, sedih banget, jangan-jangan Tifatul memang Menteri yang gak tahu menahu persoalan yang harusnya ia putuskan, ia hanya beruntung kebagian jatah karena ngedukung SBY, maaf, maksud saya, partainya Tifatul.   Duh…,atau jangan-jangan sebagai individu, Tifatul sudah merasa paling benar, sehingga berhak menentukan segala-galanya…

 

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, semoga ketika Arifinto berani mundur karena mengakui kesalahan yang ia lakukan, Tifatul berani melakukan hal yang sama, atau minimal bunuh diri, atau lebih rendah lagi, pindah agama, toh, kalau bunuh diri itu berdosa atau tidak, yang jelas, Tifatul sudah menyamakan dirinya TUHAN, kenapa masih takut dengan dosa?

Untuk kita semua, termasuk 8dk, mari kita sudahi kebiasaan menghalalkan segala cara atas nama agama, agama apa pun juga, mari kita buka mata kita lebar-lebar, bangkai, berada di mana pun, akan menjadi bangkai, dan kita juga harus ingat, belum tentu anggota dewan yang lain, yang kebetulan juga dari PKS, yang  tidak tertangkap basah, lebih baik dari Arifinto. Mau bukti? coba  tengok Misbakhun, tengok Adang Daradjatun, istrinya melakukan tindak yang diindikasikan sebagai tindak kejahatan, bohong betul kalau ia tidak tahu. Apa seperti itu pola hubungan suami istri yang dipersyaratkan di Islam yang diadopsi oleh Partai Keadilan Sejahtera, silakan istri berbuat apa saja, suami pura-pura tidak tahu, atau malah kebalikannya?

Islam itu suci, Agama apa pun suci bagi tiap-tiap pemeluknya dan individu yang beragama, tapi bukan berarti seluruh anggota Partai Keadilan Sejahtera yang berasaskan Islam adalah manusia suci. Ingat, apabila individu yang mengaku sebagai Murobbi Anda, Ustadz Anda, Kyai Anda, Dosen Anda, atau Presiden Anda,  meminta Anda untuk meniadakan atau menegasi perlunya bersikap kritis terhadap dirinya atau siapa pun, pada saat itu, boleh jadi dia bukanlah penunjuk jalan bagi Anda,bukanlah pemimpin Anda… bukankah seringkali Setan berwujud seperti Malaikat Terang?

Introducing…Ungkapan Minggu INi…

Temans…seringkali saya iseng…mengutak atik kata…

baik untuk mengapresiasi semesta…maupun mengkritisi sesama(termasuk diri saya).bahkan merendahkan…

Merendahkan kadang kala dekat ke penistaan….

Tentu ..tidak boleh menistakan…kecuali sesuatu atau seseorang telah menistakan kita…(ih pendendam…sorry 8dk cuma manusia biasa..bukan malaikat…) sejatinya.. menistakan adalah tindakan yang tidak boleh…apa pun alasannya…

bukan karena seseorang menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera …seperti Tifatul Sembiring…lalu boleh menistakan kemampuan calon legislatif dari kalangan artis sinetron..

( mohon dilihat…http://shodiq.com/2009/02/12/pks-sombong-lecehkan-artis-sinetron-kalangan-dari-dunia-hiburan-lainnya)

sebab…

dengan segala hormat…saya berani taruhan…8dk kalau cuma debat dengan Tifatul Sembiring…tentang politik, apalagi politik Indonesia…kacang …(kacang dalam  bahasa Sasak berarti gampang…mudah)…

Jadi untuk Tifatul..berhubung Anda telah menistakan profesi dan profesi itu dihuni oleh manusia hidup (artis)…maka saya pun terayu untuk MEnistakan Anda…

Mari Kita Saling Menistakan

(ini antara 8dk dengan Tifatul Sembiring…kalau ada yang mau ikutan..ya terserah..asal siap mental…siap juga silet..buat bunuh diri potong nadi…tq)

Lha wong baru lulusan Pakistan aja kok Sombong …Paling menclok ke Pakistannya gara-gara jamaah khurujiyah doang..ha…ha…

atau …karena sadar kemampuan gak bakal tembus UI, UGM, sorry…kalau untuk Oxford dan Harvard…kejauhan…Kalo Lulusan Harvard…Oxford..baru deh tepok dada…(itu pun bakal diketawain ama alumni dari kedua almamater tadi..)

Tifatul….Orang cari Ilmu itu Kewajiban ..bukan buat MEnistakan ORang…!!!!

B4n954T!!!!!!!!!

(untuk teman2 PKS yang jago ngehack…sorry ini urusan 8dk ama Tifatul ..kenapa diungkap diruang publik…karena dia Presiden Partai..dan Partai isinya manusia..bukan binatang...jangan dihack..gw nyuwun…kalau mau debat…ya berkaitan tulisan ini..)

Pindah agama aja Loe.!!!

Anak buah elo…eloe…jangan-jangan cuma suka teriak istighfar…istighfar..gak pernah ngelakonin kecuali lagi liqo dan sholat…gila lu pada…Elo tu ye..Istighfar juga..ngeremehin Kerjaan Orang Lain…kayak Kerjaan loe udah Bener aje…!!!

..Islam mewajibkan Orang Belajar untuk Mencari dan Mengimani 4JJI sejadi-jadinya…bukan untuk Merasa lebih Baik dari Orang Lain…

Baru dipanggil Ustadz aja bangga…emang gak ada Ustadz yang pezinah…hah!!!….

Sorry…jadi ke mana-mana…maaf…tulisan ini cuma mau ngenalin…insya4JJI kita kan coba buat

“Ungkapan Minggu Ini”

yang berasal dari ide-ide sederhana ..yang kadang melelahkan kita kalau kita melupakan  mereka…

Tentunya…ungkapan tersebut hanya semata-mengungkap…Tafsir bebas ada di benak dan pemikiran teman-teman..jadi tidak ada penjelasan…silakan menikmati penjelasan teman-teman dari ungkapan tersebut…secara mandiri…baik ketika di kamar mandi…maupun di kamar tidur, baik sedang sendiri maupun ketika bersebadan…(apa coba….!!!??)

atau Ungkapkan dalam Komentar…Baik Buruk..Kasar Sopan…diterima….dan diberi ucapan Terima Kasih…Anda memiliki Hak untuk menyebut piaraan Anda (seperti Anjing, Kuda, maupun Monyet)  atau Makanan Anda (seperti Anjing, Babi, Cumi-cumi, dll ;sekalipun mereka sebenarnya malu kalau Anda sebut di sini..) dalam komentar Ungkapan Tadi….Otre???

Omongan tentang Tifatul Sembiringnya…nanti dibuat judul baru…mungkin agak jadul…maklum…bukan blogwalkers sejati..he..he..he..

Lho …Om…ungkapannya Mana…(entar…judul baru…tq)

<a href=”https://belajardarikecil.wordpress.com/2009/02/17/introducingquote-of-the-week”&gt;
<img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#8221; />
</a>

Kami Tidak Mau Ada Dendam…(Masih Tentang Iklan Guru Bangsa – PKS)

Pagi ini…di Metro TV, saat election update (20/11/2008) terdapat liputan tentang Seminar/Diskusi yang diadakan PKS…terkait dengan Tayangan Iklan PKS..Rekonsiliasi Bangsa…begitu kalau tidak salah dengar…(maaf…posisi saya dengan TV agak jauh…hiks)

Kalau tidak salah…Tifatul Sembiring mengatakan (lebih kurang) seperti ini…Kami tidak ingin apabila ada dendam…antara keluarga Pak Harto dengan keLuarGa Bung KarnO, kelUarga atau PenduKUng Gusdur, dengaN penduKUng MEgawati…dst..dst…

Terharu…betul-betul mulia niat PKS…two thumbs up Lah!!!… Sebab ia mencoba menjadi penengah, sekaligus menjadi pihak yang menyadarkan perlunya rekonSiliAsi….

Ndilalahnya…PUJI TUHAN… aLHAMDuLillAh..ia juga tidak menampik/memungkiri, bahwa iklan tersebut, juga ditujukan untuk mereguk suara dari para pendukung “GURU BANGSA” …tentu yg paling kontroversial adalah SoehartO…

Bagi 8dk…gak ada yang salah…lha Wong adanya partai UNtuk meraih Suara…dan Iklan adalah Hal yang niscaya…Apalagi…(sorry 2 confess) darah 8dk juga gak jauh dari PKS…ya kalau dengan HNW cuma beda 15 tahunlah…dia lebih senior…dan setiappuasa…8dk pasti mampir di rumah si Om…

My fuck’n concern is…kenapa ya…kok PKS gak pekA seCarA Sosial….(memang sih saya tahu kalau Fachry Hamzah, Rama Pratama anak Ekonomi…)..bukanKah penyelEsaian Kasus-KasuS Soeharto (maaf) Masih terkatung-katung dan tiada berkutang… Masih tampil polos atau telanjang untuk diperdebatkan…Kenapa itu tidak juga dihadirkan sebagai wujud kesetiaan atas kemanusiaan…bagaimana dengan kasus BPPC yang dilepas KejaKGung!!!???…BNP Paribas yang DIamanKan SBY melalui PEngaMANan Yusril Ihza Mahendra, Hamid Awwaluddin…!!!???

Jangan 1/2 – 1/2 dunks….Sudahlah…saya gak keberatan kok kalau ada Partai Yang Ngejual ayat…agama atau Keyakinan..itu sah aja kok…yang bego kan yang maukeyakinannya dibeli…ayatnya dijual..itu aja… yang penting…cover both sideslah…

8dk  paham kok, kalau Om Tifatul Sembiring, Om Hidayat Nurwahid (maaf om, tahun ini buka puasa kemarin,  di rumah dinas om saya absen…sebab lagi di luar kota..hiks…) dan partai butuh Uang, Dana serta yang Lain dalAm ranGka meMEnangkan Suara… tapi mbok ya caranya yang manies…(maaf seingat saya Rama Pratama dan Fachry Hamzah termasuk kuat penelitian kuantitatif-nya sewaktu masih di FE UI) Mbok di riset dulu…dipantau…Tolong Om…dendam itu Urusan PRibadi…dan Masyarakat paham Kok..denDam mereka cuma bisa disimpan dalam hati…sebab masak masyarakat awam seperti 8dk mau “Perang” dengan TOmMY…TK…itu mah namanya gak tau diri…

Tapi saya juga gak bisa memungkiri…yang dibela agar tidak ada dendam oleh PKS dan partai OM..keluarga – keluarga elite…Nih contohnya…”agar tidak ada dendam antara pihak SOeKArno dengan pihaK soEharto, SBY dengan MEga, GusDur dengan Mega, …dan Pihak Pks dengan 8dk (nah yang terakhir ini ngawur…)

Jadi maaf oM…yang semakin telanjang adalah KEBERPIHAKAN PKS terhadap ELITE…bukan Terhadap Rakyat…MeMang Kami Paham yang PUNYa OEANG adalah ELITe..tapi Mbok Ya o…jangan setelanjang itulah caranya….

Untuk Om Dayat…ya Om…gimana ya Om…lama kelamaan sepertinya Om dan Kawan-kawan lebih mendahulukan KESEJAHTERAAN dari pada Keadilan…hiks (maaf om jadi curhat, harusnya curhat pas buka puasa Ramadhan kemarin neh…) .

Om..dendam itu harus ada…sebab salah satu hal yang given dari TUHAN YME adalah rasa marah, rasa dendam, di luar dari rasa senang, rasa bahagia…Ya kan  Om…Kasihan dunks masa manusia gk punya dendam…Kalau Gak ada Dendam…Apa Mungkin Ada PARTAI KEADILAN SEJAHTERA???? gak kan Om..(terserah diakuin boleh…gak juga boleh…cuma kalau senyum mringis..tolong jangan sampai kegep ama john pantau…)

<ahref=”http://www.lintasberita.com/submit.php?phase=2&url= httphttps://belajardarikecil.wordpress.com/2008/11/20/pks-anwaunaskaljiddansih”><img src=”http://www.lintasberita.com/buttons_lb/lintasberita_d_100x20.png&#8221; /></a>