Belajar Dari Kecil

Tentang Belajar, Tentang Apa Saja, Dari Apa dan Siapa Saja serta Untuk Siapa Saja

2014, Ikut Pemilu atau Golput?

Dear all, tidak terasa, empat bulan lagi akan ada hajatan besar, yaitu Pemilu 2014, tepatnya bulan April 2014…Sebenarnya, sejak pertengahan tahun ini, mata kita sudah sering diganggu, oleh spanduk, baliho bahkan poster, yang maaf, seringkali tidak menghiraukan pijakan estetika. Nah…itu semua muaranya di April 2014…

 

Sementara itu, kita sama-sama tahu, bahwa penetapan DPT saat ini bermasalah, entah siapa yang salah, saya gak tahu, yang pasti, ketika saya coba tanya ke rumput yang bergoyang , mereka jawab, bahwa mereka hanya akan menjawab untuk Ebiet G.Ade… 

 

Yang lebih parah, kita semua tahu, bahwa tidak ada partai politik yang benar-benar steril dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme…sekalipun masih samar-samar, masih seperti bisik-bisik, bisa dikatakan hampir semua partai politik, telah diisi politisi busuk. Bahkan, seorang Pendiri Partai Keadilan Sejahtera, berani menonton FILM PORNO di Senayan,lebih rusak lagi, Presiden  Partai ini, tertangkap tangan, dan saat ini, menjadi tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi.

 

Penutup gegap gempita kebobrokan politisi di negeri ini, boleh jadi, tertangkap tangannya Akil Mochtar, mantan Politisi Golkar, yang ketika tertangkap tangan, menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi…Hebat…Hebat…

 

Nah, masih bolehkah kita percaya kepada politisi? masih butuhkah kita dengan politisi…berikut pandangan sederhana 8dk :

 

1. Tidak lama lagi, kita menyambut 2015, saat ini, Pasar ASEAN + 1 (China) sudah terbuka, jadi sebaik Anda punya paspor, Anda punya sertifikasi keahlian, ketrampilan dan nomor pokok wajib pajak, Anda sudah bisa mencari penghasilan, pekerjaaan di 1o negara lain selain Indonesia, jadi, Anda tidak perlu ragu, akan dibatasi gerak oleh para politisi, pemerintah, apabila Anda memutuskan untuk tidak memilih. Penting untuk Anda siapkan adalah, kemampuan Anda untuk menghadapi persaingan tersebut. Ingat, sejak 2004 hingga saat ini, sudahkah Anda mendengar Pemerintahan SBY menyiapkan masyarakat Indonesia dalam menghadapi AFTA+1 ini?

 

2. Jangan lupa, bahwa sekalipun Anda bayar pajak, Anda menggaji aparat, menggaji politisi, saat ini, kita sama-sama tahu, bahwa PEMERINTAH lunak, tidak bertaji kepada pelanggaran hukum, seperti KORUPSI yang dilakukan oleh para PEJABAT dan APARAT, jadi, masih mau Anda ikut memilih mereka? Ingat, bahkan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO pun tidak punya niat baik untuk mendukung hukuman mati bagi KORUPTOR, padahal dia digaji oleh PAJAK dari rakyat Indonesia. Jadi Anda masih percaya dengan Partai Politik!? Ingat, bahkan Presiden yang Ketua Umum Parpol pun tidak pernah memperlihatkan apresiasi dirinya kepada masyarakat Indonesia, terutama dalam hal penuntutan hukuman mati bagi para koruptor!

 

3. Sebaik Anda ikut memilih, atau tidak ikut memilih, pada akhirnya, Anda memiliki hak untuk melakukannya, jangan bingung dengan “FATWA”, Ingat, anggap-lah ketika Anda memilih “SI FULAN”  ternyata si FULAN korupsi, apakah yang membuat FATWA ikut menanggung dosa atau beban moral!? belum tentu, sementara Anda, kecuali Anda juga koruptor maka tentu Anda akan merasakan beban moril, tanggungjawab moral yang berat, jadi…Anda masih ingin menambah beban pikiran Anda dengan mengikuti proses PEMILU!? Terserah!

 

4.Perlu dimengerti, bahwa, sebaik Anda tidak memilih, atau memilih, atau memilih untuk Tidak Memilih, itu adalah hak pribadi Anda, jangan lupa, ketika Anda sudah memberikan bekal terbaik secara agama, moral, ilmu dan harta kepada keluarga Anda, maka tugas Anda, sudah paripurna, percaya-lah, saat ini, yang dapat kita lakukan -sementara ini- mendisiplinkan diri untuk jadi manusia yang baik, beriman, bermartabat, baru warna itu dapat melingkupi keluarga kita, jangan bermimpi untuk mewarnai negeri ini, yang sementara ini, lebih banyak dikuasai IBLIS berwujud manusia, terima kasih.

Aceng, Rhoma, dan Pembelaan atas Pilihan Masing – Masing

Teman-teman netter yang 8dk kagumi…di penghujung tahun ini,kita diisi dengan dua berita yang bagi kebanyakan orang remeh – temeh, tapi menyesakkan dada (karena hampir setiap waktu di ulang). Nah, 8dk termasuk orang yang menganggap dua berita itu adalah berita besar (besar karena kita masih lebih suka berita sebagai alat hiburan, bukan sarana untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat, maaf).

Nah, berita dari dua orang terpilih, Rhoma dan Aceng, membuat 8dk tergugah untuk menyelami, pijakan awal masing-masing. Terus terang, penyelaman ini perlu dilakukan, mengingat keduanya adalah pribadi yang cenderung lupa, bahwa untuk jadi manusia, seseorang harus memiliki rasa malu, atau pada titik fatal, dia bisa memalukan (atau malu-maluin). Tulisan ini, bukan untuk mengingatkan mereka berdua, karena semua media sudah mengingatkan, baik dalam bentuk karikatur, kritik,  hingga bahasan serius oleh para penulis kolom atau penulis opini.  Tulisan ini mencoba meraba, pijakan pilihan keduanya…Agar kita juga dapat memperluas khazanah (terutama untuk kami). Khazanah bahwa keunikan manusia, apabila tidak diapresiasi dengan baik, boleh jadi akan menghancurkan manusia itu sendiri.

RHOMA

Tanpa bermaksud mengecilkan kesempatan siapa pun, warga negara Indonesia, memang berhak, untuk mengajukan dirinya, menjadi seorang bupati, gubernur, bahkan Presiden. Maka, keinginan Rhoma, harus diapresiasi sebagai bentuk apresiasi Rhoma atas pengakuan kompetensi, maupun kemampuan yang ia miliki. Ia beranggapan, bahwa dirinya, layak untuk menjadi Presiden Republik Indonesia, periode 2014 – 2019. 

8dk juga mengapresiasi keinginan baik tersebut, terlebih, tahun 2014, sudah di ambang mata. Proses mengenalkan seseorang untuk menjadi seorang Presiden butuh waktu yang tidak sedikit (maaf, jangan bicara dana, karena dana, ada aja caranya untuk dicari, baik halal maupun haram).  Yang membingungkan 8dk adalah, pijakan keinginan tersebut, yang menurut kami,  agak naif….

Kami menemukan, bahwa pijakan tersebut adalah : Karena SBY selama jadi Presiden bisa bikin beberapa album lagu,  maka, Rhoma yang sudah dari dulu bisa bikin album atau lagu, merasa mampu dan layak jadi PRESIDEN RI. …Apabila asumsi ini benar, maka, pihak yang pertama kali harus kita salahkan kalau benar Rhoma jadi Presiden RI, dan ternyata gagal, adalah SBY….Kenapa SBY? Di mana pijakan logisnya? Nah, ini menarik…pijakan sederhana-nya, SBY ketika jadi Presiden RI, 2004 – 2014, lebih mengkonsentrasikan dirinya untuk membuat album, bernyanyi, maka amat wajar, apabila para seniman naik pitam, akhirnya berusaha untuk menjadi Presiden…Apalagi bila ada seniman yang berfikir, 

Wah, kalau aku jadi Presiden, berarti Album lagu-ku, Patung-ku , lukisan-ku, semakin laris, karena aku bisa mengkondisikan hasil karya-ku, sebagai hasil karya yang harus, mau tidak mau harus diserap oleh pemerintahanku (duh sedihnya kita)

Apabila pijakan ini benar, maka, kita boleh berharap, semoga TUHAN YME, memberi pencerahan, agar kita benar-benar pada 2014, bisa memiliki Presiden, yang negarawan, tegas, dan bukan Penyanyi, atau Seniman yang hanya ingin membuat hasil karyanya laku di masyarakat, karena Ia adalah seorang Presiden, amin.

ACENG

Pilihan  Aceng untuk menikahi seorang  wanita muda, adalah hal yang masuk akal, wajar dan patut diapresiasi sebagai pilihan yang sehat! Ia secara tidak langsung mengakui, dirinya adalah orang yang berkelas, atau minimal logis. Mencari pasangan yang jauh lebih muda, cantik, bagi seorang pria yang memiliki kemampuan (terutama finansial dan power) adalah hal yang manusiawi.

Pada bagian lain, Aceng pun memahami,  bahwa Agama yang ia  anut, membolehkan pernikahan, bahkan mewajibkan pernikahan sebagai sarana pelegalisasian proses berse****** dari     dua orang dewasa.  Maka, apa  yang ia lakukan  adalah hal yang normal….

Yang menjadi masalah adalah, ketika telah menikah si wanita mendapatkan tekanan, terutama secara psikologis, dan pada titik tertentu bahkan diceraikan, dan pada proses perceraian, pihak-pihak yang terlibat pada proses pernikahan, boleh jadi tidak dilibatkan lagi, sehingga kesan mencari-cari alasan untuk menceraikan adalah hal yang tidak bisa dihindari.

 

Lalu, apa kesamaan atau kemiripan dari keduanya….Beristri banyak atau nikah berkali-kali, boleh jadi merupakan kesamaan dari kedua orang tersebut. Rhoma dan Aceng, keduanya, diketahui secara umum, telah nikah berkali-kali.  Pertanyaan yang harus kita kedepankan adalah, pantaskah apabila seseorang yang telah menikah berkali-kali (baca : kawin – cerai) menjadi teladan!? Apakah negeri ini telah kehilangan tokoh teladan sehingga pasangan Rhoma – Aceng, layak menjadi pemimpin?  Tentu kita harus mengapresiasi kampanye via BBM maupun Twitter  yang menyandingkan Rhoma – Aceng sebagai Capres 2014. Tapi, kita pun harus mengakui, kreator boleh jadi mengapresiasi “KEMUAKAN” yang ia simpan kepada keduanya. Dan, kita pun harus mengakui, adalah kebodohan yang memilukan, apabila kreator photo tersebut, memilih Rhoma – Aceng sebagai pemimpin. Akhirnya, kami yakin, Anda sekalian, pembaca 8dk yang budiman, juga berpegang di pilihan yang sama. 

 

HAK TIAP WARGA NEGARA untuk MENCALONKAN DIRI MEREKA MASING-MASING menjadi PRESIDEN di Negeri ini adalah mutlak. Dan Hak tiap warga negara pula, untuk menertawakan, mencibir, atau bahkah mendukung atas keberanian individu yang bersangkutan untuk maju ke panggung politik. Dan hak tiap-tiap kita untuk saling mengingatkan, agar kita tidak terjerumus ke dalam jurang kebodohan yang sama…. Terima kasih.

Hot Issue : Sopir Angkot jadi Gubernur Jabar

Para pembaca budiman, setelah kemenangan Jokowi – Ahok, yang mengedepankan logika masyarakat dibandingkan logika parpol, kita kembali diarahkan (baca : dibodoh-bodohin) oleh Parpol…

 

Seperti biasa, setelah Jokowi – Ahok menang, banyak yang mengatakan bahwa, Jokowi – Ahok (terutama Jokowi) adalah panutan dirinya, ini menarik, sekaligus memprihatinkan…Salah satu yang mengidolakan Jokowi adalah Rieke, dan katanya Rieke bersedia, dimentori Om Jokowi…apakah betul!? 

 

Maaf, tulisan ini memper-harto-kan (baca : mempersetankan) hal Rieke yang mengambil Jokowi jadi model, sebab bagi 8dk, yang harus dikasihani bukan Rieke, tapi Jokowi, bukan-kah Jokowi lebih mengedepankan logika dan pengetahuan…nah, apakah hal ini juga manifest pada Rieke? Silakan Anda jawab.

 

Pada tulisan ini, yang menggelitik adalah, ucapan Dede Yusuf, yang terus terang (mohon maaf sebelumnya, karena saya lupa pasti, tanggal berapa tulisan itu ada, yang jelas di harian Kompas, edisi cetak, yang mengulas tentang selesainya masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur jawa barat) membuat saya sedih, malu, dan akhirnya …dengan sangat terpaksa…tertawa terbahak-bahak…

 

Alkisah, pada Kompas tersebut, Dede Yusuf mengibaratkan dirinya sebagai sopir Angkot dan wakil gubernur sebagai supir Angkot yang memberikan arahan dari samping…kurang lebih isinya seperti itu…Apa yang tragis pada ungkapan ini adalah sebagai berikut :

 

1. Analogi supir angkot, apakah itu arti berusaha merakyat atau membodohi rakyat? Apakah mungkin rakyat Jawa Barat yang banyak memiliki orang pintar, minimal ada UI, ITB, IPB di propinsi tersebut, percaya kalau propinsi Jawa Barat dipimpin oleh seorang sopir Angkot? Apakah analogi ini “keterlaluan” atau therlhalhu kata Bang Rhoma…

 

2. Yang tidak boleh kita lupakan, karena kebanyakan masyarakat kita menggunakan jalan raya sebagai sarana transportasi, maka  kita sering menemukan Angkot yang parkir sembarangan, Angkot yang tiba-tiba saja berhenti di tengah jalan, atau menurunkan penumpang di tengah jalan. Yang jadi masalah, apabila Dede Yusuf jadi Gubernur, apakah dia bisa bertindak cerdas, tidak ubah-ubah peraturan seenak hatinya sebagaimana supir Angkot sembarangan parkir di jalan raya? Hanya TUHAN yang tahu, tapi, yang jelas, analogi itu menunjukkan betapa bersahajanya (kalau terlalu sopan untuk dikatakan bodoh) Dede Yusuf…yang menegasi keberadaan orang-0rang pintar, berpendidikan di Jawa Barat, dengan menganalogikan dirinya sebagai supir Angkot.

 

3. Pembelajaran 8dk naik Angkot di Depok dan Bogor, hampir bisa dikatakan supir Angkot saat ini, tidak memiliki space atau alokasi pembagian uang dengan seseorang yang akan disebut dengan kernet. Ini menunjukkan bahwa Dede Yusuf yang biasa naik kendaraan pribadi, memang tidak tahu utuh tentang lapangan, apakah benar di lapangan  setiap angkot harus ada kernet? Nah, apabila hal ini bentuk ketidaktahuan Dede Yusuf, sayang betul apabila Rakyat Jawa Barat memilih beliau, lha wong untuk urusan lapangan main tebak-tebakan kok dipilih jadi Gubernur. 

 

4. Akhirnya, dengan segala kerendahan hati, 8dk mengusulkan agar RHOMA IRAMA bersedia menjadikan DEDE YUSUF sebagai CALON WAKIL PRESIDEN bagi dirinya…Usulan ini, dengan berat hati, harus kami utarakan, mengingat…apabila RHOMA IRAMA tidak mendapatkan CALON WAKIL PRESIDEN yang sepadan, tindakan yang ia lakukan niscaya adalah kesia-siaan. Memang, orang bijak sering mengatakan, bahwa Seringkali, untuk menyadari dirinya BODOH, seseorang harus mengalami kegagalan PAHIT.  Jadi, agar kepahitan ini dapat dirasakan bersama-sama, maka kenapa gak sekalian aja, gak usah tanggung-tanggung, toh pada akhirnya malu atau tidak, bagi artis bukanlah persoalan.

 

5. Analogi “GUBERNUR JAWA BARAT” sebagai SOPIR ANGKOT adalah analogi yang rendah. Ungkapan ini bukanlah hasil budi upaya kerendahan hati dari yang mengucapkan, tapi kalau boleh jujur, dan mungkin boleh jadi ini benar, merupakan ungkapan keterbatasan pengetahuan, keterbatasan pendidikan dari yang mengucapkan. 

 

Semoga Sopir Angkot se Jawa Barat dan Se Indonesia tidak menjadi malu, karena ada seorang politisi yang mengibaratkan dirinya sebagai sopir Angkot, padahal, keringat yang dikeluarkan oleh supir angkot dalam mencari uang untuk dirinya maupun keluarganya, lebih berharga daripada upaya politisi yang cenderung korup…Selamat BerPILKADA JAWA BARAT. Janganlah Anda Salah Pilih…

Selamat Berpuasa, Selamat Iedul Fithri 1433 Hijriah

Dear All, tak terasa, sudah enam belas hari, umat Islam, di seluruh belahan dunia, melakukan ibadah puasa

 

Dan tiada terasa, dua minggu lagi, kurang lebih, kaum muslimin akan merayakan Iedul Fithri, 1 Syawwal 1433 Hijriah.

 

Terkait kedua hal tersebut, izinkan kami, 8dk dan tim mengucapkan – terutama kepada kaum muslimin – 

 

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Ramadhan 1433 Hijriah, Semoga amal – ibadah Anda,Kita Semua yang berpuasa, diganjar dengan balasan yang berlimpah-limpah, amin…

 

…dan Insya ALLAH, 1 Syawwal 1433 H, akan sampai…Semoga pada hari itu, kita semua, kaum muslimin yang melaksanakan ibadah puasa, kembali ke fitrah…Amin

 

Semoga, kesucian setelah sebulan berpuasa, dapat kita pelihara, minimal hingga kita dipertemukan, diberi kesempatan untuk kembali berpuasa, pada tahun 1434 H. Amin

 

Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Dan bagi semua, seluruh netter, terutama untuk Non Muslim, semoga kedamaian, selalu diberikan oleh ALLAH SWT, kepada kita semua, semesta alam…Amin

IS A CORRUPTOR A MONEY MAGNET!!!???

Ini adalah curhat, 8dk, atas kenyataan yang terjadi saat ini, ini bukan sok suci, karena menurut keyakinan 8dk, tidak ada yang suci kecuali YANG MAHA SUCI, jadi, siapa pun yang membawa jamban selama ia hidup, tidak mungkin suci.

Gimana gak curhat, pada zaman dahulu kala, 8dk mengenali Milana Anggraini, istri Gayus Tambunan, sebagai mahasiswi yang pekerja keras. Hampir setiap Pekan Raya Jakarta, Rani ikut menjadi penjaga stand, menjaga stand dari Departemen tempat sang Bunda bekerja…dan lebih miris lagi, anak pertama Gayus – Rani, sempat saya timang-timang, di rumah Mama-nya Rani, Ahmad Gagah Gattuso…Lebih menyedihkan, seingat saya, pada zaman dahulu kala, ketika Rani (mudah-mudahan  saya tidak lupa, kalau saya lupa, mohon Rani dan atau Gayus dapat mengoreksi saya) saya tanya alasan memilih Gayus – lebih kurangnya – karena Gayus anak yang taat (baca: Anak Musholla)

Itu baru hal pertama, hal kedua, Dhana Widyatmika, Lelaki di Pintu Surga secara mengejutkan, ternyata, adalah Kakak ipar dari mantan pacar 8dk, yang mungkin karena telah merasa dekat dengan surga, pernah mengajak keluarga inti istrinya, sekeluarga jalan-jalan, membahagiakan orang lain, sungguh, pribadi yang suka berbagi…Sedihnya, uang yang digunakan, boleh jadi dan atau ternyata…berasal dari tempat yang tidak jelas, korupsi atau cuci uang, dan maaf, lagi-lagi, ini yang membuat tambah sedih, lagi-lagi anak manusia yang diidentifikasi dekat dengan surga (bandingkan dengan Muhammad Al Amin Nur Nasution)

Saat ini, satu keluarga besar Dhana dan Istri, tidak bisa lagi bersatu dalam satu rumah, dan yang paling menyakitkan, sudah sering kita mendengar issue, bahwa hal ini hanya sebagai pembuka  “dinar dan dirham” bagi para penegak hukum, aparat yang keparat dan bangsat!!!, bukan untuk tujuan mulia, membersihkan Republik ini dari Koruptor…Apa dasar, kalau memang mau membersihkan, Gayus, Rani, Dhana, keluarga besar, kenapa tidak ditelusuri secara utuh!!!??? SE74N!!!!!!!!!!

Terakhir, ini lebih mengerikan, di kampung kami yang sunyi, hanya dilintasi oleh jalur lintas sumatera, sudah terdengar, bahkan memang tengah menonton, seorang anak manusia, yang saat ini bekerja kabarnya di Kantor Bea Cukai Sumatera Utara (atau Medan?) membenahi keluarga besar diri dan istrinya, dengan kemewahan. Bahkan, dalam satu acara keluarga, sang istri dengan bangga, mengatakan, bahwa, ia secara rutin membawa sang anak jalan ke Medan, atau ke tujuan Mana pun, guna bertemu dengan sang ayah, secara bergiliran…Ia mengatakan kepada salah seorang anggota keluarga,kurang lebih begini…gimana ya, memang kita tidak pernah tahu, siapa yang mengirim, tiba-tiba saja ada uang (siluman) di rekening…lho…kok bisa…Sekadar illustrasi, tahun 90-an, sang suami, selalu aktif mengingatkan saya, untuk menunaikan shalat,  MAHA SUCI ALLAH SWT, yang MAHA membolak balik hati manusia….

Nah, bagaimana dengan Angelina Sondakh, mungkin kah almarhum suaminya terserang jantung karena mengetahui kelakuan sang istri? bukan karena sekadar serangan jantung yang bisa terjadi karena kurang pemanasan sebelum Futsal? hanya TUHAN YANG MAHA KUASA, YANG MAHA TAHU, dan dokter senior di RS Fatmawati yang bisa bicara…

Nah, kembali ke Money Magnet, mari kita ingat, ketika M Nazarudin, sang Triliuner, bahkan mengingatkan Sang Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono, UNTUK TIDAK MENGGANGGU ANAK ISTRI-nya…Menarik bukan…KORUPTOR, tidak hanya menjadi MONEY MAGNET bagi para APARAT PENEGAK HUKUM, PENGACARA, melainkan juga hingga PRESIDEN…betapa gila negeri ini…betapa nista apabila PRESIDEN kita bertindak seperti ini….mengutip kata-kata ASTERIX…Amit…Amit……….

Apakah betul, apakah ini yang dimaksud dengan Banyak UANG bisa beli TEMAN, Ada UANG bisa “pakai” mulai dari pelacur hingga penguasa!!!..Duh…pertanyaan lanjutan adalah, Apakah ini MONEY MAGNET, korupsi, kemewahan???  Apakah ini harus dijawab oleh para kondektur yang berteriak GAYUS, GAYUS, DHANA, DHANA, ketika mengingatkan penumpang untuk turun di Halte Pajak di Jakarta, atau oleh PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO???

AKhirnya, dengan Segala Kerendahan Hati, mari kita terus meminta kepada ALLAH SWT, TUHAN YME – DENGAN NAMA APA PUN BELIAU DISEBUT – …Apabila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, juga telah menganggap KORUPTOR sebagai MONEY MAGNET, MEMBERI KARPET MERAH untuk mereka yang MELARIKAN UANG RAKYATKita doakan, semoga keturunan beliau – minimal tujuh turunan – memiliki penyakit yang memalukan – apa pun itu penyakitnya – dan pada tiap-tiap keturunan tersebut, memiliki – minimal – bau badan, bau nafas, yang buruk, membuat orang lain merasa ingin muntah, hingga radius 1 mil laut dari keberadaan yang bersangkutan (alih-alih, bau lumpur lapindo saja bisa terasa hingga radius tertentu)…Amin..

Dan, mari kita tetap bersyukur, bahwa masih banyak orang Indonesia, Jutawan yang jujur, tidak korupsi, pegawai yang jujur, bersih dari kolusi, mereka-lah sesungguhnya MONEY MAGNET, bukan para koruptor…Keberadaan mereka yang sedikit, ternyata mampu, meluluhkan hati TUHAN YME, hingga hanya menurunkan azab sedikit demi sedikit ke bangsa dan negara Indonesia, but, the main problem  to be solved is, sedikit demi sedikit, lama – lama jadi bukit…jadi…Entahlah..

Mari, kita belajar bersyukur, untuk selalu terukur, dan diukur oleh Sang Maha Pencipta, sehingga, tidak tergiur, menjadi kaya, dengan jalan semena-mena, semoga ALLAH SWT, TUHAN YME, memberikan kekuatan kepada kita, menjaga kita, tetap menjadi pribadi yang bersyukur, berupaya maksimal untuk menjadi kaya – karena ketika kita kaya kita dapat lebih banyak berbagi – dengan upaya – upaya yang halal…

Untuk Gayus, Dhana, Teman sekampung saya mungkin jadi tersangka (maaf, untuk tidak lanjut, semua urusan KPK, dan maaf, bohong besar kalau semua orang KPK adalah suci…) Semoga ALLAH SWT, melaknat cukup pada Anda, istri Anda, yang sangat mustahil, tidak tahu pola pencaharian rezeki Anda, tetapi, 8dk yakin, Anak-anak Anda, akan diselamatkan oleh ALLAH SWT…bukan oleh Anda, istri Anda atau harta Anda…Semoga

MAYDAY, WORLD LABOUR DAY

Happy Labour Day, MAYDAY, for everyone of us, that still being an employee at least, as the worshipping point to our LORD, THE LORD OF UNIVERSE

Now, begin from this day, 8dk, will try to learn more and more, from the universe, and then, try to share everything that 8dk got, only to find, that everyone of us is a lifetime learner.

Also, as the World Labour Day Demonstration run in peace, condusive, especially in Jakarta, 8dk thanks to a lot of employee  that involve there.

8dk believe, as the employee can demonstrates their willingness to express their needs in good actions, the government will appreciate and accepts their needs, that’s to be fulfilled by the government. Amen.

Informasi Renyah Seputar Pariporno – Arifinto

Dear All, agar kita tidak terlalu kusut, minggu lalu, kita sudah mendapatkan informasi hiburan dari kelakuan rekan kita, Anggota Dewan Terhormat (dulunya) Arifinto dan (hobi) dirinya menonton video porno. Terlepas dari salah atau benar, dosa besar atau dosa kecil, berikut 8dk coba tampilkan informasi renyah terkait hal tersebut:       

1. Arifinto, boleh didaulat untuk menjadi murobbi bagi Ariel Peter Porn, keduanya memiliki hobi yang sama, boleh jadi, transformasi nilai-nilai Partai Keadilan Sejahtera dari seorang mantan Dewan Syura Partai Keadilan kepada  Ariel dapat mengubah dunia, menjadi lebih permisif terhadap pornografi, Amin

2. Arifinto dalam konferensi Pers, mengakui ia membuka link yang ada di email, sementara M.Irvan bersikukuh, itu dari folder dalam tablet pc nya, Apabila Arifinto berbohong, dan pada saat ia berbohong, ia masih menjadi anggota dewan syura PKS, maka kita tidak boleh heran, tertegun atau bersumpah serapah, apalagi sakit hati, apabila SusiloBambang Yudhoyono mungkin pernah membohongi kita, sebab Arifinto yang jelas-jelas sudah jadi Murobbi di Partai Keadilan Sejahtera saja masih “diperbolehkan” berbohong, minimal oleh Partai Keadilan Sejahtera, yang berasaskan Islam, tentu, SBY yang bukan dari partai berbasis Islam, dalam batasan tertentu, untuk keperluan tertentu “boleh merasa halal” untuk membohongi rakyatnya.

3. Menurut Sahibul Hikayat, folder atau link dari email yang dibuka oleh arifinto dapat dilihat di sini

Bukan Dosa Besar, Silakan Menikmati

Kalau memang, yang mengatakan hal tersebut adalah seorang Hafiz Qur’an, mudah-mudahan hafalan quran hilang dari akalnya, Amin, terlebih apabila ia melihat point nomor dua.

4. Ternyata, mundur nya Arifinto, akal-akalan, toh dia juga tetap dapat uang pensiun dan tunjangan lainnya, seperti Anggota DPR lainnya, seumur hidup, beritanya lihat di sini :

Mesum, mundur, menambahkan uang pensiun dan tunjangan

Dengan segala kerendahan hati, apabila Arifinto atau Partai Keadilan Sejahtera masih menganggap layak dirinya atau partai untuk mendapatkan tunjangan tersebut, semoga ALLAH SWT memberi azab yang nyata bagi Arifinto sekeluarga serta para Politisi Partai Keadilan Sejahtera dengan memberikan penyakit kelamin minimal tiga turunan (mohon bantuan dari para blogger dan netter untuk mengaminkan) sebab uang tersebut berasal dari keringat rakyat Indonesia.

Mari Kita doakan, semoga setiap kita berada dalam radius 1 km dari para politisi PKS maupun Arifinto beserta sanak keluarganya, kita sudah bisa mencium bau busuk, sehingga kita dapat lebih berempati, lebih mudah berintrospeksi, bahwa seringkali  Setan Berwujud Malaikat Terang dan mulai belajar mengasah diri kita untuk menjauhi Para SETAN yang SELALU mencoba menjadi MALAIKAT TERANG

Tifatul Sembiring is Playing God?

Konten Dewasa, tidak untuk yang berusia di bawah 21 tahun

Sebelum membaca tulisan ini, mohon sudi kiranya, netter membaca berita di bawah ini. Selain itu, mohon dimengerti bahwa isi tulisan ini adalah untuk pembaca dewasa, apabila Anda keberatan, jangan lanjutkan, silakan klik tautan ini

8dk tidak bertanggungjawab atas reaksi Anda setelah membaca tulisan ini, Anda lah yang bertanggungjawab sepenuhnya atas segala tindakan Anda, apabila Anda setuju, para netter, sudilah tengok berita di bawah ini.

Tifatul Sembiring berhak menentukan besar kecilnya dosa yang dilakukan Arifinto?

 

Baru-baru ini, salah seorang anggota dewan perwakilan rakyat, tertangkap basah sedang menonton video porno. Menarik, sebab yang bersangkutan, Arifinto, adalah kader dari Partai Keadilan Sejahtera, Partai yang nota bene berasaskan Islam.

 

Entah bodoh atau tolol, yang bersangkutan bilang, dalam siaran pers, mengakui bahwa apa yang ia lakukan bagian dari menghilangkan rasa bosan, jenuh saat sidang paripurna di DPR RI. Maka dengan kata lain, kalau ada seseorang, yang diminta untuk , maaf, melakukan “blow job” pada saat sidang paripurna DPR RI, adalah hal yang wajar, dengan catatan yang bersangkutan, baik yang mem”blow job” maupun yang di “blow job” mengakui, bahwa aktivitas tersebut untuk menghilangkan kejenuhan, maka aktivitas tersebut manusiawi.

 


Sayangnya, kolega Arifinto, dari Partai Keadilan Sejahtera, Tifatul Sembiring, mengatakan bahwa hal ini adalah bukan dosa besar. Betul apa yang ia katakan,  dalam Islam, dosa besar kriterianya sudah terukur, dan menonton film porno via tablet pc, tidak termasuk dalam kategori tersebut, tapi, apakah ia berhak menentukan tindakan Arifinto dosa besar atau tidak, sepertinya tidak. Aneh bin Ajaib, seorang Menkominfo, yang pada pesta blogger antara 2009-2010, mempertanyakan kepada pengunjung yang memfoto dirinya “…kamera ada filmnya gak sih?…” padahal saat itu, sudah era digital, bahkan di tengah-tengah blogger, eh, dia masih  gaptek, tiba-tiba berusaha Playing God.

Aturan dosa besar – dosa kecil, bagi manusia bersifat untuk diikuti, dipatuhi, atau dilanggar dengan segala konsekuensi yang telah diketahui secara agama, bukan dia mencoba-coba untuk menetapkan, manusia, seperti 8dk dan Tifatul Sembiring tidak diberikan wewenang untuk menetapkan, apakah perbuatan seseorang termasuk dosa besar atau dosa kecil, terlebih yang melanggar adalah bagian dari Tifatul Sembiring, sama-sama dari Partai Keadilan Sejahtera, …dengan segala kerendahan hati, Ushul Fiqh 8dk, Insya ALLAH gak kalah lah kalau cuma dengan Tifatul doang, kalau dengan Om Hidayat Nur Wahid, atau beberapa senior yang lain, 8dk akui, 8dk kalah jauh.

 

 

Dengan kata lain, Tifatul saja masih gaptek, era digital, di pesta blogger, masih bertanya-tanya tentang isi film dalam kamera, kok tiba-tiba berani memutuskan mana dosa besar mana dosa kecil,  yang jelas-jelas itu domainnya TUHAN YANG MAHA ESA atau ALLAH SWT.  Padahal TUHAN  YANG MAHA ESA sudah menciptakan banyak buku untuk Tifatul baca, bahwa era digital sudah lebih dari satu dasawarsa booming di Indonesia. Duh, sedih banget, jangan-jangan Tifatul memang Menteri yang gak tahu menahu persoalan yang harusnya ia putuskan, ia hanya beruntung kebagian jatah karena ngedukung SBY, maaf, maksud saya, partainya Tifatul.   Duh…,atau jangan-jangan sebagai individu, Tifatul sudah merasa paling benar, sehingga berhak menentukan segala-galanya…

 

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, semoga ketika Arifinto berani mundur karena mengakui kesalahan yang ia lakukan, Tifatul berani melakukan hal yang sama, atau minimal bunuh diri, atau lebih rendah lagi, pindah agama, toh, kalau bunuh diri itu berdosa atau tidak, yang jelas, Tifatul sudah menyamakan dirinya TUHAN, kenapa masih takut dengan dosa?

Untuk kita semua, termasuk 8dk, mari kita sudahi kebiasaan menghalalkan segala cara atas nama agama, agama apa pun juga, mari kita buka mata kita lebar-lebar, bangkai, berada di mana pun, akan menjadi bangkai, dan kita juga harus ingat, belum tentu anggota dewan yang lain, yang kebetulan juga dari PKS, yang  tidak tertangkap basah, lebih baik dari Arifinto. Mau bukti? coba  tengok Misbakhun, tengok Adang Daradjatun, istrinya melakukan tindak yang diindikasikan sebagai tindak kejahatan, bohong betul kalau ia tidak tahu. Apa seperti itu pola hubungan suami istri yang dipersyaratkan di Islam yang diadopsi oleh Partai Keadilan Sejahtera, silakan istri berbuat apa saja, suami pura-pura tidak tahu, atau malah kebalikannya?

Islam itu suci, Agama apa pun suci bagi tiap-tiap pemeluknya dan individu yang beragama, tapi bukan berarti seluruh anggota Partai Keadilan Sejahtera yang berasaskan Islam adalah manusia suci. Ingat, apabila individu yang mengaku sebagai Murobbi Anda, Ustadz Anda, Kyai Anda, Dosen Anda, atau Presiden Anda,  meminta Anda untuk meniadakan atau menegasi perlunya bersikap kritis terhadap dirinya atau siapa pun, pada saat itu, boleh jadi dia bukanlah penunjuk jalan bagi Anda,bukanlah pemimpin Anda… bukankah seringkali Setan berwujud seperti Malaikat Terang?

Selamat Jalan Susilo Bambang Yudhoyono : Memilih Partai, Bukan Rakyat

Sudah beberapa minggu ini, media dipenuhi berita tentang reshuffle kabinet, reposisi koalisi dan lain-lain…Yang menurut beberapa pihak, hal ini bahkan sudah berlangsung sejak akhir tahun 2o1o.

Diakui atau tidak, memang agak menyedihkan,  kejadian ini dipertegas dengan ketidaksolidan partai koalisi untuk menolak hak angket mafia pajak. Entah kenapa, hingga saat ini, pemerintah beserta jajarannya, selalu berlindung dibalik kesalahan “individual atau oknum” bukan karena sistem yang salah. Padahal, sistem yang salah, merupakan jalan tol bagi terciptanya pembenaran kesalahan.

Anehnya lagi, pada saat ini, rakyat sudah banyak yang menderita, sulit mencari makan, tapi, karena SUSILO BAMBANG YUDHOYONO, ANI YUDHOYONO, keluarga dan kroninya tidak mengalami hal ini, maka mereka lebih mementingkan soliditas koalisi, dibandingkan memikirkan bagaimana caranya MEMPERMUDAH RAKYAT untuk MENCARI MAKAN.

Maka, dapat disimpulkan, bahwa Biarkan RAKYATKU MAMPUS!!!, yang penting sebagian dari mereka MEMBAYAR PAJAK, dan aku hidup dari PAJAK TERSEBUT…kurang lebih begitu pikiran sederhana saya atas pola pikir SUSILO BAMBANG YUDHOYONO, ANI YUDHOYONO, dll yang mendukungnya…

 

MEMILIH KOALISI BUKAN BERARTI MEMIHAK RAKYAT

Mari kita sama-sama mencermati, bahwa pilihan koalisi dan penguatan koalisi SBY, sama dengan pengkhianatan atas suara yang diberikan rakyat kepadanya….

 

Harus kita akui, bahwa ada beberapa hal yang harus kita lihat dengan jernih, terkait pilihan tersebut, diantaranya adalah :

1. Kuantitas suara para pemilih pada PEMILU 2009 , tidak sama dengan kuantitas suara PILPRES 2009.  Jumlah suara pada PEMILU 2009,  104.095.847 (detik.com) sementara untuk PILPRES 2009, jumlah suara adalah 121.504.481 (asa borneo.com). Maka, antusiasme pemilih pada pilpres, jauh lebih besar dibandingkan dengan pemilihan anggota legislatif.

2. Sistem pemerintahan Presidensial yang kita anut, menunjukkan bahwa pertanggungjawaban dan kewenangan secara ideal berada dalam genggaman presiden, bukan dalam genggaman siapa pun (partai tertentu) selain dirinya.

3. Banyaknya para anggota dewan yang dipenjara atau dipidana, menunjukkan bahwa dalam batasan tertentu, banyak salah pilih yang telah dilakukan oleh masyarakat dalam proses pemilihan anggota legislatif, atau banyak anggota legislatif yang SUDAH SEDEMIKIAN CANGGIH DAN BAJINGANNYA sehingga dapat MENGELABUI kebanyakan anggota masyarakat.

 

Maka, berangkat dari Informasi di atas, seharusnya SUSILO BAMBANG YUDHOYONO bersyukur denganBANYAKNYA RAKYAT yang memilih dia, bukan malah KUFUR NIKMAT. SEAKAN-AKAN yang memilih dia adalah ANGGOTA DEWAN atau PARTAI POLITIK, atau jangan-jangan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO sudah sama BAJINGANNYA dengan PARA POLITISI  TERPIDANA…silakan Anda jawab sendiri.

 

Idenya, di saat rakyat kesulitan cari makan, ancaman harga minyak yang melambung tinggi, ancaman inflasi, ancaman pasar bebas ASEAN di mana Indonesia belum siap, SUSILO BAMBANG YUDHOYONO masih selalu memikirkan kekuasaan, bukan rakyatnya yang memberi  amanat atas kekuasaan…. Jadi, masih perlukah kita MEMPERTAHANKAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO?


Selamat Jalan Susilo Bambang Yudhoyono : Politisasi Aulia Pohan…

Terus terang, sudah lumayan lama berita ini hadir di publik, tetapi 8dk belum membahasnya, maklum, masih kejar setoran (baca :cari nafkah dulu…he..he..he.)

Sedihnya, ketika membahas, 8dk agak mempersetankan kasus korupsi si Om Aulia, maksudnya, biarpun bukan Om Aulia, siapa pun Koruptor, harus dianggap sebagai SETAN…Amien…(termasuk yang mendukung koruptor, tentu kalau SBY juga mendukung koruptor, ya …ia masuk dalam kategori SETAN bagi 8dk….)


Mari melihat dari perspektif berbeda, sebelumnya, mohon blogwalker sudi melihat berita ini Aulia Pohan dikorbankan SBY

Merujuk ke informasi di atas, jelas bahwa penangkapan, atau pada bahasa yang lebih baik lagi, pemidanaan, pemenjaraan Aulia Pohan, bukanlah sebagai bentuk keberpihakan Susilo Bambang Yudhoyono terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia, melainkan – semata-mata – guna mengamankan citra dirinya, beserta – mungkin – Partai Demokrat, dalam rangka Pemilu 2009 lalu, dan tentu Pilpres…

Maka, pembebasan bersyarat Aulia Pohan, remisi pada koruptor, seharusnya menjadi bukti nyata yang kita lekatkan di benak kita, masyarakat Indonesia, bahwa Susilo Bambang Yudhoyono memang tidak memiliki keinginan yang ikhlas, kuat untuk menghilangkan korupsi di Indonesia. Pertanyaannya adalah, kenapa kita masih mempertahankan dirinya?

Akhirnya , dengan segala kerendahan hati, Susilo Bambang Yudhoyono, telah mengamankan jalur hukum yang ia akan tempuh, segera setelah ia melepaskan jabatan (atau mungkin dipaksa melepaskan jabatan; Amin)…Baik secara legal formal (dimana ia meminta Deny Indrayana, salah seorang tokoh Anti Korupsi Indonesia, menjadi bagian dari staf Ahlinya) hingga secara finansial, yaitu melapangkan jalan kebebasan bagi koruptor.

Mumpung masih Ramadhan, mari kita berdoa, semoga niat busuk yang tersimpan di benak Susilo Bambang Yudhoyono beserta tim penjaganya, dapat segera diungkapkan oleh ALLAH SWT di hadapan publik, sehingga ia tidak memiliki alasan untuk ngeles; kecuali semakin terlihat jelas di hadapan masyarakat,kebodohan dirinya,  dan tidak ada jalan lain bagi dirinya, kecuali mengundurkan diri dari jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia, sekalipun baru memerintah untuk satu tahun di periode kedua ini, Amin.




“Ternyata Tidak Hanya Kapolri yang HILANG”

Kembali, Susilo Bambang Yudhoyono, kehilangan salah seorang pembantunya…apabilla pada masa pemerintahan awal, ia sempat kebingungan dengan keberadaan Jusuf Kalla….(silakan disimak dan diingat sekitar satu atau dua tahun yang lalu)…kini, beliau kehilangan KAPOLRI…

duh….ANehnya…keributan itu benar-benar menjadi berita di dunia maya dan dunia nyata….8dk gak mau ambil pusing, tapi sialnya, saat mau beli makanan tuk ta’jil tadi…sempat dengar celetukan…

Paling-paling dia lagi ngasih makan piaraannya, babi-babi, sekarang kan orang pada ngejauh, namanya juga Ramadhan awal, para pekerja peternakan babi pada ngindarin yang najis-najis….

Kaget,kagum, dan tersenyum, sebab, kehilangan kapolri, bisa merusak nilai puasa seseorang…entah…mudah-mudahan SBY dapat memberi penjelasan tentang “RAIBNYA Om Bambang Hendarso Danuri, minimal untuk mengapresiasi berita di detik, aneh apabila kapolri main sembunyi-sembunyian, apa bedanya Kapolri dengan Teroris…hayo!?

Satu hal penting yang menurut saya tidak perlu dijelaskan kepada khalayak ramai oleh Susilo Bambang Yudhoyono, adalah perihal kehilangan kepercayaan dirinya sebagai Presiden Republik Indonesia, sekalipun dipilih secara mayoritas oleh publik.

Mau bukti, coba cermati, kenapa Susilo Bambang Yudhoyono tidak berani mengganti Hendarman Supandji padahal Kemas Yahya Rahman, Urip Tri Gunawan adalah prestasi FENOMENAL dari Hendarman?

atau…..

Kenapa SBY tidak berani MEMAKSA Kapolri MENELITI, MENYELIDIKI REKENING PERWIRA TINGGI POLRI?

Mudah-mudahan kita, masyarakat Indonesia, di bulan Ramadhan ini semakin dapat membangun diri kita, dan mari kita niatkan untuk tidak menyandarkan diri ke pemerintahan SBY, yang secara terang-terangan, tidak pernah Berpihak kepada kita semua, semoga Susilo Bambang Yudhoyono dan para pejabat pemerintah yang membiarkan masyarakat wafat karena pembiaran berlarut-larut ledakan tabung gas 3 kg diazab oleh TUHAN YME, minimal bau kemaluan beliau semua, seperti bau gas, tujuh turunan, amin, dan apa yang ada di semesta alam, ciptaan TUHAN YME, berubah menjadi racun yang akan menggerogoti akal sehat beliau semua, amin, sehingga ketika mereka telah berhenti menjabat, mereka semua beserta keturunan mereka, menjadi gila…

Insya ALLAH, kalau doa ini dikabulkan, Indonesia akan kembali dicatat oleh sejarah, sebagai negara yang paling banyak menghasilkan orang-orang gila  setelah mereka menjabat, amin, dan semoga hal ini akan menjadi pelajaran untuk mereka yang berniat (baik niat baik maupun buruk) untuk memerintah masyarakat Indonesia, amin.

Terima kasih kepada Ariel, Cut Tari dan Luna Maya…

Disclaimer : Apabila Anda yang MIRIP ARIEL, CUT TARI, LUNA MAYA dan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO keberatan dengan isi tulisan ini, jangan ragu tuk menyatakan pendapat Anda, di bagian komentar, no sensor, dan ini juga diping ke SBY, karena ia adalah PRESIDEN HAK JAWAB, ditunggu keberaniannya MENGUNGKAP FAKTA…terima kasih…

Entah kapan awalnya, saya tidak begitu jelas, Ariel, Cut Tari, Luna Maya, menghebohkan jagad raya…sayangnya ini bermula dari Video Porno yang kabarnya, para pemerannya adalah seperti dan atau mungkin juga mereka…

Rasa penasaran mengusik saya…dan akhirnya, ketika saya mendapatkan kesempatan melihat video tersebut, tidak ada yang bisa saya ungkapkan selain rasa terima kasih saya…

Pertama, saya berterima kasih, apabila dari ketiganya berani membuktikan “Iya atau Tidak” kebeneran para pameran itu adalah salah satu atau ketiganya…hal ini penting, agar saya dapat melanjutkan rasa terima kasih saya kepada salah satu atau ketiganya…

Kedua, apabila hanya mirip, dan terbukti hanya mirip, maka, ucapan terima kasih ini, secara ikhlas saya sampaikan kepada mereka yang hanya mirip, tapi berani tampil total… saya yakin, mereka yang tampil telah mendapatkan kenikmatan yang cukup (Amin) dan tidak ingin mengulangi lagi, kecuali, dan atau apabila…ada pihak yang berani membayar tinggi…untuk itu, saya menyerahkan  hal ini, kepada teman-teman yang kebetulan memahami, jaringan pembuat, penyandang dana film-film porno…

Ketiga…saya tegaskan, bahwa terima kasih ini ikhlas…tidak bermaksud menjatuhkan mereka yang mirip apalagi mempopulerkannya…

Keempat, alasan pertama adalah…Video tersebut …telah menjadi bahan pembicaraan yang mendunia, hal ini berarti, Indonesia telah berhasil menancapkan kuku, sebagai salah satu negeri yang mayoritas penduduknya beragama Islam, tapi juga memiliki pandangan bahwa kebebasan seksual adalah hal yang manusiawi…

Kelima, alasan kedua adalah….saya berterima kasih, sebab, isu yang merebak, hampir dapat dipastikan, meredam isu DANA ASPIRASI 15 M DPR,  Meredam Tindak lanjut penyelesaian Kasus Century, dan yang tidak kalah penting, MEREDAM, public sense of crisis of PEMBENTUKAN SETGAB, atau KOALISI, yang pada akhirnya…PEMILU, PILPRES, hanya sekadar penghambur-hamburan uang, kalah menang, toh tetap menikmati…

Keenam, alasan ketiga adalah, ini membuktikan bahwa, saat ini, siapa pun juga, hanya memiliki dirinya ketika ia bertemu dengan TUHAN-NYA secara privat dan technoless…maka ketika Saudara Mirip Ariel dan Saudari Mirip Luna/Cut Tari  melakukan hubungan intim dan direkam dengan teknologi terkini….Suka atau TIdak Suka…Minimal Hasil Rekaman tersebut, telah menjadi milik PUBLIK….atau minimal milik mereka yang mengerti tEKnologi tersebut…

Ketujuh…alasan keempat, adalah merujuk kepada alasan keenam, ketika hubungan antar – manusia telah menjadi DOMAIN PUBLIK, maka adalah HAK PUBLIK untuk mengetahui sejauh mana kedekatan ARTHALYTA SURYANI (yang cantik, janda, pengusaha pula) dengan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (yang ganteng, presiden pula) hal ini terekam (menjadi domain publik) bahwa keduanya pernah bertemu, bahkan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO diundang  ke pernikahan anak ARTHALYTA SURYANI, dan yang pasti…pernikahan adalah acara privat, tapi kalau sudah terekam dan ada banyak individu yang merekam…itu menjadi domain publik…

Kedelapan…Maka, belajar dari pengalaman video ini, saya berpendapat, PENYANGKALAN, bisa dilakukan oleh siapa pun, setelah ia bertindak, minimal pelaku  atau yang mirip pelaku video menyangkal, dan SUSILO BAMBANG YUDHOYONO dapat MENYANGKAL ia memiliki HUBUNGAN KHUSUS atau MINAT KHUSUS atas HUBUNGAN dengan ARTHALYTA SURYANI…ini menyadarkan kita…bahwa kita hidup di NEGERI PENYANGKALAN….

KESEMBILAN…maka…apabila penyangkalan itu hidup dari para pelaku atau mereka yang mirip pelaku video, kemudian keluar dari mulut SBY tentang AYIN, kita pun dapat melakukan penyangkalan, atau mengatakan BOHONG BESAR apabila SBY..ingin BERANI memberantas KORUPSI tapi tidak pernah BERANI mendorong bahkan memutuskan ASAS PEMBUKTIAN TERBALIK, karena…itu boleh jadi bumerang buat dirinya, atau keluarganya (Apa masih kurang saya korbankan besan saya…demikian anggapan mereka yang mirip SBY berkomentar…)

Terakhir…..video tersebut menyadarkan saya, bahwa saat ini, saya berada dan hidup, di negeri yang dipimpin oleh seseorang yang “MIRIP PRESIDEN” secara fungsi dan jabatan, padahal boleh jadi apabila ia MEMBUKA TOPENGNYA…bisa terlihat too many faces…boleh jadi corruptor faces smile there, boleh jadi wajah berjuta pengusaha pengemplang pajak, atau malah segelintir manusia Indonesia terdidik yang selalu mengupayakan INDONESIA, terutama masyarakat INDONESIA, selalu bodoh, bodoh dan miskin, agar tergantung habis-habisan, sehidup semati dengan diri mereka…Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun…

Terima kasih Ariel, terima kasih Luna Maya, terima kasih Cut Tari….o iya, kelupaan terima kasih pula ke SETGAB…dan IDE SEGAR DANA  ASPIRASInya…semoga….ANDA sekalian…dapat MENYUAP TUHAN YME, dengan perjalanan BOLAK- BALIK ke TANAH SUCI masing-masing AGAMA ANDA…dan izinkan saya yakin…(ini yang menyebabkan saya bertahan hidup di negeri penyangkalan Indonesia; TUHAN YME…jauh dari tipe penerima suap seperti JAKSA URIP TRI GUNAWAN…Amin)

Keprihatinan SBY, Ketulusan atau Kemunafikan?

temans, sebelum membaca tulisan ini, mohon berkenan mencermati, merenungkan berita dari detik dot com di sini.

Marah, sedih dan trenyuh, bercampur baur, mengingat korupsi masih menjadi bagian dari budaya birokrasi negeri ini…Kita yang susah payah bayar pajak, diinjak-injak oleh BAJINGAN KORUPTOR, APARAT PAJAK SETAN, POLISI – JAKSA – HAKIM MAKELAR KASUS,  hingga PEJABAT-PEJABAT SETAN Bermuka AGAMA, Berhaji Berkali-kali, seringkali , perjalanan haji mereka, jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah uang yang mereka KORUPSI (pastinya lah..he..he..he..)

Tetapi, adalah lagi yang lebih BAJINGAN, BERMUKA MANUSIA padahal BERHATI SETAN….silakan dicermati tulisan atau berita dari detik.com ini (paragraph keempat)

SBY mengatakan, saat ini dirinya telah mengizinkan lebih dari 150 pejabat baik pusat atau pun daerah untuk diperiksa terkait kasus korupsi. “100 Pejabat yang saya izinkan untuk diperiksa , saya pikir sudah cukup. Tapi ternyata lebih dari 150 orang. Ini bukan prestasi yang patut kita banggakan,” sindir SBY.

Sebagai pemilih SBY di 2004 (karena terpaksa) saya kecewa, dan di 2009 (karena terpaksa) saya harus menerima SBY menjadi Presiden di negeri saya, tempat saya cari makan, tempat saya bayar pajak….

“Kenapa Saya BEGITU KECEWA dan NAIK PITAM dengan Kalimat SBY tersebut?”

“100 Pejabat yang saya izinkan untuk diperiksa , saya pikir sudah cukup. Tapi ternyata lebih dari 150 orang. Ini bukan prestasi yang patut kita banggakan,” sindir SBY.

Mengerikan, kalimat tersebut dapat bermakna, seharusnya ia berani mengizinkan ratusan, bahkan ribuan mungkin yang harus diperiksa, kenapa baru 100 sudah mengeluh….

Aneh, sebagai seorang JENDRAL BINTANG EMPAT, DOKTOR BIDANG EKONOMI PERTANIAN IPB (ALMAMATER yang cukup dihormati di INDONESIA) kenapa dia harus mengeluh, bahkan terkesan menyindir…Tidakkah SBY reflektif, bahwa ia tidak melakukan gebrakan berarti dalam penuntasan KORUPSI?

Dan BUKANKAH sudah enam puluh tahun lebih ia menjadi  WNI dan hidup  di  INDONESIA  tidakkah ia  sadar, bahwa dirinya bagian dari SISTEM YANG KORUP? kenapa tidak berbesar hati memberikan gebrakan ANTI KORUPSI, HUKUMAN MATI bagi KORUPTOR, ASAS PEMBUKTIAN TERBALIK, semuanya masih diangan-angan…

Kalau SBY jujur, harusnya ia berani MENGHUKUM HENDARMAN SUPANDJI seberat-beratnya sejak kasus URIP TRI GUNAWAN, dan menghukum dirinya DENGAN BUNUH DIRI, karena ternyata  ARTHALYTA SURYANI, adalah salah satu UNDANGAN peluncuran ALBUM-nya. Bahkan ia memiliki kedekatan, minimal dibuktikan pada kehadiran dirinya di pernikahan anak ARTHALYTA SURYANI,  detailnya mohon lihat di sini

Apakah ini tidak gila, kalau ia masih merasa dirinya BERSIH, JUJUR, BEBAS dari KORUPSI, KOLUSI, NEPOTISME?

SEDIHNYA lagi, ketika AYIN memiliki sel mewah, SBY diam Seribu Bahasa, saya tidak menuduh, apalagi memfitnah, tapi saya juga bukan orang buta, saya paham, bahwa SBY  yang gagah, Ayin yang cantik, boleh jadi pasangan yang serasi, minimal untuk MEMISKINKAN INDONESIA..

Maka, apabila ANDA, SUSILO BAMBANG YUDHOYONO, tidak menyadari bahwa BIROKRASI INDONESIA adalah BIROKRASI KORUP, lebih baik ANDA tanggalkan gelar DOKTOR Anda…sebab, kualitas intelektual Anda, seharusnya sudah memberi jalan bagi Anda, untuk menyadari hal ini.

Maka, kalau ANDA, ingin INDONESIA bersih, hakim yang memberi hukuman ringan koruptor, HUKUM GANTUNG MEREKA, HUKUM GANTUNG KORUPTOR, kekalkan HUKUMAN GANTUNG bagi KORUPTOR dan PENJAHAT SEJENIS serta kekalkan ASAS PEMBUKTIAN TERBALIK di negeri ini. Anda Presiden atau hanya BONEKA? hanya Anda yang bisa menjawab.


“100 Pejabat yang saya izinkan untuk diperiksa , saya pikir sudah cukup. Tapi ternyata lebih dari 150 orang. Ini bukan prestasi yang patut kita banggakan,” sindir SBY.

Seharusnya, ribuan pejabat Anda sel-kan, itu kalau Anda memang berani mengatakan diri ANDA bersih dari KKN. Bukan hanya berlindung di balik “tindakan saya harus konstitusional”


Saya tidak menuduh, tapi saya memiliki asumsi, karena ini periode terakhir Anda, maka, Anda akan menggunakan kesempatan ini, semata-mata UNTUK MENYELAMATKAN CITRA DIRI ANDA, bukan Bangsa dan NEGARA INDONESIA.

Pada awalnya, saya yakin Anda akan memberikan gebrakan anti korupsi, di periode kedua ANDA, tapi nyatanya…ANDA adalah salah seorang yang harus bertanggungjawab di NERAKA nanti, apabila KORUPSI di INDONESIA selalu hadir karena dimoderatori oleh wanita-wanita cantik, pejabat dan aparat, jaksa dan hakim, serta bajingan bangsat lainnya.

Maka kepergian Sri Mulyani ke World Bank, adalah “VICTORY LEAP”  “LOMPATAN KEMENANGAN” untuk mereka yang selalu menggiring Anda….

Pada awalnya saya yakin  presiden saya adalah orang yang tegas, bukan boneka, tapi kini, saya belum dapat mencerna dengan jernih, siapa PENGUASA boneka ini….tapi saya punya asumsi, ia bernama dan tetap bertuhan.

Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun.


Terima kasih Bu! Selamat Berjuang!

Minggu ini, ketika mengobok-obok detik.com, saya  disapa kegalauan…

Ibu Sri Mulyani, menerima lamaran dari World Bank, sebagai Managing Director World Bank, terhitung 1 Juni 2010 nanti…

Bagi 8dk, Sri Mulyani dan Boediono adalah orang-orang yang cerdas, jujur dan tidak perlu takut mati gak punya uang, karena mereka punya kecerdasan yang diakui dunia, tidak jago kandang seperti  kebanyakan politisi kita saat ini..

Dengan segala kerendahan hati, saya memiliki keyakinan, kecerdasan dan pengakuan kecerdasan beliau berdua, masih di atas tingkat pengakuan kecerdasan dunia, atas RI 1, tentu akan berkesesuaian dengan kompetensi masing-masing.

Terima kasih untuk segala upaya untuk Indonesia, yang telah Anda lakukan, lalu dengan berat hati, kami menanti penuh harap-harap cemas….Pengganti Anda dapat setegas, setegar serta sejujur Anda….

Kecemasan semakin menjadi, karena ada berita, bahwa kepergian Anda, akan dipergunakan secara maksimal, untuk reshuffle kabinet, yang selalu bermuara pada, bagi-bagi kue, bukan pertanggungjawaban kompetensi…

Akhirnya, Selamat berjuang Bu…mudah-mudahan Indonesia masih ada saat ibu kembali, mudah-mudahan, ketika ibu pergi, tidak bertambah Gayus-Gayus baru di Departemen Keuangan…Amin…

Kini…Susilo Bambang Yudhoyono …dapat bernafas lega, sebab Kasus Century akan redup, dan boleh jadi peti es, sehingga….tinggal tunggu 2014, entah Susilo Bambang Yudhoyono, entah timnya, akan “berkipas-kipas” tentu  dengan “bank note”.

Mudah-mudahan, Susilo Bambang Yudhoyono, tetap memiliki komitmen untuk bekerja demi ALLAH, demi Bangsa, demi Negara, demi Rakyat yang telah MEMBAYAR PAJAK yang AKHIRNYA BERMUARA di GAJI BULANAN dirinya SEBAGAI PRESIDEN, bukan demi Ani Yudhoyono, keluarga atau semata-mata keuntungan pribadi…Semoga….Selamat Jalan Bu! Selamat Berjuang!

SelamAT PasKAh…

Dear All, sejak Jumat kemarin, teman-teman; umat Kristiani, mulai melaksanakan rangkaian peribadatan/perayaan Paskah. Mulai Jumat Agung, hingga kemarin, Minggu Paskah.

Ditengah-tengan hiruk pikuk kekacauan negeri ini, pejabat yang sebenarnya penjahat, petugas pajak yang mengemplang pajak, polisi yang sebenarnya hanya sebatas maling tapi berseragam, hakim dan jaksa bajingan, hingga Presiden yang dipilih oleh Rakyat, tapi tetap peragu,

maka…Rangkaian Acara Paskah, peribadatan tersebut…, semoga, membawa keheningan, kebahagiaan, dan menguatkan kita,

untuk selalu menguatkan tekad hidup dalam damai dan kebajikan…serta yang tidak kalah penting, tidak menjadi peragu, sekalipun dipimpin oleh Presiden yang; sudah menjadi rahasia umum, disebut peragu (adalah hak yang bersangkutan untuk mengatakan dirinya sebagai individu yang selalu berfikir panjang; komprehensif,dll..)

Selamat Paskah Teman-teman!

Masa Depan Anak Koruptor dan Penjahat Kerah Putih (Polling Bo!)

Disclaimer : Yang keberatan, silakan berkomentar atau menulis keberatannya baik via komentar atau di blog dhewe, nanti ta’ link sisan. otre?

Bacaan ini bukan bacaan biasa, perubahan sikap, perilaku, adalah hak dan tanggungjawab pembaca, 8dk hanya menyodorkan tulisan untuk dibaca, tidak untuk mengubah persepsi, perilaku atau lain-lainnya.

Sebuah pertanyaan untuk kita bersama; silakan dipilih (ini polling lho; jawabnya via komentar aja, he he he )

Pertanyaannya mudah sekali,

“Apabila anak dari para koruptor, penyuap (e.g: Arthalyta Suryani), jaksa yang makan suap (e.g : Urip Tri Gunawan) , petugas pajak yang ngemplang pajak, polisi yang bajingan ;pemeras dan pemakan suap, penjahat bertopeng pejabat, telah menjadi dewasa kira-kira mereka akan seperti apa :

A : Lebih canggih dari kedua orang tuanya; kalo gak lebih canggih, berarti gak ada kemajuan dunks!


B : Lebih bersahaja, bertobat, seperti Ustadz Jeffry Al Bukhori yang kabarnya  bertobat tidak menyentuh kembali barang-barang haram.

C : Seperti Pak Harto dan atau Saudari Nunun Nurbaiti, berkelakuan buruk  hingga membabi buta, lalu berharap terkena penyakit lupa berat atau kehilangan salah satu fungsi syaraf memorik

D : Seperti Susilo Bambang Yudhoyono ; menjadi Presiden Republik Indonesia, yang akhirnya seringkali bertindak serba salah, tidak tegas; mungkin karena bawaan masa lalu (baca: ikut menikmati sesuatu)  atau berusaha mengabdi secara total terhadap bangsa dan negara, sembari tetap menutup mata atas kebobrokan para pejabat yang berpolah penjahat, dan tidak berani mengambil ketegasan secara optimal (sekalipun memiliki hak prerogatif tertentu terhadap hukuman atas seorang terpidana) dengan berjuta alasan berlindung dibalik kalimat sakti : tidak konstitusional.

Sekalipun didukung mutlak oleh suara pemilih, Alhamdulillah SBY tetap mengajak partai-partai lain berkoalisi, entah ini strategi atau bukti tidak memiliki kepercayaan diri, hanya TUHAN dan HANTU (mungkin) yang bisa menjawab dengan tepat.

E : Hanya Dukun dan Orang Pintar yang Maha Tahu

F : Tergantung kaderisasi dari Orang Tua bersangkutan


G : Amit-amit, mudah-mudahan gak kejadian di gw dan turunan gw (nah ini jawaban mudah, sekalipun “Jaka Sembung bawa golok”

H : Silakan tanya ke (maaf) kemaluan Anda masing-masing (jawaban ini boleh jadi  hanya cocok diutarakan oleh M.Al Amin Nur Nasution atau yang sejenis.)

Terima kasih teman-teman untuk partisipasinya….Salam….

Selamat Natal, Selamat Tahun Baru, Selamat bagi Semua!!!

Untuk Semua,

Para Netter,

Para Sahabat…

Para Pembaca 8dk,

terkait Natal 2009, Tahun Baru 2010…Walau Terlambat…izinkan

8dk mengucapkan :

Selamat Natal 2009, bagi para rekan yang merayakannya, terutama untuk rekan-rekan Calvinist Jawa,

Gereja Kristus di Indonesia, serta

Semua Umat yang ikut berlibur pada hari itu….

Dan…

Selamat Tahun Baru 2010,

bagi Seluruh Rekan/Sahabat/Kritikus/Komentator 8dk….

Semoga pada 2010 ini, apa yang kita cita-citakan, dicapaikan oleh ALLAH SWT, TUHAN YME, dan apa yang buruk di tahun lalu, diampuni, serta dapat kita perbaiki tahun ini..Amien….

SeLAMat TahuN BARu 2010!!!

God BLESS all Of U!!!!

AMen…

Selamat Tahun Baru 1431 H

sALAM…

rEAders…

hari Ini…uMat IslAM di seluruh Dunia…

mERAYAkan tahun Baru 1431 H….

Kami….

8dk mengucapkan…

SelAMAt TahUn BarU….Hijriah 1431 H,

bagi UmAt MuslIm di SelURuh DuniA….

SemOGa…apa Yang Baik tahun  Lalu dapat kita Kukuh dan KembanGkan Tahun ini…dan Apa Yang Buruk…dapat Kita Tinggalkan Hingga Hapuskan…Amin….

SeMOgA KedaMaian dari ALLAH SWT…melINgkupi ALam SemEsta…

SeLAmaNYA….

AMIEN…..

Memakzulkan Susilo Bambang Yudhoyono…kenapa tidak!? …002 (sebuah polling sederhana)

…Akhirnya…SBY …menerima akibat ketidaktegasan…pidato yang ia lakukan pada tanggal 23 November yang lalu…sejujurnya…

banyak pihak yang tidak menyangka…Ia lebih mengedepankan Kasus Bank Century dibandingkan membahas kasus Bibit – Chandra sebagai topik utama….

3 Kesan mendalam saya tangkap atas pilihan topik SBY itu…

1. Bagi SBY…kasus Bibit – Chandra atau kriminalisasi KPK…adalah kasus yang memang sudah dianggarkan…sehingga ketika terjadi penolakan publik, hingga kenyataan lemahnya bukti pelanggaran hukum atas keduanya…bagi SBY, memang itu sudah skenario…no wonderlah….

2. SBY memang sengaja menutup mata dan telinga, seakan-akan, ia ingin mencitrakan dirinya tegar, independen…padahal …sedihnya…ketidakinginan SBY memperkarakan pencatutan nama/ jabatan yang ia emban oleh Anggodo dan Ong Yuliana…menunjukkan SBY sama sekali tidak independen…

3. SBY tidak mengetengahkan kasus kriminalisasi Bibit Chandra, tidak menyebut nama Anggodo dan Ong Yuliana…sekalipun rekaman pencatutan nama dirinya sudah jelas didengar di seluruh nusantara…semata-mata dengan pertimbangan apabila Ong Yuliana maupun ANggoDO diusut tuntas…boleh jadi dirinya terlibat (atau minimal melibatkan orang paling dekat dengan dirinya…)

entah…

apa karena uang  atau karena Seks…hanya SBY dan TUHAN-lah yang tahu..hingga SBY mendiamkan keduanya….

Nah…apabila kita sudah melihat point ketiga ini sebagai bagian dari ketidaktegasan SBY…kenapa kita mesti mempertahankan SBY hingga 2014? Bukankah pemimpin butuh memiliki ketegasan?

Terkait pemimpin harus tegas…apakah kita harus memilih Anggodo menggantikan SBY? maka tolong bantu saya…ikuti polling yang saya adakan di alamat ini Mana Yang Lebih Tegas…Anggodo atau SBY?

Akhirnya…kita harus berterima kasih atas kepemimpinan SBY pada 2004 – 2009…dan Enough is Enough…Semoga SBY bijak dan berani untuk mundur….Amin

Selamat Hari Raya Ied Adha 1430 H

Sejenak…mari kita lupakan hiruk pikuk…

Kriminalisasi KPK…keperkasaan Anggodo…Keperkasaan atau Sihir Ong Yuliana kepada SBY…..

RI satu yang bisa bernama Bonaran Situmeang, ANggORO, ONg YUliana, SBY…BDH, HS…dll…..

Pagi ini…kita merayakan Iedul Adha, Hari Raya Qurban……Seluruh Dunia…menyambutnya…seraya merenungkan pengorbanan Ismail dan Ibrahim…karena keikhlasan mematuhi perintah 4JJI SWT…..

Semoga ..kebaikan selalu menjadi milik kita semua…bangsa Indonesia…dan semoga pemimpin kita yang

Ungkapan Minggu Ini : Masih Perlukah Kita Mempercayai SBY?

Silakan dicermati…terkait…keterkaitan SBY dengan carut marut Cicak Vs Goliath (Polri-Kejaksaan-Komisi III DPR RI-Pemerintah-Presiden RI)

TOGA SILALAHI menulis

pada Jum’at, 20 November 2009, 15:55 WIB

Saya sedih sekali lihat hukum di negeri ini di injak2.Bayangkan saja…… aparat penegak hukum di Kejaksaan dan Kepolisian bisa diatur2 sama seorg Anggodo.Ibaratnya institusi Kejaksaan dan Kepolisian seperti dilempar TAI. Krn oknum2nya mau diperbudak Anggodo keparat itu.Susno Duadji,A H Ritonga, Wisnu Subroto dan masih banyak yang lain dijadikan budak sama Anggodo. Anggodo samapai sekarang masih bebas.Tp Bibit Chandra yang bersalah terus dipaksakan agar masuk penjara.Gajah dipelupuk mata tidak kelihatan tapi kuman di ujung laut kelihatan….sungguh ironis.Bu Minah mencuri tiga buah kakao dihukum,tp Anggodo yang sudah mencemarkan nama SBY bebas berkeliaran.Pak SBY saya pemilih bapak dalam 2x pemilu tp saya kecewa ternyata bapak maaf…kalau saya katakan penakut dan peragu juga lamban. Maaf kalau saya salah……..jangan2 Bapak terlibat dlm kasus bank Century.Krn banyak info diluar yang mengatakan bahwa bapak dan keluarga bapak terlibat….. (sumber.www.sbypresidenku.com/komentar ; diakses 22 November 2009)

…dari dua kutipan tersebut…silakan Anda berpendapat…para netter, blogger, blogwalker…silakan berkomentar…bagi 8dk…

“Kita harus mengakui bahwa SBY telah terpilih menjadi Presiden RI 2004 – 2009, dan kita harus berterima kasih atas kerja kerasnya, terlepas dari segala kekurangan dan kelebihan yang ada”…Tapi…kita pun harus mengakui…Jangan RAGU tuk mengaTAKAN saat ini…Bahwa SBY…sempat terpilih menjadi Presiden RI 1 …2009 – 2014…akankah hingga SELEsai…Pertanyaan PAMUNgkasnya adalah…Masih Sanggup dan IKhlaskah kita Menerima KebOHOngan-KeboHongan atau PENCitraan-PenCitraan SEmu …dari Desember 2009 – Agustus 2014??? Anda Yang Menentukan…Terima kasih….



Menunggu Marsinah dan Munir-Munir Baru….

Dari Catatan (Facebook) seorang Sahabat 8dk…semoga bermanfaat….

Teror Isme 0000003 Menunggu Marsinah dan Munir-Munir Baru…

Sedih, bukan kepalang, di saat reformasi genap sepuluh usia

Ternyata…Korupsi menjadi Raja, Aparat dijadikan Keparat…Keparat menjadi Pejabat

Penjahat dan Keparat…bergantian…gonta-ganti Jabatan…gonta-ganti tempat…

…kini..sUPErBody itu telah Hadir…entah Bernama LembAgA KEPresidenan…atau cukup Diwakili oleh POLRI dan  atau KejakSaan …

SelAmat UNtuk KIta…Semoga Kita Tetap Selamat di Indonesia…dari Jeratan Subversif..Tabrak LAri Tengah Malam…Atau Pencurian dengan Penghilangan Nyawa…duh….Akhirnya…SEtelAh NOordin M.Top dan Dr Azahari Tamat…Kini Aparat Memang BUtuh ….MUSUH BARU…dan itu …boleh jadi …kITa Semua …MAsyarakat Indonesia…..sedihnya…kita tidak bersenjata…Kecuali Akal Sehat dan OTak (Amin, Alhamdulillah..Puji TUHAN!!!)…

Akhirnya…Pemanggilan KOmpas dan SIndo serta bOleh jadi AKan merambat ke Media massa lain bahkan iNDividu…tinggal menunggu waktu

PENCEMARAN NAMA BAIK (Buktikan Dulu kalau NAMA ANDA BAIK…BANGSAT……!!!!)
SUBVERSIF (LALU ANDA MENGKHIANATI KAMI, PEMBAYAR PAJAK…itu bukan SUBVERSIF???)

Akhirnya..Smoga…Kita …mereka yang kritis..tidak di MUNIR-kan…di-MARSINAH-kan atau juga di SELESAIKAN seperti pejabat KPU yang sempat dipenjara….(ini rumour, kebenarannya, tanya Kejaksaan Agung, Depkumham, dan Kepolisian Sendiri….)

Sedihnya…saat ini…TUHAN sudah selesai di INDONESIA…ia telah menitipkan AKAL, TANGAN, SUARA (Sekalipun TANPA SENJATA dan BEDIL) …saat nya kita memilih…BERDIAM DIRI atau BERSUARA..

Mari…Saya percaya…teman2 di JARINGAN saya adalah PARA CENDEKIA…TUliskan PENDAPAT Anda…Suarakan PEndapat ANda…atau ANDA SUDI, SENANG, IKHLAS, RELA dan BANGGA…INDOnEsia..akan kehilangan GENERASI PARA PEMIKIR EMASNYA…hanya karena MEREKA dihilangkan NYAWA….DISUBVERSIFKan…di PIDANAKAN dengAN JERATAN NAMA BAIk….

Anda MEmuTUSkan…Saya Hanya MEnyAmpaikan…Apabila Guru Kencing Berdiri …MAka MuriD Kencing Berlari…Kini…Wadah atau TEMPAT PIPIS itu…bernama kita SEMUA…Rakyat INDONESia…Sudikah ANda????

BerSUARALAH….MENUlislAH…dan Insya ALLAH itu akan menjadi SELEMAH-LEMAHNYA iman kita…dihadapan PArA PENGUASA (Baca : CUkong, POLRI, Kejaksaan, LPSK, PResiden, dll)

bagi Mereka Yang Tersinggung..GURATkan TUlisan Anda..kelUArkan Pikiran Anda…TertuLIS atau VERBAL ..Saya Nantikan…jangan dengan Bedil…kecuali Anda Mau meminjamkan kepada saya Bedil Anda….lalu kita berpesta seperti Cowboy memperebutkan wanita….???…

Selamat Datang SUPERBODY …selaMAT JALan (Entah Kapan Anda akan Pergi…) MUNIR-MUNIR BARU…MARSINAH-MARSINAH BARU….

Smoga TUHAN melindungi kita dari POLRI, KEJAKSAAN AGUNG, LPSK dan PRESIDEN RI Periode 2009 – 2014…(atau minimal melindungi saya…) ….AMin…

Memakzulkan Susilo Bambang Yudhoyono…kenapa tidak!? …001

Saldi Isra, dalam topik di Media Indonesia, tanggal 4 November 2009,halaman 9 , menulis “Gerbang Menuju Permakzulan?”

Tulisan tersebut, mengangkat skandal Cicak Vs Buaya, yang diteruskan pada kematian logika hukum, pada proses perkara tersebut, dan seakan-akan diamini oleh Susilo Bambang Yudhoyono…nah…..

dalam 2 paragraph yang terakhir…ia menulis….


…Secara konstitusional, sekecil apa pun kesalahan yang dilakukan Presiden, Pasal 7A UUD 1945 memungkinkan adanya permakzulan. Gerbang menuju permakzulan bisa ai dan amat mungkin terjadi dengan memberi tafsir terbuka (longgar) klausul 7A UUD 1945. Tafsir demikian akan semakin mendapat tempat seiring dengan meluasnya kemarahan masyarakat. Jika itu terjadi, dukungan politik yang dimiliki DPR tidak akan memberi bantuan banyak bagi Presiden Yudhoyonon…” (Saldi Isra, “Gerbang Menuju Permakzulan” Media Indonesia, 4 November 2009, halaman 9)…

Masih terkait dengan Cicak Vs Buaya, yang pada akhirnya berlanjut menjadi Cicak & masyarakat Pendukung Vs Godzilla (Kejaksaan Agung, Kepolisian) dan akhirnya…Cicak, Masyarakat Pendukung vs Monster (Kejaksaan Agung, Kepolisian, Komisi III DPR RI, Pemerintah, Masyarakat Pendukung lainnya)… Tim 8 yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono…telah mengirimkan atau melaporkan rekomendasi akhir….

TIM 8 ini, dibentuk SBY, semata-mata guna meredam emosi masyarakat, sekaligus sebagai bentuk kebiasaan SBY…menjaga citra…kali ini ia memainkan citra…”mau mendengar aspirasi masyarakat”….

Menurut informasi pada siaran pers tim 8 plus Menkopolkam…SBY akan mengambil sikap….paling lambat..senin depan…atau 23 November 2009…

Nah…apakah masa penantian tersebut semata-mata “buying time” ala SBY, atau ia memang ingin secara serius mempelajari rekomendasi…hanya SBY, Ani Yudhoyono dan TUHAN yang tahu…kita hanya mereka-reka…

Yang mengerikan…paparan publik masukan tim 8 yang serta merta dibebaskan bagi publik untuk mengetahuinya sejak kemarin (saat penyampaian rekomendasi ke dirinya)….telah kembali MENCITRAKAN SBY sebagai individu yang DEMOkRAtis…

nah..yang berbahaya…kita jadi lupa….bahwa carut marut…centang perenang perseteruan ini…juga tidak lepas dari andil Susilo Bambang Yudhoyono…baik sebagai individu, maupun sebagai Presiden Republik Indonesia…

Perlu bukti? nantikan di lanjutan paparan ini…satu hal yang ingin 8dk sampaikan…

apapun sikap dan keputusan SBY, jangan sampai membuat kita lengah, sehingga melupakan, bahwa jalan Permakzulan itu ada, dan lebih baik kehilangan Presiden saat ini (mumpung belum 100 hari) dibandingkan kita mendiamkan selama 5 tahun…dalam ketidakpastian, bahwa Presiden berada sebagai pembela hukum, pembela negara atau malah berdiri menjadi pembela cukong, pembela saudagar, dan kroni kerabatnya…kita lihat….

(bersambung)….


Siapa RI 1 2009 – 2014? (0002)

Nah…ini nominasi RI – 1  yang pertama….….

jangan kaget….apalagi bersedih…menurut 8dk….RI 1 yang pertama kali….tidak lain dan tidak bukan adalah…..

TUHAN YME….

Tentu…Anda bisa menyebut Nama TUHAN YME sesuai dengan penamaan dari keyakinan Anda masing-masing…sebab…keyakinan Anda akan mengajarkan (mereka yang yakin atas keberadaan TUHAN YME) bahwa….

TUHAN MAHA SEGALA-GALA…maka…bukan hal yang sulit bagi diri-NYA tuk melakukan apa pun atas dunia…apalagi kalau cuma INDONESIA….

Kenapa TUHAN YME dikorbankan menjadi RI 1…berikut pijakan logika bego-nya….

1. Belajar dari bencana yang ada…hampir setiap bulan…ada bencana yang bersifat masif…entah itu bernama longsor, gempa..hingga terungkapnya kasus korupsi  yang penuh rekayasa di sana – sini…lalu…siapakah yang sanggup merekayasa ini semua, hingga sedemikian njlimet…kecuali TUHAN YME….


2. Kecuali mereka yang tidak ber-TUHAN…maka mulai dari penyembah berhala hingga penyembah seksual bahkan penyembah jabatan…sejatinya makhluk ber-TUHAN…maka…kalau kita rujuk ke Arthalyta yang cantik, cerdas bahkan berhasil mengajak SBY berpose bersama…hingga Anggoro – Anggodo dan Ong Yuliana…

suka-atau tidak suka…

keberhasilan mereka mencatut nama SBY, baik itu via simbolisasi RI 1 maupun inisial…menunjukkan bahwa TUHAN itu Ada….bukti dari keberadaan TUHAN adalah keberadaan SETAN itu sendiri..yang membedakan TUHAN disembah sementara SETAN dijunjung…(maaf…silakan Anda mengaku atau tidak mengakui..itu hak Anda…)

3. Karena IA adalah MAHA SEGALA-GALA – nya…maka tidak ada yang mustahil bagi dirinya….

Sialnya…apabila TUHAN YME memang bertindak langsung sebagai RI-1 di Indonesia, periode 2009 – 2014…terdapat konsekuensi2 yang bisa dilogis-logiskan untuk kita terima….antara lain;

1. Pada pilpres kemarin…kita tidak mencoblos atau mencontreng…melainkan kita beribadah…masalahnya…seberapa banyak dari kita…yang menyadari proses pencontrengan kemarin bisa diniatkan ibadah…kalau yang saya perhatikan, kebanyakan dari kita yang berpartisipasi pada pilpres; lebih kepada ingin ada kepastian bahwa Indonesia bergerak menuju tujuan yang lebih baik…

permasalahannya..

bagi TUHAN …membicarakan TUJUAN adalah hal yang tidak mungkin…sebab…secara ideal …

IA adalah TUJUAN…

2. …Seingat saya..TUHAN YME telah dengan ikhlas membagikan AKAL bagi makhluk yang bernama MANUSIA…untuk dapat berfikir bagaimana caranya mengatur dunia, termasuk kehidupan sosial di dunia…

Nah…Apabila…kita pasrah dipimpin langsung oleh TUHAN YME, tanpa melalui proses berfikir tuk mencoba mengendalikan Indonesia secara baik…

pada titik itu…

kita gugur sebagai manusia…

Maka…mulai dari Susilo Bambang Yudhoyono, hingga saya…harus berani dan mau…dianggap sebagai BINATANG…makhluk yang tidak memiliki akal….

masalahnya…jangankan SBY…saya aja ogah dianggap BINATANG….


3. Terkait dengan rahmat TUHAN YME berupa akal sehat kepada makhluk yang bernama manusia…dan secara kebetulan, sebagian kecil manusia hidup di Indonesia….

maka..

keberadaan akal sehat, meniscayakan (imperatif) kerja keras manusia Indonesia tuk mengolah akalnya agar dapat memanfaatkan Indonesia, bagi kepentingan

- minimal –

masyarakat banyak yang tinggal di INDonesial….nah…APabilA…kita dengan LUGAS, TEGAS dan TERPERCAYA (maaf, mencontek Media Indonesia…)  berani menisbAtkan TUHAN YME sebagai RI-1  2009-2014….

pada saat bersamaan…

kita telah menghilangkan eksistensi kita sebagai manusia..terutama manusia Indonesia…

Apabila hal ini benar…maka dengan berat hati…kita…makhluk yang berjenis manusia, dan hidup di INdonesia…selayaknya BUNUH DIRI…

tentu…

apabila ini dianggap sebagai kegagalan kolektif masyarakat INDONesia…dengan segala kerendahan hati…

SUsiLO BambANg Yudhoyono,

layak menjadi imam dalam prosesi bunuh diri tersebut…..gimana?

…..(Bukan Konklusi) berdasarkan penjabaran di atas…jelas…keberadaan TUHAN YME sebagai  RI 1 di Indonesia adalah hal yang lucu….gampangnya TUHAN YME akan teriak begini (baca: kira-kira…)…

Gila Loe ORang INdonesia…dari kecil sampai dah mau mati…masih aja minta-minta (berdoa)…bukannya USAHA…gak MALu LU….!!!  (bersambung)

Siapa RI 1 2009 – 2014? (0001)

…baru-baru ini…kita dikejutkan oleh rekaman pembicaraan antara para pihak…terkait isu kriminalisasi KPK oleh pihak Kepolisian – Kejaksaan…

Tentu…kebenaran isu itu harus diusut tuntas…tapi ..yang mencengangkan…dalam rekaman tersebut…nama Susilo Bambang Yudhoyono…disebut-sebut..baik secara pribadi *SBY* maupun jabatan/lembaga *RI 1*  

Tragisnya…salah seorang yang mencatut nama SBY tersebut…Anggodo Widjojo…dengan renyah meminta maaf kepada SBY…tanpa ada raut penyesalan (mungkin)

parahnya lagi…dalam satu kesempatan …ia menyebut bahwa RI 1 adalah Bonaran Situmeang..yang nota bene adalah pengacaranya….

Pertanyaan tersisa bagi kita adalah…bolehkah kita marah atau tersinggung bila  simbol2 kenegaraan kita dicatut dengan mudah? sementara yang punya badan…tidak merasa perlu mengklarifikasi…

Entah…

Sedihnya…ketika Akil Mochtar..salah seorang Hakim MK ….mengusulkan agar SBY melaporkan Anggodo ke Kepolisian.. terkait pencatutan nama….

SBY berdiam…

alih-alih ia harusnya merasa jabatannya dirongrong…ia malah berlindung dibalik tidak ingin mengintervensi proses hukum…

ada apa ….

entah…

hanya TUHAN dan SBY (serta orang-orang dekat SBY ) yang tahu jawabannya…saya bahkan menduga-duga..memang Anggoro dan Anggodo sudah amat sakti…bahkan boleh jadi ia Sudah MENJADI TUHAN…sehingga bahkan SBY pun ngeri melawannya…

Nah…saat ini…siapa sebenarnya RI 1 …periode 2009 – 2014…?

Silakan Anda merujuk ke kondisi kekinian…mulai dari proses “perang KPK vs Polri dan Kejaksaan, Cicak Vs Buaya, dll….

Tapi…8dk pun ingin berpendapat….mohon ditunggu ya….(bersambung)…

Gerakan Moral : Dukung Godzilla bertindak ksatria….Cicak Vs Buaya dan Godzilla (Tag Team)

Masih terkait upaya KPK….Koruptor Pembasmi KPK (itu dari Republik Mimpi atau apa ya…yang jelas ini nyadur….) alkisah…dianalogikan pertarungan antara Cicak Vs Buaya….

Cicak mewakili KPK (kali ini komisi pembrantasan korupsi) dan Buaya (Insya 4JJI dinisbatkan oleh anggota POLRI…inisialnya silakan dicari via detik.com, kepada POLRI…)….

Pertarungan antara Cicak Vs Buaya…sejatinya adalah pertarungan yang memilukan …sebab…logika begonya…

Buaya tidak akan kenyang kalau cuma makan seekor cicak…bahkan …secara alamiah, kemungkinan mereka bertemu untuk bertarung berhadap-hadapan…sangat sulit terjadi…kecuali….

Mari kita cermati….Cicak..identik hidup di pohon, dinding rumah, dan sebagainya…intinya, sepengetahuan awam saya…cicak tidak mungkin berjalan di lantai atau tanah, kecuali ia sedang jatuh tidak sengaja, menjatuhkan ekornya untuk kamuflase, dan atau memang sedang mengejar mangsa…sejatinya…sekalipun kecil, cicak terbiasa bermukim di tempat yang lebih tinggi daripada buaya….

Buaya….seingat saya…tidak bisa memanjat….biasa hidup di rawa-rawa, muara sungai dan beberapa (sebagian kecil) hidup di laut…(masih wilayah muara)…Nah …buaya..biasanya berjemur di atas tanah atau rawa, sementara cicak, berjemur di dinding…di ketinggian pohon, serta tempat yang relatif tidak mungkin terjangkau oleh buaya…


“DOMESTIFIKASI BUAYA”


Berdasarkan pemahaman awam saya tentang kedua binatang tersebut…maka pertemuan antara keduanya…dapat dimungkinkan secara aktif atau berkelanjutan apabila sang buaya dikandangkan, kandang tersebut dilapisi dinding, dan cicak pun akan bersarang….

Maka…akan sangat terlihat lapar (kalau kata “bodoh” terlihat sangat halus hingga tidak mungkin mewakili aktivitas ini) apabila Buaya yang besar …berusaha memakan cicak yang kecil…apabila kebutuhan seekor buaya 20 kg daging perhari, maka. minimal ia butuh 200 cicak, itu pun dengan asumsi satu cicak gemuk berbobot satu ons….


Kalau tidak, berarti effort yang dilakukan si Buaya…hanya akan ditertawakan oleh binatang-binatang lain…sebab, ia harus menakut-nakuti cicak, agar si cicak kehilangan keseimbangan, menjatuhkan ekor, bahkan terjatuh ketakutan karena melihat wajah Buaya yang…amit-amit…seram euy…

Sementara….Bagi cicak yang mati terbunuh oleh Buaya…selain bisa disebut sial, ia juga dapat berbangga hati…karena ia mati melawan binatang yang lebih besar…Ia boleh bangga sebagai ksatria, bukan sebagai pecundang utuh…sebab…ketika si Cicak menantang Buaya..jelas cicak tersebut memiliki kesaktian di atas rata-rata cicak yang lain…

SEKARANG…biCarA GOdZilla….

menurut informasi yang 8dk dapat dari wikipedia….

(bukan hendarman supandji)

Godzilla adalah adalah monster fiksi dalam film Jepang dan telah menjadi salah satu karakter film paling terkenal sepanjang masa. Ia pertama kali tampil dalam film Gojira1954 yang diproduksi oleh Toho Film Company Ltd yang sampai saat ini (2006) telah menghasilkan 28 film Godzilla….

Jelas..bahwa Godzilla…memiliki kesan mendalam bagi Hendarman Supandji,bahkan… ia berani membawa Buaya dari alam nyata…(ketika Polri dan Kejaksaan bergabung)…menjadi Godzilla…ke alam fiksi….

Apa yang dapat saya pelajari di sini adalah :

1. Hendarman Supandji sadar betul bahwa secara fisik, ia kecil, pendek, terlihat lemah, dan lain-lain…maka ia memimpikan dirinya besar, tinggi, perkasa seperti (misal) SBY…cuma apabila ia menisbatkan keinginan dirinya seperti SBY langsung…pasti deh ia akan ditertawakan…oleh karena itu ia memakai analogi Godzilla, monster yang besar, kasar, dan memiliki nafsu membunuh…dan ia menganeksasi buaya..semata-mata guna memastikan bahwa keganasan buaya itu belum seberapa bila dibandingkan dengan keganasan dan kedigdayaan Godzilla.

2. Berbeda dengan para IBO di MLM mana pun. yang selalu bermimpi positif tentang kehidupan mereka di masa akan datang, bagi Hendarman, kenyataan dirinya tidak berani melawan atau memberi hukuman tegas kepada Kemas Yahya Rahman, Urip Tri Gunawan, Wisnu Subroto….terutama karena KYR lebih senior….atau ada sesuatu atau seseorang di belakangnya…maka…untuk berdamai dengan keterbatasan-keterbatasan tersebut…ia berusaha menganggap apa yang ia lakukan, ada di ranah fiksi…jadi…Hendarman Supandji saat ini, lebih beraksi seperti Harry Potter, atau Gulliver…Peter Pan….tokoh fiksi, kehidupan fiksi…adalah TOLOL bin BODOH…kalau kita berharap banyak ia akan memperbaiki Kejaksaan …sebab yang ia rasakan…ia hidup di alam fiksi “kejaksaan dan Indonesia” bukan di alam nyata..duh….Jadi…mimpi Hendarman Supandji adalah saat ini..maka… jangan heran..apabila pembicaraan yang ia keluarkan terlihat seperti orang mengigau….


3. Hendarman Supandji memahami, bahwa ia tidak boleh kalah langkah dibandingkan dengan BUAYA dari kepolisian…terutama setelah beberapa mantan jaksa…tidak bisa lari dari kenyataan…mereka tersangkut kasus pidana…Ia mengkompensasi ketidakberanian dirinya menghukum Esther Tanak ( Jaksa Narkoba) dengan mengatakan ke Korps Kejaksaan…saya berani dan dapat mengambil momentum…tuk menaikkan citra kejaksaan…ha..ha..ha..ha…

4. Akhirnya…kembali kepada muara dimana letak kepemimpinan akan diambil…Kejadian ini, tetap menampakkan rivalitas pengaruh atas Kepolisian dan Kejaksaan…dan Hendarman Supandji menang…

tinggal SBY gigit jari…justru di saat ia ingin dianggap berkuasa…ternyata…dua orang bawahan langsung di bawahnya …

Bahkan salah seorang pengacara …sudah Pretend to be RI-1…Apakah SBY tidak menyadarinya….????

Tentu…dalam keheningan …SBY akan mengakui keterbatasan ini…dan dalam keheningan…SBY pun mengakui bahwa dirinya bukanlah pribadi yang tegas sebagaimana pencitraan yang slalu ia ingin tampilkan di publik…Ia besar, tegap, tinggi…dan ia pun Peragu….selamat ya pak SBY!!!!!!!!!!!!


PENUTUP

Akhirnya harus diakui, Hendarman Supandji lebih mengapresiasi budaya Jepang dibandingkan budaya bawaan orok dirinya (Jawa)….maka dengan segala kerendahan hati….pengetahuan dia akan kekuasaan yang ia miliki …dan melekat di jabatannya…serta kesadaran dirinya yang memiliki keterbatasan-keterbatasan hingga ia tidak berani menghukum Kemas Yahya Rahman, Urip Tri Gunawan, Wishnu Subroto, Esther Tanak, yang nota benenya anak buahnya…tapi secara faktual boleh jadi memiliki Godzilla di belakang mereka…merefleksikan bahwa ada amanat yang tidak paripurna ia tunaikan….

Dan 8dk percaya….karena ia adalah seorang Ksatria…maka kepengecutan dalam dirinya …akan segera hilang….dan sebagai ajang penebusan dosa tersebut…di budaya ksatria Jepang …dikenal HARAKIRI….mudah-mudahan Hendarman Supandji, dalam waktu dekat…dapat menunjukkan kepada kita…bahwa ia pun seorang ksatria…mungkin karena ia bukan orang Jepang, tidak memiliki samurai…satu butir peluru yang ia tembakkan dengan tangannya sendiri, dibenamkan di kepala…sudah cukup menggantikan fungsi dan keberadaan samurai…

Hendarman Supandji…kami yakin ada ksatria…kami tunggu….bukti keksatriaan Anda…..

Terima Kasih….

Gerakan Moral : Dukung tindakan SBY untuk bunuh diri…

Disclaimer :

TULISAN ini diperuntukkan untuk para pembaca yang telah memiliki kedewasaan dalam membaca, bagi yang merasa belum memiliki tingkat literasi yang cukup, harap tidak membaca tulisan ini….

TULISAN ini mencoba untuk memaparkan,tidak untuk mempengaruhi siapa pun…apabila ada yang terpengaruh…maka tolong kembali ke point awal sebelum point ini….

TULISAN ini juga 8dk ping ke presidensby.info, jadi apabila ada keberatan, sanggahan atau klarifikasi dari pihak SBY, dan permintaan tuk pencantuman dalam blog ini, juga dapat 8dk luluskan…biarkan berpolemik…sebab, wacana ini harus mencerdaskan bukan untuk membuktikan bahwa PENGUASA lebih bodoh atau lebih Cerdas dari masyarakatnya…Sebab…penguasa ada karena ada amanat dari masyarakat….dan takdir itu SBY pilih…


Pertama,

mohon maaf, sebab judulnya belum selesai…daripada kepanjangan di atas kepala tulisan…maka judul 8dk masukkan isi tulisan..hiks…


Judul tulisan ini adalah : Gerakan Moral : Dukung Tindakan SBY untuk BUNUH DIRI apabila terbukti; baik secara langsung maupun tidak langsung, menghalang-halangi gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia….


Kenapa 8dk menggagas hal ini, berikut pijakan pemenungan…sekaligus ungkapan kesedihan…ternyata SBY yang dulu saya kagumi (bahkan sempat saya pilih ketika Amien Rais gagal ke putaran kedua pilpres 2004…


1. Masih ingat kasus SBY menerima pengemplang BLBI di Istana? Apa yang terjadi, komunikasi apa atau pembicaraan apa yang mereka lakukan, hanya mereka yang tahu, dan TUHAN…itu pun kalau SBY masih mengakui adanya TUHAN, tapi kalau SBY sudah menganggap dirinya sebagai TUHAN…maka 8dk tentu akan dianggap sebagai HANTU…


2. Masih ingat dengan Arthalyta Suryani atau Ayin? yang secara kebetulan”berhubungan baik” dengan Kemas Yahya Rahman, dan beberapa petinggi negeri, bahkan hadir pada saat Launching Album SBY…..setelah Ayin diputuskan bersalah…SBY …tidak berkomentar tentang kehadiran Ayin bahkan kehadiran SBY di acara Ayin….nah….Anda punya pendapat?


3. Masih terkait dengan kasus Ayin dan Urip Tri Gunawan, SBY tidak memberikan sanksi tegas kepada Hendarman Supandji, sementara Hendarman pun tampak takut terhadap seniornya seperti Kemas Yahya Rahman…jadi….Hendarman jauh lebih takut terhadap KYR daripada SBY…kata kuncinya adalah…SBY kuat bukan karena diri pribadinya…tapi karena banyak orang yang “bermain” di belakang dirinya……


4. Masih terkait dengan butir 1 – 4…jelas bahwa SBY mungkin bersih atau memang bersih, tapi SBY…tetap menutup mata apabila ada orang di lingkungan sekitar dirinya…berusaha mengambil keuntungan darinya…Entah apakah ia juga mencicipi keuntungan itu atau tidak..Wallahu A’lam bisshowwab…jadi…SBY mungkin bersih, tapi ia pun membiarkan tangan orang lain kotor …asal bukan tangannya langsung…Mungkin kah Pengemplang BLBI, Arthalyta Suryani, berada di lingkungan terdekat SBY tanpa SBY mendapatkan sesuatu dari mereka? entah…yang jelas saya memaparkan keadaan…tidak menuduh…satu hal yang juga harus saya tegaskan…curiga boleh…menuduh jangan….

5. Ini yang terakhir…baru-baru ini…. beberapa kali nama RI 1 disebut…dalam percakapan terkait “kriminalisasi KPK”…dan rekaman transkrip itu…ada dimana-mana…mungkinkah seseorang berani “mencatut” nama SBY begitu saja? bodohnya lagi…timbul berita di detik.com (silakan dicek berita tanggal 1 November 2009) bahwa RI 1 itu adalah atau dinisbatkan ke Bonaran Situmeang…bukan SBY…berarti bagi Anggodo dan Anggoro dkk…PResiden RI…atau RI 1 …bukan SBY….

dengan kata lain ….

secara De Jure…bagi kalangan pengusaha atau mereka yang bisa menguasai SBY….SBY adalah Presiden…tapi secara de Facto…nanti dulu…mungkin bagi Dubes AS di Indonesia… secara de facto (minimal dalam hatinya) mengakui bahwa Presiden RI adalah Barack Hussein Obama…ini terkait pemilihan Menkes yang notabene yang dekat dengan NAMRU…

Jangan-jangan…bagi Susno Duaji,  dan Anggora,  RI 1 adalah Bambang Hendarso Danuri…kalau “ya” berarti kita harus mencatatkan RI ini ke Guiness Book of The Record, satu negara dengan presiden yang bejibun……

 


…kebayangkan …..betapa kita telah memilih presiden boneka…dan atau  kebayangkan betapa sudah tidak ada harga dirinya bangsa ini, karena presidennya…dapat dicatut oleh siapa pun…hiks…untung gw gak pilih SBY…minimal gak punya beban moral dosa tuk 2009 – 2014…amin


6. Masih terkait dengan point nomor 5, jelas dan terang benderang..bahwa bagi kalangan pengusaha, baik yang buruk maupun pengusaha yang baik…SBY…dekat….entah dekat dalam artian kedekatan secara emosional maupun kedekatan secara keuangan dan atau secara balas budi….he..he..he..he..


Kedua, pentingnya tulisan ini diketengahkan….masih terkait dengan transkrip rekaman yang beredar….terdapat beberapa hal penting diantaranya….terkait terganggunya SBY, dan ia “meminta” POLRI untuk membuka rekaman…tetapi pada bagian lain…Bambang Hendarso Danuri, atau Kapolri…terlihat tidak terlalu antusias atau mematuhi secara langsung….apa yang dapat kita tangkap disini adalah:


1. Institusi POLRI berada langsung di bawah SBY, maka penolakan ini menunjukkan SBY sudah tidak memiliki “kekuasaan”  atau minimal kewibawaan atas POLRI…..

2.Mengingat Kapolri bukan orang bodoh, saya yakin ia mencemati politik akomodatif SBY atas parpol yang direalisasikan via Kabinet INdonesia BersAtu jilid II…Pada titik ini, Kapolri beserta jajarannya dapat merasakan bahwa SBY, sekalipun dipilih langsung dan mendapat suara mayoritas dari masyarakat…ia bukanlah pribadi yang memiliki kepercayaan diri yang kuat…jadi kenapa harus mematuhi SBY?…

3. Terakhir…Kapolri berada langsung di bawah SBY atau dengan kata lain …terdekat dengan SBY…(selain menteri dan jubir)….maka..ia pula yang paling tahu kelemahan SBY….dan …musuh yang paling berbahaya adalah….teman dekat Anda….bukankah demikian?

Ketiga, harus secara jernih mencermati, terkait pemberantasan korupsi, SBY selalu mengatakan dirinya berada di garda terdepan, tetapi, ketika terjadi atau mengemuka ke publik, penangkapan tersangka korupsi, dan diawali dengan proses penjebakan….ia mulai meneriakkan kurang lebih begini…


“Pembrantasan korupsi dilakukan dengan pencegahan…bukan penjebakkan…atau menjebak calon tersangka…(kurang lebih begitu yang beberapa kali diungkap oleh SBY, sedihnya…ini dilontarkan dalam kapasitas dirinya sebagai PRESIDEN SAH REPUBLIK INDONESIA, dari periode 2004-2014..yang juga DOKTOR dari PERGURUAN TINGGI NEGERI TERNAMA…

8dk kagum dan kaget, ketika SBY tidak melihat pola pemberian hukuman, penjeratan dan penjebakkan  atas tindakan kejahatan (dalam hal ini korupsi) sebagai bagian dari upaya pembrantasan Korupsi….

Lucu, upaya pembrantasan korupsi hanya didedikasikan kepada proses pencegahan…yang menurut definisi sempit SBY mungkin sebatas pembelajaran, pengajaran dan pendidikan anti korupsi…pertanyaan  dangkal saya adalah…apakah SBY beragama? 

Kenapa pertanyaan ini harus saya ungkap…sejujurnya, tiap-tiap pelaku korupsi, atau koruptor, di Indonesia, kebanyakan muslim, bahkan ada yang juga tukang main perempuan…lalu…dimana letak agama dengan segala perintah dan larangannya….???

Nah…betapa jelas bagi kita, banyak orang yang cenderung mengetahui aturan dan larangan,karena sorga dan neraka tidak terlihat jelas…ia tetap melanggar, bahkan model seperti Muhammad Al Amin Nur …nama yang jelas2 reduplikasi dari penerima wahyu Islam… hanya diganjar dengan hukuman penjara ringan..bukan diharuskan pindah agama atau mengganti nama atau bahkan bunuh diri…

Jadi…siapa yang akan kapok…memperkosa..dihukum penjara, korupsi trilyunan dihukum penjara…dan…parahnya lagi…terdapat remisi selama masa penahanan…duh..SBY…..SBY…

Lalu SBY berkoar-koar pembrantasan korupsi melalui pencegahan…duh…jangan-jangan…koar-koar SBY…bukti dari ketakutan dirinya…seperti…jangan-jangan, setelah Aulia Pohan yang jelas2 besan …ditahan karena kelakuan sekaligus membangun citra pra pilpres kemarin…nanti…tanpa disadari…ada orang terdekat…yang tak sengaja, ikut terjebak  atau tertangkap tangan oleh KPK…duh….

Kita tidak ingin menuduh, tapi…kegamangan SBY hingga berani “memfatwakan”  mencegah korupsi berbasis pengajaran, pencegahan tanpa ada penghukuman atas pelaku korupsi..menunjukkan perkataan SBY berada di garis depan dalam upaya pemberantasan korupsi…hanya gimmick tokh…pemanis …dan perlu saya ingatkan bahwa SBY…adalah seorang politisi…dan Politisi berpihak kepada kepentingan dirinya…bohong besar kalau ia berpihak kepada masyarakat luas, tapi berani mengatakan perkataan seperti yang saya ungkap…

kalau GUsdur yang bicara, saya mungkin masih bisa memafhuminya, karena keterbatasan pengindraan, kalau SBY…bukankah ia berusaha menutup mata dan telinga dari kenyataan yang ada!!!???

Kasus KPK versus Kepolisian, penahanan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah…semoga dapat membuka “siapa sebenarnya Susilo Bambang Yudhoyono….Amin….”

Tapi bagi 8dk, yang kebetulan tidak memilih SBY…hanya berusaha untuk berfikir positif…Kalau toh SBY…terbukti secara langsung maupun tidak langsung menghalang-halangi upaya pembrantasan korupsi di Indonesia….dan ia adalah Presiden Republik Indonesia…

saya…

8dk…

akan terus mendukung SBY…untuk melakukan BUNUH DIRI….

semoga SBY masih memiliki malu…sebab citra yang selama ini ia agung-agungkan…hilang karena kelengahan dan keinginan dirinya mendewa-dewakan dirinya….

Dan…dengan segala kerendahan hati…Apabila SBY memutuskan bunuh diri (karena masyarakat, terutama masyarakat yang berfikir…terlanjur melihat SBY terkait baik langsung maupun tidak langsung atas pelemahan upaya pembrantasan korupsi…) maka saya tetap akan mengagumi SBY…sebagai seorang yang bersikap ksatria…dan tentunya…(Insya 4JJI) akan dicatat sebagai PRESIDEN PERTAMA di Dunia yang bunuh diri saat memerintah…

Amin…

S….E….M….O…..G….A


Terima Kasih…telah bersabar…

Temans….di saat semangat tuk belajar ngeblog turun….dan hampir lupa tuk menepati janji membalas tukaran link serta komentar bermanfaat dari temans…..

 

TUHAN YME…memberkati saya…gak sengaja…ngelihat pengumuman…ada Pesta Blogger 2009…dus….Alhasil…ikutan dan….kembali bertemu  para ustadz blogging saya…seperti Om Budi Putra, Om Enda, Tante Dita…duh senangnya….jadi …semangat lagi…(AMin…)

 

Maka…izinkan 8dk mengucapkan…

Syukur ke hadirat TUHAN YME,  ALLAH SWT, yang telah memberikan kesempatan bagi 8dk, tuk blogging, dan nimbrung di PB 2009…

Terima kasih dan apresiasi …kepada para ustadz blogging 8dk (termasuk Om Ivan Lanin) yang mungkin sempat bertemu di PB 2009 maupun yang belum sempat…saya bangga dengan Anda semua….

Teman-teman di Maverick, Panitia , BUBU..dll yang telah membuat acara PB 2009 ada dan menyemangati 8dk yang muallaf di blogging…serta….

Terima kasih tuk kehadiran teman-teman semua…yang telah bersabar tuk membaca 8dk, sekalipun secara tulisan (maklum muallaf) masih dalam tahapan belajar….

Termasuk…kehadiran kritik, komentar, cacian, apresiasi…semuanya …TERIMA KASIH….

GBU All….

Permohonan Maaf….Semoga dapat diterima…Amien

Salam Sejahtera dan Bahagia….

Temans…tanpa terasa, Ramadhan sudah usai, bahkan Syawwal telah lewat dua hari lalu….

Sedih…mudah-mudahan Ramadhan dan Syawwal tahun depan…8dk dan teman2 yang muslim, masih diberikan kesempatan menikmati Puasa Ramadhan..Amien…

Yang parah…baru kali ini, 8dk kembali menyapa temans…mohon maaf bangets….

Bukan sok sibuk atau gak butuh berekspresi…tapi memang…sedang banyak pikiran..hiks (sedih gak jadi dipanggil SBY buat jadi menteri..he.he.he..)

Temans…tanpa disadari, 2 bulan ini, telah terjadi 2 bencana gempa yang cukup besar, Tasikmalaya, dan Padang Pariaman…biasanya…8dk ikut urun tenaga…tapi …kali ini baru bisa urun doa…

Temans..mohon doa dari temans..agar TUHAN YME…tidak lagi meminta alam tuk menghukum kita ya….dan kalau temans tidak keberatan, mohon doakan…apabila ada bencana…8dk dalam posisi kelapangan…hingga dapat urun tenaga….

Ini semua..karena 8dk memahami…cepat atau lambat…akan kembali ke hadhirat illahi…dan dalam agama 8dk, kembali ke tanah…

Untuk rekan-rekan yang telah berbaik hati tuk menukar link….mohon beri waktu satu minggu bagi 8dk, tuk mencantumkan link teman-teman, sebab 2 bulan lebih ini, banyak masuk komen..dan 8dk harus bersyukur,berterima kasih, serta membalasnya dengan yang sepadan…

Temans..semoga kita selalu diberi kemudahan dan keselamatan oleh TUHAN YME ya…Amin….Temans…

MOHON MAAF …..LAHIR…dan BATHIN….

…sebuah motif..dari catatan sahabat….

disclaimer

Tulisan ini diambil dari catatan seorang temans..tidak semuanya melainkan bagian yang menurut saya penting tuk ditampilkan…terima kasih…semoga bermanfaat….

Tuilisan ini tidak untuk mempengaruhi penyidikan yang dilakukan aparat, tulisan ini sekadar mengungkapkan pengamatan individual saya selaku penulis…apabila ada kesamaan asumsi, seyogyanya dianggap sebagai suatu berkah..bahwa Pengetahuan adalah MILIK mereka yang mencari, bukan mereka yang merasa berilmu…

Tetap, penyelidikan dan penyidikan adalah wilayah kepolisian, dan saya yakin dengan kemampuan menyelediki /menyidik dari teman-teman di Kepolisian..

Salam hormat dan duka saya untuk para korban, keluarga korban dan kita semua, warga dunia yang terusik oleh aksi kekerasan…

Berdasarkan pengamatan atas kejadian di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, terutama atas JW Marriott, saya menduga bahwa motif kejadian tersebut, murni kriminal biasa,yang berlatar belakang bisnis…berikut apa yang dapat saya amati… :

a. pengakuan salah seorang korban yang menanyakan ke terduga pembawa bom…tentang apa yang ia bawa..dan jawaban (sang terduga) ingin membawa barang/titipan untuk boss saya….

pada tahapan ini …hemat saya :

a. i. Pembawa bom telah menghubungi seseorang yang ia anggap boss…Pada tataran ini, boleh jadi, proses yang akan diserahkan kepada si boss adalah ledakan atau maut…dan ini adalah hal yang biasa dalam proses pembunuhan, apabila yang menjadi target, adalah orang yang sulit untuk ditembus (mungkin karena sistem pengamanannya, atau karena target terlalu tertutup)..Oleh karena itu, salah satu sarana tuk mengetahui adanya keterkaitan target dengan pembawa bom, dapat dilacak melalui traffic cell phone or internet activiities, beberapa korban tewas denganpihak yang dapat dianggap mewakili para eksekutor…

a.ii. Apabila terduga “merefer” boss itu ke TUHAN YME (Apabila tindakan ini terorisme murni berbasiskan agama) , maka si terduga harus telah menjalani proses pengalaman agama yang sophisticated, dan ini harus dibuktikan dengan penelusuran atas memori/kenangan orang-orang yg pernah dekat dan mengenal terduga…Tanpa bermaksud melebih-lebihkan, saya lebih mengacu pada butir a.ii daripada butir a.ii

B. Gambar Timothy Mackay (Direktur HOLCIM) yang tertangkap di kamera CCTV…
pengamatan sederhana saya..sebagai seorang Top Eksekutif, ia adalah orang yang tangguh dalam mengambil keputusan..dan cepat..tapi pada tampilan CCTV, terlihat beberapa hal

b. i..Ia tampak seperti tidak terlalu yakin,apakah ia akan masuk ke Syailendra atau malah memang menunggu seseorang.
– bagian ini dapat merujuk bahwa ia memang sedang menunggu seseorang,atau ia memang memiliki feeling aneh…(insting/intuisi)..nah baik bagian 1 dan 2, selayaknya dikaji oleh para pakar perilaku, sutradara atau aktor

b.ii. Jeda waktu yang tidak lama, antara Timothy dengan terduga..saat terduga sudah masuk ke Resto, dan Timothy berada (pengamatan saya) tepat di pintu masuk resto…
– jeda ini bisa bersifat koinsidensial, tapi boleh jadi juga sudah terencanakan dengan rapi
-apabila koinsidensial, maka proses shilly-shally Timothy tuk masuk ke resto, menunjukkan ketajaman intuisi almarhum
-apabila well planned, maka masuknya Timothy, memang sudah menjadi bagian dari proses itu sendiri..


Pertanyaan mengemuka, bagaiamana dengan bom yang lain…berikut pengamatan saya

a. bom di Ritz Carlton , bersifat tuk memanipulir prosesi penyelesaian target yang berada di JW Marriott (dan atau dapat berlaku kebalikannya)
b. Apabila bom bunuh diri, pemilihan waktu, serta target korban yang sedikit, dalam hemat saya, bukanlah prioritas di bom bunuh diri…satu nyawa diganti 10 nyawa, bukan hal yang masuk akal saya tuk mengatakan kegiatan ini adalah bom bunuh diri….
c. Selain itu, Apabila JW Marriott dan Ritz Carlton dianggap sebagai bukti kemakmuran Amerika, saya kok melihat…para teroris sudah well educated (mungkin ini pada tataran otak) dan mereka tahu kok, bahwa Amerika sudah kejeblos di krisis finansial yang amat parah sejak tahun lalu (atau malah dua tahun lalu)

Lain – lain

saya sempat mendapatkan info, bahwa pada bom JW Marriott pertama, Om Timothy, juga sedang berada di sekitar (atau akan menuju) JW Marriott…

Penutup

Semoga pihak kepolisian, benar-benar dapat menyelesaikan penyidikan dan penyelidikan kasus Bom JW Marriott dan Ritz Carlton secara independen…Amin




Political Masturbating ; Pilihan Anda hanya Seharga Promosi Indomie

Salah satu bukti kepakaran para konsultan marketing politik Susilo Bambang Yudhoyono adalah menggunakan jingle Indomie, sebagai sarana mempromosikan diri….

Pilihan ini tidak salah, tapi cenderung menegaskan bahwa, pada tahapan kreativitas…para pakar dan konsultan komunikasi SBY – Boediono, cenderung memilih jalan pintas…Creativity is nothing, it’s only a process of masturbating in every aspect of our daily life…mungkin itu salah satu kebijakan yang dipegang oleh konsultan SBY….

Dengan segala keawaman yang saya miliki, saya ingin mengkomentari, dan sedikit membandingkan …nilai harga iklan INDOMIE dibandingkan dengan nilai harga Iklan SBY-Boediono

Sebelum memulai…hitung-hitungan ini, bukanlah hitungan ideal, ini adalah boleh jadi bagian dari proses belajar PR, yang saya dapatkan …ketika melakukan negoisasi dengan pihak Nestle, antara 2003 – 2004….Jadi…dengan segala kerendahan hati….terima kasih untuk pihak Nestle (kalau gak salah, dulu bertemunya dengan Pritha…; maaf agak lupa..)

Mari kita berandai-andai…

1. Indofood, menganggarkan biaya promosi untuk satu tahun sebesar 1 Trilyun, untuk seluruh produk, maupun korporat Indofood (worldwide)

2. 100 milyar diantaranya, dialokasikan, untuk iklan Indomie di Indonesia

3. 10 milyar diantaranya, dialokasikan untuk biaya pembuatan iklan INDOMIE SELERAKU secara utuh (termasuk biaya pembuatan jingle, dan pendukung lainnya)

4. 20 milyar lainnya, dialokasikan untuk biaya penayangan iklan tersebut, selama satu tahun, di seluruh stasiun televisi yang ada di Indonesia (termasuk melalui saluran berbayar).

5. 30 milyar, biaya yang dikeluarkan oleh Indofood untuk “halo-halo” Indomie..Seleraku versi SBY Presiden-ku (ups…terbaik..tapi gak usah dikoreksi lah…capek…)

6. 30 milyar itu apabila ditayangkan selama 6.000 x (jumlah total penayangan dalam satu tahun) maka hasilnya adalah Rp. 5.000.000/tayang dengan durasi kita anggap 60”

7. 1 kali tayang kita anggap dilihat oleh 500.000 pandangan mata (angka pesimistis viewer) maka selama 6.000 x tayang menghasilkan 3.000.000.000 pandangan mata yang melihat…(baik sekilas, maupun hingga tuntas..tas..tas). 6.000/tayang sama dengan 16.666 atau 17 x tayang perhari

8. Cost per view untuk iklan Indomie Selera-ku adalah Rp. 30.000.000.000/ 3.000.000.000 pandangan mata = Rp. 10 (jujur..cost ini hitungan perkiraan moderat). Seseorang boleh jadi melihat beberapa kali hingga berkali-kali tayangan TVC tersebut.

9. Dari 3 milyar pandangan mata..mungkinkah menghasilkan 300 juta transaksi (1 transaksi = 1 bungkus Indomie, jadi 10 bungkus Indomie, dianggap 10 transaksi, 1 dus berisi 48 bungkus berarti 48 kali transaksi)? atau 10 persen dari hasil pandangan mata…?

10. Apabila mungkin, maka jelas, Iklan Indomie Seleraku adalah Iklan yang efektif dan efisien

Mari kita alihkan ke Iklan SBY – Boediono

1. Anggap, karena ide-nya jiplakan…maka biaya yang dikeluarkan oleh SBY, lebih murah kalau dibayar dengan otak yang orisinal…anggaplah biaya pembuatan iklan tersebut menghabiskan Rp. 250.000.000

2. Jingle, bisa dianggap dibeli bisa dianggap ”dihibahkan” dengan terpaksa oleh Indofood ke SBY..

3. Dalam satu bulan masa kampanye, anggap untuk SBY adalah Indomie, dapat tayang 20 X dalam sehari (untuk seluruh stasiun televisi) , selama sebulan, biaya satu kali tayang, senilai 5.000.000 rupiah, maka total biaya yang dikeluarkan hanya 3.000.000.000 (600 x tayang)

4. Lalu bagaimana dengan cost perviewnya?

a. Anggap, satu kali tayang mendapatkan 500.000 pandangan mata, maka untuk 600 X tayang mendapatkan 300.000.000 pandang mata…

b. Maka cost perviewnya bisa dianggap 3.250.000.000/300.000.000 pandangan mata senilai Rp. 10,833/ atau Rp.11/pandangan mata.

c. Nah..apabila dari 300.000.000 pandangan mata, terlahir 3.000.000 voter (kita anggap ini salah satu iklan penarik suara yang utuh) maka nilai transaksi (voter memilih SBY-Boediono) adalah Rp.100/voter/suara. Jadi ini iklan yang efektif dan efisien juga..

d. Bahkan ketika hanya terlahir 300.000 transaksi/voter maka biaya hanya Rp.1000/suara

Nah…lalu apa pentingnya saya mendetailkan ini semua…

1. Proses murah meriah dalam iklan Indomie, Indofood, (seandainya dianggap biayanya murah meriah)…tidak terlalu berdampak bagi kehidupan keseharian kita, sebab..kalau kita melihat ada perubahan rasa di Indomie, dan atau ada yang lebih baik, dengan mudah kita bisa pindah ke merek lain

2. Proses iklan yang dilakukan oleh SBY – Boediono, apabila menghasilkan 300.000 atau 3.000.000 transaksi voter, maka nilai 100 rupiah – 1000 rupiah pertransaksi tersebut..juga murah meriah.
Masalahnya adalah, apabila kita salah bertransaksi (baca: salah menentukan pilihan) , dampaknya kita rasakan selama lima tahun…dan sulit bagi kita tuk beralih ke pemimpin yang lain.

Banyak alasan dan pasti tiap alasan adalah alasan konstitusional…alasan paling mudah agar terjadi perubahan pilihan, dari SBY-Boediono ke pilihan lain, adalah keduanya Mangkat secara bersamaan…selebihnya amat sulit mengganti mereka berdua, minimal hingga 5 tahun ke depan…

atau kita punya seorang provokator jitu (sebagaimana peran yang dituduhkan kepada Antasari Azhar yang memprovokasi para eksekutor Nasruddin) yang bisa mengatakan bahwa SBY – Boediono ditakutkan akan cenderung menjadi pengkhianat, maka perlu dikebumikan..itu pun, sang provokator harus menemukan tim eksekutor yang handal (baca : dari milisi terlatih)…

Maka…sudikah Anda..apabila harga suara Anda…ternyata hanya Rp.1000/suara, dan itu berlaku selama 5 tahun…?


3. Tapi nanti dulu, itu belum seberapa…coba ditengok ini …

a. SBY – Boediono, dengan SBY sebagai Presiden saat ini, yang mencanangkan Tahun 2009 sebagai Tahun Industri Kreatif, ternyata tidak dapat menghargai kreativitas sebagaimana layaknya suatu kreativitas.

Proses copycat Jingle Indomie oleh Tim SBY – Boediono menunjukkan SBY hanya pro proses kreatif yang ia akui ia lakukan,, bukan yang dilakukan oleh orang lain…maka kita gak perlu heran, apabila masalah Batik, atau Reog yang diklaim oleh Malaysia, cenderung ia diamkan…sebab…gampangn ya…ia mungkin akan berkata…”itu kan ciptaan orang lain…malah …Reog ada sebelum saya lahir..buat apa saya bela…kira-kira begitu otak gampangnya…)

b. Proses pendomplengan Indomie juga merujuk kepada keinginan SBY- Boediono beserta tim untuk dapat segera diingat dan atau melekat di benak para pemirsa…Seharusnya kita berani mengakui bahwa bagi SBY, mencari jalan pintas, bukanlah hal yang taboo…

c. Permasalahan yang mendesak..di depan mata kita, adalah permasalahan ekonomi, dan apabila kita ingin merujuk kepada negara maju, percepatan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi, ditopang oleh industri kreatif…pertanyaannya adalah….Apakah SBY – Boediono dapat menghargai INDUSTRI KREATIF? Saya secara pribadi, mengatakan bahwa iklan INDOMIE SELERAKU yang diplesetkan menjadi SBY PRESIDENKU adalah indikator bahwa SBY tidak mungkin menghargai kreativitas orang lain…..Mau bukti???

i. Ingatkah teman-teman ketika SBY me-launch albumnya…??? Ia mendaftarkan hak cipta atas karya seni (lagu) yang ia buat…tetapi…adakah Ia membantu proses perlindungan (kalau pelestarian tidak memungkinkan) hak cipta para perajin seni di Bali?

ii. Sudahkah ia memerintahkan departemen terkait untuk jemput bola? Terkait dengan hak cipta, terutama pada masyarakat kreatif yang bermukim di pedesaan ?(baca : para pengrajin)? Silakan cek ke Om Andi M.Sommeng….

iii. Ketika Reog Ponorogo diklaim oleh Malaysia..bahkan SBY pun, yang nota bene lahir dan besar di Pacitan, Jawa Timur dan kabarnya, orang tua beliau sempat menetap di Ponorogo, tetap tidak melakukan upaya konkrit untuk penjernihan masalah Reog Ponorogo…

Terus terang…jangan pernah membayangkan jarak antara Ponorogo – Pacitan sejauh dari Sabang – Bandar Lampung…gak ada…Ponorogo- Pacitan hanya beberapa jam… Nah, apabila keinginan diri SBY tuk menghargai Reog Ponorogo saja masih tidak mengemuka, bagaimana mungkin kita bisa mengharapkan SBY dapat mengapresiasi kreativitas lokal – apalagi melindungi – dari tempat yang jauh dari Jakarta seperti Kutai Kartanegara, Manggarai Barat, Kerinci…Utopia bukan?

iv. Pada saat pembukaan INAICTA Award & Conference 2008 lalu, M.Nuh, Menteri Komunikasi dan Informasi…sempat secara berkelakar…”mempersetank an” (baca dengan bahasa lebih halus; tidak perlu mempersoalkan) siapa Presiden RI (yang akan datang) , yang penting komunitas ICT, harus dapat hidup dan mengeluarkan kreativitas semaksimal mungkin…

Tidakkah hal ini juga merupakan refleksi M.Nuh atas ”keterpinggiran” ICT di mata SBY…dan ICT…adalah INDUSTRI YANG MENISCAYAKAN PERLINDUNGAN…minimal melalui Hak CIPTA, HAK PATEN, HAK DESAIN INDUSTRI, dan lain-lain…Perlu diingat, M.Nuh adalah orang Pintar…maka ia pun bergerak hat-hati, maka curhatnya seorang M.Nuh.. ..pasti disebabkan oleh pengalaman yang ia alami dan ia telah merasakan titik jenuh atas pengalaman tersebut.

v. Jadi…hak teman-teman (terutama di bidang industri kreatif) apakah Anda sekalian melihat keberpihakan utuh SBY terhadap Industri Kreatif???? Kita boleh berbeda pandangan dan pendapat…tapi…dengan sangat menyesal…saya mengatakan, belajar dari penggunaan Iklan INDOMIE SELERAKU yang diplesetkan menjadi SBY PRESIDEN-KU.. saya katakan..SBY sama sekali tidak berpihak kepada Industri Kreatif…

Pertaruhan INDOMIE dan INDOFOOD GRUP

Bagi Indomie…proses ini…seakan-akan menegaskan keberadaan Indomie dan INDOFOOD sebagai salah satu produk/Perusahaan pendukung SBY-JK. Pada titik ini, Indomie, dapat dianggap telah memasuki ranah politik secara praksis, maka tidak menutup kemungkinan..kita bisa berandai-andai..apabila SBY terpilih..maka INDOFOOD melalui INDOMIE, mendapatkan privilege-privilege tertentu..yang hanya diketahui oleh PIHAK SBY beserta TIM dan INDOFOOD beserta TIM…

Pada titik ini…rasa Indomie…tidak dapat mewakili rasa Indonesia lagi…sebab, ia telah diperkuda oleh rasa Demokrat dan Para Partai Pendukung, atau lebih tegas lagi, bumbu Indomie saat ini – seakan-akan – telah dibuat di Cikeas…

Sayangnya, karena Indomie, Supermie dan Sarimi berasal dari induk perusahaan yang sama, maka kita tidak dapat meminta masyarakat memboikot Indomie, sebab, pelarian masyarakat ke Supermie dan Sarimi, hasilnya sama saja…

Saya secara pribadi berandai-andai, apabila SBY berhasil menjadi Presiden RI untuk periode 2009 – 2014 (ini perandaian, bukan curiga apalagi menuduh..) ..Indofood akan berekspansi di beberapa lokasi di Indonesia, dan pembiayaan ekspansi tersebut…akan dibiayai oleh Konsorsium Bank BUMN…yang berarti …itu oeang masyarakat…he..he..he…

Saya berasumsi…tidak lama setelah SBY – Boediono terpilih…INDOFOOD grup mendapatkan fasilitas pengolahan (dari hulu ke hilir) yang baru…minimal di Pacitan atau di Blitar (kira-kira di Karang Nongko atau malah di Bendogerit) …duh…

Atau jangan-jangan…

kondisi ini sudah well developed by SBY..

since SBY berani menerima Konglomerat HITAM di ISTANA NEGARA beberapa tahun lalu..

atau sejak Boediono memberikan Release and Discharge untuk beberapa pengemplang BLBI..

masalahnya…

karena kita-kita orang kebanyakan masih sibuk mengurusi perut

(mulai dari perut kita sendiri dan keluarga kita; masyarakat papan bawah, ditambah dengan perut selingkuhan, dan peliharaan kita; masyarakat papan tengah, hingga perut sang kekasih yang hanya kita kunjungi di kala kita ingin memuaskan…semata-mata kepentingan di bawah perut…; masyarakat papan atas)…maka…kita tidak mencermati perkembangan tersebut (kedua acara tersebut secara teliti)

Kalau sudah begini…maka perbedaan SBY dengan Soeharto…mengambil kata-kata dari banyak orang…beti bo…Beda Tipis..hiks…


Penutup…

Akhirnya…pilihan terletak di tangan teman-teman…apakah teman-teman akan menghargai suara teman-teman hanya sebatas Rp.1000/vote, dan Rp 200/tahun.. atau memang nurani teman-teman menunjukkan ke arah sana…

sebagai penutup…yang saya tahu…
kalau tidak salah
Pemerintah berasal dari kata perintah…
dan Pemerintah …siapa pun yang akan memerintah…
kalau kita berharap mereka untuk berfikir…berarti kita salah …sebab…
Pemerintah..(karena ia berasal dari kata perintah)…ia hanya cakap untuk memerintah…dan (boleh jadi) ia memang tidak pernah dapat berfikir…

Akhirnya kalau teman-teman setuju untuk mendapatkan pemerintah yang juga pemikir…
pilihlah TUHAN YME….
sebab, ia telah memikirkan jauh-jauh hari…
segala carut marut ini (beserta pemecahan masalahnya) …

Masalah yang tersisa adalah…Masih mau kah TUHAN YME memikirkan kita …atau lebih tegas lagi masyarakat Indonesia? Wallahu A’lam bi-showwab…

DukuNG Taman Nasional Komodo….Plizzz

Temans…setelah mencermati beberapa kali Kampanye Off Air…Vote Taman Nasional Komodo as a New 7 Wonders of Nature…kami melihat masih banyak di antara kita yang kesulitan dalam melakukan vote online…
Berikut, kami ingin mencoba berbagi…agar teman-teman dapat dengan mudah melalukan vote online…dan kita dapat pula mensosialisasikan secara renyah ke komunitas kita masing-masing..
.

Langkah Mendukung Taman Nasional Komodo as
a New 7 wonders of Nature via internet
(dapat dilakukan melalui koneksi apa pun dan di mana pun, selama terdapat jaringan internet; bahkan dapat dilakukan via blackberry atau smart phone)


1.    Teman-teman ketik  alamat  ini : http://www.new7wonders.com , kemudian klik


2.    Tolong teman-teman lihat banner besar Vote Now…cari tulisan vote here,  kemudian di klik..maka teman-teman akan masuk ke halaman :  http://www.new7wonders.com/nature/en/index/


3.    Terpampang peta dunia, klik di peta Asia, maka teman-teman akan masuk ke halaman : http://www.new7wonders.com/nature/en/nominees/asia/

4.    Tolong cari kategori : forest, national park, nature reserves,  teman-teman akan menemukan beberapa lokasi, klik di Komodo National Park maka teman-teman akan masuk ke halaman :

http://www.new7wonders.com/nature/en/nominees/asia/c/KomodoNationalParkNationalPark/


5.    Teman-teman akan menemukan penjelasan tentang Komodo National Park, lalu di bawah tulisan current ranking, teman-teman akan menemukan tulisan vote now for Komodo National Park  klik di sini teman-teman akan masuk ke halaman :

http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees/?firstselect=6:91

6.    Pada halaman tersebut, teman-teman akan menemukan Komodo National Park (Taman Nasional Komodo) sebagai pilihan pertama teman-teman. Lalu langkah pada halaman ini adalah

i.    ada dua langkah besar, pada langkah pertama, tuliskan alamat email teman-teman, dan konfirmasikan (dua kali penulisan)

ii.    pada langkah kedua, di kotak yang sudah ada Komodo National Park, teman-teman diminta untuk memilih enam lokasi lain, saran kami, pilih dengan kategori, tapi hindari kategori forest, national park, nature reserves, sebab, lokasi-lokasi pada kategori ini adalah pesaing dari Taman Nasional Komodo. Teman-teman dapat memilih kategori lain seperti Seascape…ada Coral Reef Triangle yang Indonesia juga termasuk salah satu pemiliknya…..kemudian pilih beberapa lokasi lain, hingga 7 pilihan sudah teman-teman lengkapi. Kemudian tuliksan kode rahasia (anti spam code) pada kolom yang disediakan

iii.    pada langkah III, klik submit…maka teman-teman akan masuk ke halaman

http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees

7.    Pada halaman ini, teman-teman yang belum terdaftar sebagai anggota new7wonders di minta untuk mendaftarkan diri dengan mengisi form yang masih kosong seperti :

i.    first name, last name, dan year of birth (minimum usia adalah 13 tahun, di bawah 13 tahun perlu rekomendasi dari orang tua, sebaiknya cantumkan tahun yang cukup untuk melewati persyaratan tersebut; minimal tahun 1985). Cantumkan negeri asal teman-teman berada saat ini seperti Indonesia, Singapura, dll.

ii.    Pada kolom I agree to the Terms and Conditions of New7Wonders…Klik tanda centang.

iii.    Pada kolom Yes! I wish to receive all the latest information about New7Wonders. Please send me the periodic Newsletter…sebaiknya juga diberi tanda centang

iv.    Kemudian kembali tuliskan kode anti spam yang baru diberikan di kolom anti spam

v.    Pada bagian III, klik submit..teman-teman akan masuk ke bagian 4 dengan alamat halaman yang sama… http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees/

8.    Pada bagian ini, teman-teman akan diminta untuk mencek kotak email pada email yang teman-teman berikan saat pendaftaran vote.

9.    Buka email pribadi teman-teman yang telah teman-teman daftarkan pada saat registrasi

10.     Dalam email teman-teman, akan ditemukan email dengan pengirim webmaster new7wonders…klik untuk melihat isi email ..(Pada Gmail dan Hotmail, email dari webmaster kadang-kadang masuk ke SPAM EMAIL)

11.    Teman-teman akan menemukan tautan yang diberikan oleh webmaster new7wonders.com pada email tersebut seperti (ini hanya contoh) :

http://www.new7wonders.com/key/ea70b4e08ef9a8179eab9dd0eb121fca/

Klik pada tautan yang diberikan..maka teman-teman akan masuk ke halaman New7wonders : Success dengan alamat http://www.new7wonders.com/key/ea70b4e08ef9a8179eab9dd0eb121fca/

Sesuai dengan kunci yang diberikan lewat tautan pada email teman-teman

12.    Apabila teman-teman memiliki beberapa email, maka teman-teman dapat mengulang proses ini

13.    Terima kasih atas dukungan teman-teman terhadap Taman Nasional Komodo sebagai salah satu nominasi dari 7 Keajaiban Alam Dunia yang baru


Lain- Lain

Dalam rangka mendukung kegiatan ini, Sahabat Komodo beserta para pendukung program, akan memberikan kenang-kenangan (merchandise) bagi teman-teman yang beruntung…


Caranya…


Tolong teman-teman forward email konfirmasi dari webmaster new7wonders.com yang telah teman-teman terima (setelah proses voting teman-teman selesaikan) ke alamat sahabatkomodo@yahoo.co.uk


Pengumuman siapa yang beruntung, dan merchandise yang didapat, akan diumumkan via sahabat komodo, di facebook group dan fan serta sahabat_komodo@yahoogroups.


Terima kasih atas partisipasi teman-teman, dan tolong ajak seluruh masyarakat dunia  untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini


Salam


Sahabat Komodo


021-98839054

sahabatkomodo@yahoo.co.uk




Dukung Hendarman Supandji…Sebagai Cawapres pendamping Capres SBY….

…dari tetangga sebelah….(Fesbuk)

Disclaimer

1. Tulisan ini ditujukan kepada pembaca yang cukup memiliki kedewasaan literasi, apabila ada yang belum, sebaiknya Anda belajar banyak dari Rama Pratama…yang bisa bikin hidup lebih hidup dengan bercanda…

2. Mohon maaf, saya tidak menemukan alamat Hendarman Supandji yang saya dukung dalam facebook, alhasil saya mentag om Kemas Yahya Rahman..semoga Om tidak keberatan memberitahu ke Om Hendarman tentang dukungan saya bagi dirinya…

Banyak orang bilang…SBY akan kembali berpasangan dengan JK….ada paranormal yang bilang…SBY mungkin akan berpasangan (sebagai cawapresnya) dengan perempuan..yang secara gossip (di gosok makin sip) merujuk ke Mbak Ani…(Menkeu ..Sri Mulyani)…nah…bagi saya ..yang paling tepat untuk mendampingi Om SBY…bukan Mbak Ani…bukan Om JK ..bukan juga Om HNW…tapi …ia adalah Om Hendarman Supandji…(Jaksa Agung)…berikut pijakan bodoh saya…(baca : logika bego atau logico phallussophya)…

Hendarman Supandji adalah sosok yang amat sangat berprestasi selama menjabat Jaksa Agung…berikut catatan prestasinya :

1. Terbongkarnya kasus Urip Tri Gunawan… dalam kasus ini…terlihat Jaksa Agung tidak hanya reaktif, tapi juga protektif…secara ideal, karena jaksa adalah “penuntut” yang paham tentang hukum…selayaknya ia meng”endorse” ke hadapan pengadilan agar Urip Tri Gunawan dihukum mati..nyatanya tidak.. apa keuntungan bagi SBY di sini…


a. Keuntungan “kenyamanan” dalam melakukan pelanggaran hukum, dengan hukuman minimal…dengan kata lain..pada masa 2009 – 2014 …apabila ada pelanggaran hukum contoh sederhananya korupsi..maka apabila pelanggar berasal dari “kaum” incumbent..ia bisa “dipastikan” hanya akan menerima hukuman yang minimal..atau maksimal tidak melebihi Urip Tri Gunawan..


b. Keuntungan “kestabilan perilaku korupsi dan koruptor” di lingkaran dekat Incumbent…Proses politik adalah proses yang mahal, maka secara ekonomi…hitung-hitungan politis yang menggarisbawahi …balik modal…dapat mengemuka…Nah..karena Hendarman Supandji adalah orang yang mengerti hukum…ia dapat memberikan advis-advis penting…bagi calon koruptor maupun koruptor agar “selamat” dalam melakukan korupsinya…

2. Masih dalam kasus UTG…ketika terbuka… adanya komunikasi via telpon antara Arthalyta Suryani dengan para petinggi Kejaksaan Agung…seperti Om Kemas Yahya Rahman…Jaksa Agung..langsung mengangkat Om Kemas Yahya Rahman (dan salah satu rekannya) sebagai “staf ahli” Jaksa Agung…apa yang patut kita banggakan di sini adalah :

a. Om Hendarman Supandji adalah orang yang tulus…ia mengakui bahwa apa yang terjadi menunjukkan ada kelihaian yang dimiliki oleh aparat kejaksaan agung…dan ia tidak malu “untuk belajar dari mereka”

b. Ingat Habibie…beliau adalah seorang pembelajar…ketika ia jadi Presiden…ia belajar ekonomi..alhasil enam bulan ia menjabat…ia tidak canggung bicara ekonomi di Metro TV..dan runut…jadi..kita akan terbantu kalau kita punya wapres yang juga pembelajar…

c. Om Hendarman juga secara jujur mengakui bahwa ILMU adalah hal yang mahal, dan harus ditransfer ke penjuru dunia..maka Om Kemas sempat menjadi tim ahli (konsultan…atau pengawas…? maaf saya lupa detailnya…) bagi para jaksa di daerah dalam hal “penindakan kasus korupsi”…hal ini semakin mengukuhkan bahwa Om Hendarman Supandji yakin..bahwa ilmu Om Kemas Yahya Rahman amat tinggi dan mahal..sehingga sayang disayang kalau orang internal Kejaksaan gak punya itu ilmu..

3. Kasus Jaksa Dara Veranita dan Esther Tanak

Nah..kita lihat di sini..Om Hendarman Supandji memiliki rasa kesetiawanan korps yang baik…jadi ..Jaksa Veranita dan Esther Tanak..dapat bebas menghirup udara segar sekalipun tertangkap karena dugaan jual beli alat bukti berupa narkoba…

Apa keuntungannya bagi SBY….???

a. apabila ada kasus seperti ini…maka Hendarman dapat dengan mudah (dengan pengaruhnya nanti) memberikan “kebebasan” bagi para tersangka koruptor…sehingga mereka dapat bebas menghirup udara segar..tentu koruptor di sini..harus berasal dari lingkungan incumbent…bukan dari opposan

b. Apabila dirujuk ke Kasus Lumpur Lapindo..yang dikembalikan ke “bencana Alam” maka para pengusaha yang dekat dengan incumbent akan berjaya..sebab mereka dapat menghemat budget, dan kalau itu hasilnya ada “bencana”…dengan segala semangat membela korps yang ada di Hendarman..ia akan membela para pengusaha tersebut..untuk “menjadikan bencana yang boleh jadi karena kelalaian manusia..menjadi bencana alam…Uenak Tenan……

c. Paling parah dan manis adalah…belajar dari Pengalaman Urip Tri Gunawan, Kemas Yahya Rahaman, Esther Tanak dan Dara Veranita…ketika ada seorang warga negara Indonesia..yang tiba-tiba saja secara bercanda meledakkan dirinya di Gedung Putih…Om Hendarman dapat dengan segera membela tindakan orang tersebut minimal dengan salah satu dari pernyataan di bawah ini :

i. “kami tidak dapat mengontrol pilihan-pilihan apa yang dilakukan oleh individu..bahkan Agama pun belum tentu dapat mengontrolnya”

ii. “tindakan itu keji, kami turut berduka cita bagi korban…dan kami akan “mengusut tuntas” (mohon dirujuk ke butiran-butiran pasir sebelumnya…) kasus ini.

iii. “pilihan individu tersebut, terlepas dari amarah atau canda..itu adalah pilhan individu…dan tidak ada yang dapat mengontrolnya hingga tataran optimal..” dari i, ii, dan iii, secara “pertanggungjawaban moral” pemerintah dapat di terima..(tul gak!?)


Terakhir..mengingat krisis ekonomi yang melanda…maka pengangkatan Hendarman Supandji dapat mengintrodusir dan menginspirasi

“Legalize Drugs for Sustainable Economic Growth” …

Terus terang…dari pengamatan saya…saya yakin banyak uang bertebaran di bisnis napza…dan keberpihakan Hendarman Supandj bagi Esther Tanak dan Dara Veranita…dapat dijadikan modal awal bagi “pelegitimasian bisnis narkoba sebagai alat untuk menjaga kestabilan keuangan negara di luar pajak dan bahan bakar minyak”…dan …apabila Narkoba dirujuk kepada Cannabis Sativa…yang dapat tumbuh di mana saja..maka tiap-tiap orang Indonesia dapat dengan cara sederhana mengeruk keuntungan ekonomi dari penanaman ganja di kebun atau halaman rumah mereka masing-masing

Jadi..bagi teman-teman yang kebetulan bermain di bisnis narkoba (atau minimal pengguna…) atau mereka yang pro ekonomi kerakyatan..dan ini tetap mendukung program Pro Growth, Pro Poor dan pro – pro yang lain yang pernah diusung SBY…please bantu saya..dukung Hendarman Supandji sebagai Cawapres bagi SBY…plizzzzzzzzzz

Lalu bagaimana dengan cacat-cacatnya…???

Maaf, yang saya utarakan ini adalah pertimbangan prestasi..sebab saya tidak melihat ada cacat dalam prestasi Hendarman Supandji.serta tak ada gading yang tak retak..dan tulisan ini tidak membahas masalah pergadingan…

Om…Tante…tak ada manusia yang sempurna..maka memilih Hendarman Supandji..boleh jadi bagian yang terbaik..demi memuliakan kita semua…Ingat ketika semua orang bertindak bathil…maka kebathilan sudah tidak menjadi hal yang berbahaya (Al “Aadatu-l-Muhakkamah…: mohon dikoreksi kalau istilah ini salah)

Mari..dukung Hendarman Supandji sebagai Cawapres bagi SBY (Ini karena elektabilitas SBY yang amat tinggi) demi “ekonomi kerakyatan yang berbasiskan budi daya narkoba

” Hidup Hendarman Supandji!!!!!

TIPS DapAT DuiT dari CONtreng ..Berguna Bagi Caleg MAupUN para Pemilih…

….tips dpt duit dr “contreng” (berbagi..gak pernah rugii…tq IBSN…..)  ..(dari dunia lain…mudah-mudahan bermanfaat..)

:bahan

1.hp berkamera

2.pulsa secukupnya

3.data2 caleg.

cara pengolahan


:1.telpon caleg negosiasi harga suara(sesuaikan dgn kebutuhan Anda),


2.contreng.


3.abadikan di kamera hp Anda.


4.Keluar dari TPS..temui caleg bersangkutan…

5. INGAT …meminta DP atau Down Payment adalah hal yang wajar..biar si Tjaleg kagak kaboer…tq…tq…

(jangan lupa…keluarkan zakatnya….atau minimal bersedekah…)

ingat.Anda punya bukti otentik..

harusnya terjual dengan harga lumayan..

dan hp milik sendiri…Selamat Mencoba…

dan..ingat..INi hanya sekali dalam 5 Tahun…

Sekali dalam 5 Tahun…Anda bekerja 5 menit, mendapatkan 3-5 juta…kenapa tidak dicoba????

semoga bermanfaat

Sekedar Mengingatkan…asal kata Pemilu..boleh jadi dari Pilu

Gak terasa…bentar lagi hari PENCONTRENGAN…alias pemilu..pemilihan umum….

Gak terasa…kita juga sudah puluhan, ratusan, bahkan ribuan kali diboongin ama para anggota legislatif…yang secara TELANJANG korupsi di depan mata kita…seperti Al Amin Nur Nasution, Bulyan Royyan, Abdul Hadi Djamal, dll…

Gak kita sangka..ternyata…kesempatan tuk korupsi masih terbuka lebar…sebab …setiap celah hukum di Indonesia..seakan-akan ada untuk diterjang..bukan ditaati….

Jadi…..

gak perlu habis pikir, kalau semakin banyak yang ingin ikut jadi anggota dewan…legislator..yang bisa jadi koruptor..cuma gara-gara buat aturan kotor…

Nah..kini..semua ada di tangan Anda sekalian….Anda yang akan Mencontreng atau tidak Mencontreng…tapi coba direnungkan sedikit :

1. Tegakah Anda melihat..orang seperti Rama Pratama yang tadinya bersih..kemudian kena imbas…lalu..menggunakan nama TUHAN…kemudian…tanpa ia sadari…ia terpuruk di sistim yang korup…Sayang kan…??? Apalagi ..ia baru mengaji dari pijakan ustadz-ustadznya..belum memiliki kemampuan mengaji secara mandiri (baca: belum bisa bahasa Arab)….

2. Tegakah Anda..melihat ratusan (kalau tidak mungkin ribuan)…para wanita berjilbab …yang muslim…tiba-tiba..tanpa ia sadari..ia telah “menjajakan” dirinya di jalan-jalan raya..hanya untuk “Mengemis tuk Mengemban Amanat”..toh pada akhirnya..tanpa Mereka sadari..”mereka telah melepas tidak hanya jilbab..bahkan kesucian diri mereka…karena terlibat dalam sistim yang korup…

3. Saya yakin..8dk yakin..para netter yang budiman adalah orang-orang yang terpelajar…tentu tahu bahwa bahasa Indonesia mengenal sisipan “em” untuk kata kerja atau benda atau kata dasar…

Nah..Bayangkanlah…

Ternyata “INVENTOR” kata atau SINGKATAN PEMILU…memang mendedikasikan kata PEMILU berasal dari kata dasar PILU…

karena ia menyadari..Pemilihan Umum di Indonesia..adalah pemilihan umum yang membawa para pesertanya ke jurang kepiluan (kesedihan)…

Jadi..benarkah Anda sudah siap…mensukseskan proses menjadi sedih untuk berlaku, selama lima tahun bagi rakyat Indonesia???

Ingatlah..Memilih atau Tidak Memilih adalah satu sikap…Tidak memilih adalah HAK ASASI Anda..dan Percayalah…Pada saat 9 April 2009…..

Akan banyak Ulama yang tidak mencoblos…tahukah Anda kenapa…???

Karena mereka bingung…setelah memutuskan fatwa haram golput, ternyata..”kemaluan” anggota dewan terkuak….Korupsi…Suap, Pijat di Panti Sehat…maju ke depan…

Bayangkan…ketika Anda sedang ada di Mekkah…Anda melihat Ustadz atau Ulama Fulan…tanggal 9 April…sedang Thawaf…Sa’i dll…Kemudian Anda Tanya…Ustadz..Antum gak Nyontreng…??? Apa jawabannya kira-kira…

Afwan..ana tadi lagi tawaf qudum/tawaf wada…trus pas balik ke konjen…ternyata…TPS di Konjen dah tutup…jadi..lihat..begitu lihainya Ulama-Ulama Anda…ngeles dari apa yang telah mereka putuskan…

Kata kuncinya Adalah…ketika Ulama saja sudah tidak bisa kita percaya…yang jelas-jelas mereka mengaku atau mendapatkan pengakuan sebagai orang yang tahu Agama..

kenapa kita mesti memilih Calon Legislatif, yang boleh jadi..berasal dari Preman…Bukan Orang Yang memelihara Kemaluan Mereka, Bukan Orang yang memelihara kesucian harta benda mereka…

Silahkan tentukan sikap Anda…Selamat Untuk Yang Mencontreng..dan Maaf…semoga yang Golput jauh lebih selamat…Amin

terima kasih

lintas….beritakan!!!

Tragedi Situ Gintung…Kami TuruT Berduka Cita

Temans…

telah 3 hari lewat…musibah Jebolnya Tanggul Situ Gintung menimpa sebagian dari kita…kabar dari detik.com menyampaikan  (detik.com hari ini)

sudah 98 orang tewas…

dan masih 115 orang hilang….

Dengan segala kerendahan hati…belajardarikecil…memohon maaf, karena baru dapat mengucapkan belasungkawa via blog…dan doa…(amin) …

Semoga…Mereka yang wafat, diterima oleh TUHAN YME…dan mereka yang ditinggalkan, diberikan kekuatan serta ketabahan..Amin…

Semoga…kita semua…dapat mengambil hikmah dari ini semua…Amin

The Truth About The Death : Quotation of the week

Quotation of the week…

The Truth About The Death…

When It is

I am not,

When I am

It is not…

(Anonymous; sorry, I forgot the source/the source persons..if U’ve the details. please put it at comments space..tq b4)

thanks

lintas…beritakan!!!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.