Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

Arsip untuk DPR

Terima kasih kepada Ariel, Cut Tari dan Luna Maya…

Disclaimer : Apabila Anda yang MIRIP ARIEL, CUT TARI, LUNA MAYA dan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO keberatan dengan isi tulisan ini, jangan ragu tuk menyatakan pendapat Anda, di bagian komentar, no sensor, dan ini juga diping ke SBY, karena ia adalah PRESIDEN HAK JAWAB, ditunggu keberaniannya MENGUNGKAP FAKTA…terima kasih…

Entah kapan awalnya, saya tidak begitu jelas, Ariel, Cut Tari, Luna Maya, menghebohkan jagad raya…sayangnya ini bermula dari Video Porno yang kabarnya, para pemerannya adalah seperti dan atau mungkin juga mereka…

Rasa penasaran mengusik saya…dan akhirnya, ketika saya mendapatkan kesempatan melihat video tersebut, tidak ada yang bisa saya ungkapkan selain rasa terima kasih saya…

Pertama, saya berterima kasih, apabila dari ketiganya berani membuktikan “Iya atau Tidak” kebeneran para pameran itu adalah salah satu atau ketiganya…hal ini penting, agar saya dapat melanjutkan rasa terima kasih saya kepada salah satu atau ketiganya…

Kedua, apabila hanya mirip, dan terbukti hanya mirip, maka, ucapan terima kasih ini, secara ikhlas saya sampaikan kepada mereka yang hanya mirip, tapi berani tampil total… saya yakin, mereka yang tampil telah mendapatkan kenikmatan yang cukup (Amin) dan tidak ingin mengulangi lagi, kecuali, dan atau apabila…ada pihak yang berani membayar tinggi…untuk itu, saya menyerahkan  hal ini, kepada teman-teman yang kebetulan memahami, jaringan pembuat, penyandang dana film-film porno…

Ketiga…saya tegaskan, bahwa terima kasih ini ikhlas…tidak bermaksud menjatuhkan mereka yang mirip apalagi mempopulerkannya…

Keempat, alasan pertama adalah…Video tersebut …telah menjadi bahan pembicaraan yang mendunia, hal ini berarti, Indonesia telah berhasil menancapkan kuku, sebagai salah satu negeri yang mayoritas penduduknya beragama Islam, tapi juga memiliki pandangan bahwa kebebasan seksual adalah hal yang manusiawi…

Kelima, alasan kedua adalah….saya berterima kasih, sebab, isu yang merebak, hampir dapat dipastikan, meredam isu DANA ASPIRASI 15 M DPR,  Meredam Tindak lanjut penyelesaian Kasus Century, dan yang tidak kalah penting, MEREDAM, public sense of crisis of PEMBENTUKAN SETGAB, atau KOALISI, yang pada akhirnya…PEMILU, PILPRES, hanya sekadar penghambur-hamburan uang, kalah menang, toh tetap menikmati…

Keenam, alasan ketiga adalah, ini membuktikan bahwa, saat ini, siapa pun juga, hanya memiliki dirinya ketika ia bertemu dengan TUHAN-NYA secara privat dan technoless…maka ketika Saudara Mirip Ariel dan Saudari Mirip Luna/Cut Tari  melakukan hubungan intim dan direkam dengan teknologi terkini….Suka atau TIdak Suka…Minimal Hasil Rekaman tersebut, telah menjadi milik PUBLIK….atau minimal milik mereka yang mengerti tEKnologi tersebut…

Ketujuh…alasan keempat, adalah merujuk kepada alasan keenam, ketika hubungan antar – manusia telah menjadi DOMAIN PUBLIK, maka adalah HAK PUBLIK untuk mengetahui sejauh mana kedekatan ARTHALYTA SURYANI (yang cantik, janda, pengusaha pula) dengan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (yang ganteng, presiden pula) hal ini terekam (menjadi domain publik) bahwa keduanya pernah bertemu, bahkan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO diundang  ke pernikahan anak ARTHALYTA SURYANI, dan yang pasti…pernikahan adalah acara privat, tapi kalau sudah terekam dan ada banyak individu yang merekam…itu menjadi domain publik…

Kedelapan…Maka, belajar dari pengalaman video ini, saya berpendapat, PENYANGKALAN, bisa dilakukan oleh siapa pun, setelah ia bertindak, minimal pelaku  atau yang mirip pelaku video menyangkal, dan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO dapat MENYANGKAL ia memiliki HUBUNGAN KHUSUS atau MINAT KHUSUS atas HUBUNGAN dengan ARTHALYTA SURYANI…ini menyadarkan kita…bahwa kita hidup di NEGERI PENYANGKALAN….

KESEMBILAN…maka…apabila penyangkalan itu hidup dari para pelaku atau mereka yang mirip pelaku video, kemudian keluar dari mulut SBY tentang AYIN, kita pun dapat melakukan penyangkalan, atau mengatakan BOHONG BESAR apabila SBY..ingin BERANI memberantas KORUPSI tapi tidak pernah BERANI mendorong bahkan memutuskan ASAS PEMBUKTIAN TERBALIK, karena…itu boleh jadi bumerang buat dirinya, atau keluarganya (Apa masih kurang saya korbankan besan saya…demikian anggapan mereka yang mirip SBY berkomentar…)

Terakhir…..video tersebut menyadarkan saya, bahwa saat ini, saya berada dan hidup, di negeri yang dipimpin oleh seseorang yang “MIRIP PRESIDEN” secara fungsi dan jabatan, padahal boleh jadi apabila ia MEMBUKA TOPENGNYA…bisa terlihat too many faces…boleh jadi corruptor faces smile there, boleh jadi wajah berjuta pengusaha pengemplang pajak, atau malah segelintir manusia Indonesia terdidik yang selalu mengupayakan INDONESIA, terutama masyarakat INDONESIA, selalu bodoh, bodoh dan miskin, agar tergantung habis-habisan, sehidup semati dengan diri mereka…Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun…

Terima kasih Ariel, terima kasih Luna Maya, terima kasih Cut Tari….o iya, kelupaan terima kasih pula ke SETGAB…dan IDE SEGAR DANA  ASPIRASInya…semoga….ANDA sekalian…dapat MENYUAP TUHAN YME, dengan perjalanan BOLAK- BALIK ke TANAH SUCI masing-masing AGAMA ANDA…dan izinkan saya yakin…(ini yang menyebabkan saya bertahan hidup di negeri penyangkalan Indonesia; TUHAN YME…jauh dari tipe penerima suap seperti JAKSA URIP TRI GUNAWAN…Amin)

DPR Pemalas!!!???

Metro TV …

metro hari ini pada paruh pertama…

menampilkan tinjauan berita tentang Kemalasan Anggota DPR untuk menghadiri sidang …yang jadi bahan rujukan adalah (atau mungkin dibaca; terutama…)sidang paripurna hari ini yang hanya dihadiri oleh 70-80 orang.. ..

Metro TV juga menampilkan Om Gayus T Lumbuun dari DPR (anggota badan kehormatan) dan Om Sebastian Salang dari Formappi (?)

Alkisah …pada saat dialog berlangsung…

Om Gayus bilang bahwa  tiap-tiap rapat di DPR memiliki nilai tersendiri, ada yang tinggal mensahkan dan ada yang juga pada tahapan memutuskan…

Pada tahapan memutuskan ini, diupayakan kuorum…

Menurut Gayus …masyarakat perlu diberitahu, bahwa ” seakan-akan” tidak semua rapat di DPR RI harus dihadiri oleh Anggota Dewan Yang Terhormat (atau maaf; gilahormat?)

atau dengan kata lain…bagi Badan Kehormatan DPR RI…apabila rapat atau sidang itu biasa-biasa saja…kehadiran anggota dewan saat itu adalah pilihan (mohon dikoreksi bila pencerapan saya ini salah)

Bagi Sebastian Salang…ketidakhadiran anggota dewan pada sidang atau rapat…ia asumsikan mewakili satu dari dua hal…

hal pertama terkait dengan sikap politis anggota dewan yang tidak hadir…

dan yang kedua…malas…

Sebastian Salang lebih menitikberatkan asumsinya pada Kemalasan…

Secara pribadi, 8dk termasuk orang yang memperhartokan (baca: mempersetankan) tingkat kehadiran anggota dewan…

pijakannya sederhana…

8dk  dan banyak pembaca…yang benar2 kerja keras dan tidak mengharapkan gaji dari negara tapi tho bayar pajak untuk negara…dan gak ambil pusing karena memang gak ada pemasukan kalo “ngurusin” anggota dewan..

Lha wong kita cari makan dengan ketrampilan kita masing-masing …dan Mudah-mudahan ketrampilan kita tidak termasuk membohongi rakyat…(amin)…

Bagi Metro TV dan Sebastian Salang…terlihat keluhan yang dikemukakan adalah tingkat kemalasan tersebut, seringkali mengganggu proses pembuatan undang-undang hingga pengesahannya...

sementara bagi Om Gayus T Lumbuun, keberhasilan pengesahan Undang-UNdang oleh DPR yang mencapai  60% dari target adalah SUATU KEBERHASILAN….

Terus terang…seingat 8dk…ketika seorang caleg dipilih untuk jadi Anggota Dewan…yang jadi pokok pekerjaan dia adalah Budgeting, Monitoring, dan Legislasi…yang kesemuanya di mata kita-kita…mereka adalah orang yang berkantor dan mau gak mau harus datang setiap hari ke kantornya…

atau minimal secara sederhana…

“lu dibayar untuk ngantor di DPR…titik..loe kerjain dah apa yang jadi kewajiban lu…termasuk kehadiran fisik…saat rapat dll..inget..gw, tukang becak, kaki lima yang bayar retribusi, hingga pengusaha yang bayar fiskal..itu ngebiayain lu…kalo lu males-malesan …mendingan mati aje lu…..daripada uang buat biayain lu ongkang-ongkang kaki…mendingan buat nguburin lu…itu mah dah kewajiban”

Secara sederhana…logika  begonya…kehadiran di rapat apa pun itu adalah kewajiban dari pekerjaan mereka dan kita gak mau tau…

lha wong mereka dibayar kok…tho kalo ke konstituen…ada masa reses…tho kalo mereka begadang bikin Undang-Undang…itu memang dah kerjaan..ada uang rapatnya lagi…..sapa suruh NYalEg…

Jadi…euphemisme tingkatan rapat…tanpa disadari dapat membodoh-bodohi masyarakat dan mensosialisasikan “Bolos pada tempatnya adalah hal yang manusiawi”

entah di mana pijakannya ..yg jelas bagi 8dk…memilih Caleg…maka Caleg itu dah tau kerjaannya dan gak boleh bolos tuh caleg….kecuali dia lagi kabur dari simpanannya atau lagi kabur dari KPK…ya..terserah deh…paling 8dk coba bantu doa…biar cepet ..amen...

Lalu bagaimana dengan “sikap politik”…

Secara pribadi…sebagai orang awam politik (cuma s4 ngerasain di Kampus doang..jaman forsal, forkot, kbui) 8dk melihat wajar apabila ketidakhadiran seorang politisi sebagai sikap politik…

tetapi ia harus mengkomunikasikan dan menegaskan bahwa ia memilih tidak hadir karena :

a.beda pendapat,

b. menentang apa yang akan diputuskan,

c. melihat apa yang diputuskan bertentangan dengan kebutuhan masyarakat,

d.dst,

e.dst

Hal ini penting mengingat :

1. ia dipilih oleh ratusan bahkan mungkin ribuan atau puluhan ribu orang,

2. Ada orang yang kejebak sebenarnya memilih orang lain, tapi karena suara dia paling banyak, suara ke calon lain…”dihibahkan” ke diri dia

3. nah ini paling penting…bahkan orang yang anti dia pun, selagi  pernah bayar pajak, melalui pajak apa pun juga, harus dianggap berkontribusi untuk pembelian celana dalam dia, pil kb dia, kondom dia hingga biaya untuk sekolahin anak mereka di Luar Negeri…minimal selama lima tahun masa mereka mengabdi…

Lha..gimana kalo memang mereka dah kaya dari sebelum jadi anggota dewan..gampang…tinggal declare…bahwa

Gua Kalo Jadi anggota dewan..itu uang gaji, tunjangan, dll..gua balikin ke sekretariat.dewan..gw balikin ke negara deh!!!.gw dah ada perusahaan, gw dah ada deposito, portofolio berjibun…

tapi declaration ini gak Ngehalalin dia bolos…

cuma ia selamat, karena beli Kondom dari uang sendiri, titik.

Nah..seharusnya MUI buat fatwa haram bagi Anggota DPR yang malas, mangkir kerja…bahkan fatwakan darah mereka halal, mungkin dengan jalan “ketabrak mobil kek, Mobil mereka terjun dari jembatan layang”, atau tiba-tiba jantung kambuh karena bolos lebih dari tiga kali…(amien)

baru itu bisa dibilang MUI bertanggungjawab atas fatwanya…

Fatwakan juga..bagi Anggota DPR yang beragama Islam…ketauan Serong, Korupsi, Malakin orang…untuk dihukum rajam, bunuh, hukuman mati…atau minimal hukuman Harus Pindah Agama…terserah deh (itu pun kalo ada agama lain yang nampung…tapi saya yakin…agama lain pun menajiskan tralala trilili anggota dewan tersebut…)

Akhirnya…9 April 2009 …

Anda dapat memilih …untuk tetap memilih…

atau memilih untuk tidak memilih…

Insya 4JJI…apabila Anda berserah diri kepada TUHAN YME…

sesuai dengan agama Anda masing-masing, dan telah memacu logika Anda hingga maksimal dalam memutuskan memilih atau tidak memilih…

dan niat Anda baik…semoga Anda diberkahi..dengan apa pun  itu pilihan Anda……

Jadi…

Masih ada masalah dengan Golput???

(he..he..he..)

lintas..beritakan…

Buah Simalakama…Penetapan AuLIA POHAN menJAdi TersanGKA kaSUS AlirAN DAna BI ke DPR

Pada salah satu berita dalam rangkaian berita di TOP NINE NEWS Metro TV, Senin, 3 November 2008…AntaSARI AzHAR, KETua KAPEKa membantah dengan TEgaS apaBILA penetAPan AuliA Thantawi POhan sebagai Tersangka minggu kemarin sebaGai sarAna untuK menaikkAN Citra SBY…bukan murni PERtimbangan PEnegakkAN hukum SEmata-maTa… Ia MENEgasKAN dalAM berita TersebuT, bahwa penetapAN yang Dilakukan KPK terhadap Aulia POHAN murni Tindakan HUKum…

Tentu kita haruS mengApreSiasi KeberanIAN KPK…gimana gak…lha wong 8 354 N-nya RI 1 yang dikejar…tapi …mohon kita juga dapat MEminta diri ANtasari AzhAR…baiK Secara PRibadi Maupun Secara KEPALA SUKU KPK…tentang Beberapa hal di bawah ini :

A. Secara pribadi. persentuhan saya dengan teman-teman di KPK, baik di gedung KPK lama…daerah Juanda maupun Gedung Baru KUninGan…telah memberikan keYAkinan kepada 8dk Secara PRibadi…bahwa Para PEkerJA di KPK adalah ORang-ORang Cerdas…kebanyakan dari rekan-rekan di sana, berasal dari Universitas NEgerI TernaMA…bahKAn tidak Sedikit Berstrata 2… Maka…apakAH ini juga BErbanding LUrus dengan PROFil para Pimpinan KPK (sorry, termasuk Anda…) kalau tidak berarti nILai Plus Anda dan atau PARa pimpinan KPK saat ini…adalah NEGOSIASI..baik secara langsung maupun tidak langsung dengan ANggoTA dewAN…atau Jangan-jangan ada BAntuan (terutama untuk Anda secara Pribadi; dari KeluaRGA cENDana????)

B. Apabila jawabAN pada pertanYAAN a adalah para PIMPINAN KPK cukup Terdidik, bahkan di atas RAta-rAta Para pegAwai KPK…maka …MEngaPA membutuhKAN waktu + 6 Bulan Bagi KPK untuk menetapKAN AuliA POHAN sebagAI tersanGKA…padAHAl… KareNA TemaN_TeMAN KPK adalAH ORang2 CERDAS maka MEmahAMI AKtivitas DAN PERTanggungjawabAN kerja GUBERNUR Bank Indonesia bersiFAT kOLEGIal…jadi PERTANGGUNGJAWABAN kerJA dilAKUkan Secara BErsama-sama…tidak PERLU memakan waktu 6 bulan…atau ADa KOMPRomi LAin???  Maaf…kita sama-sama tahu-lah BOROK PENEGAKKAN HUKUM di INDONESIA JanganKAN HUKUM…AGAMA atau IMAN SAJA di INDONESIA bisa dibEli…sudahlah…Apalagi Anda Mantan Kepala PEngadilAN NEgerI…Bohong BanGEt…Kalau ANDA tidak MENgetahui JUal Beli Keputusan Hukum di LINgkungan Kerja Anda (Kalau Anda Berbohong…saya cuma dapat mendoakan..semoga…Anda…hingga keturunan Anda…TUJUH TURUNAN menjadi PEMBOHONG yang tidak MEMILIKI RASA MALU…yaiTU merekA BERBOHONG sekalipun MASYARAKAT BANYAK MENGETAHUI KEBOhongan MEreka…Anda BEserta Keturunan Anda Tetap Bermental Baja dan Bermuka Tembok…Amien Ya 4JJI!) Atau MEmang KETERlamBATAN itu kompromi POLITIS…Atau SEmata-MATA pertimbangan RASA kemanUSIaan mengingat Apabila Hal itu dijatuhkan jauh-jauh hari…cucu SBY bisa kaget…sehingga proses persalinan bisa terganggu…Entah…Hanya Anda…Tim ANda…Tim di Kepresidenan…yang Tahu Jawabannya (Saya tidak merefer ke TUHAN…karena saya YAKIN 4JJI telah MEMBEri ANDA akal…sehingga IA yakin bahwa untuk menjawab pertanyaan ini ANda hanya perlu MENGGUNAKAN AKAL…)

C. Anda…sebagai Ketua KPK…INdivIDU yang TERDIDIK secara UTUH dalam bidang HUKUM…tentu mengetahui bahwa PIJAKAN penetapan dan substansi penetapan MURNI masalah HUKUM…dan Itu juga diketahui oleh orang banyak (sorry Om, yang berpendidikan bukan HANYA oM sendiri…) Nah pertanyaannya Adalah Kenapa PADA saat PUBLIK bingung dengan TIM ekonomI SBY dalam MENGhadapi KRisis atau Dampak Krisis Ekonomi Dunia yang disebabkan Amerika, Turunnya NIlai TUkar RUpiah Terhadap DOllar Amerika…baru Anda Jadikan PERISTAWA HUKUM ini…? Gak salah DONG..kalau ORANG BEranggapan dan BAHKAN MEYAKINI ini adalah kePUTUSan pOLITIS…atau KEPUTUSAN hukum yang berdasarkan PERTIMBANGAN POLITIS, bukan MURNI Pertimbangan HUKUM… Lalu…giMANA penJELASan SEGamblang-Gamblangnya tentang MURNI hukum di sini???

D. LalU terKAIT dengan Kasus yang sempat MENGARAH kepada Yusril Ihza Mahendra dan Hamid Awwaluddin…MS Ka’ban… Apakah masih dijadikan DEPOSITO tenaga PENDORONG bagi KENAIKKAN CITRA SBY untuk PILPRES 2009 yang dititipkan KEPADA KPK???  Sederhananya sepERTi ini…Yusril Tiba-tiba naik PAMOR sebagai PILPRES alternatif…selain SBY dan MEga..maka digedorlah kasuS Yusril..yang berakibat TIDAK hanya menJATUHkan citra YUSril tapi JUGA ngedongkrak CITRA SBY.. Gimana? Begitu Pula dengan MS KA’ban..Ketika PBB berhASIl menaikkan NILAI TAWAR dengan PEROLEHAN kursi di atas DEMOKRAT…tiba-tiba DemokRAT mengejar Ka’ban MELALUI KPK…sehingga. PBB kehilanGAN kesempatan MENCALONKAN CAPRES mauPUN cawapRes dari PARTAi mereka…? Kalau Ya…KIRa-kira AKan ditetaPKAN bulan BErapa??? MUdah-mudahan Kalau Sudah diancar-ancarkan bulannya…masyarakat LUAS tidak perlu terkaget-kaget…Orang Kaget biasanya kehilangan kesempatan untuk BERFIKIR LOGIS…mereka yang telah memilih GOLPUT atau UNTUK TIDAK MEMILIH SBY pada PILPRES 2009…jadi terganggu dan berbalik MEMUTUSKAN untuk TIDAK GOLPUT bahKAN memilih SBY…hanya karena mEReka MELIHAt ada secercah harapan  PENEGAKAN hukum serta PEMBRANTASAN KORUpsi Tanpa PANdang Bulu…padahal murni KEGIATAN itu TINDAKAN POlITIS PopULER…atau SOFT ADS bagi SBY…

Nah…karena ANDA muslim…baru-baru ini bahkan BERUMRAH…kalau Ada MAsyarakat Yang MEMILIH SBY dan ternyata PILIHAN mereka salah…maka sebagai MUslim ANda Harus BErani JUGa memikul tanggungjawab atas  Salah PILIH yang mereka lakukan…(Maaf saya tidak merefer ini ke hukum dan kontrak sosial, karena untuk keduanya, sebagai praktisi dan akademisi di bidang hukum, Anda AhLI untuk nGeles…kalau saya  kembalikan Agama…mudah saja…kalauAnda percaya Anda mengamini,kalau Tidak PERCAYA..jangan-jangan Perjalanan UMRAH anda kemarin Disponsori oleh penundaan atau beberapa penundaan atas penetapan KASUS…)

Akhirnya…saya berharap ANDA dapat jUJUR menjawab PErtanyaan-pertanYAAN ini…untuk Anda Sosialisasikan SEcara UTuh…dan BIarkan Masyarakat MENILAI …apakah Anda IdealISt atau OPPOrtunIST..yang pasti…apa pun yang ANda LAKUKAN…SBY-lah yang akAN terangkat CITRanya…BUkan HUKUM yang ANda tegakkan…mau bukti…silakan Anda kejar sendiri….

Guyon Ala JIL 2 : Tentang RUU Pornography…(Oleh-oleh dari Senggigi..Lombok Barat)

Dua tahun lalu, atas kemurahan hati Lombok Post, 8dk berkesempatan melakukan silaturahim dengan rekan-rekan 8dk di Lombok…Beberapa hari sebelumnya…rekan-rekan tersebut, meminta agar saya membawa data-data tentang draft RUU Pornography…yang telah direvisi (Gila…bahkan sampai sekarang tidak selesai-selesai di DPR.. keren……………….)

Secara kebetulan, jaringan 8dk ada yang menghuni Senayan…dari sanalah 8dk mendapatkan draft…lumayan tebal…saat itu 8dk sangsi…apakah mungkin teman-teman mau membahas draft fotokopi tebal tersebut…..bukankah lebih baik kita ngobrol lain…sambil kangen-kangenan…(8dk sudah lama meninggalkan Lombok)

Singkat cerita…8dk sudah bertemu dengan kawan-kawan… di dekat Senggigi…tepatnya di sekitar Batu Layar…

Rekan-rekan yang hadir ada yang berprofesi sebagai dosen di UNRAM ; saat ini kabarnya sudah doktor…, pengusaha toko emas, pegawai dinas perdagangan propinsi NTB, serta 8dk…

Sejatinya…semangat bertukar pikiran mengemuka…hingga seakan-akan sarasehan ini dapat menelurkan pendapat atau opini…Tragisnya terjadi kecelakaan yang fatal…Teman-teman itu meminta 8dk membuka pembicaraan layaknya seseorang memberikan opening speech…Berikut ringkasan opening speech 8dk 

8dk .. Om – Om sekalian…sejatinya kita gak perlu mempermasalahkan tentang Pornography, maksiat dan lain-lain…

Salah seorang Rekan memotong : “Sebentar…maksud Loe apaan… 

8dk : Begini…kita analogikan kita hidup saat ini dalam rumah besar…maka di rumah itu 10 orang masih terasa lega…Nah bayangkan kalau rumah itu tiba-tiba diisi oleh 1000 orang…apakah rasa lega dan nyaman itu masih dapat kita rasakan!!!??? 

Salah seorang Rekan yang lain   : Gila…Lu!!! Apa hubungannya… 

8dk : Begini…sekarang…kita bayangkan….apabila…seluruh umat manusia…mulai dari zaman Nabi Adam hingga kiamat terjadi…semuanya masuk Surga…kira-kira…kita masih berasa nyaman dan lega gak di Surga??? Terus ada untungnya gak ngejar-ngejar SUrga??? Toh sama sumpeknya dengan dunia!!!??? 

HASIL AKHIR : Pembahasan ditiadakan…kami berempat akhirnya keliling Senggigi – Batu Layar – Batu Bolong dengan mobil sang dosen…di beberapa tempat sempat ngopi…hingga waktu adzan Shubuh dikumandangkan…. (Berdasarkan pengalaman tersebut 8dk dapat memaklumi apabila RUU Pornography, sering tertunda-tunda di DPR; selain itu 8dk optimist bahwa keberadaan RUU Pornography, seandainya sudah menjadi UU Anti Pornography akan seperti ini “datang tak menambah, pergi tak mengurangi” dalam khazanah hukum di INdonesia…Mari…kita buktikan!!!!!!…..(Cihuiiiii)